Balita Dibaca 7,089 kali

Tahap Kemampuan Menggenggam Pada Bayi

Share info ini yuk ke teman-teman
Ismawati
Tahap Kemampuan Menggenggam Pada Bayi

Saat bayi baru belajar menggenggam, itu seakan menjadi permainan baru yang menyenangkan untuknya. Kemampuannya menggenggam benda juga menjadi langkah pertamanya untuk bisa mandiri saat makan, membaca, menulis, menggambar, dan merawat diri.

Saat baru lahir, bayi memiliki kemampuan bawaan untuk menggenggam benda, tapi ia membutuhkan waktu setidaknya satu tahun dalam mengembangkan koordinasi untuk mengambil atau memegang benda dengan mantap di tangannya. Si kecil akan mulai mengembangkan kemampuan ini secara intensif di usia 3 bulan dan terus meningkat pada tiap bulan berikutnya.

Nah, buat Bunda yang penasaran, bagaimana sih tahapan perkembang kemampuan menggenggam si kecil, simak aja yuk penjelasan lengkap dari Ibupedia berikut ini:

  • Baru Lahir Sampai Usia 2 Bulan

    Menggenggam menjadi kemampuan yang perlahan membantu si kecil melakukan aktivitas sehari-hari, seperti membangun menara dari balok atau makan sendiri. Meski terlahir dengan refleks menggenggam, bayi akan lupa dengan kemampuan ini dan menghabiskan bulan-bulan berikutnya untuk mempelajarinya kembali.
    Tahap awal menggenggam dimulai selama beberapa bulan pertama, ketika ia menghabiksan waktu menutup dan membuka tangan. Kemampuan menggenggam dan menggapai menjadi lebih halus ketika koordinasi tangan dan mata meningkat. Dengan kata lain, kemampuan fisik untuk memegang objek beriringan dengan kemampuannya untuk melihat benda.

    Bunda bisa menstimulasinya dengan menyentuh telapak tangan bayi. Nantinya ia akan menekuk jari-jari kecilnya di sekitar jari Anda. Tapi pada 8 minggu pertama, gerakan ini bersifat instinktif dan tanpa disengaja. Selama waktu ini, tangan bayi awalnya akan mengepal, tapi ia segera akan mulai membuka dan menutup tangan dengan sengaja dan mengamatinya. Ia juga berusaha menggenggam berbagai benda, seperti boneka.

  • Usia 3 Bulan

    Bayi masih belum bisa menggapai apa yang ia mau dengan akurat, tapi ia bisa memukul-mukul mainan. Ia juga mengembangkan koordinasi mata dan tangan, memperhatikan benda yang ingin ia pegang, dan berusaha untuk menggapainya. Anak bisa berbaring di matras lembut dan memukul-mukul benda lucu yang Bunda gantung di atasnya.

  • Usia 4-8 Bulan

    Pada usia 4 bulan, bayi bisa mengambil benda berukuran besar, seperti balok. Ia masih belum bisa mengambil benda kecil, seperti kacang polong, sampai ia memiliki ketangkasan jari yang lebih baik.

    Sebelum gigi pertamanya tumbuh (biasanya antara usia 4 sampai 7 bulan), bayi akan mulai bisa mengambil benda di sana sini dan akan memasukkan semua itu ke mulut. Jika sudah mulai makan makanan padat, awalnya ia mungkin tidak akan bisa memegang sendok dengan baik, tapi tenang bun, si kecil akan terus mencobanya.

    Semakin bertambah usianya, ia akan mulai bisa menggerakkan benda mengarah ke dirinya, dan mulai menggerakkan objek dari satu tangan ke tangan lain. Jadi mulai saat itu tiba, jauhi barang berharga Anda dari jangkauannya. Pastikan rumah aman bagi si kecil dari benda kecil yang bisa membuatnya tersedak.

  • Usia 9-12 Bulan

    Dengan sedikit usaha, si kceil di usia inibisa mengambil benda. Dan mulai timbul kelebih-sukaan pada tangan kiri atau kanan, meski Anda tidak bisa menentukan apakah ia dominan menggunakan tangan kanan atau kiri hingga usia 2 atau 3 tahun.

    Ia juga akan menyempurnakan genggamannya, dan mampu menjepit benda antara ibu jari dan telunjuk. Dengan koordinasi yang semakin baik, si kecil juga bisa menggunakan sendok atau garpu dengan cukup baik pada saat makan, meski ia lebih suka memegang alat makan dengan satu tangan sementara menggunakan jarinya untuk memasukkan makanan ke mulut. Anda mungkin perlu membantunya memegang sendok atau garpu ketika menunjukkan cara menggunakannya, tapi ia akan lebih cepat bisa jika Anda membiarkannya mencoba beberapa kali setiap waktu makan.

    Kemudian, ketika genggamannya semakin baik, dorong ia untuk mengambil finger food, seperti wortel yang sudah dimasak.  Finger food merupakan potongan makanan dengan ukuran yang bisa bayi ambil dan gigit sendiri. Memakan finger food tidak hanya menyenangkan untuk bayi, tapi menjadi langkah penting menuju kemandirian yang membantunya mengembangkan kemampuan motorik halus dan koordinasi. Untuk menghindari resiko tersedak, jauhkan makanan keras seperti kacang dan wortel mentah dari jangkauannya.

    Saat bayi sudah mahir menggenggam, Bunda perlu waspada, banyak bayi yang suka melempar mainannya. Di saat usia satu tahun, ia suka bermain bola, menumpuk balok menjadi menara, dan membanting berbagai benda.

  • 12 Bulan Ke Atas

    Saat usia 18 bulan, ia mulai tertarik dengan krayon dan menggunakannya untuk menulis dan menggambar. Di usia 3 tahun, ia memiliki koordinasi yang cukup baik untuk mencoba menulis huruf bahkan menuliskan namanya.

    Di usia 18 bulan, ia bisa menempatkan banyak objek yang ia genggam ke benda lain. Anda bisa membantunya mengembangkan kemampuan ini dengan memberinya benda untuk diletakkan di kotak kosong, wadah plastik, atau lainnya.

    Jika anak tidak terlihat tertarik pada mainan atau objek lain yang Anda gerakkan di depannya pada usia 2 atau 3 bulan, tidak bisa menggenggam objek pada usia 3 bulan, atau tidak berusaha menyentuh atau mengambil benda pada usia 3 atau 4 bulan, bicarakan hal ini pada dokter. Biasanya pada bayi prematur, kemampuan ini dan perkembangan kemampuan lainnya akan terjadi lebih lambat dibanding bayi seumurannya.

    Anda bisa membantu menstimulasi kemampuan si kecil untuk menggenggam dan memegang dengan memberi kesempatan pada anak untuk berlatih. Tempatkan benda berwarna cerah dan menarik agar bisa ia ambil, atau gantungkan ketika ia telentang. Pastikan ia mendapat mainan yang sesuai, seperti balok yang lembut, atau apapun yang bisa Anda gantungkan yang mudah ia pegang dan tidak menimbulkan masalah jika ia masukkan ke mulut. Lakukan permainan memberi dan mengambil objek. Biarkan jika ia ingin memegang sendiri botol, gelas, atau sendok, dan banyak beri makanan finger food sebagai makanan atau cemilan.

Cara Membantu Anak Mengembangkan kemampuan Menggenggam

Berikut ini beberapa cara lain untuk membantu bayi mengembangkan kemampuan menggenggam:

  • Meningkatkan kekuatan tangan. Biarkan anak menahan beban di tangannya seperti tengkurap dan mendorong tangannya. Anda juga bisa menyatukan tangan bayi agar ia bisa menggenggam tangannya sendiri.

  • Gantungkan mainan di atas tempat tidur bayi. Sediakan banyak benda menarik di atas tempat tidur atau di dekat tempat ia duduk. Bayi akan mencoba menggenggamnya.

  • Biarkan anak menggapai mainan. Anda bisa membantu mengembangkan refleks menggenggam dengan meletakkan mainan di dalam jangkauannya dan meminta ia menggenggamnya. Anda bisa menyediakan benda yang mudah ia genggam seperti cincin plastik atau mainan lembut.

  • Memegang objek berbeda. Sediakan berbagai benda dengan tekstur, bentuk, ukuran, dan berat bervariasi di tangannya dan biarkan ia memegangnya.

  • Bermain celengan. Celengan bisa jadi mainan favorit bayi dan ia akan senang memasukkan koin ke dalamnya. Si kecil perlu menggenggam, menggapai, dan melepaskan. Bayi belajar menggenggam koin, memasukkannya ke lubang celengan, dan melepaskan koin dengan membuka tangannya. Untuk memasukkan koin ia harus bisa mencapai lubang celengan dengan koin masih tetap di genggamannya dan kemudian melepaskan koin dengan membuka jarinya.

Ingat ya Bun, bayi Anda harus bisa menggenggam dan memegang di saat usia 9 bulan. Bicarakan pada dokter anak Anda jika si kecil tidak menunjukkan kemampuan ini di usia tersebut.

(Ismawati)