Kelahiran Dibaca 1,940 kali

Cara Jitu Mengatasi Stres Akibat Tangisan Bayi

Share info ini yuk ke teman-teman
Atalya

Terakhir diperbaharui 25 September, 2018 04:09

Cara Jitu Mengatasi Stres Akibat Tangisan Bayi
Kenapa bayi menangis? Bayi tentu punya alasan sendiri. Bahkan orangtua yang sudah berpengalaman sekalipun tidak bisa membaca pikiran bayi dan si kecil belum mampu berkata-kata untuk menyampaikan apa yang terjadi. Bunda, tanpa mengetahui penyebab tangisan bayi, Anda masih bisa kok menenangkannya dengan beberapa cara berikut ini:

Mendekap dan membedong

Bayi baru lahir menyukai rasa nyaman dan  hangat seperti saat di dalam rahim. Coba bedong bayi dalam selimut, atau gendong ia di bahu Anda untuk menciptakan rasa itu. Beberapa bayi ada yang tidak merespon terhadap dekapan, tapi menjadi lebih tenang dengan digoyang-goyang secara ritmik atau menghisap empeng.

Benda untuk dihisap

Menghisap bisa membuat detak jantung bayi stabil dan menenangkan perut. Berikan empeng atau jari untuk dihisap dan ia akan tenang.

White noise

White noise adalah suara dalam rentang frekuensi pendengaran manusia (umumnya dari 20 Hertz hingga 20 kHz). Suara vacuum cleaner mungkin terdengar tidak menenangkan, tapi banyak bayi yang bisa menjadi tenang mendengar suara benda ini karena mirip dengan suara yang mereka dengar saat berada di dalam rahim.

Musik dan irama

Coba mainkan musik, nyanyikan lagu pengantar tidur, atau lagu favorit Anda, dan menarilah. Lakukan eksperimen dengan berbagai jenis musik yang berbeda untuk melihat mana yang direspon positif oleh bayi.

Udara segar

Kadang dengan hanya membuka pintu atau jendela dan melangkah keluar rumah bisa menghentikan tangisan bayi dengan cepat. Lihat-lihat suasana di sekitar Anda, pandang ke atas menatap langit, ajak bayi Anda berbicara tentang dunia di sekitar rumah.

Bergerak

Gerakan seperti ketika digendong atau saat berada di kereta bayi sudah bisa membuatnya tenang. Cara lain adalah dengan menggunakan kursi goyang, ayunan, atau bouncer.

Air hangat

Seperti udara segar, air hangat bisa menenangkan dan menghentikan tangisan bayi. Sebagai selingan mandi dengan berendam di bak, pegang tubuhnya dan perlahan mandikan dengan shower. Jangan paksakan jika bayi tidak menyukai suara air yang memancar.

Pijat

Kebanyakan bayi suka disentuh, jadi pijat mungkin yang ia butuhkan. Jangan khawatir bila Anda tidak tahu teknik memijat bayi yang sempurna. Selama gerakan tangan Anda cukup lembut dan lambat, ini akan memberi kenyamanan baginya.
Bayi yang menangis dan tidak bisa ditenangkan dengan mudah bisa membuat orangtua stres. Untungnya, seiring pertambahan usia bayi, ia akan lebih baik dalam menenangkan diri dan frekuensi menangis akan jauh berkurang.
Memang berat bila bayi tidak mau berhenti menangis. Anda menjadi khawatir ada sesuatu  yang salah. Wajar bila Anda merasa frustasi, cemas, bahkan marah ketika menghadapi bayi yang menangis terutama jika ia menangis selama berjam-jam dan tidak mau berhenti.
Di situasi bayi menangis dan Anda merasa lelah dan marah, Anda perlu menerapakan beberapa strategi untuk menenangkan diri sendiri. Bila sudah tenang, Anda akan lebih baik dalam mencari tahu apa yang terjadi pada bayi.
Tak perlu merasa bersalah dengan memperhatikan diri sendiri seperti Anda merawat si kecil. Ini akan membuat Anda lebih sabar dan menjadi orangtua yang penuh cinta. Jika Anda sudah mencapai batas kesabaran, coba tips ini:
  • Biarkan orang yang Anda percaya mengambil alih bayi untuk sementara.
  • Letakkan bayi di tempat yang aman dan biarkan ia menangis sebentar.
  • Minta saran dari teman atau kerabat.
  • Tarik nafas dalam.
  • Dengarkan musik yang tenang untuk mengalihkan emosi Anda.
  • Ulangi pada diri sendiri kata-kata, “Bayi saya bisa mengatasi fase ini.”
  • Ingatkan diri Anda bahwa menangis tidak akan menyakiti bayi dan mungkin ia hanya perlu melakukannya.
Apapun yang Anda lakukan, jangan ungkapkan rasa frustasi dengan mengguncang bayi. Shaken Baby Syndrome terjadi bila bayi diguncang. Pembuluh darah di kepala bayi tidak bisa menerima dampak guncangan dan bisa pecah. Mengguncang bayi biasanya terjadi ketika orangtua atau pengasuh frustasi atau marah ketika tidak bisa menghentikan tangisan bayi. Setiap tahun sektiar 1000 anak meninggal karena Shaken Baby Syndrome. Kematian, kerusakan otak, keterbelakangan mental, atau kebutaan bisa terjadi akibat mengguncang bayi. Shaken baby syndrome 100% bisa dicegah.
Bunda tentu menyadari kalau tidak ada bayi yang sama, tapi kenyataaan ini masih terasa sulit ketika mendengar orangtua lain bercerita betapa mudahnya mereka mengurus bayi dan bagaimana bayi mereka tidur dengan tenang sepanjang malam. Coba hindari ekspektasi dan perbandingan karena hanya akan menciptakan perasaan negatif, terutama jika Anda memiliki bayi yang sangat rewel. Beri diri istirahat jika Anda memiliki perasaan yang tidak diharapkan.
Kondisi fisik, mental, atau emosi saat lahir, atau segera setelah kelahiran sering menjadi trauma bagi bayi dan bisa menyebabkan sistem saraf bayi bermasalah. Ini membuat bayi mengalami kesulitan dan menjadi rewel. Kondisi trauma yang bisa mengakibatkan masalah mencakup:
  • Kelahiran prematur
  • Kesulitan saat kelahiran
  • Masalah medis
  • Adopsi atau terpisah dari pengasuh utama
Rasa lelah, perubahan hormon yang cepat, dan anak yang rewel bisa membuat Anda sedih dan depresi. Jika merasa diri mengalami depresi, tidak berguna, atau benci pada bayi, jangan tunggu lagi, segeralah mencari bantuan. Yang bisa Anda lakukan:
  • Pilih teknik untuk time out. Strategi seperti menghitung sampai sepuluh, pergi keluar, menarik nafas dalam, serta meletakkan bayi dan berjalan di sekitar rumah beberapa menit, bisa membantu Anda menjaga pikiran tetap tenang.
  • Anda perlu mantra. Mantra berupa suara, kata, atau frase, yang diucapkan lagi dan lagi, untuk memberi kenyamanan dan inspirasi. Bersama bayi yang menangis, mantra bisa menjadi cara untuk memberi perspektif, rasa nyaman, dan energi untuk bertahan. Anda bisa katakan, “Ini memang sulit tapi saya pasti bisa, semua akan baik-baik saja.”
  • Ingat bahwa bayi punya perasaan. Bayi memiliki emosi dan mengalami perasaan senang, sedih, gembira, dan marah sejak awal. Jika karena alasan apapun Anda kesulitan merespon bayi, ia akan menangkap signal tersebut. Bagaimana rasanya jika pasangan atau orangtua Anda tidak merespon signal atau usaha Anda untuk berkomunikasi? Memperlakukan bayi sebagai individu dengan keunikan personal akan membuat lebih mudah menerjemahkan dan merespon tangisannya.
Jika bayi Anda terlalu sering menangis atau tidak responsif, Anda perlu meminta saran dari dokter anak atau spesialis perkembangan anak untuk membantu Anda mengetahui masalah pada bayi dan apa yang harus dilakukan.
(Ismawati)