Balita

Acetaminophen Untuk Bayi: Versi Lama VS Versi Baru

Terakhir diperbaharui

Acetaminophen Untuk Bayi: Versi Lama VS Versi Baru
Kini telah hadir versi acetaminophen untuk anak dengan kandungan yang lebih sedikit. Formula yang baru ini menggantikan acetaminophen versi lama sejak awal 2012. Perubahan ini dilakukan untuk mengurangi resiko potensial overdosis dari penghilang rasa sakit yang biasa digunakan untuk bayi.

Kenapa Kelebihan Dosis Acetaminophen Pada Bayi Bisa Terjadi?

Overdosis bisa terjadi kapan saja ketika seseorang gagal mengikuti instruksi dosis sebuah obat. Tapi resiko lebih tinggi ada pada acetaminophen bayi versi lama dalam bentuk tetes. Acetaminophen dalam bentuk drop/tetes punya konsentrat jauh lebih banyak dibanding acetaminophen cair untuk anak usia 2 tahun atau lebih. Satu sendok teh acetaminophen konsentrat tetes, misalnya, sama dengan 3 sendok teh acetaminophen pada obat cair anak.
Tiap tahun terjadi kasus di mana orangtua memberikan acetaminophen drop pada bayi dengan mengikuti instruksi dosis acetaminophen cair untuk anak 2 tahun yang kurang konsentratnya. Ini membuat bayi diberikan terlalu banyak obat. Untuk menghilangkan kesalahan potensial ini, acetaminophen untuk bayi yang baru memiliki konsentrasi yang sama dengan acetaminophen untuk anak.

Kenapa Kelebihan Dosis Acetaminophen Bisa Berbahaya Pada Bayu?

Ketika mengonsumsi acetaminophen, tubuh membentuk racun bagi liver. Ketika liver tidak bisa secara efektif menghilangkan racun dari tubuh, organ ini bisa rusak. Dosis obat mungkin terlalu tinggi untuk ukuran tubuh, atau fungsi liver yang tidak baik. Beberapa orang yang rentan mengalami kerusakan liver bisa menderita gejala berat ketika melebihi dosis obat yang direkomendasikan.

Apakah Ada Perubahan Rekomendasi Dosis Untuk Bayi?

Jumlah bahan aktif yang Anda berikan ke bayi tidak berubah. Tapi karena obat yang baru berkurang konsentratnya, akan ada lebih banyak cairan pada tiap dosis bayi. Badan pengawas obat dan makanan di Amerika tidak mengizinkan pabrik pembuat acetaminophen memberikan rekomendasi dosis untuk anak di bawah usia 2 tahun pada botol atau kemasan obat. Di bulan Mei 2011, ada kebijakan yang mengubah hal ini, tapi belum diterapkan oleh badan pengawas obat dan kebijakan yang lama masih diberlakukan hingga sekarang.

Apakah Aman Memberikan Bayi Acetaminophen Versi Lama?

Tetap aman memberikan bayi acetaminophen versi lama. Anda masih bisa menggunakan formula yang lama selama memberikan dosis yang tepat ke anak. Menggunakan dosis yang dianjurkan untuk acetaminophen versi baru ketika menggunakan obat versi lama bisa mengakibatkan overdosis. Jadi pastikan Anda tahu produk mana yang digunakan dan rekomendasi dosis untuk berat badan anak Anda.

Bagaimana Membedakan Acetaminophen Versi Lama Dan Yang Baru?

Acetaminophen versi lama untuk bayi bentuknya konsentrat disertai dengan alat tetes, dengan isi 80 mg/0,8 ml. Untuk mengenalinya, pada bagian botol biasanya ada tulisan “tetes konsentrat” atau sejenisnya. Versi yang baru konsentrasinya berkurang. Alat pengukurnya berupa alat semprot, bukan alat tetes dan konsentrasi pada botol adalah 160 mg/5 ml.

Perbedaan Lain Pada Acetaminophen Versi Baru

Seiring perbuahan formula, kedua jenis acetaminophen untuk bayi dan anak memiliki kemasan dan alat ukur baru. Perubahan ini dirancang agar semakin mudah memberikan obat ke anak dengan dosis yang benar dan agar botol lebih aman bagi anak. Botol memiliki alat semprot untuk bayi atau gelas ukur untuk anak. Alat ini telah distandarisasi menggunakan ml dan menampilkan tanda pengukuran dengan jelas. Botol dilengkapi dengan penahan aliran agar lebih aman bagi anak.

Panduan Pemberian Obat

Bunda, berikut ini beberapa catatan penting ketika Anda ingin memberikan acetaminophen pada anak:
  • Saat menakar acetaminophen untuk bayi, gunakan alat ukur (alat tetes atau semprot) yang ada pada botol. Jangan gunakan sendok dari dapur atau alat ukur dari obat berbeda.
  • Pastikan Anda tahu produk mana yang sedang digunakan dan gunakan dengant tepat.
  • Acetaminophen bayi versi lama tetap aman digunakan selama Anda memberi dosis yang tepat dengan menggunakan alat tetes yang tersedia. Anda bisa tanyakan ke dokter tentang penentuan dosis yang tepat untuk acetaminophen versi lama dan baru untuk bayi.
  • Jangan beri acetaminophen atau obat penghilang rasa sakit lain pada anak di bawah usia 3 bulan tanpa berkonsultasi dengan dokter.
  • Ketahui 5 langkah pemberian obat yang aman (NURSE) yang meliputi:
    1. N untuk never, jangan pernah memberi obat dewasa pada anak.
    2. U untuk use, gunakan alat ukur (alat tetes atau gelas takar) yang ada pada obat anak. Jangan menggantinya dengan sendok dapur, termasuk sendok takar.
    3. R untuk read, baca dan ikuti instruksi pada label. Jangan memberi lebih dari dosis yang dianjurkan dan jangan beri obat lebih sering dari yang direkomendasikan.
    4. S untuk store, simpan semua obat jauh dari jangkauan anak. Segera setelah digunakan, letakkan obat di tempat yang tidak terlihat oleh anak.
    5. E untuk every, tiap anak tumbuh. Ketahui berat badan terbaru anak untuk membantu menentukan dosis yang sesuai.
Ketika memberi bayi acetaminophen versi lama, versi baru, bentuk cair untuk anak, atau bentuk acetaminophen lain, ingat beberapa poin penting berikut:
  • Dosis yang sesuai untuk anak adalah berdasarkan berat badan, bukan usia.
  • Jangan keliru antara obat tetes untuk bayi dan obat cair untuk anak. Obat tetes konsentrat untuk bayi tiga kali lebih kuat, jadi dosisnya harus lebih kecil.
  • Jangan beri acetaminophen pada anak yang sedang minum obat lain kecuali atas petunjuk dokter. Obat lain bisa mengandung acetaminophen juga, sehingga bisa mengakibatkan overdosis yang berbahaya.
  • Jangan melebihi 5 dosis dalam 24 jam.

Efek Samping Acetaminophen

Acetaminophen biasanya tidak memiliki efek samping. Tapi bila terjadi efek yang tidak wajar, segera hubungi dokter. Banyak orang yang menggunakan obat ini tidak menunjukkan efek samping yang serius. Reaksi alergi yang sangat serius pada obat ini jarang terjadi. Segera cari bantuan medis jika muncul gejala serius seperti reaksi alergi termasuk ruam, gatal atau bengkak terutama pada wajah, lidah, atau tenggorokan, dan kesulitan bernafas.
Gejala kelebihan dosis acetaminophen bisa berupa mual, muntah, kehilangan selera makan, berkeringat, sakit perut, kelelahan, mata atau kulit berwarna kuning, urin berwarna gelap. Acetaminophen tidak mengakibatkan usus buntu yang bisa disebabkan oleh aspirin atau ibuprofen. Tapi acetaminophen tidak mengurangi bengkak atau peradangan.

(Ismawati)