Kelahiran

8 Hal yang Harus Ibu Tahu Tentang Kehidupan Ibu dan Bayi Setelah Melahirkan

8 Hal yang Harus Ibu Tahu Tentang Kehidupan Ibu dan Bayi Setelah Melahirkan

Jika sekarang Anda sedang hamil muda, kira-kira apa yang akan Anda lakukan sambil menunggu kelahiran si kecil? Salah satunya pasti Anda akan banyak mencari informasi mengenai cara merawat bayi bukan? Yup, ibu hamil punya waktu 9 bulan untuk membaca buku, mencari informasi di internet, dan bertanya pada teman atau keluarga tentang persiapan menyambut kelahiran bayi, entah itu tentang bagaimana cara merawat bayi, cara menidurkan bayi, atau cara menenangkan bayi yang menangis. Pertanyaannya, apa semua teori yang Anda pelajari akan sesuai dengan kenyataannya nanti? Well, ada yang iya dan ada yang tidak. Nah, di artikel ini, Ibupedia akan menyingkap hal-hal seputar kehidupan ibu baru yang mungkin belum Anda ketahui. Penasaran? Yuk disimak!

  1. Sulit dan Takut Buang Air Besar Setelah Melahirkan

    Kekhawatiran ini benar akan terjadi lho Bun, apalagi jika Anda mengalami episiotomi alias penjahitan vagina akibat robekan saat persalinan. Anda pasti akan takut jahitan robek kembali saat harus buang air besar. Selain itu, beberapa ibu juga mengalami konstipasi setelah buang air besar akibat proses mengejan yang harus dilalui saat melakukan persalinan normal. Nah, solusi dari kedua permasalahan diatas, Bunda harus banyak makan serat, minum air putih yang banyak, dan banyak berjalan. Dijamin, Anda tidak harus mengejan dengan kuat saat buang air besar dan konstipasi pun hilang.

  2. Bayi Belum Tentu Tidur Selama 16 Jam

    Setelah menangis seharian, bayi memang pasti akan tertidur. Jika Anda bertanya kepada keluarga lain yang juga memiliki bayi, mereka mungkin mengatakan bayi mereka tidur dengan mudah. Tapi Bunda jangan langsung percaya, karena kenyataannya belum tentu demikian atau definisi “mudah tertidur” untuk tiap orang itu tidak sama. Ada bayi yang tidur lebih lama dibanding yang lain, ada pula yang tidurnya sebentar-sebentar tapi sering. Yang jelas semua bayi pada akhirnya akan tertidur.

    Tak ada yang salah bila Anda merasa optimis dengan memprediksi seberapa lama bayi yang baru lahir akan tidur. Tapi para ibu hamil sepertinya perlu sedikit menurunkan ekspektasi mereka. Sebanyak 69 persen bayi baru lahir memang tidur selama16 jam atau lebih di malam hari. Tapi sisanya mengatakan bayi yang baru lahir rata-rata tidur selama 14,3 jam per malam. Jadi tidak mengejutkan bila 71 persen ibu baru mengatakan kalau kekurangan tidur adalah bagian tersulit saatpunya bayi. Tapi ada berita bagus untuk para calon ibu, bila Anda memprediksi akan terbangun 4 kali karena bayi menangis di malam hari, survey menyatakan kalau para ibu baru ternyata hanya terbangun rata-rata 2 sampai 3 kali setiap malam.

    Dan survey juga menunjukkan kalau 70 persen dari para ibu baru harus bangun di malam hari untuk memeriksa kondisi bayi. Sebanyak 25 persen melakukannya bergiliran dengan pasangan, dan 1 persen pasangan mengaku menjaga bayi di malam hari berdua. Jadi mulai sekarang Anda bisa memikirkan metode apa yang cocok untuk Anda dan suami saat harus meladeni bayi di tengah malam.

  3. Beberapa Hari Setelah Melahirkan, Anda Akan Banyak Menangis

    Ini biasanya disebabkan oleh masalah hormonal. Anda akan merasa tidak bisa melakukan semuanya dengan benar dan Anda juga merasa suami tidak bisa membantu. Wajar jika Anda menangis tapi carilah bantuan jika hal ini terjadi terus-menerus dan Anda merasa sangat down.

  4. Kemampuan Bayi Merespon Dan Beraksi Lebih Dari Yang Anda Kira

    Bayi kecil yang baru lahir ternyata memiliki kemampuan lebih dari yang Anda duga, lebih dari sekedar berliur, buang angin, dan menghisap jari. Sebanyak 87 persen ibu baru mengatakan bayi mereka bisa mengangkat kepala ketika ditengkurapkan. Padahal hanya 9 persen ibu hamil yang percaya kalau bayi baru lahir bisa melakukan hal tersebut lho. Bayi juga akan memperhatikan dunia di sekitarnya melebihi perkiraan Anda. Nggak percaya? Ini dia hasil survey yang akan membuat Anda terkejut:

    • Hanya sekitar 39 persen calon ibu yang mengira bayi bisa mengikuti objek dengan matanya, tapi ternyata ada 81 persen ibu yang menyatakan kebenarannya.

    • Anda juga tidak perlu menunggu berbulan-bulan untuk mendapat respon dari si kecil. Hanya 37 persen ibu hamil mengira bayi usia 3 bulan atau kurang bisa tersenyum, dan kenyataannya 88 persen ibu baru mengatakan bayi mereka bisa tersenyum. Bahkan 64 persen mengatakan bayi mereka tersenyum sebelum berusia 5 minggu.

    • Hanya 7 persen ibu hamil mengira bayi bisa tertawa, tapi realitanya ada 38 persen ibu yang mengatakan bahwa bayi mereka bisa tertawa.

    • 67 persen calon ibu mengira bayi bisa merespon suara dan saat dibuktikan ada 83 persen ibu yang menyetujui perkiraan tersebut.

    • Para calon ibu memperkirakan bayi mengganti popok sebanyak 8,6 kali sehari. Kenyataan yang dialami ibu baru, ternyata mereka mengganti 8,1 popok dalam sehari.

    • Ibu hamil juga mengira bayi makan setiap 2,4 jam, dan kenyatannya tidak berbeda jauh, para ibu baru menyebutkan kalau bayi mereka harus diberi makan setiap 2,6 jam.

    Intinya, ternyata bayi itu bisa melakukan lebih dari apa yang sudah kita prediksikan saat hamil. Hebat ya?

  5. Menyusui Bukan Hal Yang Gampang

    Sekitar 38 persen ibu mengatakan menyusui menjadi salah-satu bagian tersulit saat sudah punya bayi. Bunda akan butuh waktu banyak untuk belajar memegang bayi dengan benar dan menemukan posisi menyusui yang paling baik untuk Anda dan bayi yang terus menangis. Awal-awal sesi menyusui akan terasa sakit. Kadang putting Anda pecah dan berdarah, atau bengkak dan terasa sangat tidak nyaman. Tapi setelah dua minggu, menyusui akan terasa lebih nyaman dan lebih bisa diatur. Tapi jika Anda masih belum berhasil dalam 2 minggu, take your time aja. Cara Anda menyusui bayi tidak ada hubungannya dengan cinta Anda pada bayi kok.

  6. Banyak Mengambil Foto Si Kecil

    Anda tidak bisa mengingat semua momen istimewa bersama si kecil.  Tahun pertama menjadi seorang ibu adalah masa yang tidak akan Anda alami lagi, tak peduli berapa banyak anak yang Anda miliki. Dalam satu tahun pertama, Anda akan merasa tiap hari adalah keajaiban. Setiap hari adalah perjalanan. Dan setiap hari terasa seperti 1000 jam.

  7. Jangan Biarkan Orang Lain Menilai Kalau Anda Tidak Tahu Apa Yang Terbaik Untuk Si Kecil

    Juga jangan biarkan orang lain membuat Anda merasa tidak bisa menjadi ibu yang baik. Mengasuh dan membesarkan anak tidak hanya dengan satu cara. Ada banyak metode untuk menjadi orangtua yang baik. Anda tidak perlu melakukan apa yang dilakukan ibu, mertua atau nenek Anda dulu. Dengarkan saja kata hati Anda.

  8. Cari dukungan

    Dukungan bisa datang dari tetangga, teman-teman sesama ibu di forum online, atau temansehari-hari. Berteman dengan ibu yang sama-sama memiliki anak dengan umur yang hampir sama juga sangat penting lho. Memiliki bayi baru lahir itu rasanya seperti menjalani kuliah di tahun pertama. Anda perlu mencari teman baru untuk merasa bingung bersama-sama.

    Tidak banyak orang yang akan memberi tahu Anda tentang 8 hal di atas karena beberapa hal memang harus Anda alami sendiri. Tidak ada buku atau kelas yang bisa memberi teori yang sesuai dengan kenyataan saat si kecil sudah lahir. Hidup Anda mulai berubah setelah Bunda mengetahui akan memiliki bayi, dan banyak ibu baru yang mengaku kalau hidup mereka sangat berubah setelah ada bayi. Bahkan sebanyak 50 persen dari mereka terkejut dengan seberapa besar kehidupan keseharian mereka telah berubah.

    Perubahan besar lainnya terjadi di diri Anda sendiri. Sekitar 39 persen ibu terkejut dengan perubahan tubuh dan rasa lelah yang harus mereka alami. Sebanyak 64 persen ibu mengalami perubahan terbesar karena kurang memiliki waktu untuk diri sendiri atau menyelesaikan sesuatu. Setengah dari jumlah ibu baru merasa memiliki bayi lebih sulit dari yang dibayangkan. Bahkan ada yang merasa bisa keluar rumah tanpa bayi merupakan sebuah keajaiban.

Bunda, Anda dapat membuat perencanaan, membuat riset kecil, serta mempersiapkan diri untuk memilik bayi, tapi Anda tidak bisa membayangkan apa yang akan Anda rasakan saat si kecil lahir. Sekitar 34 persen ibu baru terkejut karena merasa ikatan batin dengan bayi terjalin dengan cepat. Penghargaan mengejutkan lainnya, 25 persen ibu baru mengatakan menikmati saat melihat pertumbuhan dan perubahan bayi. Sekitar 16 persen merasa bayi sangat kecil dan sempurna. Hal lain yang disukai para ibu adalah ketika bayi mengenali siapa ibu mereka.

Makin nggak sabar ya Bun menunggu kelahiran si kecil?

(Ismawati)