Kelahiran

Fakta Menarik tentang Bentuk Fisik Bayi Baru Lahir

Fakta Menarik tentang Bentuk Fisik Bayi Baru Lahir

Sebagian bayi terlihat begitu cantik ketika pertama kali menghadapi dunia. Namun, ketika diamati lebih jauh, banyak orang tua bertanya-tanya tentang fisik buah hati mereka. Loh, kok kepalanya lonjong begini? Kok kelaminnya seperti bengkak? Kenapa kok bayi saya terllihat...eum aneh?

Hehe, fisik bayi memang belum bisa dikatakan sempurna layaknya orang dewasa ketika baru pertama lahir. Mulai dari bentuk kepala sampai kelamin, proporsi tubuh anak masih perlu pembentukan yang akan disesuaikan seiring bertambahnya usia. Berikut Ibupedia akan menjelaskan bagian-bagian tubuh bayi mana saja yang para orang tua sering anggap lucu.

  1. Kepala

    Ketika Bunda melahirkan secara normal alias melalui vagina, maka Anda akan mendapati bahwa kepalanya yang keluar pertama kali tersebut sangatlah besar apabila dibandingkan dengan anggota tubuhnya yang lain. 

    Bentuk kepala si kecil memang sepintas terlihat aneh dan meruncing. Kondisi tersebut disebut molding yang terjadi ketika bayi berusaha keluar melalui jalan lahir maupun saat ektraktor vakum digunakan dokter selama proses persalinan. Tapi Bunda jangan khawatir karena bentuk kepala sang buah hati akan kembali ke bentuk aslinya selang satu atau dua minggu.

    Berbeda dengan bayi yang lahir normal, bayi yang keluar melalui operasi caesar biasanya memiliki kondisi fisik yang lebih baik. Selain bentuk kepala yang bagus dan bulat, wajah mereka pun tidak bengkak layaknya bayi-bayi yang keluar melalui vagina. Bagian lunak di antara pelat kepala bayi disebut sebagai fontanel.

    Fontanel ini memungkinkan kepala bayi untuk sedikit menyusut selama perjalanan melalui jalan lahir. Fontanel di bagian belakang tengkorak membutuhkan waktu 6 bulan baru bisa menutup. Sedangkan fontanel di bagian depan membutuhkan waktu 12 sampai 24 bulan.

    Bayi yang baru lahir seringkali mengalami cradle cap, yakni kemerahan serta pengelupasan kulit di bagian kepala. Kondisi ini biasanya pulih setelah beberapa minggu atau bulan, namun hal itu berbeda dengan ketombe yang menyebabkan gatal dan tidak nyaman. Sering-seringlah mencuci kepala anak Anda dengan sampo khusus bayi lalu sisiri rambutnya dengan sisir berbulu lembut.

  2. Lengan dan kaki

    Setelah menghabiskan waktu sekian lama meringkuk di dalam rahim, kini bayi Bunda membutuhkan waktu agar dapat menyesuaikan diri dengan kebebasan barunya. Lengan serta kakinya akan mulai lurus dalam satu atau dua minggu. Beberapa bayi merasa nyaman sekali saat dirinya dibungkus erat dalam selimut karena ia merasa seperti berada di dalam rahim lagi.

  3. Perut

    Si kecil mungkin akan kehilangan sediki berat badannya ketika memasuki minggu pertama. Namun, berat badannya akan naik lagi begitu masuk minggu kedua dan terus naik selama beberapa bulan kemudian. Setelah hari ke sepuluh hingga hari ke 21, tunggul tali pusat bayi akan mulai gugur dan meninggalkan pusar. Jangan lupa untuk selalu membersihkan dan menjaga agar area di sekitar pusar etap kering. Apabila tunggul tali pusat tersebut belum gugur setelah lewat satu bulan, maka segera hubungi dokter ya, Bun.

  4. Alat kelamin dan payudara

    Alat kelamin serta payudara milik bayi laki-laki maupun perempuan seringkali tampak bengkak saat lahir. Hal tersebut disebabkan oleh kelebihan dosis hormin yang terjadi sebelum ia dilahirkan. Apabila ada air susu yang keluar dari puting si kecil, jangan coba-coba untuk memerasnya. Kondisi tersebut tidak membahayakan kesehatannya dan putingnya akan kering dengan sendirinya. Sedangkan, bayi perempuan mungkin akan mengeluarkan cairan putih atau lendir berwarna merah darah dari lubang vaginanya.

  5. Rambut

    Rambut bayi yang baru lahir tidak akan serta merta menjadi rambut permanen sampai kelak ia dewasa. Bisa jadi bayi yang lahir dengan banyak rambut akan mengalami kerontokan setelah lewat beberapa minggu. Tapi jangan khawatir, rambut anak Anda akan kembali tumbuh meski tak akan sama seperti saat pertama kali lahir. Bayi yang awalnya memiliki warna rambut kemerahan bisa jadi nantinya memiliki rambut pirang. Tesktur rambut kerap berubah-ubah selama 6 bulan pertama ia lahir. Dari rambut yang lurus, tiba-tiba Anda mendapati rambut si kecil jadi keriting.

  6. Mata

    Kebanyakan bayi dari ras Kaukasian lahir dengan warna mata biru abu-abu. Baru setelah lewat beberapa bulan atau tahun, warna mata mereka mulai berubah dan menjadi permanen. Sedangkan, bayi dari ras Asia, Hispanik, dan Afrika-Amerika biasanya lahir dengan bola mata coklat keabu-abuan yang tidak akan banyak berubah seiring waktu. Namun ada pula warna mata yang menjadi lebih gelap atau berwarna merah kecokelatan saat mendekati 6 bulan.

    Seringkali warna mata yang Bunda lihat ketika ia berumur 6-9 bulan lah yang akan menjadi warna mata permanennya. Terkadang bayi memiliki bintik merah di area putih mata mereka. Jangan panik dulu, karena bintik tersebut hanya efek samping tidak berbahaya yang disebabkan oleh trauma saat lahir. Kondisi yang dinamakan subconjunctival hemorrhage  tersebut biasanya akan hilang dalam beberapa hari.

  7. Telinga

    Telinga sang buah hati mungkin terlihat begitu lunak, lembut, dengan salah satu ujung telinga yang membungkuk sedikit. Namun, seiring tulang rawan di telinga bayi Bunda mengeras, maka bentuk telinga anak pun akan menjadi lebih jelas.

  8. Hidung

    Hidung si kecil mungkin sepintas terlihat bengkak saat pertama kali lahir. Bengkak tersebut timbul karena adanya tekanan pada hidung selama proses persalinan. Bisa juga hidung anak Bunda nampak sedikit pipih atau bahkan kurang berbentuk layaknya petinju ulung. Tapi tak usah khawatir karena penampilan dan perilaku bayi Bunda akan perlahan berubah di tahun-tahun pertamanya.

  9. Kulit

    Bayi yang baru lahir memiliki tampilan kulit yang berbeda-beda tergantung dari usia mereka. Bayi yang lahir prematur cenderung memiliki kulit amat tipis bahkan transparan dengan rambut-rambut halus yang disebut lanugo. Anda pun juga dapat melihat adanya vernix, yaitu sebuah zat berwarna putih yang melindungi kulit si kecil dari cairan ketuban. Semakin lama masa kehamilan Anda saat persalinan terjadi, maka lanugo dan vernix yang dimiliki si kecil akan jauh lebih sedikit.

    Bayi dari segala ras dan etnis sebenarnya dilahirkan dengan kulit kemerahan sedikit ungu yang perlahan akan berubah mengjadi merah muda dalam satu atau dua hari. Warna merah muda tersebut berasal dari pembuluh darah yang terlihat memalui kulit tipisnya. Karena sirkulasi darah si kecil masih dalam tahap pembentukan, maka tangan dan kakinya sementara akan berwarna kebiruan. Setelah lewat usia 6 bulan, maka kulit sang buah hati mulai menampakkan warna kulit permanennya.

  10. Jerawat

    Sebenarnya bukan hal yang aneh jika bayi memiliki jerawat. Sekitar seperlima bayi yang baru lahir mengalami jerawat di bulan pertama mereka lahir. Hal tersebut disebabkan adanya hormon maternal yng bersirkulasi di dalam tubuh mereka. Jerawat biasanya muncul pada dahi dan pipi si kecil.

    Kondisi tersebut dapat semakin parah apabila bayi berbaring di selimut atau bedcover yang dicuci menggunakan deterjen keras. Oleh karena itu, letakkan selimut lembut yang sudah dicuci bersih serta jangan lupa untuk mencuci muka sang buah hati dengan sabun khusus bayi setidaknya sehari sekali untuk membersihkan deterjen atau sisa susu yang menempel di kulitnya.

(Yusrina)