Kehamilan Dibaca 1,795 kali

Ibu Hamil Wajib Konsumsi Asam Folat. Kenapa? Baca Alasannya di Sini!

Share info ini yuk ke teman-teman
Atalya
Ibu Hamil Wajib Konsumsi Asam Folat. Kenapa? Baca Alasannya di Sini!
Asam folat atau folat adalah bentuk dari vitamin B kompleks. Jika Anda sedang hamil atau berencana untuk hamil, Anda butuh asam folat untuk sejumlah alasan penting. Asam folat sering kali dipublikasikan karena peran pentingnya dalam kehamilan dan pencegahan kehamilan cacat. Cacat yang terjadi bisa berupa cacat struktur janin yang disebut neural tube. Ketika bayi berkembang, bagian atas tube ini membantu membentuk otak bayi, dan bagian bawah membuka untuk menjadi tulang belakang bayi.

 

Ketika neural tube gagal menutup sebagaimana mestinya, menyebabkan masalah serius pada otak dan tulang belakang. Ibu dengan asupan asam folat yang tidak memadai diperkirakan  melahirkan dengan angka cacat bayi pada neural tube yang lebih besar. Di awal 1980-an peneliti mulai berhasil menggunakan suplemen asam folat untuk mengurangi resiko masalah sistem saraf pada bayi baru lahir.

 

Asam folat membantu mencegah cacat lahir yang serius pada urat saraf tulang belakang, seperti spina bifida dan pada otak, seperti anencephaly. Cacat neural tube terjadi pada tahap awal perkembangan, sebelum banyak wanita menyadari mereka hamil. Dilaporkan bahwa wanita yang mengkonsumsi dosis asam folat yang dianjurkan mulai setidaknya satu bulan sebelum mengandung dan selama semester pertama kehamilan mengurangi resiko bayi mereka mengalami cacat neural tube sebesar 50 hingga 70 persen. Beberapa penelitian menyatakan asam folat bisa membantu merendahkan resiko cacat pada bayi lainnya, seperti bibir sumbing, celah langit-langit, dan beberapa jenis cacat jantung.

 

Tubuh Anda membutuhkan asam folat untuk membuat sel darah merah normal dan mencegah anemia. Asam folat juga penting untuk produksi, memperbaiki, dan fungsi DNA, yakni peta genetik dan bangunan dasar blok sel. Jadi sangat penting untuk mendapat asam folat yang cukup untuk pertumbuhan sel plasenta serta janin yang sedang berkembang. Beberapa penelitian mengungkapkan konsumsi multivitamin dengan asam folat bisa mengurangi resiko preeclampsia, sejenis gangguan kompleks yang bisa mempengaruhi kesehatan Anda dan bayi Anda.

 

Untuk mengurangi resiko bayi mengalami cacat neural tube, para ahli menyarankan Anda mengkonsumsi 400 mikrogram asam folat setiap hari, dimulai setidaknya satu bulan sebelum Anda mencoba hamil. Karena setengah dari jumlah kehamilan di Amerika tidak direncanakan, dan para ahli lain dengan kuat menyarankan semua wanita usia produktif mendapat 400 mikrogram asam folat setiap hari, ada beberapa kelompok yang menyarankan peningkatan asupan asam folat setidaknya 600 mikrogram per hari saat hamil.

 

Neural tube mulai terbentuk sekitar 3 minggu setelah konsepsi, jadi penting untuk mendapat dosis asam folat yang cukup setiap hari sebelum konsepsi dan selama trimester pertama kehamilan. Periksa label suplemen multivitamin Anda untuk yakin Anda mendapat jumlah yang cukup. Jika tidak, Anda bisa mengganti merek atau mengkonsumsi asam folat secara terpisah.

 

Jika Anda menggunakan resep vitamin prenatal, mungkin kandungannya 800 hingga 1000 mikrogram asam folat. Kembali cek labelnya. Jangan konsumsi asam folat lebih dari 1000 mikrogram per hari kecuali dokter Anda menyarankan demikian. Ini khususnya penting jika Anda seorang vegetarian. Vegetarian beresiko kekurangan vitamin B12 dan mengkonsumsi terlalu banyak asam folat membuat sulit untuk mendiagnosa kekurangan ini.

 

Pada dosis yang lebih besar dari 1000 hingga 2000 mikrogram, asupan folat bisa memicu gejala yang sama dengan gejala yang berhubungan dengan sistem saraf yang seharusnya dicegah. Gejala ini berupa insomnia, rasa tidak enak badan, dan disfungsi usus. Karena alasan ini, batas atas konsumsi asam folat pada tahun 1998 adalah 1000 mikrogram untuk pria dan wanita usia lebih dari 19 tahun. Batas atas ini hanya ditujukan untuk folat sintetis yang didefinisikan sebagai bentuk yang didapat dari suplemen atau makanan yang difortifikasi.

 

Wanita yang mengalami obesitas lebih mungkin memiliki bayi dengan cacat neural tube, meski alasan untuk ini masih belum jelas. Jika Anda benar-benar kelebihan berat badan, temui dokter sebelum Anda mencoba hamil. Ia akan menyarankan Anda untuk minum lebih dari 400 mikrogram asam folat setiap hari. Jika Anda sebelumnya hamil dengan bayi cacat neural tube, pastikan dokter Anda mengetahui ini dan menjadwalkan kunjungan sebelum Anda mencoba hamil. Tanpa intervensi, wanita dalam situasi seperti ini memiliki 2 hingga 5 persen kemungkinan mengalami komplikasi kehamilan oleh cacat neural tube.

 

Berita baiknya, resiko ini bisa dikurangi secara signifikan dengan mengkonsumsi dosis asam folat yang sangat besar. Bicaralah pada dokter tentang berapa banyak asam folat yang perlu Anda minum dalam kondisi ini. Wanita yang mengidap diabetes atau mengkonsumsi obat antiseizure juga kemungkinan memiki bayi dengan cacat neural tube. Jika Anda mengalami salah satu kondisi ini, temui dokter setidaknya satu bulan sebelum Anda mencoba hamil untuk mengetahui berapa banyak asam folat yang perlu Anda konsumsi dan memonitor kondisi Anda secara umum.

 

Ternyata penelitian menunjukkan tubuh menyerap versi sintetis vitamin ini (asam folat) lebih baik dari versi yang terjadi secara alami pada beberapa jenis makanan. Meski produk makanan seperti sereal atau kacang-kacangan telah diperkaya oleh asam folat, kebanyakan wanita tidak mengonsumsi makanan ini secara konsisten untuk menjadikannya sebagai sumber asam folat.

 

Makanan yang kaya asam folat secara alami antara lain kacang kering, kacang hijau, brokoli, bayam, asparagus, dan buah jeruk. Makanan-makanan ini tidak menggantikan suplemen asam folat. Tapi anggap makanan ini sebagai pelengkap dari suplemen Anda. Karena ketika menyerap semua asam folat dari suplemen, tubuh hanya menyerap beberapa folat yang alami dari makanan yang Anda makan. Terlebih lagi, folat bisa hilang selama penyimpanan atau hancur oleh proses pemasakan.

 

Folat yang terkandung dalam produk hewani seperti hati sapi relatif stabil saat proses pemasakan, tidak seperti folat pada produk nabati seperti kol yang bisa hilang hingga 40 persen kandungan asam folatnya karena proses pemasakan. Tepung dan kacang-kacangan bisa hilang 70 persen asam folatnya, oleh sebab itu tepung dan kacang-kacangan tidak perlu diperkaya dengan folat meski secara legal perlu diperkaya oleh vitamin B lain seperti B1, B2, dan B3.

 

Di Amerika pabrik makanan diminta untuk menambahkan asam folat untuk memperkaya produk  seperti sereal sarapan, roti, pasta, dan beras hingga tiap sajian mengandung setidaknya 20 persen kebutuhan asam folat harian. Banyak pihak menyarankan wanita usia produktif untuk mengkonsumsi suplemen asam folat setiap hari.

 

Tanda kekurangan asam folat tidak bisa langsung terlihat. Anda mungkin mengalami diare, kehilangan selera makan, kehilangan berat badan, merasa lemas, lidah luka, sakit kepala, dan jantung berdebar-debar. Jika Anda kekurangan asam folat pada tingkat menengah, Anda mungkin tidak merasakan gejala sama sekali, tapi Anda tidak akan mendapat jumlah asam folat yang optimal untuk perkembangan awal embrio bayi Anda.
(Ismawati)