Kehamilan Dibaca 3,949 kali

Pentingnya Menulis Diary Kehamilan Buat Ibu Hamil

Share info ini yuk ke teman-teman
Ismawati
Pentingnya Menulis Diary Kehamilan Buat Ibu Hamil

Mengumpulkan apa yang ada dalam pemikiran dan menuangkannya dalam bentuk tulisan pada lembaran kertas bisa menjadi sesuatu yang positif untuk dilakukan selama kehamilan. Dengan melakukan itu, Bunda tidak hanya memiliki dokumentasi personal tentang proses kehamilan yang Anda alami saat ini, tapi Anda juga memberikan hadiah istimewa bagi si kecil yang bisa ia baca dalam beberapa tahun yang akan datang. Seorang penulis buku berjudul Journey Into Motherhood: Writing Your Way to Self-Discovery, Leslie Kirk Campbell, mengungkapkan beberapa tips untuk menulis buku harian kehamilan Anda.

Kehamilan bisa dibilang menjadi waktu bertransformasi dan mempersiapkan diri secara mendalam untuk fase kehidupan baru yang akan dihadapi nanti. Kehidupan ibu hamil tidak akan pernah sama lagi dengan kehidupan yang akan dijalani setelahnya. Dengan menulis buku harian, ibu hamil bisa dibilang memilih untuk menghadapi apa yang harus ia alami, bukan mengacuhkan masalah yang muncul selama kehamilannya. Waktu yang tenang untuk introspeksi diri dan menulis akan menjadi momen penting yang dihabiskan ibu hamil dalam perjalanannya menjadi seorang ibu.

Cara Memulai Menulis Diary Kehamilam

Untuk mulai menulis diary kehamilan Anda, luangkanlah waktu setiap hari untuk menulis. Buat kegiatan ini terasa istimewa. Matikan handphone, duduklah di bangku di bawah cahaya bintang, atau di waktu tenang sebelum fajar. Pada hari-hari yang sibuk, tetap luangkan waktu menulis selagi Anda bisa. Anda bisa coba menulis setidaknya selama setengah jam, tapi sebenarnya 10 menit saja sudah bisa menghasilkan tulisan yang luar biasa.

Jangan rencanakan apa yang akan Anda tulis. Biarkan tulisan mengalir segar, mengejutkan, dan tanpa Bunda sadari.  Menulislah selama 15 hingga 20 menit tanpa henti. Jangan berpikir serius tentang apa yang akan atau ingin Anda tulis. Jika Anda ingin berhenti, tulis kenapa Anda ingin berhenti. Jika Anda kesulitan untuk mulai menulis, tuangkan rasa takut, pertanyaan, atau keraguan yang Anda miliki untuk menulis. Ketika satu kalimat sudah tertulis di atas kertas, artinya Anda sudah 90 persen berhasil.

Tidak ada cara benar atau salah dalam menulis kok Bunda. Diary Anda adalah waktu pribadi Anda, di mana Bunda bisa menuliskan apapun. Bunda harus selalu yakin bahwa apa yang Anda tulis adalah apa yang memang perlu Anda tuliskan. Para ibu hamil mengalami masa kehamilan yang sangat bervariasi tapi kunci dari permasalahannya adalah sama.

Topik Yang Bisa Ditulis di Diary Kehamilan

Ibu hamil biasanya menulis tentang tubuh mereka, rasa takut tentang persalinan, melahirkan, dan menjadi orangtua, serta bagaimana menyeimbangkan peran ibu dan karir. Bumil juga sering menulis tentang kekhawatiran mengulangi kesalahan dalam pola asuh. Beberapa juga menulis tentang pengalaman atau perasaan yang berada di luar kontrol dan masa depan mereka, tentang perubahan identitas, dan tentang mimpi yang mereka punya untuk si bayi. Banyak juga yang menulis tentang kegembiraan dan kebahagiaan yang dirasakan selama hamil.

Sebelum Anda mulai menulis diary, lakukan latihan menulis berikut untuk menginspirasi dan membuat Anda fokus.

  • Tulis surat untuk anak Anda. Tutup mata dan bayangkan bayi di dalam diri Anda. Lalu, mulailah menulis surat pertama pada manusia yang sedang tumbuh di tubuh Anda. Lanjutkan menulis setiap bulan atau lebih sering jika suka. Jujurlah pada anak Anda sejak awal. Anda bebas mengungkapkan kemarahan atau keingintahuan, semuanya untuk menguatkan ikatan batin yang telah dimulai.

  • Jelaskan tentang hidup Anda. Tutup mata, lihat hidup Anda secara keseluruhan sebagai sebuah bentuk pesawat terbang. Perhatikan setiap jalur yang dilalui, dimana ada lintasan yang lancar, berputar, dan sebagainya. Ingat kembali peta kehidupan Anda. Akan ada momen kemenangan dan kekalahan, kelahiran adik kecil, kematian ibu Anda yang terlalu cepat, pengalaman spiritual, kecelakaan, atau patah hati. Tuliskan sekitar 5 hingga 10 hal rinci dalam hidup Anda serta akibatnya, apa yang terjadi dan bagaimana Anda menjadi berubah. Saat dimana Anda menyadari sedang hamil merupakan satu peristiwa penting yang baru.

  • Tuliskan mimpi-mimpi Anda. Mimpi yang Anda punya bisa menciptakan perjalanan diri menuju menjadi seorang ibu. Perhatikan mimpi Anda, tuliskan, dan biarkan mimpi yang memandu Anda. Impian, seperti memiliki anak, menjadi semakin menarik saat diperhatikan. Untuk permulaan, tulis mimpi yang Anda ingat sejak masa keibuan Anda dimulai.

  • Tulis tentang tubuh Anda. Apa yang Anda suka tentang tubuh Anda saat ini. Tulis bagian tubuh Anda dan tentang bagian yang Anda sukai. Coba jelaskan secara spesifik, jelaskan warna, bentuk, serta teksturnya. Mungkin secara khusus Anda bisa jelaskan wangi leher Anda atau bentuk perut Anda sekarang.

  • Impikan masa depan. Visualisasikan diri Anda bersama anak yang telah berumur 1 tahun. Lihat sekeliling, warna, dan tekstur di sekitar Anda. Apa yang Anda berdua kenakan? Suara apa yang dibuat anak Anda? Apa yang Anda lakukan? Lalu bayangkan anak Anda pada saat usianya 6 tahun, mungkin di hari pertama sekolahnya. Bagaimana rupa wajahnya? Apa yang ia katakan? Perhatikan wangi, suara, warna, cahaya, dan semua hal rinci dari peristiwa itu. Apa yang Anda berdua lakukan? Apa yang Anda rasakan? Teruskan, lihat diri Anda bersama anak yang menginjak usia 10 tahun, 20 tahun, 30 tahun. Biarkan gambaran muncul seiring dengan perasaan Anda.

  • Hadapi rasa takut. Banyak ibu hamil merasa takut melahirkan dan menjadi ibu. Mereka juga ingin tahu, seberapa sakit rasanya saat melahirkan nanti? Apakah bayi saya lengkap jari-jarinya? Akan seperti apa hidup saya setelah menjadi ibu? Tulis semua rasa takut Anda tentang persalinan dan melahirkan, dan juga tentang menjadi orangtua. Tak perlu khawatir, menuliskannya tidak akan membuat rasa khawatir Anda menjadi kenyataan, tapi akan memberi Anda kemampuan untuk mengontrol rasa khawatir yang wajar.

Manfaat Menulis Diary Kehamilan

Ibu hamil yang menulis buku harian selama kehamilan mengatakan kalau mereka melihat diri sendiri tumbuh saat semakin dekat dengan kelahiran. Membaca apa yang telah ditulis membuat mereka sering kali menemukan perspektif yang tidak mereka sadari mereka miliki. Mereka menemukan sisi humor di situasi yang berbeda, mereka menjalani dan mengklarifikasi perasaan yang membingungkan, dan menciptakan memori harta karun untuk anak-anak mereka.

Bunda, buku harian kehamilan Anda menjadi cara untuk mengabadikan momen 9 bulan ini. Yang bisa Anda lakukan:

  • Diary Anda menjadi tempat untuk menyimpan saat indah kehamilan seperti saat Anda mendengar detak jantungnya, ketika Anda bertemu si bayi saat USG, atau ketika Anda merasakan gerakannya untuk pertama kali.

  • Menuliskan apa yang Anda rasakan atau pemikiran dan emosi Anda. Ada hari Anda merasa senang, saat Anda merasa lelah atau sedikit merasa takut. Pasti akan menyenangkan kan Bun, untuk melihat kembali apa yang Anda rasakan saat hamil ketika Bunda telah menggendong si kecil nantinya. Bunda akan melihat 9 bulan yang sudah belalu tersebut telah membuat Anda siap secara emosi, fisik, dan mental untuk menjadi ibu.

  • Anda bisa menuliskan daftar nama bayi favorit dan meminta saran teman atau kerabat tentang pilihan mereka.

  • Anda juga bisa menggunakan diary untuk menuliskan jadwal pertemuan dengan dokter, kenaikan berat badan, rencana diet dan kebugaran, gerakan bayi atau rencana melahirkan.

(Ismawati)