Balita Dibaca 5,230 kali

Hati-Hati, Jangan Pergi dengan Bayi Anda Jika 19 Barang Ini Belum Ada di Dalam Diaper bag

Share info ini yuk ke teman-teman
Atalya

Terakhir diperbaharui 07 Januari, 2019 08:01

Hati-Hati, Jangan Pergi dengan Bayi Anda Jika 19 Barang Ini Belum Ada di Dalam Diaper bag
Kalau sudah punya bayi, itu artinya Bunda harus siap membawa diaper bag atau tas bayi kemanapun Anda pergi. Menjadi orangtua berarti perlu bersiap-siap. Di dalam diaper bag itu, Anda harus menyiapkan segala keperluan bayi selengkap-lengkapnya agar bayi pun merasa nyaman dan aman kalau sewaktu-waktu ia memerlukan sesuatu. Nah, ngomong-ngomong tentang isi diaper bag, sebenarnya apa ya yang harus ada di dalam tas bayi? Yuk simak list dari Ibupedia berikut ini.
 

1. Popok

Popok menjadi benda yang wajib selalu dibawa di tas bayi. Jangan siapkan kurang dari 4 popok, jumlah ini bisa meningkat bergantung berapa lama Anda bepergian dan usia bayi. Ingat Bun, bayi yang masih kecil perlu mengganti popok lebih sering setiap harinya dibanding bayi yang sudah lebih besar.
 

2. Tisu basah

Tisu basah dengan kemasan traveling bisa langsung Anda masukkan ke dalam tas bayi. Atau jika Anda punya lebih, letakkan satu bungkus tisu basah di dalam mobil. Pilihan lainnya, Anda bisa gunakan tisu basah dalam kemasan plastik yang lebih kecil agar simple. Tapi pastikan Anda punya cukup banyak persediaan tisu basah. Kadang kotoran si kecil bisa membuat semua jadi berantakan. Tisu basah tidak hanya bisa digunakan saat mengganti popok, tapi juga untuk membersihkan tangan yang lengket dan permukaan yang kotor.
 

3. Hand sanitizer

Ini berguna untuk membersihkan tangan Anda setelah mengganti popok saat tidak ada waktu atau tempat untuk mencucinya.
 

4. Kantong plastik

Untuk menyimpan popok, pakaian, dan selimut bayi yang kotor. Pastikan anak Anda tidak mudah menjangkaunya, karena kantong plastik bisa menyebakan resiko sesak nafas jika anak menelan atau terjebak di dalamnya.
 

5. Perlak lipat

Biasanya tas bayi yang berkualitas juga disertai dengan perlak lipat on-the-go, jika tidak ada, Anda perlu menambahkannya ke dalam tas. Perlak lipat akan memudahkan Anda saat mengganti popok bayi di tempat yang tidak mungkin membaringkannya tanpa alas. Ketika membeli perlak, pastikan untuk memilih yang water-resistant agar cepat dan mudah dibersihkan.
 

6. Krim pelindung dari ruam

Ruam kadang muncul di bagian pantat si kecil di waktu-waktu yang tidak bisa Anda duga. Jadi bersiaplah untuk melindungi kulitnya yang halus dengan krim ini.
 

7. Makanan ringan untuk bayi di atas 6 bulan

Yang satu ini tergantung pada usia anak Anda. Bunda bisa membawa makanan bayi di dalam tempat makan disertai sendok atau bawakan ia snack dan finger food.
 

8. Alas sendawa

Alas sendawa bisa berupa kain sederhana yang diletakkan di bahu Bunda saat sedang menyendawakan si kecil. Ini juga bisa Anda gunakan untuk mengelap wajah dan gumohnya. Popok kain yang terbuat dari bahan yang lembut dan menyerap, bisa Anda gunakan juga sebagai alas sendawa.
 

9. Selimut

Bawalah selimut yang tidak terlalu tebal, tidak memakan banyak tempat dan mudah dibawa. Anda akan perlu benda yang satu ini untuk menidurkan si kecil di siang hari. Bisa juga digunakan saat menggendong bayi untuk melindungi kulitnya dari hembusan angin dan suhu yang dingin.
 

10. Beberapa potong pakaian

Anda juga perlu membawa pakaian ganti di tas bayi. Agar tidak lupa, pilihlah pakaian khusus yang selalu ada di diaper bag. Kalau tidak terpakai saat Anda pergi, jangan dikeluarkan. Biarkan tetap di tas agar tidak lupa saat Anda akan pergi di kemudian hari. Siapkan baju, celana, pakaian dalam, dan kaos kaki. Selalu ingat untuk mengeluarkan pakaian ini dan menggantinya dengan ukuran yang lebih besar sesuai dengan pertumbuhan bayi Anda. Jadi jangan sampai Bunda membawa baju dengan ukuran newborn saat anak Anda sudah berusia 6 bulan ya.
 

11. Topi

Hari yang cerah bisa berarti cuaca yang tidak bersahabat bagi si bayi. Beberapa jenis topi terbuat dari material yang akan melindungi bagian belakang leher bayi Anda. Memang penting untuk melindungi bayi dari sinar matahari, tapi tetap waspada dengan kebotakan pada bayi yang bisa disebabkan karena topi. Jadi gunakan seprlunya saja ya Bun.
 

12. Tabir surya

Jika bayi Anda belum berumur 6 bulan, jauhkan dia dari sinar matahari langsung, pakaikan pakaian yang tipis, dan gunakan topi untuk melindungi bagian belakang leher dan atas kepalanya. Gunakan tabir surya hanya jika dibutuhkan. Pastikan untuk membaca petunjuk pada kemasan untuk memastikan tabir surya aman untuk bayi Anda. Ketika bayi Anda sudah sedikit lebih besar, Anda bisa memperbanyak penggunaan tabir surya. Kandungan SPF yang direkomendasikan minimal 15, idealnya 30. Para ahli menyarankan mengganti tabir surya Anda setiap dua tahun karena kadaluwarsa produk ini biasanya dua tahun setelah diproduksi.
 

13. Botol susu

Jika Anda memberi ASI dan pergi ke tempat-tempat yang tidak memungkinkan untuk Anda menyusui, pastikan untuk membawa botol berisi ASI perah di dalam cooler bag. Jika si kecil meminum susu formula, bawa botol yang telah terisi susu formula di dalamnya, atau gunakan susu kemasan sekali pakai. Dengan cara ini, botol susu tidak akanmemakan banyak tempat di dalam tas Anda.
 

14. Mainan favorit

Mainan yang dibawa bisa yang berbentuk rattle atau sesuatu yang bisa bayi Anda genggam, atau bisa juga gadget. Anda akan membutuhkannya jika si kecil bosan.
 

15. Benda yang nyaman

Si kecil punya benda kesayangan, seperti selimut atau boneka, yang harus dibawa bersamanya kapanpun? Pastikan Anda membawa benda ini ya Bun untuk membantu menghiburnya di saat ia mulai rewel.
 

16. Alas liur

Tak peduli berapa usia bayi Anda, selalu bawalah alas liur. Alas liur bisa digunakan untuk menadahi gumoh atau melindungi baju bayi agar tetap kering ketika ia berliur saat menggigit-gigit sesuatu. Alas liur ada yang bentuknya seperti dasi, bertali dengan perekat, atau ada yang membentuk garis leher yang tinggal Anda masukkan dari atas kepala bayi. Pilihlah yang sesuai dengan selera Bunda.
 

17.  Empeng

Jika si kecil menggunakan empeng, Anda tentu mengerti betapa penting benda ini di dalam hidup Anda dan si kecil. Jadi, jangan pernah lupa membawanya, siapkan dua empeng di dalam wadah khusus dan selalu letakkan dalam tas bayi.
 

18. Nomor telpon

Pastikan telepon genggam Anda menyimpan nomor telepon dokter anak, tetangga, nomor darurat, pasangan, dan kakek-nenek bayi Anda. Gunakan kartu yang dilaminating berisi nomor-nomor penting ini di dalam tas untuk berjaga-jaga jika handphone Anda hilang.
 

19. Identitas diri

Buat kartu yang dilaminating berisi nama, alamat, nomor telepon, dan alamat email Anda untuk berjaga-jaga ketika tas Anda hilang. Identitas yang jelas akan memudahkan orang yang menemukannya untuk mengembalikannya pada Anda.

Jika Bunda meletakkan barang-barang pribadi Bunda ke dalam diaper bag si kecil, berikut benda-benda penting yang harus Bunda bawa:

  • Dompet.
  • Kunci.
  • Handphone.
  • Kacamata hitam.
  • Kertas dan pen atau pensil.
  • Cemilan atau permen karet.
  • Botol air minum atau minuman kemasan.
  • Buku atau majalah.
  • Baju ganti untuk berjaga bila terkena muntah atau gumoh.

Memilih tas bayi juga tidak boleh sembarangan lho Bun. Beberapa tips berikut bisa membantu Anda sebelum membeli tas bayi:
 
  • Pilih yang ada lapisan waterproof karena akan memudahkan Anda untuk membersihkan tas jika terkena muntah bayi atau kotoran lain.

  • Kantong-kantong yang banyak di dalam tas juga bisa memudahkan Bunda mengatur letak barang yang Anda bawa sehingga Anda akan mudah juga untuk menemukannya saat sedang diperlukan.

  • Khusus untuk obat dan cemilan, letakkanlah di kantong plastik berperekat agar tidak bocor dan berceceran di dalam tas.

  • Hemat waktu Anda dengan mengemas benda kecil di satu tempat, misalnya letakkan pakaian bayi di satu kantong yang ada di dalam tas yang mudah dibuka.

  • Siapkan dua tas bayi, yang ukuran kecil untuk bepergian dalam waktu singkat dan yang lebih besar untuk bepergian lebih lama. Beberapa orang tua ada juga yang menyiapkan kebutuhan bayi di dalam mobil mereka setiap saat.

  • Nggak ada salahnya jika Bunda menetapkan salah satu tas yang sudah Bunda miliki sebagai diaper bag si kecil. Misalnya, menggunakan tas punggung yang sudah jarang terpakai. Dengan cara ini, Bunda bisa menghemat pengeluaran dengan tidak membeli diaper bag khusus buat si kecil.
(Ismawati)