Kehamilan Dibaca 71 kali

Resiko Kafein Pada Kesuburan Wanita

Share info ini yuk ke teman-teman
Atalya

Terakhir diperbaharui 29 September, 2017 03:09

Resiko Kafein Pada Kesuburan Wanita
Banyak yang masih meragukan bahwa kafein dapat mempengaruhi kesuburan wanita. Hal ini pun masih jadi perdebatan dikalangan Ahli. Ada penelitian yang menyatakan bahwa mengkonsumsi kafein ada pengaruhnya terhadap kesempatan Bunda untuk hamil, tapi ada pula yang tak setuju dengan penelitian tersebut. Jadi harus bagaimana? Kurangi kebiasaan mengopi, atau tidak?
The National Infertility Association, asosiasi yang berfokus menangani permasalahan kesuburan berpendapat bahwa para wanita harush waspada dengan kafein. Penelitian yang mereka lakukan menunjukan bahwa kafein yang di uji cobakan pada hewan mempengaruhi kematangan telur nya dalam rahim. Bila telur masih belum matang tentu telur tidak akan dibuahi. Hal ini tentu akan berpengaruh pada kemungkinan hamil hewan tersebut.
Namun hasil penelitian ini bisa jadi berbeda pada manusia, bila konsumsi kafein tidak berlebihan dan sekadarnya. Jadi untuk menghindari kemungkinan adanya permasalahan kesuburan, lebih baik mulai kurangi asupan kafein Anda. Apalagi jika Anda tengah menghadapi masalah kesuburan, kurangi dan bijaklah dalam mengkonsumsi kafein.
Para ahli setuju bahwa batas aman mengkonsumsi kafein dalam sehari yaitu tidak lebih dari 300 mg atau sekitar 16 oz (480ml) di setiap sajiannya. Namun peneliti lain berpendapat bahwa 200 mg atau lebih kafein yang Anda konsumsi setiap harinya dapat meningkatkan resiko keguguran pada ibu hamil. Hal ini senada dengan apa yang dikatakan oleh The American Congress of Obstetricians and Gynecologists bahwa mengkonsumsi kafein kurang dari 200 mg tiap harinya masih dalam batas aman dan tidak beresiko meningkatkan kemungkinan keguguran pada wanita.

Apa Saja Makanan Dan Minuman Yang Mengandung Kafein?

Anda harus tahu bahwa kopi bukan satu-satunya sumber kafein. Makanan dan minuman yang mengandung kafein ada banyak sekali jumlahnya, begitupun dengan kandungan kafein dalam makanan pun beragam, tergantung pada tipe biji-bijian yang digunakan, bagaimana cara memanggangnya, dan bagaimana makanan serta minuman itu disajikan. Hal mudah yang bisa Anda lakukan untuk mengetahui kandungan kafein pada makanan atau minuman yaitu lihatlah selalu kemasannya. Sehingga Anda bisa memutuskan apa yang harus Anda makan maupun minum.
Agar Anda bisa mengatur asupan kafein harian Anda, mulailah waspada dan kenali bahan makanan dan minuman lainnya. Makanan dan minuman sehari-hari yang biasa Anda temui seperti seperti teh, minuman ringan, minuman berenergi, coklat dan es krim kopi pun mengandung kafein. Terkadang Kafein pun terdapat pada produk-produk herbal maupun obat-obatan di apotek seperti obat untuk sakit kepala, flu, alergi. Maka dari itu bacalah kemasan terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membeli sesuatu.

Batas Aman Kafein Untuk Makanan dan Minuman

Teh JumlahKafein
Teh Hitam240 ml47 mg
Teh Hijau240 ml25 mg
Teh Hitam tanpa kafein240 ml2 mg
Starbucks Taro Chai Tea latte480 ml (grande)95 mg
Teh Tubruk Instan1 Sendok Makan26 mg
 
KopiJumlahKafein
Kopi Biasa240 ml95-200 mg
Kopi Starbucks480 ml (grande)330 mg
Kopi Dunkin' Donuts480 ml211 mg
Caffé Latte, Misto, Or Cappuccino, Starbucks480 ml (grande)150 mg
Caffé Latte, Misto, Or Cappuccino, Starbucks360 ml (tall)75 mg
Espresso, Starbucks30 ml (1 shot )75 mg
Espresso Biasa30 ml (1 shot)64 mg
Kopi Bubuk Instant1 Sendok Makan31 mg
Kopi Biasa Tanpa Kafein240 ml 2 mg
 
Minuman BerenergiJumlahKafein
Red Bull250 ml77 mg
 
 
Soft drinksJumlahKafein
Coke360 ml 35 mg
Diet Coke360 ml47 mg
Pepsi360 ml38 mg
Diet Pepsi360 ml36 mg
Jolt Cola360 ml72 mg
Mountain Dew360 ml54 mg
7-Up360 ml0 mg
Sierra Mist360 ml0 mg
Sprite360 ml0 mg
 
 

Cara Untuk Mengurangi Konsumsi Kafein Anda

Bila Anda berniat untuk mengurangi asupan kafein harian Anda, lakukanlah hal tersebut secara perlahan-lahan. Anda tak bisa menghentikan asupan kafein secara tiba-tiba apalagi bila Anda sudah terbiasa setiap harinya mengkonsumsi kafein. Menghentikan asupan kafein secara tiba-tiba bisa menimbulkan kelelahan dan sakit kepala pada tubuh. Jadi agar niat Anda berhasil, lakukanlah secara perlahan dan bertahap agar tubuh Anda bisa menyesuaikan diri.
Hal pertama yang bisa Anda lakukan dalam rangka mengurangi asupan kafein yaitu Anda bisa mulai sesekali mengkonsumsi minuman tanpa kafein. Tidak apa-apa jika pada tahap ini Anda masih mengkonsumsi minuman berkafein, namun kombinasikanlah dengan sesekali minum minuman non-kafein agar tubuh Anda bisa beradaptasi sedikit demi sedikit dengan asupan kafein yand dikurangi. Anda pun sudah harus mengurangi kafein dirumah dengan mengurangi takaran atau sesekali waktu saja mengkonsumsi kopi atau coklat panas dan minuman lainnya yang mengandung kafein.
Bila Anda terbiasa minum teh di pagi hari, sekarang mulailah untuk mengurangi takarannya. Seperti yang kita ketahui bahwa teh pun termasuk salah satu sumber kafein yang cukup besar. Sebagai pengganti minuman-minuman yang mengandung kafein tadi, Anda bisa menggantikan nya dengan segelas susu hangat yang dicampur dengan sedikit sirup kesukaan Anda. Tentu ini lebih baik dari pada kopi. Selain enak, minuman ini pun memberikan asupan kalsium bagi tulang dan tubuh Anda agar tetap sehat dan kuat.
(Wati)