Balita

Wonder Weeks: Fase Bayi Rewel dan Lebih Sering Menangis

Terakhir diperbaharui

Wonder Weeks: Fase Bayi Rewel dan Lebih Sering Menangis
Ada masa dimana ibu merasa bayinya lebih tidak bersahabat. Fase sulit ini biasanya disertai dengan 3C (clinginess, crankiness, dan crying). Bayi lebih lengket dengan ibu, lebih rewel, dan lebih sering menangis. Ada tanda yang ditunjukkan bayi ketika memasuki periode lompatan besar pada perkembangan mentalnya.

Mengenal Wonder Weeks dan 3C Pada Bayi

Fase bayi rewel yang dikenal dengan 3C menjadi kunci untuk memahami wonder weeks. Periode ini menunjukkan perubahan yang terjadi pada otak bayi. Ada waktu dimana bayi menunjukkan tanda kalau ia membutuhkan lebih banyak dukungan dan pengertian. Pola menyusu dan tidur juga berubah dan menjadi orangtua terasa jadi lebih sulit.

Clinginess, Si Kecil Lebih Lengket Pada Ibu

Bayi baru lahir tidak sadar akan dirinya. Bayi baru lahir menganggap ibunya adalah bagian dari dirinya. Dada, payudara, dan lengan ibu adalah perpanjangan dari tubuhnya. Wajar dan alami bila bayi menjadi stres ketika dibiarkan sendiri tanpa sentuhan manusia, otak primitifnya mengatakan ini berbahaya.
Membedong bayi telah menjadi cara yang digunakan di seluruh dunia untuk menenangkan bayi. Otak bayi yang belum matang menganggap bedongan yang erat sebagai dekapan lengan ibu. Bedong bayi jadi cara lama untuk membuat si kecil nyaman, membuat ibu bisa melakukan aktivitas sambil terus menggendong bayi.
Pada usia 4 hingga 6 bulan, kesadaran baru mulai berkembang, ditandai dengan munculnya separation anxiety (kecemasan perpisahan). Puncak separation anxiety terjadi pada usia 18 bulan, tapi bisa jadi perilaku yang signifikan pada bayi usia 9 bulan. Pada masa ini, bayi mulai memahami kalau ia dan ibunya sebagai individu yang terpisah, dan ibu harus selalu bersamanya. Rasa takut berjauhan dari ibu bisa membuat bayi menangis, bahkan ketika ia digendong oleh orang yang sebenarnya juga dekat dengannya.
Clinginess yang terjadi pada wonder weeks sepertinya mengacu pada refleks primitif dan respon bayi untuk bertahan hidup. Meski bayi mengalami peningkatan aktivitas otak, ia mencari ketenangan dari ibu. Ia merasa perlu lebih banyak tidur di payudara ibu, berada di gendongannya, atau tidur di tubuh ibu. Bayi jadi tidak mau diletakkan di tempat tidur. Menurut otak orang dewasa, sepertinya apa yang dilakukan bayi dengan perilakunya tidak logis, tapi bagi bayi yang otaknya belum matang, ini masuk akal.

Crankiness, Bayi Jadi Lebih Rewel

Perkembangan yang cepat membuat bayi rewel lebih sering. Tidurnya mudah terganggu dan mudah teralihkan ketika menyusu. Ia tidak bisa memutuskan posisi menyusui mana yang paling nyaman ketika Anda mencoba menenangkannya. Saat bayi rewel ketika menyusu, pasti banyak orang tua yang bertanya-tanya apakah anak tidak mendapat ASI yang cukup? Apakah susu formula cocok untuknya? Apakah anak sakit? Tumbuh gigi? Atau Anda sebagai orangtua melakukan sesuatu yang membuatnya tidak nyaman? Kenapa hal yang bisa membuatnya senang minggu lalu tiba-tiba membuatnya marah? Lagu kesukaannya membuatnya jengkel dan ia sekarang tidak suka diletakkan di atas bouncer.  
Banyak orangtua merasa putus asa menghadapi periode ini. Bunda bisa memastikan bayi tidak sakit terlebih dahulu, lalu Anda bisa fokus memberi dukungan dan ketenangan ke anak selama masa ini. Kadang Anda dan bayi hanya perlu melewati beberapa hari yang sulit saat bayi berada dalam Wonder Weeks.

Crying, Bayi Banyak Menangis

Semua bayi menangis, beberapa menangis lebih sering dibanding yang lain. Bayi menangis untuk mengkomunikasikan rasa lapar, haus, tidak nyaman, bosan, dan tiap sensasi fisik dan emosi yang ia rasakan.
Sebenarnya, sebelum tangisnya pecah, bayi akan memberi petunjuk jika ia ingin menyusu, ingin tidur, ingin beristirahat atau ingin berhenti dari aktivitas yang sedang dilakukan. Tapi orangtua perlu waktu untuk mengenali tanda ini dan belajar merespon dengan cepat untuk mencegahnya menangis.
Tangisan berlebihan, yang sepertinya tanpa sebab dan tanpa solusi, akan terasa sulit bagi orangtua. Ibu jadi merasa cemas mendengar suara tangisan bayi, dan ketika tangisan berlanjut, kecemasan ibu pun berlanjut. Kadang tangisan terasa sangat berlebihan di bulan-bulan awal usia bayi, ini bisa disebabkan kondisi yang disebut kolik. Banyak penelitian yang masih mencari tahu kenapa bayi lebih banyak menangis pada 6 minggu pertama usianya dan lalu mereda dengan interval yang lebih sedikit pada usia 12 hingga 16 minggu.
Seperti menangis untuk mengkomunikasikan kebutuhan dan menangis untuk alasan yang tidak diketahui, bayi juga menangis selama wonder weeks sebelum terjadi lompatan perkembangan. Menangis menjadi bagian dari wonder weeks atau terkait dengan perkembangan di otak dan sistem saraf pusat.
Kadang tidak selalu memungkinkan untuk mengidentifikasi penyebab kenapa bayi lebih sering menangis. Ketika bayi menangis, dan mengganti popok atau menggendongnya tidak membuahkan hasil, orangtua perlu punya taktik lain untuk dicoba. Ketika bayi semakin besar dan kebutuhannya berubah, taktik Anda juga harus berubah.
Tangisan bayi yang sering bisa memicu rasa marah atau frustrasi orangtua. Bila Anda merasa berada di titik didih ketika bayi menangis, letakkan ia di tempat yang aman, seperti di atas kasur, dan Anda ke ruang lain atau keluar rumah. Hubungi teman atau kerabat untuk meminta bantuan atau dukungan.

Mengenal Tahapan Wonder Weeks

Dokter dari Belanda bernama Frans Plooj dan Dr Hetty Van de Rijt menggunakan istilah wonder weeks untuk menggambarkan lompatan perkembangan mental yang dialami bayi pada 20 bulan pertama usianya. Lompatan ini terjadi pada 10 waktu spesifik dan berhubungan dengan perubahan sistem otak dan saraf, membuat bayi memperluas kesadaran sensori atau perseptual setelah tiap lompatan.
Bayi memberi respon pada stimulan, mulai sejak di dalam rahim dengan membedakan suara sehingga suara tertentu bisa ia kenali setelah lahir. Bayi juga merasakan suara, penglihatan, sentuhan, dan bau sebagai sensasi saat lahir. Dan pada tiap lompatan mental, bayi bisa menggunakan tiap indera ini dengan cara yang lebih baik.
Piloj dan Van de Rijt juga menemukan lompatan perkembangan mental ini disertai oleh masa sulit dengan banyak menangis, rewel, lebih lengket pada ibu, dan peningkatan rasa lapar atau malah kehilangan selera makan, serta pola tidur yang terganggu. Periode ini diikuti oleh sunny weeks dimana bayi terlihat lebih ceria.
Banyak orangtua mengeluh tentang fase bayi rewel atau anak yang sepertinya mengalami kemunduran tiap beberapa minggu. Ini karena bayi merasa kemampuan barunya mengintimidasi dirinya. Bayi jadi frustrasi ketika tidak tahu bagaimana mengontrol kemampuannya dan kewalahan dengan pengalaman baru ini. Tiap periode kemunduran ini berlangsung antara 7 hari hingga 4 minggu.
Bayi tidak bisa segera menguasai semua skill yang dimiliki setelah tiap lompatan, tapi ia akan fokus pada hal yang paling menarik dan paling sederhana menurutnya untuk dilakukan. Coba Bunda catat ya kemampuan apa yang bayi tunjukkan setelah wonder weeks dan bantu ia melatihnya.
Pola sunny weeks, diikuti oleh fase bayi rewel, lalu diikuti oleh wonder weeks, akan terus terjadi mulai usia bayi 5 hingga 20 bulan. Untuk memperkirakan kapan wonder weeks, Anda perlu gunakan tanggal prediksi kelahiran bayi sebagai rujukan, bukan tanggal kelahiran sebenarnya, karena bayi yang lahir awal atau terlambat bisa mengalami lompatan pada waktu yang berbeda. Bayi prematur biasanya mengalami wonder weeks lebih terlambat dibanding bayi lain.
Berikut apa yang terjadi selama beberapa minggu pada masa Wonder Weeks.

Lompatan 1: Usia Bayi 4½ - 5½ Minggu

Ketika metabolisme bayi berkembang, ia bisa memperhatikan apa yang terjadi di dunia sekitarnya. Setelah melalui wonder weeks pada masa ini, anak akan mampu:
  • Melihat objek lebih sering
  • Merespon sentuhan dengan cara bebeda
  • Mulai memberi senyuman, merespon bau
  • Lebih waspada ketika terjaga.
Di fase ini witching hour biasa terjadi, yakni periode dimana bayi rewel mulai dari jam 5 sore sampai 10 atau 11 malam. Bersiaplah untuk sering menggendong si kecil, Anda juga perlu menyusuinya lebih sering di malam hari. Bayi juga mengalami growth spurt di tahap ini. Sunny week terjadi pada usia sekitar 6 minggu.

Lompatan 2: Usia Bayi 7½ - 9½ Minggu

Setelah melalui wonder weeks pada masa ini, anak akan mampu:
  • Mengenali pola sederhana dan cara pola ini diaplikasikan pada cara bayi menggunakan anggota tubuh.
  • Bayi mulai merasa familiar dengan orang dan objek yang ia lihat.
  • Menegakkan kepala dengan lebih stabil
  • Menoleh ke arah suara
  • Mengubah berat tubuh ketika duduk
  • Menunjukkan tanda menggenggam
  • Merasakan mainan tanpa menggenggamnya
  • Mengamati bagian tubuh.
Dampaknya pada pola tidur, bayi jadi sulit tenang dan tertidur. Anda perlu pastikan kamar tidurnya cukup nyaman, gunakan lampu temaram dan suasana yang tenang. Ini juga waktu yang tepat untuk mulai melakukan rutinitas menjelang tidur yang sederhana. Mulai lakukan pola yang sama menjelang bayi tidur. Sunny week terjadi di usia 10 minggu.

Lompatan 3: Usia Bayi 11½ - 12½ Minggu

Tahap ini berhubungan dengan transisi ringan. Setelah melalui wonder weeks pada masa ini, anak akan mampu:
  • Membantu bayi menggunakan indera untuk membedakan urutan. Terjadi transisi pada suara, gerakan, cahaya, rasa, bau, dan tekstur.
  • Menjadi lebih aktif
  • Bisa mengarahkan tubuh ke arah berbeda
  • Berguling dari telentang ke tengkurap
  • Menggoyang mainan
  • Mengeluarkan suara
  • Merespon tawa
  • Menunjukkan ketertarikan pada cahaya
  • Suka mendengar suara dengan nada berbeda.
Karena bayi jadi lebih  aktif, berarti terjadi perubahan pada rutinitas tidur Anda. Bayi mulai tidak suka dibedong. Mungkin ia bisa berguling dari posisi telentang jadi tengkurap, tapi biasanya ia tidak bisa melakukan tidak sebaliknya. Sunny week terjadi di usia sekitar 13 minggu.

Lompatan 4: Usia Bayi 14½ - 19½ Minggu

Bayi bisa memahami sejumlah peristiwa dan bereksperimen bagaimana membuat peristiwa itu bisa terjadi. Setelah melalui wonder weeks pada masa ini, anak akan mampu:
  • Bayi jadi lebih aktif
  • Punya kemampuan menggenggam lebih baik
  • Memasukkan benda ke mulut
  • Melakukan banyak gerakan dengan mainannya
  • Mencari ibu dan ayah
  • Merespon pantulan di cermin
  • Sering mengeluarkan suara
  • Mengenali nama
  • Berhenti menyusu dan mendorong payudara atau botol susu ketika tidak lagi lapar
  • Menunjukan tanda tidak sabar atau bosan.
Bila sebelumnya pola tidur bayi bisa diprediksi, tapi tidak pada saat ini. Terus lakukan rutinitas menjelang tidur yang konsisten ya Bun. Dengan begitu bayi akan memahami kalau melakukan aktivitas tertentu berarti waktunya untuk tidur. Anda juga bisa mengidentifikasi asosiasi tidur yang bayi miliki. Sunny week terjadi pada minggu 21.

Lompatan 5: Usia Bayi 22½ - 26½ Minggu

Mobilitas bayi terbantu dengan koordinasi tungkai yang lebih baik. Ia kini bisa mengenali hubungan antara berbagai benda. Tapi ini sering disertai dengan kecemasan perpisahan. Setelah melalui wonder weeks pada masa ini, anak akan mampu:
  • Bayi akan tertarik dengan cara orang bertindak
  • Tertarik pada detail kecil
  • Mulai mengambil dan melempar benda untuk mengeksplorasi apa yang bisa ia lakukan
  • Mencoba melepas benda
  • Memasukkan makanan ke mulut orang lain
  • Memahami kata
  • Mengeluarkan suara dengan lidah
  • Menarik diri ke posisi berdiri dengan bantuan.
Kecemasan perpisahan bisa menjadi masalah pada waktu tidur, karena bayi sekarang menyadari ketika Anda pergi atau jauh. Ini juga jadi waktu yang tepat untuk melatih tidur bayi, bantu ia tidur sendiri. Sunny week terjadi pada minggu 31.

Lompatan 6: Usia Bayi 33½ - 37½ Minggu

Setelah melalui wonder weeks pada masa ini, anak akan mampu:
  • Bayi bisa mengenali kalau berbagai benda bisa dikelompokkan atau dikategorikan dengan membedakan karakteristiknya dan muncul keinginan untuk mengeksplorasinya.
  • Memahami beberapa kata
  • Mengenali pantulan diri dan bermain cilukba sendiri
  • Meniru orang lain
  • Mengekspresikan mood
  • Suka bermain dan bernyanyi
  • Mulai berlatih merangkak
Di fase ini, tidur bayi sangat terganggu, karena kemampuan mobilitas yang baru ia peroleh. Tapi bayi juga mulai bereksperimen dengan sebab akibat saat waktu tidur, misalnya, “Bila saya menangis apa yang akan Bunda lakukan?” Bayi dengan cepat mempelajari pola, jadi pastikan Anda tidak menciptakan asosiasi tidur yang baru saat ini. Sunny week terjadi di usia sekitar 39 minggu.

Lompatan 7: Usia Bayi 41½ - 46½ Minggu

Setelah melalui wonder weeks pada masa ini, anak akan mampu:
  • Bayi kini mulai memahami urutan dan bagaimana ada berbagai langkah untuk tugas tertentu, serta menyatukan benda.
  • Bayi bisa menjawab pertanyaan sederhana
  • Menunjuk benda
  • Membentuk puzzle sederhana
  • Tahu cara berbicara di telepon
  • Menumpuk mainan cincin
  • Meniru bahasa tubuh
  • Memakai baju sendiri.
Sunny week terjadi pada minggu 49.

Lompatan 8: Usia Bayi 5½ - 54½ Minggu

Bayi bereksperimen dengan urutan yang mandiri atau aksi individual, dan reaksi akibat tindakan tertentu. Setelah melalui wonder weeks pada masa ini, anak akan mampu:
  • Memahami berpakaian menjadi tanda untuk melakukan aktivitas tertentu
  • Menunjukkan kesukaan pada benda
  • Mencoba menggambar
  • Menggunakan observasi sebagai cara untuk belajar
Sunny week terjadi pada minggu 58.

Lompatan 9: Usia Bayi 59½ - 61½ Minggu

Kini si kecil memasuki usia batita dan memiliki sejumlah kemampuan fisik, bisa meniru dan bermain peran, menggunakan bahasa untuk mengekspresikan emosi, bisa menggunakan dan memahami candaan, bisa bernegosiasi dan menawar, serta mencoba melakukan semua sendiri. Setelah melalui wonder weeks pada masa ini, anak akan mampu:
  • Mengekspresikan emosi dengan sejumlah cara, termasuk tantrum.
  • Ingin melakukan semua sendiri
  • Memainkan ritual domestik
  • Mulai memikirkan masa depan
  • Memahami kepemilikan
  • Memiliki ketakutan yang tidak rasional

Lompatan 10, Usia Bayi 70½ - 76½ Minggu

Ketika mendekati usia 20 bulan, bayi bisa memodifikasi perilaku yang sesuai dengan kondisinya. Anak mulai mengembangkan empati, sifat egosentris berkurang, dan menggunakan bentuk seni untuk mengekspresikan emosi, seiring dengan kemampuan bahasa yang semakin membaik. Setelah melalui wonder weeks pada masa ini, anak akan mampu:
  • Anak bisa memahami kepemilikan dan mau berbagi.
  • Mulai mengembangkan konsep waktu.
  • Berbicara serta mengerti ketika diajak bicara.
(Ismawati)