Balita Dibaca 872 kali

Manfaat Probiotik untuk Bayi yang Ibu Harus Tahu

Share info ini yuk ke teman-teman
Atalya
Manfaat Probiotik untuk Bayi yang Ibu Harus Tahu

Kita semua pasti tahu, apa yang dimakan oleh si kecil sangat mempengaruhi tumbuh kembang dan kesehatan si kecil. Sejak dari hari pertama si kecil lahir, Ibu tentu berusaha untuk memberikan asupan terbaik untuknya, mulai dari pemberian ASI, memilih menu MPASI, bahkan pilihan snacknya.

Nah, salah satu asupan baik yang sering terlewat tapi perannya penting untuk pencernaan bayi adalah probiotik. Namun, apa sih probiotik itu? Apa manfaat probiotik untuk bayi? Dan amankah pemberian probiotik untuk bayi?

Ibu bisa menemukan jawabannya di penjelasan berikut ini. Simak yuk!

Apa Itu Probiotik?

Selama ini kita mungkin mengenal probiotik sebagai bakteri baik. Memang benar, probiotik adalah mikroorganisme hidup berupa bakteri atau jamur yang berada di sistem pencernaan anak dan juga orang dewasa. Tugasnya adalah memelihara kesehatan sistem pencernaan, terutama lambung dan usus. Probiotik juga dapat membantu keseimbangan bakteri dalam pencernaan lho.

Manfaat Probiotik untuk Anak

Dilansir dari situs Parenting Firstcry, ada beberapa manfaat probiotik untuk bayi yang harus Ibu tahu, di antaranya:

  1. Mencegah Refluks

    Beberapa penelitian menyatakan bahwa probiotik dapat mengurangi gejala refluks yang sering terjadi di saluran pencernaan bayi. Hal ini karena keberadaan bakteri baik dalam perut si kecil membantu mencerna makanan dengan baik.

  2. Mencegah Sembelit

    Sembelit merupakan salah satu kondisi yang menandai ketidaksehatan saluran pencernaan. Nah, menurut salah satu studi di Italia, pemberian probiotik untuk bayi secara teratur dapat meningkatkan fungsi saluran cerna, sehingga menghindarkan bayi dari kondisi sembelit.

  3. Meminimalisasi Risiko Eksim

    Menurut Alan Greene, M.D., seorang profesor klinis pediatri di Stanford University School of Medicine, probiotik juga dapat membantu mengatasi eksim pada bayi yang dipicu oleh alergi susu.  Eksim sendiri merupakan kondisi ruam pada kulit yang disertai kemerahan dan gatal.

  4. Mengurangi Masalah Gas pada Perut Bayi

    Perut bergas pada bayi sering dikaitkan sebagai penyebab kolik yang membuat bayi menangis berjam-jam. Dalam studi National Center for Biotechnology Information, pemberian probiotik dikatakan dapat membantu pencernaan bayi menjadi lebih baik lagi, sehingga kondisi kolik dan perut bergas bada bayi dapat dihindari.

Amankah Probiotik untuk Bayi?

Ketika bayi lahir, ASI merupakan nutrisi yang terbaik untuknya. Kehebatan ASI yang penuh nutrisi memang tak perlu diragukan lagi. Di dalam ASI terdapat bakteri baik/probiotik yang membantu terciptanya mikrobiota usus untuk menjaga sistem imun si kecil lho. Nah, komposisi dari strain bakteri baik yang terdapat di ASI, antara lain Bifidobacterium sp. (lebih dari 60% dan salah satunya adalah Bifidobacterium lactis), Lactobacillus sp. dan Streptococcus sp..

Ibu mungkin bertanya-tanya, kenapa jumlah Bifidobacterium lebih dominan daripada bakteri yang lain, ya? Ternyata, peran Bifidobacterium ini sangat penting untuk khususnya di 2 tahun pertama kehidupan anak. Banyak penelitian yang sudah menjelaskan bahwa Bifidobacterium dapat mengatasi masalah pencernaan seperti diare, mengatasi penyebab alergi seperti dermatitis atopik, mencegah kolik, serta membantu meringankan gejala infeksi.

Namun, bagaimana jika si kecil tidak mendapatkan ASI? Itu artinya asupan nutrisi untuk daya tahan tubuhnya tidak optimal karena ia tidak mendapatkan bakteri baik yang ada di ASI. Oleh karena itu, Ibu perlu memberikan probiotik karena saat probiotik masuk dalam tubuh, akan ada 3 jenis antibodi yang dihasilkan.

Menurut studi dari American Physiological Society (1999), antibodi tersebut adalah Antibodi IgA, Antibodi Limfosit B, dan Antibodi Limfosit T. Dengan begitu, sistem imunitas si kecil bisa tetap terjaga dengan baik.

Ibu bisa memberikan probiotik Liprolac Baby untuk anak usia 0-2 tahun demi mendapatkan manfaat bakteri baik. Liprolac Baby mengandung probiotik Bifidobacterium lactis BB-12 yang juga ditemukan di dalam ASI lho. Ini juga sangat disarankan untuk anak yang sudah mulai mengkonsumsi MPASI karena tidak semua makanan yang dikonsumsi si kecil mengandung jumlah probiotik yang cukup untuk memenuhi asupan anak.

Liprolac Baby Probiotik untuk Bayi

Liprolac Baby aman dan mudah dikonsumsi oleh si kecil karena tersedia dalam bentuk oral drops, tanpa pengawet, perasa, atau tambahan pewarna. Jadi, Ibu bisa memberikannya secara langsung pada lidah anak atau mencampurkannya ke dalam makanan atau minuman si kecil. Selain itu, Liprolac Baby juga bebas laktosa, bebas gluten, tanpa perasa, tanpa pewarna, tanpa pengawet, serta bisa disimpan di luar kulkas sehingga praktis dibawa ke mana saja.

Yuk, berikan manfaat bakteri baik agar anak tumbuh optimal dengan rajin mengkonsumsi Liprolac Baby. Untuk informasi lebih lanjut, Ibu bisa mengunjungi Instagram Liprolac di @sahabatpencernaananak.

(Atalya, Yusrina)