Balita Dibaca 10,500 kali

11 Pilihan Buah untuk Anak ini Harus Ada di Dapur Ibu!

Share info ini yuk ke teman-teman
Atalya

Terakhir diperbaharui 03 Februari, 2019 08:02

11 Pilihan Buah untuk Anak ini Harus Ada di Dapur Ibu!

Buah untuk anak bukan lagi sebatas makanan komplementer, melainkan pilihan prioritas yang harus tersedia di dapur Ibu. Sadar atau tidak,  anak zaman sekarang mengonsumsi lebih banyak kalori yang berasal dari makanan manis dan makanan siap saji yang sangat sedikit nutrisinya. Seakan mereka sudah terbiasa dengan  tidak adanya buah untuk anak yang tersaji di meja. Sayang sekali ya Bu, padahal buah untuk anak jauh lebih baik dari segi manfaat nutrisi. Rasanya pun tidak kalah lezat bahkan jauh lebih menyegarkan!

Sudah sepatutnya buah untuk anak menjadi bagian dari asupan sehari-hari. Apel, pisang, melon, mangga, alpukat, serta pir adalah beberapa contoh buah yang mengandung nutrisi penting juga vitamin yang si kecil butuhkan. Nutrisi penting di sini adalah nutrisi yang tidak bisa tubuh ciptakan dengan sendirinya. Buah adalah sumber nutrisi esensial seperti kalsium, folat, serat, vitamin A, B, dan C yang berperan penting dalam perkembangan anak.


Manfaat buah untuk anak

Ibu, berikut ini beberapa manfaat buah untuk anak:

  • Ada hubungan antara kualitas makanan anak dan prestasi di sekolah. Anak dengan pola makan tidak seimbang tanpa buah kemungkinan kurang berprestasi di sekolah.

  • Buah memiliki lebih sedikit kalori dibanding makanan yang diproses dan makanan siap saji. Mengganti makanan siap saji dengan buah untuk anak akan menurunkan asupan kalori dan risiko obesitas.

  • Buah memiliki nutrisi penting yang membantu menghindari penyakit seperti diabetes, stroke, masalah penglihatan, masalah pencernaan, dan kanker jenis tertentu.

  • Buah untuk anak bisa meningkatkan kekebalan dan kemampuan tubuh untuk melawan penyakit.

  • Buah seperti apel, bluebery, dan alpukat membersihkan tubuh dari racun, sehingga mencegah kondisi seperti batu ginjal.

Nilai nutrisi pada buah untuk anak

Buah kaya nutrisi yang penting agar tubuh tetap sehat. Tapi satu jenis buah saja tidak memiliki semua nutrisi yang si kecil butuhkan. Penting untuk menyertakan variasi buah untuk memastikan anak mendapat nutrisi yang mereka butuhkan dari jenis makanan ini.

  • Konsumsi buah untuk anak secara teratur mengurangi kemungkinan kekurangan vitamin dan mineral pada anak. Buah yang kaya nutrisi seperti potasium, kalsium, magnesium, dan zat besi biasanya kurang dikonsumsi. Vitamin C penting untuk memperbaiki kerusakan pada jaringan tubuh, sedangkan asam folat meningkatkan produksi sel darah merah.

  • Buah memiliki jumlah kalori, sodium, dan lemak yang rendah serta nol kolesterol.

  • Buah seperti pisang, aprikot, melon, serta jeruk adalah beberapa buah yang kaya potasium

  • Buah juga menyediakan vitamin A, B1, B2, B6, dan C untuk tubuh.

  • Buah kaya serat, yang dibutuhkan untuk mengontrol kolesterol darah. Serat juga menurunkan risiko masalah pencernaan dan penyakit jantung.

Fakta menarik tentang buah

Buah menjadi makanan paling praktis, karena Ibu tidak perlu repot-repot memasak. Buah untuk anak bisa juga digunakan sebagai bahan makanan atau dimakan mentah. Berikut beberapa fakta buah yang bisa Ibu teruskan kepada si kecil:

  • Apel mengambang di air karena 25 persennya mengandung udara. Tahukah Ibu ada sekitar 7000 variasi apel di dunia?
  • Pisang adalah makanan untuk energi, ini sebabnya buah pisang direkomendasikan untuk atlet. Tapi pisang sebenarnya adalah makanan jenis herbal.
  • Tomat adalah buah, bukan sayur.
  • Labu dan alpukat adalah buah, bukan sayur. Terong adalah buah dan diklasifikasikan di bawah berry.

Bagaimana agar anak senang makan buah?

Sudah tentu anak perlu makan berbagai variasi buah kecuali muncul alergi pada buah tertentu. Berikut ini beberapa tips untuk memastikan anak mendapat manfaat buah sebagai makanan mereka:

  • Buah berwarna merah bagus untuk jantung, sedang warna kuning meningkatkan kekebalan. Buah oranye bagus untuk mata, buah biru dan ungu meningkatkan memori. Warna hijau kaya kalsium dan membuat gigi dan tulang kuat.

  • Cara terbaik untuk memastikan anak makan semua buah adalah dengan menyediakannya. Beli buah selama musimnya untuk memastikan manfaat maksimal buah untuk anak.

  • Pilih buah dengan warna berbeda, hijau, kuning, merah, biru, ungu, dan putih. Ibu bisa gunakan warna ini untuk membuat kegiatan makan buah jadi menyenangkan bagi anak. Selain itu, buah dengan warna berbeda memiliki nutrisi berbeda yang anak butuhkan.

  • Coba sesuatu yang baru, jangan memberikan buah untuk anak yang sama setiap harinya. Penting bagi anak untuk makan semua variasi buah.

  • Bila mengira anak alergi terhadap buah atau tidak bisa menerimanya, konsultasikan segera dengan dokter.

Kadang bisa terasa sulit memastikan anak memakan buah yang cukup. Tapi sebagai orangtua, Ibu harus menyajikan jenis buah berbeda setiap hari. Berikut ini beberapa tips untuk membuat anak makan buah setiap hari:

  • Anak belajar melalui contoh. Bila anak menolak makan buah, kemungkinan ia belum melihat Ibu atau suami memakannya. Jadi hal pertama yang perlu dilakukan agar buah untuk anak menjadi menarik adalah dengan Ibu memakannya.

  • Selalu sediakan satu piring buah segar di atas meja.

  • Penyajian itu penting lho, Bu! Yuk cari cara untuk menyajikan buah untuk anak secara menarik. Salah satunya dengan menyediakan buah aneka warna. Misalnya membuat salad buah dari buah dengan warna berbeda agar terlihat menarik.

  • Taburi buah parut di yoghurt dan jadikan sebagai cemilan.

  • Berikan anak cemilan dari buah ketika mereka sangat lapar.

  • Gantikan cemilan yang tidak sehat dan makanan berlemak dengan alternatif yang sehat seperti smoothie atau salad buah.

  • Buat hidangan dari buah seperti pie, es krim, atau puding.

  • Cari resep dan cara kreatif untuk meningkatkan asupan buah untuk anak.

  • Sertakan buah saat sarapan, makan siang, dan makan malam.

Buah yang baik untuk anak

Buah sangat baik untuk anak. Kebanyakan anak mulai makan buah di tahun pertamanya. Tapi setelah menjadi lebih mandiri, banyak anak jadi susah makan buah. Pastikan Ibu mencontohkan dengan menyertakan banyak buah di makanan keluarga dan menikmatinya bersama. Berikut ini daftar buah yang perlu dikonsumsi anak:


  1. Mangga

    Satu gelas irisan mangga mengadung 25 persen asupan vitamin A yang dianjurkan setiap hari untuk anak. Vitamin A sangat penting untuk penglihatan. Jadi konsumsi mangga membantu mencegah risiko kebutaan, mata gatal dan terasa terbakar, serta kering.

    Mangga memiliki banyak enzim pencernaan yang bermanfaat membantu memecah protein serta meningkatkan pencernaan pada anak. Konsumsi mangga membantu menenangkan perut dan mencegah risiko gangguan asam dan pencernaan. Selain itu, kandungan serat yang tinggi pada buah ini membantu menghindari sembelit pada anak.

    Mangga juga jadi sumber asam glutamin yang meningkatkan fungsi otak dan memori. Ditambah lagi, mangga membantu menjaga kesehatan kulit anak.


  2. Apel jadi salah satu buah terbaik untuk kesehatan manusia. Nutrisi pada buah apel membuat anak tetap kuat dan sehat ketika melakukan aktivitas seperti memanjat, melompat, bermain olahraga, dan sebagainya.

    Buah apel membantu anak tumbuh dengan baik. Pectin pada apel merupakan serat yang memiliki kandungan mengagumkan. Pectin bisa larut di air dan juga menstimulasi bakteri baik untuk hidup di usus anak dan melawan bakteri jahat yang tinggal di sana.

    Mineral yang disebut boron pada buah apel akan membantu tulang dan gigi anak kuat juga sehat. Ketika anak berada di tahun perkembangan yang paling penting, mineral ini sangat penting baginya. Selain itu, apel juga kaya vitamin C. Hanya satu buah apel bisa memberi seperempat kebutuhan vitamin C anak.

    Apel membantu melindungi Ibu dan anak dari penyakit seperti serangan jantung, kanker, gangguan penglihatan, diabetes, dan lain-lain. Cukup mudah menyertakan apel pada makanan harian anak. Ibu bisa berikan buah untuk anak setelah makan.


  3. Pepaya

    Dibandingkan buah lain, pepaya rendah kalori dan bebas kolesterol. Pepaya dikenal sebagai sumber vitamin dan mineral.

    Serat tingkat tinggi pada pepaya memastikan buang air besar lancar dan menghindari konstipasi pada anak. Pepaya yang kaya vitamin A memastikan penglihatan dan kulit yang sehat. Asam folat dan kandungan vitamin B kompleks pada buah untuk anak ini sangat tinggi. Vitamin ini berperan penting untuk metabolisme.

    Pepaya juga jadi sumber potasium yang anak butuhkan selama masa pertumbuhan. Potasium jadi komponen penting pada cairan dan sel tubuh. Potasium juga mengontrol tekanan darah dan detak jantung.

    Jumlah kalsium serta kandungan magnesium yang tinggi pada pepaya membantu pembentukan tulang dan gigi yang baik pada anak. Ditambah lagi, kandungan zat besi pada pepaya menjaga kandungan hemoglobin dan menjaga jumlah darah merah yang sehat.

    Meski begitu, ada beberapa hal penting yang perlu Ibu perhatikan ketika memberikan buah pepaya pada anak:

    • Dokter menyarankan Ibu memperkenalkan pepaya setelah bayi berumur 8 bulan. Awalnya, Ibu bisa tawarkan 3 sendok pepaya, lalu perlahan tingkatkan jumlahnya.

    • Kandungan lateks yang ada pada pepaya bisa menyebabkan reaksi alergi dan iritasi kulit. Perhatikan apakah terjadi efek samping ini pada anak.

    • Konsultasikan ke dokter bila timbul iritasi atau alergi setelah anak mengonsumsi pepaya.

    • Pepaya yang belum masak bisa berbahaya bila dikonsumsi berlebihan. Ibu perlu pastikan pepaya mentah dimasak dengan baik.

    • Kelebihan konsumsi pepaya bisa menyebabkan nyeri perut. Selau berikan pepaya di takaran yang tepat.

  4. Jeruk

    Buah ini dipuji karena kandungan vitamin C-nya. Satu buah jeruk memiliki kandungan vitamin C yang cukup untuk dua hari. Jeruk juga kaya serat, betakaroten, dan karotenoid lainnya. Selain itu, pemanis alami pada jeruk berasal dari glukosa, fruktosa, serta sukrosa.

    Kulit jeruk jadi sumber pectin yang baik yang merupakan serat dan flaovonoid yang bisa larut dan baik untuk mencegah demam.

    Karena banyaknya manfaat buah jeruk, Ibu perlu mendorong anak minum perasan jeruk atau makan jeruk setiap hari. Juga kombinasikan jeruk dan wortel dalam jus untuk meningkatkan sistem kekebalan.


  5. Lemon

    Mirip dengan semua buah jeruk, lemon juga menjadi sumber vitamin C yang mengagumkan. Sebanyak 100 ml perasan lemon memiliki 48 mg vitamin C, ini cukup untuk sehari penuh. Lemon juga buah yang kaya pectin jadi tidak salah bahwa lemon memang salah satu buah untuk anak terbaik.

    Berdasarkan beberapa penelitian, serat pada lemon bisa membantu menurunkan tingkat kolesterol darah. Satu hal yang perlu diingat nih Bun, bersihkan mulut anak dengan air setelah makan buah lemon, karena tingkat asam yang tinggi pada lemon bisa merusak enamel gigi. Jangan sikat gigi segera setelah makan lemon karena sikat gigi bisa membuat asam masuk ke enamel gigi.


  6. Anggur

    Kombinasi gula membuat buah ini lezat rasanya. Karbohidrat pada anggur tercerna perlahan agar energi anak bisa bertahan lebih lama. Selain itu, anggur merupakan sumber serat yang kaya, vitamin C, dan beberapa potasium. Manfaat buah anggur lainnya didapat dari bagian kulitnya yang memilik banyak antioksidan yang penting untuk kesehatan manusia.


  7. Nanas

    Nanas mengandung enzim (bromelain), yang bisa melunakkan daging bila digunakan sebagai marinasi. Selain itu, buah ini jadi sumber serat, vitamin C, dan mineral yang disebut mangan yang penting untuk tulang, persendian, dan otak.


  8. Berry

    Termasuk stroberi, blubery, chery, dan blackbery. Warna lebih gelap pada berry berarti semakin banyak nutrisinya. Buah berry mengandung antioksidan tingkat tinggi, terutama vitamin C yang bisa membantu mencegah risiko kanker.

    Berry juga bagus sebagai pilihan buah untuk anak karena manfaatnya bagi otak. Di sebuah penelitian, manfaat buah ini terbukti mendukung fungsi kognitif pada tikus, dan peneliti juga berspekulasi hasil yang sama pada manusia. Peneliti juga beranggapan buah ini penting untuk mencegah efek stres jangka panjang yang tidak diinginkan pada fungsi otak manusia.

    Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan kalau ekstrak berry bisa membantu meningkatkan fungsi memori. Biji berry juga sumber lemak omega 3 yang kaya. Bila Ibu ingin meningkatkan kekuatan otak anak, siapkan lebih banyak buah berry, atau bantu anak membuat smoothie yang mereka suka. Ibu bisa tambahkan buah ini pada yoghurt atau sereal.


  9. Pir

    Meski buah ini bervariasi warnanya dari hijau hingga kuning, nilai nutrisi pada daging buahnya tidak berbeda, tapi beberapa lebih manis dibanding lainnya karena kandungan gula alami bisa lebih tinggi.

    Pir mengandung rendah GI. Ini berarti karbohidrat pada pir akan dicerna perlahan dan memberi anak sumber energi lebih lama. Selain itu, pir juga mengandung serat, vitamin C, vitamin E, dan mineral lainnya. Manfaat buah pir lainnya adalah menurunkan tingkat potasium dibanding kebanyakan buah lain, dan ini bagus untuk anak yang harus mengonsumsi makanan rendah potasium karena masalah ginjal tertentu.


  10. Alpukat

    Alpukat mengandung lemak yang baik, yang penting untuk kesehatan jantung. Alpukat jadi sumber asam lemak dan hampir sama dengan lemak sehat yang ditemukan pada minyak zaitun. Selain itu, alpukat jadi sumber vitamin E yang kaya, yang menjaga sel darah merah tetap sehat, membantu mencegah kerusakan pada membran, yang melindungi tiap sel di tubuh manusia.

    Alpukat juga mengandung banyak serat yang membantu menggerakkan makanan di tubuh secara efisien agar anak tidak mengalami konstipasi. Buah ini juga sumber vitamin B6, yang dibutuhkan untuk kesehatan kulit, sistem saraf, dan untuk memproduksi energi pada tubuh anak.


  11. Pisang

    Tahukah Ibu kalau atlet makan banyak pisang karena buah ini kaya karbohidrat yang bisa membantu kekuatan otot? Tentu anak tidak makan pisang untuk meningkatkan otot, tapi anak membutuhkan kandungan karbohidrat pada pisang sebagai sumber energi. Buah untuk anak ini kaya vitamin B6 yang dibutuhkan untuk kesehatan kulit, sistem saraf, dan memproduksi energi yang dibutuhkan di tubuh.

    Selain itu, pisang juga kaya serat, vitamin C, dan potasium yang akan membantu jantung anak kuat dan sehat. Berbeda dengan keyakinan banyak orang, pisang tidak memiliki lemak dan tidak mungkin anak menjadi gemuk karena pisang, jadi anak bisa menikmati buah ini tanpa khawatir. Agar anak mau makan pisang, Ibu bisa tambahkan buah ini ke cemilan seperti kue atau es krim.

    (Ismawati & Yusrina / Dok. Pixabay)