Kelahiran

Mengenal Seluk Beluk Mastitis dan Penanganannya

Terakhir diperbaharui

Mengenal Seluk Beluk Mastitis dan Penanganannya

Mastitis adalah suatu kondisi dimana terjadi peradangan serius pada jaringan payudara seseorang. Biasanya mastitis hanya terjadi pada salah satu payudara saja dalam satu waktu. Area yang meradang akan terlihat berwarna kemerahan, terasa sakit, sulit disentuh, dan hangat sekali.

 

Pembengkakan yang terjadi pun bisa disebabkan oleh infeksi maupun tidak. Jika terjadi karena infeksi, maka umumnya akan nampak beberapa gejala seperti badan menggigil, demam mencapai 101 derajat Fahrenheit bahkan lebih, serta rasa kelelahan yang amat sangat.

 

Penyebab Mastitis

Mastitis yang tidak disebabkan oleh infeksi kemungkinan besar terjadi karena adanya ASI yang tertinggal di payudara. Itulah asal muasal istilah mastitis, yakni dari kata milk stasis. Selain itu, bisa juga karena terjadinya pembengkakan payudara atau kelenjar susu yang terhubung. Infeksi payudara juga mungkin terjadi karena alasan-alasan di atas lho, Bun. Jadi, tidak hanya karena puting payudara pecah-pecah saja yang menjadi satu-satunya alasan mengapa kuman bisa masuk dan menyebabkan infeksi pada payudara.

 

Selain itu, kelelahan dan stres yang biasa dialami oleh para ibu yang baru pertama kali memiliki anak juga bisa meningkatkan risiko seseorang terkena mastitis. Kondisi ini dapat menimpa Bunda kapan saja, termasuk saat sedang menyusui sang buah hati. Namun, mastitis paling sering terjadi pada beberapa bulan setelah persalinan.

 

Cara Mengatasi Mastitis

Cobalah untuk menempelkan sesuatu yang hangat dan lembab pada payudara Bunda beberapa kali dalam sehari. Anda dapat menggunakan handuk yang sudah direndam dalam air hangat, misalnya. Lalu, sering-seringlah menyusui si kecil agar payudara yang terkena radang tersebut cepat terkuras ASI-nya. Rajin menyusui juga akan membantu infeksi yang Anda alami sembuh lebih cepat.

 

Kalau rasa sakit pada payudara sudah tidak tertahankan, maka Bunda dapat mengonsumsi ibuprofen untuk menghilangkan nyeri sesaat. Apabila usaha-usaha di atas tidak kunjung membuahkan hasil setelah lewat 24 jam, maka sebaiknya Anda menemui dokter. Para dokter biasanya akan memberi resep antibiotik, pereda sakit, kompres panas, serta menyarankan Bunda agar banyak-banyak beristirahat.

 

Untuk penanganan awal selama berada di rumah, ada beberapa langkah yang bisa Anda tempuh seperti di bawah ini:

 

  1. Sering-seringlah 'menguras' payudara, namun lakukan dengan lembut ya, Bun!

    Meski payudara terasa sakit, itu bukan berarti Bunda harus berhenti menyusui. Justru, inilah waktu yang tepat untuk memberikan ASI sebanyak mungkin agar payudara cepat 'kosong'. Ya, cara paling cepat menyembuhkan mastitis adalah dengan membiarkan si kecil menghisap puting payudara sesering mungkin. Tenang saja, air susu yang Bunda produksi tersebut aman kok untuk diminum sang buah hati.

     

  2.  
  3. Tingkatkanlah frekuensi pemberian ASI

    Dimulai dengan menyusui menggunakan payudara yang terasa sakit. Biarkan si kecil menghisap puting lebih lama sampai payudara benar-benar terasa seperti terkuras habis. Meski begitu, sebaiknya Bunda waspada agar jangan sampai buah dada yang satunya lagi memproduksi ASI terlalu banyak karena bisa-bisa nanti akan terjadi mastitis serupa.

     

  4.  
  5. Pastikan agar buah hati Anda menyusu dengan benar

    Biasanya para ibu akan merasakan sensasi menggelitik di payudara yang sedang dipakai untuk menyusui serta rasa 'penuh' dan seperti ada yang bocor di buah dada yang satunya lagi. Pola menyusu si kecil akan berubah-ubah sepanjang waktu dan ia juga akan menelan ASI lebih sering. Pastikan agar posisi anak menempel dengan baik pada tubuh Bunda agar proses menyusui berlangsung nyaman.

     

  6.  

Berikut adalah cara-cara lain agar proses 'menguras' payudara lebih mudah:

  • Pastikan bra Bunda longgar atau tidak usah pakai bra sama sekali.
  •  
  • Bersantailah saat sedang menyusui agar ASI mengalir dengan lancar.
  •  
  • Posisikan Anda senyaman mungkin yakni dengan merilekskan lengan, bahu, kaki, leher, serta punggung saat sedang menyusui.
  •  
  • Tarik dan hembuskan nafas dalam-dalam dan secara teratur.
  •  
  • Tak ada salahnya mendengarkan musik-musik yang menenangkan hati serta memenuhi pikiran dengan muatan positif agar proses menguras payudara berjalan lancar.
  •  
  • Mandi dengan air hangat atau rendam payudara Anda dalam air hangat selama beberapa saat.
  •  
  • Ya, perbanyak istirahat adalah salah satu kunci utama dalam usaha menyembuhkan mastitis. Tetaplah berada di tempat tidur apabila memungkinkan. Jika hendak tidur, bawalah serta si kecil bersama Anda. Taruh persediaan baju, diaper, serta makan dan minum untuk Bunda sendiri di dekat tempat tidur. Sehingga Anda tidak perlu sering-sering beranjak dari kasur karena haus, lapar, atau gelisah dengan keadaan sang buah hati.
  •  
  • Ubahlah posisi menyusui Anda. Sebisa mungkin pilihlah posisi dimana ASI dapat mengalir turun ke arah mulut bayi.
  •  
  • Apabila si kecil menolak untuk menyusu, maka cobalah untuk memijat lembut payudara agar air susu keluar. Mastitis mungkin akan menyebabkan ASI Anda terasa asin, itulah mengapa bayi biasanya menolak untuk menyusu. Meski asin, air susu tersebut tidak akan membahayakan kesehatan si kecil. Tempat terbaik untuk mengeluarkan ASI adalah di bawah pancuran air hangat.
  •  

 

Kapan Mastitis Sembuh?

Jika Bunda didiagnosa mengalami infeksi sejak awal, maka penanganan akan berlangsung mudah dan cepat. Biasanya Anda sudah akan merasa baikan dalam kurun waktu 48 jam setelah menerima antibiotik. Setelah itu, kesehatan Anda akan pulih sempurna. Jangan lupa untuk menghabiskan antibiotik yang diberikan oleh dokter ya, Bun. Hal tersebut penting untuk berjaga-jaga agar infeksi tidak kembali datang beberapa hari atau beberapa minggu kemudian.

 

Apabila payudara tetap terasa empuk dan Bunda masih saja mengalami demam, maka sebaiknya segera mencari bantuan tenaga medis. Jangan sekali-kali meremehkan mastitis karena kalau tidak ditangani dengan baik maka akan timbul komplikasi. Infeksi yang dibiarkan saja akan mengarah pada abses payudara yang memerlukan penanganan serius hingga operasi.

 

Cara Mencegah Mastitis

Lakukan pencegahan mastitis sejak mulai menyusui hingga bayi disapih. Misalnya dengan mempelajari berbagai teknik menyusui agar Anda tahu bagaimana mengosongkan payudara. Bila mengalami gejala mastitis, Anda perlu segera menghubungi dokter. Menunda penanganan bisa memicu abses. Infeksi berat membuat Anda membutuhkan infus antibiotik di rumah sakit.

 

Cara terbaik agar tidak terkena mastitis adalah istirahat secara teratur, makan makanan yang sehat, serta diet seimbang selama masa menyusui. Semakin Bunda kelelahan, maka semakin rentan terkena mastitis. Sebagai tambahan, Anda juga sebaiknya tidak membiarkan payudara terlalu penuh atau membengkak oleh air susu. Kalau payudara tetap terasa penuh bahkan setelah menyusui, maka gunakan kompres hangat dan pijat payudara agar sisa ASI dapat keluar. Selain itu, hindari pemakaian bra yang ukurannya terlalu kecil.

 

Seperti yang dijelaskan di awal tadi, meskipun payudara terasa sakit, proses menyusui harus terus dilakukan. Ya, memang rasanya sangat tidak nyaman, namun itulah satu-satunya cara paling cepat dan alami jika ingin payudara Anda lekas sembuh. Meningkatkan frekuensi menyusui akan menjaga air susu terus mengalir serta menghindari terjadinya penyumbatan kelenjar susu di kemudian hari. Letakkan kompres hangat di payudara Bunda beberapa menit sebelum mulai menyusui. Cara ini akan membantu menstimulasi payudara agar lebih rileks sehingga rasa sakit pun sedikit berkurang.

 

Tenang ya Bun, mastitis tidak akan membahayakan kesehatan si kecil. Meski begitu, mastitis dapat mengurangi jumlah pasokan ASI pada payudara yang terserang infeksi.

 

Obat Alami Untuk Mastitis

Selain penanganan dengan antibiotik, tetap menyusui dan memastikan selalu mengosongkan payudara akan membantu memperpendek durasi infeksi. Ada beberapa langkah lain yang bisa Anda lakukan agar merasa lebih baik hingga mastitis hilang.

  • Perbanyak minum air putih dan beristirahat.
  •  
  • Minum acetaminophen untuk meredakan rasa sakit, demam, atau rasa tidak nyaman. Anda bisa minum ibuprofen bersama acetaminophen untuk mengurangi peradangan. Jangan lupa baca dan ikuti semua instruksi pada label obat.
  •  

 

Anda bisa gunakan obat alami untuk mengatasi infeksi dan mengurangi rasa tidak nyaman.  Bila kondisi Anda tidak membaik selama beberapa minggu dan menyusui terasa sakit, hubungi dokter.

 

Berikut beberapa obat alami untuk mengatasi mastitis:

  1. Daun kol

    Daun kol bisa jadi obat untuk payudara yang meradang dan terinfeksi. Daun kol mengandung sulfur yang membantu mengurangi peradangan dan bengkak, juga memberi rasa nyaman akibat pembengkakan dan kelenjar tersumbat.

    • Dinginkan beberapa daun kol di lemari es selama 30 menit
    •  
    • Letakkan daun kol dingin di area payudara yang terinfeksi
    •  
    • Ketika daun di suhu ruang, ganti dengan yang baru
    •  
    • Lakukan ini beberapa kali sehari hingga infeksi sepenuhnya hilang.
    •  

     

  2.  
  3. Pijat

    Ketika mengalami mastitis, pijat area payudara yang terkena. Ini akan membantu melancarkan kelenjar ASI yang tersumbat dan meredakan bengkak. Selalu pijat dari payudara luar ke arah puting dengan gerakan melingkar kecil, beri tekanan lebih pada area yang terkena mastitis.

    • Siapkan minyak pijat dan gunakan untuk memijat payudara. Lakukan pijatan beberapa kali dalam sehari.
    •  
    • Setelah memijat payudara, pastikan Anda membersihkan puting dengan air hangat sebelum menyusui bayi.
    •  

     

  4.  
  5. Bawang putih

    Obat alami mastitis selanjutnya adalah bawang putih, yang memiliki kandungan antibiotik alami. Bawang putih membantu menghilangkan bakteri yang menyebabkan infeksi. Selain itu, bawang putih meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan proses penyembuhan jadi lebih cepat.

    • Makan 2 siung bawang putih mentah saat perut kosong. Anda bisa juga makan beberapa siung sepanjang hari. Bila tidak menyukai rasa bawang putih, Anda bisa mencampurnya dengan jus jeruk atau air putih. Ulang selama seminggu.
    •  
    • Pilihan lain adalah minum suplemen bawang putih, tapi lakukan ini hanya setelah berkonsultasi dengan dokter.
    •  

     

  6.  
  7. Biji klabet

    Biji klabet jadi cara efektif mengatasi mastitis. Manfaat luar biasa dari biji klabet adalah meningkatkan produksi ASI. Biji klabet juga bisa mencegah serangan bakteri, yang jadi penyebab  utama mastitis.

    • Rendam beberapa biji klabet di dalam air dan biarkan semalaman.
    •  
    • Di pagi hari, keluarkan dari rendaman dan giling
    •  
    • Gunakan handuk dan rendam di gilingan biji klabet
    •  
    • Sebelum menggunakannya langsung pada payudara yang sakit, Anda perlu memasukkannya ke microwave agar lebih hangat.
    •  

     

  8.  
  9. Kompres dingin

    Kompres dingin jadi cara alami mengatasi mastitis. Banyak orang mengalami mastitis karena pengosongan payudara yang tidak efektif. Menggunakan kompres dingin pada payudara akan membantu meningkatkan aliran ASI dan mencegah bengkak.

    • Gunakan beberapa es batu pada handuk bersih dan lembut. Atau Anda bisa merendam handuk di air dingin.
    •  
    • Letakkan handuk di payudara yang sakit selama 15 sampai 30 menit.
    •  

     

  10.  
  11. Kompres panas

    Selain kompres dingin, kompres panas juga jadi obat alami untuk mastitis. Anda bisa gunakan handuk yang direndam di air panas dan diletakkan pada payudara yang sakit selama 30 menit untuk meredakan rasa sakit karena mastitis. Kompres panas juga bisa digunakan untuk mengatasi puting yang sakit.

     

  12.  
  13. Echinacea

    Herbal echinacea meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk membantu tubuh melawan infeksi. Echinacea juga mengandung flavonoid yang memiliki manfaat antibiotik, antimikroba, dan anti peradangan.

    • Gunakan larutan akar echinacea pada area terinfeksi 4 sampai 5 kali setiap hari. Bersihkan area payudara yang terinfeksi dengan air hangat sebelum menyusui bayi.
    •  
    • Sebagai alternatif, tambahkan 3 atau 4 tetes larutan echinacea ke satu gelas air. Minum 3 atau 4 kali sehari selama tidak lebih dari seminggu. Jangan gunakan herbal ini untuk jangka panjang.
    •  

     

  14.  
  15. Cuka apel

    Obat alami lain untuk mastitis adalah cuka apel. Kandungan anti bakteri dan anti peradangannya membantu menurunkan peradangan, melawan infeksi, dan mencegah penyebarannya. Cuka apel juga memberi tambahan energi.

    • Siapkan larutan campuran 1 bagian cuka apel dan 2 bagian air hangat. Gunakan larutan ini pada area yang terkena infeksi menggunakan bola kapas. Biarkan selama 15 menit, lalu bilas dengan air hangat. Ulangi 2 atau 3 kali hingga infeksi hilang.
    •  
    • Campurkan 1 sendok makan cuka apel mentah dan sedikit madu dalam satu gelas air. Minum 3 kali sehari selama 1 atau 2 minggu.
    •  

     

  16.  
  17. Lidah buaya

    Lidah buaya memiliki kandungan untuk meredakan sakit yang membantu mengurangi rasa tidak nyaman akibat infeksi payudara. Lidah buaya juga membantu memperbaiki jaringan kulit yang rusak dan meredakan kulit yang terinfeksi.

    • Ambil bagian jel dari daun lidah buaya
    •  
    • Gunakan jel segar ini pada area yang terkena mastitis
    •  
    • Biarkan kering dengan sendirinya
    •  
    • Bilas payudara dengan air hangat kuku dan keringkan dengan cara ditepuk-tepuk menggunakan handuk lembut
    •  
    • Ulangi beberapa kali sehari selama beberapa hari.
    •  

     

  18.  
  19. Calendula

    Calendula bisa jadi obat untuk mastitis. Calendula juga bisa digunakan untuk mencegah bengkak pada payudara, selain meredakan rasa sakit karena mastitis dan menghentikan perkembangan bakteri di dalam tubuh.

    • Ambil beberapa bunga calendula kering dan haluskan membentuk pasta
    •  
    • Anda bisa hangatkan pasta ini dengan menggunakan microwave
    •  
    • Gunakan langsung pada payudara yang sakit
    •  
    • Setelah 15 sampai 20 menit bilas payudara dengan air hangat.
    •  

     

  20.  
  21. Makan makanan yang mengandung vitamin C

    Vitamin C membantu melawan infeksi payudara dan menyembuhkan jaringan kulit yang rusak. Selain itu, vitamin C dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan membantu mempercepat pemulihan.

    • Makan makanan kaya vitamin C seperti jeruk, lemon, kiwi, jambu biji, pepaya, stroberi, dan brokoli.
    •  
    • Anda bisa juga minum suplemen vitamin C setelah berkonsultasi dengan dokter.
    •  

     

  22.  
  23. Madu

    Madu memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Selain rasanya yang manis, madu punya kandungan anti bakteri yang membantu tubuh melawan bakteri yang memicu mastitis. Ini kenapa madu menjadi obat alami yang baik untuk mastitis. Anda perlu konsumsi 2 sampai 3 sendok madu dan ulangi beberapa kali setiap hari.

     

  24.  
  25. Susu

    Susu jadi jawaban untuk obat alami mastitis Anda. Mengoleskan susu pada payudara yang sakit sebenarnya bisa mengatasi mastitis lebih cepat di rumah. Kandungan nutrisi pada susu bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh juga. Selain itu, area kulit dekat payudara jadi lebih sehat dan indah.

  26.  
(Yusrina & Ismawati)