Manfaat Pijat Bayi untuk Tumbuh Kembang dan Bonding
Parents, siapa nih yang punya rutinitas memijat si Kecil setelah mandi? Selain membuat bayi merasa lebih nyaman dan rileks, ternyata pijat bayi juga punya manfaat lain untuk mendukung tumbuh kembangnya, lho!
Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), pijat bayi merupakan salah satu bentuk stimulasi yang menggabungkan sentuhan dan gerakan lembut pada tubuh bayi. Apalagi kalau sambil memijat, Ibu juga mengajak si Kecil berbicara, tersenyum, atau melakukan kontak mata. Aktivitas sederhana ini sekaligus bisa memberikan stimulasi pada indra pendengaran dan penglihatannya.
Menariknya, manfaat pijat bayi ternyata cukup beragam, mulai dari membantu kualitas tidur, memberikan stimulasi pada perkembangan motorik, hingga mempererat ikatan emosional antara ibu dan anak.
Nah, apa saja manfaat pijat bayi dan bagaimana cara melakukannya dengan aman di rumah? Yuk, kita bahas, Parents!
Apa Saja Manfaat Pijat Bayi untuk Tumbuh Kembang?

Selama ini, pijat bayi mungkin lebih dikenal sebagai cara untuk membuat si Kecil merasa nyaman dan rileks. Padahal, sentuhan lembut yang diberikan saat memijat juga bisa memberikan stimulasi yang bermanfaat bagi tubuh bayi.
Dalam publikasi IDAI berjudul Baby Spa: Sekedar Tren atau Terbukti Bermanfaat?, dijelaskan bahwa sejumlah penelitian telah menemukan berbagai manfaat stimulasi pijat terhadap pertumbuhan dan perkembangan bayi.
Salah satunya berkaitan dengan peningkatan berat badan, terutama pada penelitian yang melibatkan bayi prematur. Stimulasi pijat diduga dapat memengaruhi aktivitas saraf vagus dan pergerakan lambung, yang berperan dalam proses pencernaan serta penyerapan nutrisi.
Selain itu, pijat bayi juga dapat membantu si Kecil merasa lebih rileks. Beberapa penelitian menemukan bahwa bayi yang mendapatkan stimulasi pijat memiliki pola tidur yang lebih baik dan lebih jarang terbangun.
Manfaat lainnya berkaitan dengan perkembangan motorik bayi. Melalui sentuhan dan gerakan lembut selama pemijatan, bayi mendapatkan rangsangan yang dapat menjadi bagian dari stimulasi tumbuh kembangnya.
Meski begitu, Parents perlu tahu bahwa hasil penelitian mengenai manfaat pijat bayi masih terus berkembang. World Health Organization (WHO) melalui pedoman tahun 2022 menjelaskan bahwa pijat lembut dapat dipertimbangkan untuk bayi baru lahir yang sehat dan cukup bulan, meskipun tingkat kepastian bukti penelitian mengenai manfaat pertumbuhan dan perkembangannya masih tergolong rendah.
Jadi, pijat bayi bisa menjadi salah satu kegiatan stimulasi tambahan yang dilakukan di rumah, sambil tetap memperhatikan kebutuhan dan kenyamanan si Kecil.
Pijat Bayi Juga Bisa Mempererat Bonding Ibu dan Anak

Selain memberikan stimulasi fisik, ada manfaat lain dari pijat bayi yang nggak kalah menarik, yaitu membantu membangun kedekatan emosional antara ibu dan anak.
Coba bayangkan ketika Ibu sedang memijat si Kecil. Biasanya, Ibu akan mengajaknya berbicara, tersenyum, atau melakukan kontak mata. Si Kecil pun mungkin merespons dengan gerakan tubuh, ekspresi wajah, atau suara-suara kecilnya.
Nah, interaksi sederhana seperti inilah yang bisa menjadi kesempatan untuk mempererat bonding antara ibu dan bayi.
Lewat kegiatan ini, Ibu juga bisa belajar mengenali bahasa tubuh si Kecil. Misalnya, kapan bayi terlihat menikmati sentuhan, mulai merasa tidak nyaman, atau justru membutuhkan waktu untuk beristirahat.
Semakin sering memperhatikan responsnya, Ibu pun bisa semakin terbiasa memahami kebutuhan si Kecil dan menyesuaikan cara berinteraksi dengannya.
Hal ini juga sejalan dengan konsep responsive caregiving atau pengasuhan responsif, yaitu ketika orang tua belajar mengenali dan merespons kebutuhan anak melalui interaksi sehari-hari.
Makanya, saat memijat bayi, Ibu nggak perlu terlalu fokus pada gerakan pijatnya saja, ya. Manfaatkan juga momen tersebut untuk mengobrol, melakukan kontak mata, dan menikmati waktu bersama si Kecil.
Bagaimana Cara Melakukan Pijat Bayi yang Aman?

Setelah mengetahui berbagai manfaatnya, mungkin Ibu jadi tertarik untuk lebih rutin memijat si Kecil di rumah. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar kegiatan pijat tetap nyaman dan menyenangkan bagi bayi. Berikut beberapa tips yang bisa Ibu lakukan:
1. Pilih waktu ketika bayi sedang nyaman. Sebaiknya hindari memijat saat bayi lapar, sedang tidur, atau tepat setelah menyusu dan makan.
2. Lakukan pijatan dengan lembut. Hindari memberikan tekanan berlebihan pada tubuh bayi. Perhatikan juga bagaimana si Kecil merespons setiap sentuhan.
3. Jangan memaksakan pijatan. Kalau bayi mulai menangis, rewel, atau menunjukkan tanda tidak nyaman, sebaiknya hentikan dulu dan cari tahu apa yang dibutuhkannya.
4. Ajak bayi berinteraksi selama dipijat. Ibu bisa mengajaknya berbicara, tersenyum, atau melakukan kontak mata agar kegiatan pijat sekaligus menjadi momen stimulasi.
5. Gunakan produk yang sesuai untuk kulit bayi. Bila diperlukan, Ibu bisa menggunakan minyak atau losion yang memang diformulasikan untuk kulit bayi agar pijatan terasa lebih nyaman.
Untuk durasinya, Ibu bisa menyediakan waktu khusus sekitar 15 menit. Namun, nggak perlu memaksakan durasi tertentu kalau si Kecil sudah terlihat tidak nyaman. Jika bayi lahir prematur atau sedang mengalami kondisi kesehatan tertentu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan sebelum melakukan pijat.
Selain Stimulasi, Jangan Lupa Pantau Tumbuh Kembang Si Kecil

Memberikan stimulasi melalui sentuhan merupakan salah satu cara sederhana yang bisa dilakukan orang tua untuk mendukung tumbuh kembang anak, terutama selama 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
Periode ini dimulai sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun. Pada masa tersebut, pemenuhan nutrisi, stimulasi, kesehatan, serta interaksi positif dengan orang tua punya peran penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.
Namun, selain memberikan stimulasi di rumah, Ibu juga perlu memastikan pertumbuhan si Kecil tetap terpantau secara rutin.
Salah satu caranya adalah dengan membawa anak ke Posyandu untuk melakukan penimbangan berat badan serta pengukuran panjang atau tinggi badan secara berkala.
Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, pemantauan pertumbuhan balita di Posyandu penting untuk membantu mendeteksi lebih awal kemungkinan gangguan pertumbuhan, termasuk risiko stunting.
Dengan pemeriksaan rutin, Ibu bisa mengetahui bagaimana pola pertumbuhan si Kecil dari waktu ke waktu. Jika ditemukan hal yang perlu diperhatikan, orang tua juga bisa mendapatkan arahan lebih lanjut dari tenaga kesehatan.
Jadi, stimulasi yang diberikan sehari-hari di rumah bisa berjalan beriringan dengan pemantauan tumbuh kembang anak melalui pelayanan kesehatan.
MY BABY Hadirkan Gerakan SATU HATI untuk Mendampingi Ibu Indonesia
Melihat pentingnya stimulasi sentuhan dan pemantauan tumbuh kembang anak, MY BABY menghadirkan gerakan SATU HATI sebagai bentuk dukungan bagi para ibu Indonesia dalam memberikan perawatan terbaik untuk si Kecil.
Melalui kolaborasi dengan pengurus dan kader Posyandu lokal, Indomaret, serta pemerintah daerah setempat, MY BABY menyelenggarakan rangkaian kegiatan Posyandu di 10 titik yang tersebar di Indonesia, dengan jumlah peserta mencapai lebih dari 3.000 ibu dan anak.

Kegiatan ini bertujuan untuk mempermudah akses pelayanan kesehatan balita, sekaligus memberikan ruang bagi para ibu untuk mendapatkan edukasi seputar perawatan dan stimulasi tumbuh kembang anak.
Salah satu edukasi yang diberikan adalah mengenai manfaat pijat bayi sebagai bentuk stimulasi sentuhan yang bisa dilakukan Ibu dalam keseharian.
Audrey Gandadjaja, Managing Director Brand Creative Content & Communication Cosmetics, Consumers & Health Care Tempo Scan Group, menjelaskan bahwa melalui gerakan ini, MY BABY ingin membantu para ibu agar semakin percaya diri dalam merawat buah hatinya.
“Melalui SATU HATI: Sentuhan Lembut untuk Anak Sehat Indonesia, kami ingin memperkaya edukasi kesehatan anak dengan menghadirkan informasi sekaligus mendampingi para ibu dalam merawat Si Kecil dengan lebih percaya diri melalui sentuhan kasih sayang yang memberikan kenyamanan,” ujar Audrey.
Untuk mendukung kegiatan pijat bayi, MY BABY juga memperkenalkan MY BABY Natural Oil Plus yang dapat digunakan sebagai bagian dari rutinitas perawatan si Kecil.
Produk ini diformulasikan agar lembut dan nyaman digunakan untuk pijat bayi, dengan tekstur yang tidak lengket serta membantu menjaga kelembapan kulit. MY BABY juga menyebut produk tersebut memiliki perlindungan tambahan dari gigitan nyamuk hingga 8 jam.
Melalui gerakan SATU HATI, MY BABY berharap semakin banyak ibu yang memahami bahwa perawatan sehari-hari juga bisa menjadi kesempatan untuk memberikan stimulasi sekaligus membangun kedekatan dengan buah hati.
Nah, Parents, memberikan stimulasi untuk si Kecil sebenarnya bisa dimulai dari kegiatan sederhana di rumah, salah satunya melalui pijat bayi. Yang terpenting, lakukan dengan lembut, perhatikan kenyamanan bayi, dan tetap imbangi dengan pemenuhan nutrisi serta pemantauan tumbuh kembang secara rutin, ya, Bu!