Terakhir diperbaharui .

Life Hacks Bermanfaat Untuk Ibu Baru

Menjadi ibu baru merupakan tugas yang rumit. Tidak ada buku panduannya, tidak ada aturannya, dan tentu tidak ada cara untuk tahu apakah Anda salah atau benar saat menjalankannya. Tapi nggak perlu khawatir Bunda, Anda akan lebih sedikit melakukan kesalahan bila mengerjakan semuanya dengan cinta.

 

Untuk membantu para orangtua, terutama para ibu baru, berikut ini kumpulan life hacks yang bisa Anda coba untuk mempermudah tugas Anda:

 

  1. Minyak kelapa

    Gunakan minyak kelapa atau  minyak almond di pantat bayi baru lahir untuk membersihkan mekonium. Minyak akan membuat bokong bayi cukup lembab sehingga feses mudah dibersihkan.

     

  2. Mengganti popok

    Ketika mengganti popok bayi, tempatkan popok yang baru di bawah yang kotor. Bersihkan bayi dan kotorannya, angkat popok kotor, dan yang bersih siap digunakan. Ini lebih menghemat waktu, dan bila bayi Anda laki-laki, cara ini juga bisa menyelamatkan Anda dari ceceran pipisnya.

     

  3. Gerakan mengayuh sepeda untuk perut bayi yang bergas

    Bila perut bayi bergas atau kembung, satu cara untuk mengatasinya adalah membaringkan bayi di posisi telentang dan putar kakinya seperti gerakan mengayuh sepeda.

     

  4. Jangan biarkan bayi terjaga lebih lama dari 1,5 jam

    Pasti pernah yaa bermaksud untuk membuat bayi terjaga lebih lama agar ia tidur sepanjang malam? Cara ini keliru lho, Moms. Bayi baru lahir perlu banyak jam tidur, dan bayi baru lahir yang terjaga lebih dari 90 menit akan mulai menjadi lebih rewel.

     

  5. Tidur ketika bayi tidur

    Tidurlah ketika bayi Anda tidur. Tapi ada banyak ibu baru yang tetap terjaga dan cemas, khawatir bayinya nggak tidur cukup lama sehingga Ibu memanfaatkan waktu tidur bayi untuk melakukan hal lain. Anda membutuhkan waktu tidur di satu tahun pertama bayi, coba cara ini dan Anda tidak akan menyesalinya.

     

  6. Susui bayi ketika terbangun

    Seperti orang dewasa atau anak-anak pada umumnya, kita makan untuk memperoleh energi agar bisa aktif sepanjang hari. Kita biasanya memulainya dengan sarapan setelah bangun tidur. Bila Anda menyusui bayi langsung setelah ia bangun tidur, ia akan punya nutrisi dan energi di saat ia terjaga. Sebaiknya, bayi tidak mengandalkan menyusu untuk bisa tidur, yang bisa menjadi kebiasaan yang sulit untuk diatasi nantinya.

     

  7. Agar bayi terbiasa dengan cairan bersuhu ruang

    Baik ketika Anda memberikan susu formula atau ASI, tugas menghangatkan botol susu bisa sangat merepotkan, terutama ketika Anda sedang bepergian. Buat bayi terbiasa dengan cairan bersuhu ruang untuk menghemat waktu Anda.

     

  8. Menyiapkan susu formula

    Kalau si kecil minum susu formula, coba luangkan waktu sejenak di pagi hari untuk menakar susu formula ke dalam botol-botol susu sekaligus buat si kecil seharian. Dengan cara ini, Anda tidak akan kerepotan menyiapkan susu saat si kecil menangis lapar.

     

  9. Lapisan pada kasur

    Di tempat tidur, lapisi kasur menggunakan sprei, lalu gunakan alas di atasnya, tumpuk lagi dengan lapisan sprei kedua. Jadi bila terjadi insiden di tengah malam, seperti si kecil ngompol, muntah, dsb, Anda hanya perlu menarik sprei dan alas saja untuk bisa menggunakan sprei yang bersih di lapisan paling bawah.

     

  10. Membawa cucian dengan mudah

    Saat harus mencuci baju, lepas seprei dan isilah dengan baju-baju kotor. Lipat sisinya dan bawa baju kotor ke ruang cuci seperti Santa Klaus.

     

  11. Lem tembak

    Bila Anda takut mainan yang biasa digunakan saat mandi menjadi jamuran di bagian dalamnya, gunakan lem tembak untuk menyumbat lubangnya.

     

  12. Kantung plastik zip lock

    Jaga dot bayi tetap bersih dengan menyimpannya di kantong plastik zip lock ketika Anda bepergian.

     

  13. Saat anak sakit

    Bila batita sakit, sebelum tidur oleskan vapor rub pada bawah kaki dan tutup dengan kaos kaki.

     

  14. Jangan cuci bagian-bagian pompa ASI

    Anda tak perlu mencuci semua bagian pompa ASI setiap selesai menggunakannya. Masukkan pompa ASI ke dalam wadah tertutup, lalu letakkan di kulkas hingga Anda siap menggunakannya lagi. Di malam harinya, barulah bersihkan semua bagian pompa dan sterilkan.

     

  15. Donasikan baju yang kekecilan

    Siapkan kardus di bawah tempat tidur atau di dalam lemari dan isi dengan pakaian yang tidak lagi pas atau mainan yang tidak lagi digunakan. Setelah kardus terisi penuh, Anda bisa donasikan isinya ke orang yang membutuhkan.

     

  16. Handuk kecil sebagai teether

    Siapkan teh chamomile dan rendam handuk kecil yang bersih ke dalamnya. Peras handuk, masukkan ke dalam plasti zip lockk, dan simpan di freezer. Ketika gusi bayi sakit saat tumbuh gigi, berikan handuk ini untuk bisa digigit-gigit, teh juga memberi efek menenangkan.

     

  17. Sediakan kantong plastik

    Selalu siapkan beberapa kantong plastik di dalam tas. Kantong plastik tidak makan tempat dan Anda tidak pernah tahu kapan Anda tiba-tiba perlu menyimpan pakaian basah atau kotor. Jangan lupa untuk membawa baju ganti dan popok di dalam kendaraan.

     

  18. Bermain di pantai

    Anda akan mengajak si kecil ke pantai? Siapkan satu botol bedak bayi di tas karena bisa membantu mengatasi pasir yang menempel di tubuh si kecil.

     

  19. Keranjang cucian saat mandi

    Untuk membuat mainan selalu berada jangkauan anak dan agar membuat bayi yang sudah bisa duduk sendiri tidak tergelincir di bath tub, Bunda bisa meletakkan bayi bersama mainannya di keranjang cucian pada bath tub.

     

    Keranjang akan menahan semua mainan, tapi air bisa mengalir bebas masuk dan keluar. Anda bisa juga lapisi bagian bawah keranjang dengan alas anti slip agar tidak mudah terpeleset.

     

  20. Gunakan selang air

    Tidak punya kolam renang di rumah? Tak masalah, selama musim kemarau, cukup berikan anak selang air dan biarkan mereka bermain di depan rumah. Ini akan jadi mainan terbaik untuk mereka.

     

  21. Tidurkan bayi dengan suara white noise

    Bila bayi terbiasa tidur di ruangan yang tenang, kemungkinan mereka akan mudah terbangun karena suara apapun. Gunakan mesin dengan bunyi yang ritmikal, aplikasi white noise, atau coba nyalakan kipas angin yang arahnya menjauhi bayi. Suara-suara tersebut dapat menyamarkan suara berisik yang mengganggu tidur si kecil.

     

  22. Membangunkan bayi di tengah sesi menyusui

    Bila Anda berusaha membangunkan bayi di tengah sesi menyusui dan tidak berhasil, buka bajunya atau ganti popoknya. Udara sejuk yang menyentuh kulit bayi akan membangunkannya,  sekaligus Anda bisa membersihkan popoknya yang kotor.

     

  23. Mengambil foto bayi

    Baik secara profesional atau tidak, ada beberapa foto bayi yang sangat perlu Anda miliki. Abadikan tiap ekspresi, tiap tumbuh kembang, dan momen penting lainnya. Waktu ini akan berlalu dengan cepat, dan ada banyak foto yang bisa Anda ambil untuk mengingat momen ini.

     

  24. Penghilang noda buatan sendiri

    Campurkan satu bagian deterjen cuci dengan dua bagian hidrogen peroksida untuk menghasilkan penghilang noda. Campuran ini bisa mengangkat noda feses dari pakaian serta noda muntah, noda jus, dan noda pipis dari karpet.

     

  25. Selamat tinggal popok bocor

    Coba gunakan popok bayi dengan satu ukuran lebih besar. Ini akan membantu menyerap ompol lebih banyak di malam hari, juga lebih murah dan lebih efektif.

     

  26. Agar kaos kaki tidak hilang

    Cuci kaos kaki bayi yang mungil di laundry bag agar tidak hilang. Setelah tahu berapa banyak pasangan kaos kaki yang hilang, Anda tentu akan merasakan manfaat hack satu ini.

     

  27. Membawa gunting saat bepergian

    Anda bisa bawa gunting di dalam tas untuk memotong makanan bayi dan batita. Gunting lebih aman dibanding pisau, lebih cepat, serta mudah dibawa.

     

  28. Lakban untuk pengaman

    Ketika bepergian, Anda perlu siapkan lakban untuk menutup stop kontak listrik. Di saat Anda menginap di hotel, si kecil bisa saja langsung menuju stop kontak listrik yang terbuka.

     

  29. Makanan untuk semua usia

    Cepat atau lambat, membuat makanan terpisah untuk si kecil dan orang dewasa di rumah bisa terasa melelahkan. Anda bisa mempermudah tugas ini dengan memasak sayuran yang bisa dimakan oleh orang dewasa dan bisa cepat dibuat puree untuk bayi.

     

  30. Makanan beku untuk bayi

    Luangkan waktu satu hari untuk memasak makanan di dapur. Bikinlah porsi MPASI bayi untuk satu minggu, lalu bekukan puree ke dalam cetakan es batu yang bisa dicairkan dan disajikan dengan cepat. Anda bisa gunakan makanan beku ini hingga 3 bulan.

     

  31. Blender tangan

    Anda tidak membutuhkan peralatan dapur yang mahal untuk membuat makanan bayi, panci dan blender sudah cukup. Tapi hand blender jadi barang yang Anda butuhkan untuk memudahkan pekerjaan ini. Karena ukurannya yang  lebih kecil dan bentuknya simpel, Anda tak akan repot saat membersihkannya.

     

  32. Porsi kecil untuk makanan bayi

    Sebelum membekukan beraneka makanan bayi, pastikan bayi menyukainya. Anda akan hanya membuang banyak waktu dan memakan tempat di ruang di freezer bila bayi ternyata tidak menyukai puree yang Anda siapkan. Tapi jangan berkecil hati Bun, para ahli mengatakan bayi butuh hingga 15 kali mencoba makanan baru sebelum ia menyukainya.

     

  33. Pilih makanan yang mudah disiapkan

    Banyak bahan makanan yang membutuhkan proses perebusan, pemanggangan, atau proses masak lain sebelum siap dibentuk menjadi puree. Tapi Anda bisa pilih makanan yang hanya butuh dikupas sebelum dilumatkan seperti alpukat, pisang, dan pepaya.

     

  34. Sumpit untuk anak

    Sumpit untuk anak bisa membantu ketika waktu makan tiba sekaligus melatih kemampuan motorik anak. Cara ini juga membuat Ayah dan Bunda punya waktu menikmati makanan sebelum dingin.

     

  35. Tatakan es krim agar tidak menetes

    Es krim bisa jadi solusi untuk mendinginkan gusi bengkak anak karena tumbuh gigi, tapi es krim bisa menetes ke mana-mana dan membuat berantakan. Tambahkan alas kue dari kertas pada stick es krim untuk menjaga tangan tetap bersih.

     

  36. Rasa yang familiar untuk makanan baru

    Rasa baru dan tekstur baru di waktu yang bersamaan bisa terlalu berlebihan untuk bayi. Jadi usahakan untuk membuat makanan baru yang dibuat dari bahan yang sudah anak sukai agar si kecil familiar dengan rasanya.

     

  37. Garpu sebagai pengganti sendok

    Sendok bayi tertinggal di rumah? Jangan buru-buru pulang, cukup gunakan garpu biasa dan manfaatkan bagian pegangannya sebagai ganti sendok bayi.

     

  38. Makanan yang sama di bentuk berbeda

    Hanya karena bayi memalingkan kepala dari puree wortel tidak berarti ia tidak menyukainya. Anda bisa perkenalkan sayuran dan buah dalam bentuk puree dan finger food, yang mudah diambil dan dikunyah. Mungkin tekstur makanan lah yang membuat anak belum menyukainya.

     

  39. Bekukan sekarang, sajikan nanti

    Anda bisa siapkan sayuran dan buah yang telah matang dan dipotong-potong, simpan di dalam freezer, dan Anda bisa menggunakannya ketika dibutuhkan.

     

  40. Memompa ASI agar ayah bisa membantu merawat bayi

    Untuk ibu menyusui, pompa ASI jadi teman terbaik Anda, termasuk untuk ibu yang  tidak bekerja di luar rumah. Meski bila Anda hanya memompa ASI sekali dalam sehari, tetap lakukan itu agar ayah bisa membantu memberi ASI botol ke bayi sekali dalam sehari. Ayah bisa memberikan ASI botol di malam hari dan ini jadi waktu Anda beristirahat dan mendapat energi yang cukup untuk esok harinya.

     

  41. Trik menghangatkan botol

    Bila Anda memompa ASI eksklusif dan ingin bepergian bersama bayi, bawa termos berisi air panas untuk menghangatkan botol kapanpun ketika Anda berada di mall atau taman. Cara ini juga menghemat uang daripada harus membeli mesin penghangat botol yang mahal.

     

  42. Melindungi kasur dari tetesan ASI

    Letakkan alas di atas seprei sebelum menyusui di malam hari.

     

  43. Agar tas bayi selalu siap

    Tiap kali sampai di rumah, keluarkan isi tas bayi dan isi lagi dengan barang yang dibutuhkan sehingga siap digunakan kembali. Ini akan menghemat waktu Anda.

     

  44. Agar pakaian bayi tidak berantakan sebelum bepergian

    Ketika akan keluar rumah bersama bayi, bersiap-siaplah lebih dulu. Baru pakaikan baju si kecil. Setelah berganti baju, Anda bisa gunakan handuk atau celemek untuk menjaga pakaian Anda tetap bersih.

     

  45. Multi tasking di kamar mandi

    Anda bisa sikat gigi sambil buang air kecil. Ingat Bun, tidak ada waktu banyak untuk melakukan keduanya secara terpisah saat Anda ahrus menjaga si kecil.

     

  46. Waktu mandi Bunda

    Letakkan bayi di tempat duduknya dan biarkan ia menunggu di dekat pintu kamar mandi. Ini bisa jadi aktivitas menyenangkan ketika cipratan air mengenai wajah bayi saat Anda mandi.

     

  47. Tak perlu gunakan changging table

    Daripada membeli changing table, cukup gunakan alas yang bisa digunakan dimanapun Anda akan mengganti popok di rumah.

     

  48. Pembalut ukuran besar sebagai pengganti popok darurat

    Bila Anda kehabisan popok tapi punya persediaan pembalut, gunakan sebagai ganti popok sementara hingga Anda bisa membeli popok bayi.

     

  49. Mengatasi anak marah dengan cara unik

    Ketika anak tantrum, buat perhatian mereka teralihkan oleh sesuatu yang benar-benar berbeda. Misalnya, ketika anak usia batita jadi sangat marah, Anda bisa ajak ia mengganti baju dengan pakaian yang sangat ia sukai. Anak akan lupa dengan marahnya dan senang dengan baju yang ia kenakan.

     

  50. Kontak mata membuat bayi bangun

    Ketika bayi bangun di malam hari untuk menyusu atau mengganti popok, hindari kontak mata. Berikan pelukan dan ciuman tapi jangan tatap matanya. Karena bayi akan mengira ini waktunya untuk bermain dan tidak mau kembali tidur.

     

  51. Buat mainan dari barang bekas dan peralatan rumah tangga

    Anda bisa gunakan barang-barang yang Ada di rumah sebagai mainan untuk anak. Anda bisa gunakan gelas plastik untuk dipukul-pukul, majalah untuk disobek-sobek, serta kotak kardus untuk bayi bereksplorasi.

 

Bunda, sebagai ibu baru, akan ada hari-hari di mana Anda merasa gagal sebagai orangtua. Selalu ingat untuk bersikap baik pada diri sendiri ya Bun, dan sadari kalau menjadi orangtua bukanlah tugas yang mudah. Meski menyenangkan, menjadi orangtua butuh kerja keras. Jangan terlalu keras pada diri sendiri. Anda sudah melakukan tugas dengan baik. Semua ibu pernah merasa down dan punya rasa bersalah. Cintai diri Anda dan Anda akan jadi ibu yang lebih baik lagi.

(Ismawati)