Balita

Aturan Dasar Ketika Menggunakan Jasa Pengasuh Anak

Terakhir diperbaharui

Aturan Dasar Ketika Menggunakan Jasa Pengasuh Anak

Jika Anda baru akan mulai mencari pengasuh anak, jangan takut, ada banyak cara untuk menemukan orang yang sesuai untuk merawat dan menjaga anak Anda. Strategi yang bagus bisa dilakukan dengan mengutarakannya di jejaring sosial Anda, menelpon agen pengasuh bayi profesional, mencari secara online, atau memasang iklan di koran serta media virtual.

Pemilihan pengasuh anak bergantung pada kebutuhan Anda. Jika anak Anda akan berada hanya bersama pengasuhnya, pilih orang  yang cukup tua dan cukup dewasa untuk menjadi pengasuhnya. Sebaiknya Anda tidak memilih seseorang yang lebih muda dari usia 11 tahun untuk merawat bayi Anda. Beberapa ahli ada yang lebih berhati-hati, dengan mengatakan seorang anak tidak cocok mengasuh bayi hingga usia mereka 14 tahun.

Anak usia pra remaja bisa menjadi asisten yang baik, ketika Anda memerlukan bantuan saat Anda tetap berada di rumah. Pada akhirnya, Anda yang menjadi penentu kemampuan individu si remaja ini. Bicaralah padanya, perhatikan cara ia berinteraksi dengan anak Anda, lalu Anda putuskan sendiri. Tentu, usia bukan satu-satunya pertimbangan. Jika calon pengasuh bayi Anda seorang dewasa, perhatian utama Anda adalah pengalamannya di pengasuhan sebelumnya dan tingkat kenyamanan Anda dengan kepribadiannya. Agar Anda semakin yakin, minta calon pengasuh untuk memberikan Anda referensi majikannya yang lama.

Ketika menghubungi referensi dari calon pengasuh Anda, ajukan pertanyaan rinci tentang berapa lama mereka mengenal pengasuh ini, usia anak yang ia asuh, dan apa saja tanggung jawabnya. Jika pengasuh anak Anda seorang remaja, Anda mungkin perlu menelpon orangtuanya untuk mencari tahu seberapa baik ia mengerjakan tanggung jawabnya. Bila anak Anda masih bayi, pastikan pengasuh memiliki pengalaman merawat anak yang baru lahir.

Sebelum Anda meninggalkan rumah untuk bekerja, Anda perlu merasa yakin bahwa pengasuh yang Anda pilih ini adalah orang yang bisa Anda percaya untuk menangani kondisi darurat, atau setidaknya orang yang tahu siapa yang akan dihubungi dan prosedur apa saja yang perlu diikuti bila timbul hal yang tidak diinginkan.

Anda juga perlu menetapkan aturan dasar untuk memastikan pengasuh menghormati rumah dan barang-barang pribadi Anda. Beberapa hal berikut ini terserah kepada Anda; Apakah boleh ia menonton TV? Apakah ia perlu membersihkan perabot yang kotor? Yang paling jelas, ia tidak boleh merokok dan minum minuman keras atau menerima tamu, terutama pacarnya, tanpa persetujuan Anda.

Setelah Anda memenuhi hal yang mendasar, seperti menanyakan referensi dan mendiskusikan jadwal dan kesediaannya mulai bekerja, Anda perlu menguji tingkat pengalamannya. Tanyakan apakah ia mengetahui tentang langkah dalam penanganan bayi tercekik dan apa yang harus dilakukan saat terjadi kebakaran atau kondisi darurat lain.

Lalu lanjutkan dengan berbicara tentang hubungan dengan anak Anda. Apakah ia menyukai bayi dan anak kecil? Tentu ia akan mengatakan ya, jadi pastikan pertanyaan Anda adalah pertanyaan terbuka untuk mendapat jawaban yang lebih lengkap. Coba ajukan pertanyaan seperti “Kenapa kamu suka bekerja dengan anak kecil?” atau “Apa yang paling kamu suka dari pekerjaan mengasuh anak?” Tanyakan juga bagaimana responnya saat anak Anda tidak menurut atau tidak mengikuti perintahnya.

Jika Anda memiliki anak yang lebih besar, cari tahu minatnya untuk menghibur mereka dengan permainan dan aktifitas lain. Apakah ia berinisiatif bermain bola bersama anak di belakang rumah. Anda tentu tidak mau ia mendudukkan anak Anda di depan TV sementara ia sibuk berbicara di telpon bersama temannya.

Terakhir, bicarakan tentang aturan di rumah Anda, seperti tidak boleh merokok atau minum alkohol. Jika bahasa menjadi hal penting bagi Anda, beritahukan dia kalau Anda tidak mau ia bersumpah-serapah di depan anak Anda. Pastikan Anda menyebutkan batasan seperti waktu menonton TV, tidak menonton acara tertentu, atau mendengarkan musik tertentu saat anak Anda tidak tertidur.

Ingat Bunda, tidak ada yang namanya pertanyaan yang tidak relevan ketika berhubungan dengan keamanan dan keselamatan anak Anda. Ikuti insting Anda. Meski jika calon pengasuh menjawab semua pertanyaan dengan memuaskan, jangan gunakan jasanya jika Anda merasa tidak cocok.

Ketika telah memutuskan untuk menerima seorang pengasuh untuk anak Anda, di hari pertama ia bekerja, minta ia untuk datang 30 menit sebelum Anda meninggalkan rumah. Ini memberinya waktu untuk belajar lebih tentang Anda, rumah, dan tentu anak Anda. Anda mungkin perlu memintanya datang dan bermain bersama anak-anak beberapa kali saat Anda berada di rumah. Gunakan waktu tersebut untuk mengurus pekerjaan rumah atau mencari tahu masalah yang muncul, karena Anda hanya berada di ruangan yang berbeda.

Berikan semua informasi yang ia butuhkan, mulai dari nomor darurat hingga batasan tertentu. Tunjukkan bagaimana mengunci pintu dan pastikan ia tahu letak benda yang ia butuhkan. Ajak ia ke kamar bayi dan tunjukkan dimana Anda menyimpan semua keperluan bayi. Beritahukan juga lokasi pintu darurat serta alat pemadam kebakaran. Jika Anda punya sistem alarm, tunjukkan bagaimana cara menggunakannya. Pastikan ia juga tahu dimana kotak P3K tersimpan.

Beritahukan jadwal yang harus ia simpan, dan jelasakan rutinitas waktu tidur dan mandi serta tata cara makan. Jika ia memasak atau memanaskan makanan, tunjukan padanya area dapur. Bila bayi Anda meminum ASIP atau susu formula, pastikan ia tahu bagaimana menyiapkannya dengan benar. Beritahukan lebih dulu apa yang bayi Anda bisa dan tidak bisa lakukan, dan batasan untuk anak yang lebih besar.

Bunda juga harus selalu ingat untuk meninggalkan nomor telpon Anda dan alamat kantor serta nomor telpon lokasi Anda berada, terutama di saat Anda berada di tempat dimana Anda harus mematikan telpon genggam. Jika Anda harus pergi jauh, pastikan pengasuh tahu bagaimana menghubungi tetangga atau keluarga yang tinggal dekat rumah saat ia membutuhkan bantuan. Anda mungkin perlu menelpon tetangga dan memberitahukan mereka bahwa Anda akan pergi untuk beberapa hari dan infokan juga ke mereka kalau Anda memiliki pengasuh baru, agar mereka bisa membantu jika terjadi sesuatu dan berjaga ketika muncul pertanda masalah.

Anda perlu memperlakukan pengasuh dengan hormat, ini mungkin adalah pekerjaan pertamanya, dan ia ingin terlihat sebagai orang dewasa yang mampu melakukannya. Jangan meminta ia melakukan hal yang tidak Anda diskusikan sebelumnya. Bukan tugasnya untuk mengurus cucian kotor atau membersihkan dapur. Lagi pula, pekerjaan ini akan mengalihkan ia dari tugas utamanya, yaitu menjaga dan mengasuh anak Anda. Tapi di sisi lain, cukup beralasan untuk memintanya merapikan ruangan yang berantakan saat Anda tidak di rumah.

Ketika Anda berada di rumah, beritahukan secara spesifik apa yang sudah ia lakukan dengan baik. Ini akan meningkatkan kepercayaan dirinya dan menguatkan instruksi Anda. Ia akan mengerti lebih baik bagaimana Anda memintanya berperilaku dengan anak Anda. Kuncinya adalah membuat pengasuh Anda merasa dibutuhkan, dihargai, dan diterima di rumah Anda.

Tunjukkan Anda menghormati waktunya dengan memberi jadwal bekerja atau pembatalan lebih awal. Pastikan ia mengetahui seberapa besar Anda menghargai kerja kerasnya. Utarakan langsung jika ia adalah pengasuh favorit  Anda. Hubungan majikan-pekerja adalah hubungan dua arah, jika pengasuh Anda merasa dihargai, ia akan meresponnya dengan memperlakukan Anda dan anak Anda dengan cara yang sama.



(Ismawati)