Kehamilan

Arti Mimpi-mimpi yang Dialami Ibu Hamil

Arti Mimpi-mimpi yang Dialami Ibu Hamil

Saat hamil, banyak calon ibu  merasa kesulitan mendapatkan tidur nyenyak dan berkualitas. Salah satunya dikarenakan mereka kerap bermimpi aneh. Mimpi bumil ini sedikit berbeda dari mimpi biasa: tampak sangat nyata dan sulit dilupakan. Hmm... kok bisa begitu, ya?

Tenang, Bunda. Mimpi aneh Anda saat hamil tidak ada hubungannya dengan klenik atau hal-hal supranatural lainnya. Mimpi aneh bumil bisa dijelaskan secara ilmiah, kok. Menurut sejumlah pakar, mimpi saat hamil merupakan refleksi dari kebahagiaan sekaligus ketakutan seorang bumil.

Psikolog Patricia Garfield mengungkapkan, mimpi bumil tampak sangat nyata dan berkesan karena ini berhubungan dengan perubahan fisik dan emosional wanita selama mengandung. Itu sebabnya mimpi pada tiap trimester berbeda, berikut maknanya. Makna-makna mimpi bumil tersebut berhubungan dengan tiap tahapan umum kehamilan.

Mimpi bumil bagaikan funhouse mirror yang merefleksikan keadaan emosional Anda pada saat itu. Anda tentu masih ingat bukan, bahwa kehamilan dapat menyebabkan suasana hati dan emosi naik turun tajam bak rollercoaster? Maka dari itu, Bunda, tidak mengherankan jika mimpi bumil tampak sangat nyata dan lebih “gila-gilaan” daripada mimpi-mimpi Anda sebelum mengandung. Meningkatnya hormon progesteron saat hamil merupakan salah satu faktor pemicu naik turunnya emosi seorang bumil.

Bunda, pada umumnya seseorang sulit mengingat mimpinya, meskipun ia bermimpi tiap hari. Hanya mimpi-mimpi tertentu saja yang bisa diingat dengan jelas. Namun pada saat hamil, seseorang bisa sangat mengingat mimpinya serta merasakan mimpi itu jelas dan nyata.

Hal ini ternyata juga diakibatkan oleh kondisi fisik bumil yang memang sulit tidur nyenyak (selalu terbangun) karena berbagai macam faktor, seperti tekanan pada kandung kemih yang mengakibatkan bumil bolak-balik ke toilet, kram kaki, kecemasan, posisi tidur yang tidak nyaman, dan berbagai faktor lainnya. Intinya, semakin banyak gangguan tidur, semakin sering pula Anda terbangun dengan mimpi yang masih sangat segar dalam ingatan.

  

Mimpi pada Trimester 1

  1. Mimpi melahirkan suami/bayi dewasa

    Mimpi umum yang biasa muncul dalam tidur bumil pada trimester awal kehamilan adalah melahirkan. Eit, tunggu dulu. Bukan melahirkan bayi Anda, tetapi melahirkan suami Anda! Wow! Menggelikan sekaligus mengerikan sekali, bukan?

    Tidak cukup sampai di situ, setelah melahirkan suami Anda, Anda kemudian buru-buru kabur dengan mengendarai truk besar. Dan petualangan Anda berakhir ketika Anda harus berjuang melawan gelombang pasang. Benar-benar mimpi buruk, ya, Bunda?

    Lalu apa maknanya? Mengapa pada trimester 1 kehamilan banyak bumil yang bermimpi seperti itu? Menurut kutipan buku karya psikolog Patricia Garfield, Women's Bodies, Women's Dreams, mimpi-mimpi pada trimester pertama kehamilan biasanya berhubungan dengan kecemasan saat persalinan dan bagaimana kelak rasanya menjadi seorang ibu (motherhood).

    Dalam buku psikologi interpretasi mimpi bumil tersebut ditulis ada seorang calon ibu yang bermimpi melahirkan bayi namun dewasa: berpakaian ala orang dewasa, berjalan dan berbicara layaknya orang dewasa pula. Menurut Garfield, mimpi seperti ini paling sering dialami wanita yang baru pertama kali mengandung. 

    Melahirkan bayi namun dewasa tampak tidak terlalu merepotkan dibandingkan melahirkan bayi merah yang rapuh, setidaknya bagi wanita yang baru pertama kali memiliki momongan (first time mom).  Mimpi ini merupakan refleksi dari kecemasan calon ibu apakah kelak akan menjadi ibu yang baik bagi anaknya atau tidak. Selain itu, mimpi melahirkan bayi dewasa merupakan cerminan kegelisahan apakah seorang bumil dapat kembali bekerja setelah melahirkan atau tidak, sementara jika bekerja ia akan kehilangan momen-momen penting pertumbuhan buah hatinya.

    Pada awal kehamilan, first-time mom tentu saja masih belum memiliki cukup pengalaman dalam mengasuh anak. Akibatnya, tak sedikit yang supercemas menghadapinya. Nah, kombinasi antara harapan persalinan yang mudah dan pemahaman yang kurang utuh tentang proses persalinan sebenarnya membuat mereka kerap bermimpi aneh-aneh seperti ini.

  2. Mimpi mengendarai mobil/kendaraan besar

    Selain mimpi melahirkan bayi dewasa, pada trimester 1 bumil kerap bermimpi mengendarai mobil. Hal tersebut dialami sendiri sang psikolog, Patricia Garfield, saat hamil. Dalam bukunya ia berbagi kisah bagaimana ia bermimpi menyetir mobil sementara dalam waktu yang sama tangannya dikalungi ban serep.

    Dalam perspektif Garfield, mimpi seperti ini ada kaitannya dengan kecemasan akan perubahan bentuk tubuh pasca-melahirkan. Tidak dapat dipungkiri, salah satu kecemasan wanita hamil adalah tidak tampak menarik lagi akibat tubuh yang “membengkak.”

    Dan mimpi menyetir mobil menurut interpretasi Garfield adalah metafora bagaimana bumil kelak keluar dari permasalahan ini. Namun adanya ban serep di pergelangan tangan seolah menggambarkan bagaimana kikuk dan susahnya perjuangan mengembalikan bentuk badan pasca-persalinan.

    Selain mimpi menyetir mobil, bumil kerap bermimpi mengendarai truk, bus, atau kendaraan berat lain yang sulit bermanuver. Ini merefleksikan persepsi mereka terhadap pergerakan tubuh karena kehamilan.

  3. Mimpi yang berhubungan dengan air

    Mimpi seperti ini juga sering dialami para bumil pada trimester pertama kehamilan. Entah mimpi berada di tengah hutan hujan tropis, air terjun, lautan luas, berenang, atau sekadar membawa mangkuk berisi air. Mimpi-mimpi yang berhubungan dengan air tersebut tercipta karena kecemasan bumil pada cairan ketubannya.

      

Mimpi pada Trimester 2

  1. Mimpi tentang anak-anak hewan

    Pada trimester kedua, banyak calon ibu bermimpi tentang anak-anak binatang, entah anak anjing, anak ayam, maupun kucing. Dalam bukunya, psikolog Garfield menceritakan pengalaman seorang bumil bermimpi duduk sendirian di ruang tamu. Di dekatnya ada monyet peliharaannya. Dia mencoba menjauh dari hewan tersebut, khawatir digigit. Namun monyet itu tetap bergelantungan mendekatinya.

    Bunda, menurut Garfield mimpi seperti itu menunjukkan kecemasan akan hubungan anak dan orang tua kelak. Bisa pula kekhawatiran akan hubungannya dengan pasangan atau situasi. Hewan dalam mimpi tersebut bisa berarti ancaman maupun kasih sayang.  Kehadian hewan yang bersahabat dalam mimpi pada umumnya merupakan cerminan hubungan yang baik antara si pemimpi dan instingnya. Dalam mimpi kebanyakan bumil, hewan yang digambarkan imut dan lucu. 

  2. Mimpi tentang teman lama

    Tak sedikit bumil bermimpi tentang teman-teman lamanya, khususnya teman-teman prianya. Menurut Garfield, mimpi seperti ini merupakan kegelisahan bumil akan bentuk tubuhnya dan kecenderungan hubungan intimnya dengan sang suami saat hamil maupun pasca-melahirkan.

    Meski berhubungan dengan suami boleh dilakukan saat hamil, namun banyak bumil merasa tidak nyaman dan memilih tidak melakukannya. Itulah sebabnya bumil seperti mengeluarkan “uneg-unegnya” dalam mimpi. 

  3. Mimpi membawa barang berat

    Pada trimester kedua, bumil mulai merasa waswas akan komitmennya dengan pasangan. Mereka khawatir  tubuhnya yang tak lagi molek akan membuat suami berpaling. Belum lagi ketika sang buah hati kelak lahir, ia akan sibuk mengurus bayinya sehingga khawatir suaminya tidak lagi mendapatkan perhatian penuh darinya. Pun sebaliknya, perhatian suami lebih terfokus pada bayi, dan tidak lagi kepadanya.

    Perasaan cemas inilah yang pada akhirnya mengakibatkan bumil kerap bermimpi membawa barang berat dan banyak, begitu pun sang suami. Mimpi membawa barang berat bersama-sama suami merupakan ungkapan perasaan istri yang mulai bertanya-tanya apakah suami akan membantunya mengurus rumah tangga atau tidak setelah si kecil lahir. Apakah suami akan bekerja keras membawa “beban ganda” yang merupakan cerminan finansial keluarga, sebagaimana dirinya akan kekurangan waktu beristirahat karena mengurus anak?

  

Mimpi pada Trimester 3

  1. Mimpi mengejar anak yang wajahnya disembunyikan

    Semakin mendekati persalinan, semakin tegang Anda. Anda makin penasaran seperti apa wajah anak Anda nantinya, apa jenis kelaminnya, dan sebagainya. Itu sebabnya, bumil kerap bermimpi mengejar anak yang wajahnya tidak tampak.  

  2. Mimpi USG

    Sama seperti mimpi mengejar anak yang wajahnya disembunyikan, mimpi USG merupakan cerminan antusiasme bumil menyambut anaknya kelak. Apa jenis kelaminnya, seperti apa wajahnya, dan lain-lain.

    Tak sedikit bumil yang mimpi melakukan USG dan di monitor terlihat jelas, bahkan sangat jelas, bentuk dan wajah si bayi. Seperti video bayi sesungguhnya, Bun. Menurut Garfield, mimpi seperti ini adalah cerminan keingintahuan bumil yang besar akan seperti apa wajah dan fisik sang buah hati. Apakah mewarisi karakteristiknya, atau justru persis suaminya. Dan uniknya, penelitian menunjukkan sekitar 15% bumil melihat bayinya dalam mimpi.

  3. Mimpi bayi menolak diberi nama tertentu

    Masih tentang antusiasme dan rasa penasaran bumil terhadap bayinya kelak, pada trimester ketiga banyak bumil bermimpi  memberi nama pada bayinya, namun bayinya tiba-tiba bisa bicara dan menolak diberikan nama tersebut.

    Mimpi seperti ini ada hubungannya dengan kegelisahan bumil dalam memberi nama terbaik buat anaknya. Anda mungkin salah satu bumil yang butuh waktu lama atau bahkan berkontemplasi sebelum memutuskan memberi nama bayi Anda.

  4. Mimpi berpetualang

    Perasaan campur aduk menjelang persalinan mengakibatkan sejumlah bumil bermimpi tentang petualangan, seperti pergi ke negara asing. Emosi naik turun, antara gembira dan cemas saat menghadapi persalinan kelak mengakibatkan Anda bermimpi seperti itu. Petualangan juga merepresentasikan komitmen penting yang akan Anda dan suami pegang ketika si kecil lahir kelak.

  5. Mimpi bermain game/olahraga

    Anda bumil dan bermimpi main sepakbola, kriket, atau ular tangga? Itu adalah cerminan perasaan Anda yang gembira sekaligus deg-degan. Mimpi bermain game atau olahraga seperti itu adalah refleksi emosi Anda selama hamil dan menjelang melahirkan, di samping refleksi menit-menit awal persalinan yang menegangkan sekaligus membahagiakan.

(Dini)