Kehamilan Dibaca 1,400 kali

Kebiasaan Tak Lazim yang Terjadi Pada Ibu Hamil

Share info ini yuk ke teman-teman
Atalya

Terakhir diperbaharui 01 Desember, 2018 01:12

Kebiasaan Tak Lazim yang Terjadi Pada Ibu Hamil
Kehamilan tentu merupakan momen yang sangat-sangat dinantikan oleh Anda dan pasangan. Hidup bersama dengan canda tawa dan tangisan si kecil yang mungil serta lucu sangat menyenangkan pastinya. Kehadiran buah hati yang telah lama ditunggu-tunggu pun mampu memberikan kebahagiaan dan warna baru dalam hidup Anda berdua.

Namun, tahukah Anda bagi sebagian wanita, hamil bisa menjadi pemicu timbulnya kebiasaan-kebiasaan baru yang tak lazim. Adanya tubuh baru yang hadir dan berkembang di dalam tubuh ibu hamil, bisa memicu perubahan hormon dalam tubuhnya dan terkadang perubahan hormon ini tidak dapat diterima secara baik oleh tubuh ibu hamil tersebut. Karena hal ini pulalah, efek-efek negatif dari kehamilan muncul di diri ibu hamil sehingga para ibu hamil ini mempunyai kebiasaan-kebiasaan yang ekstrim atau tak lazim.

Memang lumrah jika dimasa awal kehamilan Anda merasakan ada perasaan panas seperti terbakar disekitar area hati, mual-mual serta muntah-muntah dipagi hari atau yang lebih kita kenal dengan sebutan “morning sickness”. Namun adakalanya seorang ibu hamil mempunyai kebiasaan-kebiasaan ekstrim sebagai efek dari kehamilan yang dialaminya. Berikut ini beragam kebiasaan ekstrim yang bisa terjadi pada ibu hamil.

1.  Mengalami pusing-pusing

Pada masa awal Anda mengandung, terkadang Anda akan merasakan pusing atau pening-pening di kepala yang teramat sangat. Mengapa hal itu terjadi? Pusing dan pening yang Anda rasakan pada saat kehamilan berlangsung sebenarnya merupakan hal yang sangat wajar dialami oleh seorang ibu hamil.

Banyak sekali ibu hamil diluar sana yang memiliki pengalaman serupa. Hal ini terjadi karena ketika Anda mulai mengandung, sistem kardiovascular dan tekanan darah dalam tubuh Anda mengalami perubahan yang signifikan karena banyak sekali perubahan-perubahan hormon dalam tubuh Anda. Namun perubahan-perubahan yang ada dalam tubuh Anda ini ada kalanya tidak bisa diterima secara baik oleh tubuh. Sehingga pada akhirnya hal ini akan menimbulkan permasalahan baru yaitu memicu terjadinya pusing-pusing dan pening dalam diri Anda.

2. Bermasalah dengan hidung

Terkadang banyak sekali ibu hamil yang sering mengeluh mengalami permasalahan dengan hidung nya. Bisa jadi hidung meler atau susah bernapas. Penelitian menunjukan bahwa 20-30% ibu hamil mengalami kelebihan cairan lendir pada masa kehamilan. Hal ini yang menyebabkan ibu hamil sering mengalami hidung meler layaknya flu atau kesulitan pada saat bernapas karena terhalang oleh lendir tadi.

Selain itu produksi lendir yang berlebihan pun bisa memicu adanya peradangan selaput lendir pada saat kehamilan. Kelebihan produksi lendir di bagian hidung ini biasanya terjadi ketika kandungan Anda menginjak usia 2 bulan dan terkadang hal ini bisa berlanjut sampai Anda melahirkan si kecil. Bahkan, pada beberapa kasus permasalahan hidung ini bisa berlangsung sampai beberapa minggu pasca Anda melahirkan.

3. Mengalami napas pendek pada masa kehamilan

Apakah normal jika Anda mengalami napas yang pendek pada saat kehamilan? Ya, mengalami napas yang pendek pada saat kehamilan adalah salah satu kebiasaan tak lazim yang biasa dialami oleh para wanita hamil.

Perubahan hormon yang terjadi dalam tubuh Anda dan wanita hamil diluar sana bisa menjadi pemicu utama terhadap kesulitan bernapas Anda. Perasaan berat pada saat menghirup udara sehinga menyebabkan Anda terengah-engah saat bernapas, biasanya terjadi diawal-awal masa kehamilan atau menjelang Anda akan melahirkan si kecil.

4. Produksi air liur yang terlampau banyak

Ketika hamil apakah Anda sering sekali meludah? Bila iya, jangan khawatir karena memang ada kasus dimana sebagian ibu hamil memiliki produksi air liur yang terlalu berlebihan pada masa kehamilannya. Penyebab tingginya produksi air liur ini, belumlah jelas faktor penyebab utamanya.

Namun para ahli meyakini bahwa meningkatnya produksi air liur pada ibu hamil bisa jadi dikarenakan adanya perubahan hormon dalam tubuh sang ibu, juga bisa disebabkan karena gejala mual-mual yang sering terjadi pada ibu hamil. Sehingga memicu produksi air liur pada masa kehamilan yang semakin meningkat.

5. Pica

Pernahkah Anda mendengar tentang perilaku menyimpang yang satu ini? Pica termasuk salah satu perilaku menyimpang dalam pola makan seseorang. Seseorang yang menderita Pica akan merasa ketergantungan dan terus menerus ingin memakan makanan yang tidak bernutrisi. Bahkan pada beberapa kasus penderita Pica ini terobsesi ingin memakan benda-benda aneh yang tidak bernutrisi seperti kapur, clay atau benda-benda lainnya yang kotor seperti tanah.

Jika Anda merasakan gejala seperti itu berarti itu merupakan pertanda bahwa ada perilaku menyimpang pada pola makan Anda atau Pica. Perilaku menyimpang ini, penyebab pastinya pun masih belum jelas. Namun ada yang menyebutkan bahwa kombinasi antara hormon-hormon yang ada dalam tubuh dengan kondisi psikologis seseorang dan kebiasaan seseorang didaerah tempat tinggalnya, bisa menjadi salah satu faktor yang memicu adanya perilaku menyimpang atau Pica seperti ini. Jika Anda merasakan pertanda adanya Pica, segeralah berkonsultasi kepada dokter Anda untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat.

Itulah sebagian kebiasaan-kebiasaan yang kadang terjadi pada ibu hamil. Kebiasaan-kebiasaan diatas tadi memang agak tak lazim tapi cukup banyak ibu hamil yang mengalami beberapa hal  dari kebiasaan-kebiasaan yang terkesan ekstrim ini. Dengan mengetahui kebiasaan yang mungkin timbul pada saat kehamilan tentu akan sangat bermanfaat bagi Anda.

Hal ini bisa menjadi acuan Anda untuk berjaga-jaga apabila disuatu waktu Anda merasakan hal yang serupa. Jadi Anda tidak harus terburu-buru panik ataupun stress menghadapi masalah tadi. Tetapi apabila Anda tidak cukup yakin dengan pertanda-pertanda yang muncul dalam tubuh Anda tersebut masih normal ataukah tidak, lebih baik segera konsultasikan permasalahan tersebut dengan dokter Anda agar segera mendapatkan penanganan medis yang tepat dan efektif.

(Wati)