Kehamilan Dibaca 979 kali

Manfaat Osteopati untuk Ibu Hamil

Share info ini yuk ke teman-teman
Yusrina
Manfaat Osteopati untuk Ibu Hamil

Apabila Ibu sedang merencanakan kehamilan, tengah hamil, atau bahkan sudah melalui tahap persalinan, maka ada baiknya jika Ibu mengunjungi ahli Osteopati. Osteopati untuk ibu hamil akan meminimalkan rasa tidak nyaman selama masa kehamilan atau mengobati nyeri pasca persalinan. Osteopati dipercaya sangat bermanfaat baik bagi Ibu maupun bayi dalam kandungan karena pengobatannya bersifat holistik dan menenangkan.

Well, sebenarnya apa sih Osteopati itu? Sebagian dari Ibu mungkin belum pernah mendengar istilah ini. Padahal, osteopati memiliki kaitan cukup erat dengan kehamilan karena karakteristiknya yang minim risiko. Osteopati adalah pemijatan lembut yang aman dilakukan bagi para Ibu hamil.

Seiring berjalannya kehamilan, maka panggul Ibu mulai akan terasa nyeri karena harus menanggung beban sangat berat yang diakibatkan oleh berkembangnya janin serta air ketuban. Hormon kehamilan yang kian meningkat juga turut mengakibatkan ligamen pada panggul dan uterus menjadi semakin lunak sehingga rentan mengalami cedera.

Kebanyakan ibu hamil akan mengalami satu atau lebih dari keluhan saat hamil di bawah ini yang membutuhkan perawatan osteopati:

  • Sakit punggung dan nyeri pinggang.

  • Sciatica (adanya tekanan pada syaraf sciatic yang menyebabkan nyeri hingga pantat serta bagian belakang kaki).

  • Rasa pegal atau sakit pada leher.

  • Nyeri di bagian tulang rusuk.

  • Adanya rasa tidak nyaman akibat tekanan pada diafragma. Biasanya Ibu hamil akan merasa ritme nafasnya berubah menjadi pendek-pendek dan ditambah pula dengan adanya masalah pencernaan.

  • Hemorroid.

Nah, untuk menangani gejala-gejala di atas tentunya bukan hal yang sederhana. Memang sih ada banyak cara yang bisa ibu hamil lakukan, termasuk dengan minum obat pereda nyeri. Namun, kalau bisa memilih pengobatan yang paling aman tanpa bahan kimia, mengapa tidak?

Osteopati untuk ibu hamil menawarkan solusi aman dengan risiko minim. Pasalnya, para ahli osteopati setidaknya sudah melalui pelatihan selama 4 tahun sehingga mereka sudah paham betul bagaimana teknik memijat ibu hamil yang baik. Pijatan mereka akan membantu otot-otot Ibu lebih rileks dan dapat kembali meluruskan tubuh atau mengembalikan bentuk panggul dan pinggang ke posisi yang benar.

Tapi kalau soal memijat sih, tukang urut saja bisa kan? Hmm, ada alasannya mengapa ahli osteopati membutuhkan waktu sekian tahun untuk menguasai teknik memijat yang benar. Nantinya Ibu akan merasakan bahwa osteopati untuk ibu hamil jauh lebih lembut daripada fisioterapi dan ampuh menghilangkan rasa nyeri atau pegal-pegal di sekujur tubuh.

Tak hanya itu saja Bu, osteopati untuk ibu hamil juga dapat meminimalisir rasa sakit saat Ibu melakukan persalinan per vaginam. Apabila panggul berada di posisi yang tidak benar, maka si kecil dalam kandungan akan susah merotasi tubuhnya agar bisa keluar melalui jalur lahir. Nah, dengan osteopati untuk ibu hamil, posisi panggul akan diperbaiki oleh ahlinya.

Para pasien yang sebelumnya menerima perawatan osteopati juga mengamini bahwa mereka merasa lebih cepat bugar kembali pasca persalinan. Pasalnya, panggul mereka telah dipersiapkan untuk melancarkan proses persalinan, jadi rasa nyeri pasca persalinan akan lebih cepat sembuh.

Apa manfaat osteopati untuk Ibu hamil dan bayinya?

Apabila Ibu tengah hamil, maka Anda akan mendapati postur tubuh yang perlahan berubah seiring berjalannya kehamilan. Kemungkinan besar perubahan postur tersebut menyebabkan rasa nyeri di bagian belakang tubuh. Bahkan, tak jarang nyeri tersebut akan berkembang menjadi lower back pain.

Nah, perawatan osteopati untuk ibu hamil akan mengurangi rasa nyeri dan tidak aman pada bagian punggung Ibu, serta memberikan rasa rileks yang menenangkan pikiran. Osteopati untuk ibu hamil juga bermanfaat bagi Ibu yang menderita karena morning sickness. Setelah menjalani ostopati untuk ibu hamil, maka gejala mual yang Anda alami akan jauh berkurang.

Lain soal kalau perawatan osteopati dilakukan setelah proses persalinan. Pemijatan yang dilakukan akan lebih bersifat untuk penyembuhan alami dan mempercepat proses penutupan luka atau sobekan pada tubuh yang terjadi saat melahirkan si kecil. Persalinan bisa jadi merupakan pengalaman yang sangat traumatis (karena rasa sakit yang tak tertahankan) bagi Ibu, jadi dengan osteopati diharapkan Ibu akan lebih rileks serta cepat fit kembali.

Teknik pemijatan yang dilakukan oleh para ahli osteopati untuk ibu hamil akan melepaskan rasa lelah, nyeri pada otot, serta membantu Ibu untuk lebih tenang. Relaksasi ini juga akan bermanfaat bagi sang buah hati yang bisa jadi sama-sama lelahnya setelah persalinan. Proses melahirkan yang terlalu susah dan panjang biasanya akan menyebabkan nyeri pada leher dan tulang bayi. Osteopati akan membantu meredakan nyeri si kecil agar ia tak lagi rewel.

Oleh karena itu, tak ada salahnya mengajak serta si kecil ketika mengunjungi ahli osteopati untuk melakukan pemijatan pasca persalinan. Selain menyegarkan tubuh, sesi pemijatan bersama si kecil juga akan memperkuat ikatan antara Ibu dan anak karena osteopati dilakukan dalam suasana tenang dan jauh dari stres.

Berbeda dengan fisioterapi, pemijatan osteopati jauh lebih lembut karena memang dirancang khusus untuk keamanan Ibu hamil dan bayinya. Oleh karena itu, Ibu tak perlu khawatir tentang bahaya pemijatan ini bagi si kecil. Justru, pijatan tersebut akan melancarkan aliran darah ke seluruh jaringan tubuh sehingga proses penyembuhan pasca persalinan akan semakin cepat.

Selain itu, Ibu hamil yang melakukan osteopati juga akan membantu perkembangan janin dalam kandungan. Meski demikian, sebaiknya Ibu menjadwalkan osteopati sebagai perawatan tambahan di luar kontrol rutin ke dokter kandungan. Bukan berarti dengan osteopati maka Ibu tak perlu lagi mengecek perkembangan janin ke dokter ya, Bu.

(Yusrina)