Terakhir diperbaharui .

Manfaat Vernix Caseosa Penting Untuk Melindungi Bayi

Persalinan dan melahirkan adalah waktunya untuk emosi yang campur-aduk. Anda merasa takut dan cemas. Beberapa wanita bahkan menggambarkan persalinan sebagai rasa sakit yang tak pernah terbayangkan. Tapi yakinlah, semua rasa sakit ini akan terbayar ketika Anda menatap mata si buah hati.

 

Beberapa menit setelah kelahiran bayi, ibu dan bayi bisa melakukan kontak kulit tapi tak berapa lama kemudian perawat akan memeriksa berat, suhu tubuh, dan ukuran kepala bayi. Juga biasanya bayi baru lahir dimandikan segera setelah lahir, sering kali dalam 2 jam pertama setelah lahir. Mandi mengangkat cairan ketuban dan darah dari kulit bayi. Padahal ada banyak manfaat yang bisa didapat jika Bunda memutuskan untuk menunda waktu mandi pertama bayi lho.

 

Memandikan bayi baru lahir tidak hanya mengangkat cairan ketuban dari kulit bayi tapi juga mengangkat vernix caseosa.

 

Apa yang dimaksud vernix caseosa?

Vernix caseosa merupakan lapisan pelindung pada kulit bayi. Tampilan warnanya putih mendekati krem seperti keju. Lapisan ini berkembang di kulit bayi ketika ia masih berada di dalam rahim. Sisa vernix caseosa  bisa muncul di kulit bayi setelah ia lahir.

 

Apa fungsi lapisan ini? Untuk memahami fungsi dari vernix caseosa, Bunda bisa pikirkan bagaimana respon kulit jika terpapar air yang terlalu banyak? Setelah berenang atau mandi, tidak butuh waktu lama untuk jari dan kulit jadi mengkerut bukan? Cairan ketuban memiliki efek yang sama pada janin. Ingat, bayi berenang di cairan ketuban selama 40 minggu lho. Nah, lapisan vernix caseosa ini lah yang melindungi kulit janin dari cairan ketuban tersebut. Tanpa perlindungan ini, kulit bayi bisa berkerut.

 

Vernix caseosa  membuat bayi memiliki kulit yang lembut setelah lahir, juga melindungi kulit bayi dari infeksi ketika ia berada di rahim. Jumlah vernix caseosa  pada kulit bayi menurun mendekati hari perkiraan lahir. Jika bayi yang lahir cukup bulan memiliki lapisan ini di kulitnya, itu adalah kondisi yang normal.

 

Bila Anda melahirkan melewati hari perkiraan lahir (HPL), biasanya bayi memiliki lebih sedikit lapisan vernix. Bayi prematur cenderung memiliki lapisan vernix caseosa lebih banyak dibanding bayi yang lahir cukup bulan.

 

Manfaat vernix caseosa

Manfaat vernix caseosa tidak hanya terbatas saat bayi masih di rahim. Lapisan ini bermanfaat untuk bayi selama dan setelah kelahiran. Sedikit atau banyak jumlah vernix yang ada di kulit bayi setelah lahir, coba pertahankan lapisan ini tetap di kulit bayi selama mungkin. Ini artinya Bunda sebaiknya menunda mandi pertama bayi.

 

Vernix dipercaya bisa melindungi bayi dari infeksi, jadi kebanyakan rumah sakit jaman sekarang biasanya tidak langsung memandikan bayi setelah lahir dan vernix juga tidak langsung dibersihkan. Vernix dengan cepat akan terserap ke kulit dan menghilang. Kadang vernix masih terlihat di lipatan kulit, seperti pada area ketiak, untuk jangka waktu lebih lama. Beberapa ahli berpendapat vernix membantu proses persalinan normal jadi lebih mudah. Vernix juga bagus untuk kulit bunda karena sekarang ini banyak produk krim wajah mengklaim memiliki kandungan vernix. Jadi bila Anda melahirkan bayi yang tertutup vernix, pastikan juga untuk menggosokkannya ke wajah Anda.

 

Bunda, berikut ini beberapa manfaat perlindungan alami  dari vernix:

 

  1. Memiliki kandungan antimikroba

    Bayi baru lahir memiliki sistem kekebalan yang rapuh, yang berarti bayi lebih rentan terhadap penyakit. Menyusui memang membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi, tapi ini bukan satu-satunya cara. Vernix caseosa  bisa juga melindungi bayi baru lahir dari infeksi setelah ia dilahirkan. Ini karena lapisan ini memiliki kandungan antioksidan, anti infeksi, serta anti peradangan.

     

  2. Pelumas untuk melewati jalan lahir

    Vernix caseosa  tidak hanya menjadi penghalang cairan di rahim, tapi juga menurunkan gesekan ketika bayi melewati jalan lahir selama proses kelahiran.

     

  3. Membantu mengatur suhu tubuh bayi

    Selama kehamilan, tubuh ibu berperan penting dalam mengatur suhu tubuh bayi. Butuh waktu agar bayi bisa mengatur suhu tubuhnya sendiri setelah lahir. Ini sebabnya penting untuk menyelimuti tubuh bayi dan menjaga suhu ruangan tetap nyaman. Membiarkan vernix caseosa  pada kulit bayi selama mungkin bisa secara alami menstabilkan suhu tubuhnya.

     

  4. Melembabkan kulit bayi

    Vernix caseosa juga berfungsi melembutkan dan menghaluskan kulit bayi saat lahir dan setelahnya. Kandungan seperti keju ini merupakan pelembab alami untuk bayi, yang melindungi kulit dari kekeringan dan pecah-pecah.

     

Apakah perlu menunda mandi pertama bayi?

Setelah memahami manfaat vernix caseosa, Anda bisa memilih untuk menunda mandi pertama bayi untuk memaksimalkan manfaat kesehatannya. Panjang waktu yang Anda pilih untuk menunda mandi terserah Anda.

 

Beberapa ibu tidak memandikan bayi selama beberapa hari atau hingga satu minggu setelah lahir. Tapi Anda tidak perlu menunggu selama ini. Bahkan bila Anda hanya menunda mandi pertama selama 24 sampai 48 jam, bayi sudah mendapat manfaat dari vernix.

 

Minta perawat menggunakan lap halus untuk perlahan mengangkat sisa darah dan cairan ketuban dari kulit bayi. Bunda punya pilihan untuk memberi tahu perawat agar mereka tidak membersihkan sisa vernix caseosa. Pada satu atau dua hari setelah bayi lahir, perlahan pijatkan lapisan ini pada kulitnya.

 

Memang benar bayi lahir ditutupi cairan dan darah. Tapi bayi tidak terlahir kotor kok, jadi tidak berbahaya bila menunda mandi pertamanya. Pengecualian bila bayi tertutup mekonium, yang merupakan feses pertama bayi.

 

Biasanya feses janin berada di usus selama kehamilan. Tapi kadang feses masuk ke cairan ketuban selama persalinan. Memandikan bayi segera setelah lahir menurunkan risiko bayi menghirup mekonium, yang bisa memicu masalah pernafasan.

 

Fakta tentang vernix caseosa

Bayi tidak keluar dari rahim dengan bau yang menyenangkan, tapi ia terlahir tertutup oleh lapisan berwarna kekuningan yang pekat dan menjijikkan bagi sebagian orang, bernama vernix caseosa. Berikut ini beberapa hal yang mungkin belum Anda tahu tentang lapisan vernix caseosa  ini:

 

  • Vernix caseosa  memiliki warna dan tekstur yang menjijikkan

    Meski vernix caseosa diasosiasikan dengan kandungan jernih hampir transparan dan menutupi kulit bayi, kenyataannya tidak selalu demikian. Warna vernix caseosa bisa bervariasi dari krem putih ke kekuningan. Kadang vernix caseosa bisa berwarna coklat atau hijau, yang menandakan kalau mekonium sudah keluar di rahim. Begitu juga, tekstur vernix caseosa kadang bervariasi pada bayi. Pada beberapa kasus vernix memiliki tekstur pekat seperti lilin dan kadang mirip lapisan keju pada kulit.

     

  • Vernix caseosa  terbentuk pada usia kehamilan 27 minggu

    Jadi hingga trimester akhir kehamilan, bayi baru mengembangkan sel kulit untuk menutupi tubuh. Tapi pada usia kehamilan 27 minggu, vernix caseosa mulai terbentuk. Tidak seperti sel kulit, vernix caseosa  lebih seperti cairan pada kulit.

     

    Peran utama vernix caseosa di dalam rahim adalah untuk melindungi bayi dari cairan ketuban. Selain itu, vernix caseosa  juga mengangkut air dan molekul lain di sekitar kulit bayi. Alasan vernix caseosa  berkembang di akhir kehamilan karena kulit bayi menjadi lebih rentan ketika mendekati waktu dilahirkan.

     

  • Tidak semua bayi lahir dengan vernix caseosa

    Pemikiran keliru bila mengira tiap bayi keluar dari rahim dengan vernix caseosa pada kulitnya. Lapisan kulit ini tumbuh bersama bayi dan berkembang di dalam rahim. Tiap bayi yang lahir normal akan meluncur keluar dari jalan lahir dengan lapisan ini pada kulitnya. Tapi bayi yang lahir melalui bedah sesar lebih mungkin lahir tanpa vernix caseosa. Ini karena vernix caseosa tergosok-gosok selama prosedur bedah. Ini juga berarti dokter perlu memonitor bayi dengan seksama karena ia bisa kehilangan panas tubuh dengan cepat dan lebih rentan pada bakteri di udara.

     

  • Vernix caseosa  memberi perlindungan untuk bayi

    Vernix caseosa ibarat pahlawan yang melawan kuman di dalam rahim dan memastikan bakteri jahat menjauh dari bayi. Meski di proses kelahiran, vernix caseosa  tetap berperan penting. Untuk melindungi bayi dari pengalaman traumatik di jalan lahir, vernix caseosa  membuat bayi keluar lebih mudah.

     

    Lalu setelah bayi terlahir dengan mudah dan aman, vernix caseosa  terus melindunginya. Perlindungan pertama yang diberikan adalah membuat bayi merasa hangat. Bahkan vernix caseosa dipastikan memiliki bau seperti ibu agar bayi nyaman dan tenang selama proses kelahiran. Ini membantu bayi merasa tenang sebelum kontak kulit terjadi.

     

  • Vernix caseosa  bekerja seperti selimut

    Karena vernix caseosa memiliki banyak kebaikan untuk kulit serta mempunyai kandungan anti oksidan dan kemampuan melindungi bayi, semakin banyak rumah sakit mulai menjalankan praktik membiarkan vernix caseosa selama beberapa jam setelah lahir. Ini bervariasi dari tiap rumah sakit dan kadang hal ini didiskusikan antara calon ibu dan dokter.

     

    Ada banyak manfaat membiarkan vernix caseosa pada bayi daripada membersihkannya langsung setelah kelahiran. Akhirnya ini menjadi keputusan personal dan ibu bisa memutuskan untuk membiarkan atau membersihkan vernix caseosa  setelah kelahiran.

     

  • Vernix tidak bisa hilang dengan mudah

    Meski ada banyak manfaat dari membiarkan vernix caseosa  pada kulit bayi segera setelah lahir, beberapa wanita atau rumah sakit masih membersihkannya setelah bayi lahir. Bila ini yang terjadi, bayi tidak berarti lebih rentan atau berisiko infeksi kok Bun, tapi kehilangan lapisan pelindung kulitnya.

     

    Lagi pula, membersihkan vernix caseosa  tidaklah mudah. Vernix caseosa  memang cukup sulit dibersihkan dan akan membutuhkan lebih dari sekedar air. Butuh waktu bagi perawat atau bidan untuk membersihkannya, dengan menggunakan sikat halus atau pelembab organik. Cara lainnya, Anda bisa biarkan vernix caseosa hilang dengan sendirinya, yang normalnya butuh waktu sekitar satu minggu.

     

  • Vernix caseosa  bagus untuk bayi dan ibu

    Jangan membenci vernix caseosa  karena tampilannya yang menjijikkan, karena lapisan ini sangat membantu ibu dan janin dalam proses persalinan. Kandungan ajaib pada vernix caseosa melindungi bayi sejak ia berkembang di dalam rahim pada usia 27 minggu hingga lapisan ini hilang secara alami dari kulitnya.

     

    Vernix caseosa juga melindungi ibu selama prosedur melahirkan. Ini karena vernix caseosa  mengandung nutrisi, antioksidan, dan anti bakteri yang menjaga area vagina tetap terlindungi dari infeksi. Vagina terbuka dan terpapar untuk waktu yang lama selama proses kelahiran, jadi dibutuhkan perlindungan dari vernix caseosa.

     

  • Vernix caseosa  terjebak di lipatan kulit

    Tak ada yang berpendapat kalau vernix caseosa terlihat cantik. Alasan lain kenapa vernix caseosa  sangat sulit dibersihkan dan tidak bisa bersih dari kulit hanya dengan percikan air adalah karena ia terjebak di lipatan kulit. Bayi lahir dengan lemak dan lipatan kulit. Dan lipatan kulit ini jadi tempat vernix caseosa  bersembunyi.

     

  • 80 persen kandungan vernix adalah air

    Kandungan air pada vernix caseosa melindungi bayi dari air dan cairan ketuban. Tapi vernix caseosa  sendiri mengandung  80 persen air yang digunakan untuk menjaga kulit tetap lembab dan lembut, serta menciptakan semacam gelembung dari dorongan eksternal cairan ketuban.

     

    Selain air, vernix caseosa juga mengandung lipid, asam amino, dan protein yang mengambang di sekitar lapisan cair ini. Ada banyak hal lain yang hanya berada di lapisan putih vernix caseosa, seperti kolesterol, ceramide, trigliserida, dan sebagainya.

     

  • Vernix caseosa  menjadi garis pertahanan terakhir bayi

    Untuk melindungi bayi ketika tumbuh di dalam rahim, ada banyak lapisan perlindungan. Ini seperti memasuki labirin dengan pelindungan pada tiap putarannya. Apapun yang berbahaya akan sulit mengenai bayi ketika ia dengan aman berada di rahim.

     

    Pada dasarnya ada banyak lapisan perlindungan untuk bayi. Perut eksternal ibu jadi perlindungan yang pertama. Di dalam rahim, ada sumbat lendir yang menyumbat apapun keluar menuju serviks. Setelah sumbat lendir ada kantung ketuban yang menghentikan bakteri dari membahayakan bayi. Kantung ketuban seperti gelembung pelindung air. Perlindungan yang terakhir adalah vernix caseosa. Jadi bila bakteri berhasil masuk ke lendir dan lapisan gelembung, vernix caseosa  akan mencegahnya menyentuh kulit bayi.

     

  • Vernix caseosa  melindungi dari paparan mekonium

    Ketika bayi mengeluarkan feses pertama, warnanya tidak sama seperti feses orang dewasa, tapi berwarna hijau. Feses pertama yang juga disebut mekonium, terdiri dari cairan mekonium, sekresi kelenjar usus, asam lemak, dan pigmen empedu. Mekonium bisa berbahaya bila keluar sebelum bayi lahir. Vernix caseosa memiliki peran penting dalam membantu dan melindungi bayi dari paparan mekonium.

     

  • Mengontrol suhu tubuh bayi

    Kebanyakan rumah sakit menempatkan bayi di bawah sinar khusus bila suhu tubuhnya terlalu rendah atau ia mengalami kesulitan menjaga kehangatan tubuh. Tapi vernix caseosa  dengan lapisan yang pekat seperti lilin membantu mengisulasi bayi. Bayi yang segera dimandikan berisiko lebih tinggi kehilangan panas tubuh. Meski masih terjadi perbedaan pendapat tentang berapa banyak peran vernix caseosa  dalam menjaga bayi baru lahir tetap hangat.

     

    Bunda, menunda mandi pertama bayi juga bertujuan untuk menstabilkan gula darah bayi. Memandikan bayi terlalu dini setelah lahir bisa menyebabkan gula darah rendah. Di beberapa jam pertama setelah lahir bayi perlu menyesuaikan diri dengan kehidupan di luar rahim, termasuk kehilangan plasenta sebagai sumber gula darah. Memandikan bayi menyebabkan tangisan, stres, dan pelepasan hormon stres. Hormon stres bisa menyebabkan gula darah menurun, yang membuat bayi terlalu mengantuk untuk terjaga dan menyusu, menyebabkan gula darah semakin turun. Di kasus yang jarang terjadi, gula darah rendah bisa menyebabkan cedera neurologikal.

     

  • Menurunkan risiko infeksi

    Ada beberapa alasan yang membuat dokter merekomendasikan untuk menunda mandi pertama bayi. Menurunkan risiko infeksi jadi salah satu alasannya. Bayi terlahir ditutupi vernix caseosa yang mengandung protein untuk mencegah infeksi bakteri. Vernix caseosa  ibarat salep anti bakteri yang alami. Bakteri seperti Strep grup B dan E.coli sering tertular ke bayi baru lahir selama kehamilan dan bisa menyebabkan infeksi aliran darah, pneumonia, serta meningitis dan bisa berakibat fatal. Vernix caseosa  menjadi perlindungan alami terhadap infeksi ini.

(Ismawati)