Keluarga Dibaca 453 kali

15 Tempat Wisata di Bali yang Ramah Anak

Share info ini yuk ke teman-teman
Menur
15 Tempat Wisata di Bali yang Ramah Anak

Beruntunglah kita yang memiliki anak kecil di masa sekarang, tempat wisata ramah anak bukan lagi hal yang sulit dicari. Kebun binatang dan taman hiburan bukan lagi satu-satunya tempat mengajak anak berlibur karena wisata alam dan wisata pengalaman kini juga dapat dinikmati oleh anak, tanpa membuat orang tua bosan. Tak terkecuali di Bali. 

Meskipun identik dengan pantainya yang mampu menggaet jutaan wisatawan mancanegara, Bali ternyata memiliki cukup banyak tempat wisata ramah anak yang bisa Ibu kunjungi bersama keluarga. Daripada menghabiskan uang di pusat perbelanjaan dan secara tidak langsung mengajari anak untuk hidup konsumtif, mengapa tidak rutin menyisihkan dana untuk berlibur ke tempat di mana anak bisa mendapatkan pengalaman langsung yang memperkaya sudut pandangnya dan mengasah life skill nya?

Berikut ini adalah tempat wisata di Bali yang bisa Ibu pilih beserta keterangan lengkap untuk memudahkan Ibu memilih yang sesuai dengan minat anak serta budget yang dimiliki saat liburan keluarga:

  1. Bali Safari & Marine Park


    Photo source: Bali Safari Marine Park

    Anak mana yang tidak suka berkunjung ke kebun binatang? Tempat wisata di Bali yang satu ini menawarkan pengalaman seru dengan binatang, di mana anak-anak bisa menaiki bis untuk safari ke dalam tempat hidup hewan buas seperti harimau dan singa. Dengan kaca bis berukuran besar, anak-anak akan puas memandang hewan-hewan yang selama ini hanya bisa mereka lihat di buku dan layar. Badak dan zebra yang sedang merumput menjadi pemandangan indah yang membuat mata mereka berbinar. Ingin lebih seru? Ikuti Bali Night Safari yang dilakukan di malam hari. 

    Jika ingin mendapatkan suasana tinggal di hutan, Ibu bisa menginap di Mara River Safari Lodge yang berada di dalam Bali Safari & Marine Park. Keistimewaannya adalah pemandangan hewan yang dapat dinikmati dari jendela kamar, tentu saja dalam jarak yang aman. Dengan harga per kamar sekitar tiga juta rupiah, Ibu tidak hanya mendapatkan tiket masuk gratis ke Bali Safari Park namun juga sarapan dengan pemandangan singa di balik kaca, tiket masuk waterpark, pertunjukan hewan, serta Safari Journey. Lebih hemat bukan?

    Alamat: Jl. Profesor Ida Bagus Mantra km 19,8, Serongga, Kec. Gianyar, Kabupaten Gianyar, Bali
    Jam buka:  9.00 - 17.00 
    Harga tiket: Rp 135.000 (anak) dan RP 175.000 (dewasa) untuk Paket Safari Explorer, Rp 220.000 (anak) dan Rp 275.000 (dewasa) untuk Paket Safari Legend. Gratis untuk anak usia di bawah 3 tahun.
    Website: www.balisafarimarinepark.com dan www.marariversafarilodge.com

  2. Bali Bird Park


    Photo source: Wandernesia

    Bali Bird Park memiliki lebih dari 1000 ekor burung dari 250 spesies yang ada, yang bisa dikunjungi berdasarkan wilayahnya, seperti Borneo, Papua, hingga Amerika Selatan. Tempat wisata di Bali ini juga menawarkan pengalaman memberi makan burung, berfoto dengan burung yang hinggap di tangan, dan pertunjukan kakatua dan rangkong yang sangat menghibur.

    Lokasi:  Jl. Serma Cok Ngurah Gambir, Singapadu, Kec.Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali
    Jam buka: 9.00-17.30 
    Harga tiket: Rp 140.000
    Website: www.balibirdpark.com

  3. Bali Zoo Park Gianyar


    Photo source: Bali Zoo

    Berbeda dengan Bali Safari Park, Bali Zoo menawarkan konsep kebun binatang pada umumnya di mana anak bisa berjalan kaki dari kandang ke kandang. Selain melihat sekitar 500 hewan di tempat wisata ini, Ibu juga bisa mengajak anak naik bus tingkat beratap terbuka untuk menuju ke Kampung Sumatra. Di sini, terdapat Elephant Pool di mana pengunjung bisa makan sembari menikmati pemandangan gajah yang sedang mandi, Bird Presentation, dan Breakfast with Orangutan. Khusus untuk singa dan harimau, terdapat kaca pembatas sehingga anak bisa melihat dari dekat. Hewan di Bali Zoo diperlakukan dengan layak mengingat tempat wisata di Bali ini juga berfungsi sebagai situs konservasi.

    Lokasi: Jalan Raya Singapadu, Sukawati, Singapadu, Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali
    Jam buka:  9.00-17.00 
    Harga tiket: Rp 100,000 untuk dewasa dan Rp 80,000 untuk anak-anak 
    Website: www.bali-zoo.com 

  4. Bali Sharks Eco Tour


    Photo source: Hotels

    Awalnya, tempat wisata ini merupakan konservasi anak hiu yang sering diburu untuk dijadikan bahan makanan. Kini, Bali Sharks menawarkan pengalaman yang cukup menguji nyali di mana pengunjung (termasuk anak) bisa berenang bersama hiu-hiu tersebut dengan aman. Tur ini juga mencakup kunjungan ke konservasi penyu, lho!

    Lokasi: Agus Bar & Restaurant, Jl. Tukad Punggawa- Serangan, Bali
    Jam buka: 7.00 - 15.00 WITA
    Harga: US$ 100 untuk dewasa dan US$ 90 untuk anak-anak, gratis untuk anak di bawah 5 tahun.
    Website: www.balisharks.com

  5. Temega Tree House


    Photo source: Rumah Pohon Adventure

    Tempat wisata di Bali memang banyak yang memiliki lokasi di kerimbunan pohon, namun di Temega Tree House lah Ibu bisa berjalan dari pohon satu ke pohon lainnya dengan seutas tali maupun jembatan kecil. Anak usia sekolah sudah pasti menyukai serunya bermain di rumah pohon dan meniti jembatan yang mudah bergoyang. Di setiap rumah pohon yang juga berfungsi restoran, Ibu dan keluarga bisa menikmati kuliner khas Bali dengan pemandangan sawah dari ketinggian. 

    Lokasi: Jl. Raya Tirta Gangga, Temega, Padang Kerta, Karangasem, Bali
    Jam buka: 7.00 - 19.00 
    Harga tiket: Rp 10.000 (dewasa), Rp 5.000 (anak-anak)

  6. Bali Treetop Adventure


    Photo source: Bali Treetop Adventure Park

    Meskipun sama-sama menjadikan deretan pohon dan tali-temali sebagai daya tariknya, Bali Treetop Adventure cukup berbeda dengan Temega Tree House. Di Bali Treetop Adventure, Ibu dan keluarga dapat menikmati 72 wahana atau tantangan, mulai dari Spider Net hingga Flying Fox. Dengan berbagai instalasi yang melatih ketangkasan, tidak heran tempat wisata ini kerap digunakan sebagai tempat outbound berbagai instansi. Meskipun tinggi wahana dapat mencapai 20 meter, Ibu tidak perlu khawatir. Setiap pengunjung diwajibkan memakai alat pengaman, didampingi oleh pemandu, dan hanya mencoba di wahana sesuai usianya.

    Lokasi: Candikuning, Baturiti, Tabanan Regency, Bali
    Jam buka:  09.30-18.00 
    Harga tiket: Mulai dari 22 USD (dewasa) dan 14 USD (anak-anak di bawah 12 tahun) 
    Website: www.balitreetop.com

  7. Waterbom Bali


    Photo source: JKTGO

    Hampir semua anak senang bermain air. Pantai bukan satu-satunya tempat wisata di Bali yang menawarkan keseruan bermain air. Sejumlah wahana kolam renang mulai bermunculan di Bali, Waterbom salah satunya. Di sini, tidak hanya anak yang bisa menikmati belasan slide dan pancuran raksasa, Ibu dan Ayah pun bisa menguji nyali dengan meluncur dari ketinggian yang cukup ekstrim. 

    Lokasi: Jl. Kartika Plaza Tuban, Kuta, Kabupaten Badung, Bali
    Jam buka:  9.00-18.00
    Harga tiket: Anak-anak usia 2-11 tahun mulai dari Rp 251.000 dan dewasa mulai dari Rp 289.000 untuk Single Day Pass
    Website: www.waterbom-bali.com

  8. New Kuta Green Park Pecatu


    Photo source: Pecatu Indah Resort

    Tidak hanya Waterbom Bali, wahana air untuk berenang juga terdapat di daerah Pecatu, yaitu New Kuta Green Park. Menempati area seluas 5 hektar, New Kuta Green Park menawarkan berbagai macam wahana yang dapat dinikmati semua usia. Ada Lazy River, kolam arus sepanjang 300 meter yang dapat dinikmati sambil bersantai, ada juga seluncur berbagai macam jenis yang dinamai sesuai nama burung, seperti Rangkong Slide, Rajawali Slide, dan Merak Slide. Ada flying fox juga, lho!

    Lokasi: Jl. Raya Uluwatu, Pecatu, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali
    Jam buka:  09.00-18.00 
    Harga tiket: Dewasa Rp 130.000, anak-anak Rp 100.000, gratis untuk balita di bawah 80 cm.

  9. Flamingo Beach Club


    Photo source: weekendnotes

    Beach club menjadi tempat wisata di Bali yang cukup populer, namun tidak banyak yang ramah anak. Flamingo Beach Club termasuk yang khusus ditujukan untuk anak, dengan kolam renang berpelampung flamingo, dekorasi warna cerah, area bermain bajak laut, dan aktivitas seperti face painting. Dengan lokasi di Pantai Saba, Ibu juga dapat menikmati pemandangan pantai dan akses gratis ke taman kupu-kupu. 

    Alamat: Jalan Pantai Saba, Kec. Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali
    Jam buka: 11.00-20.00
    Harga tiket: Rp 100.000

  10. Balitopia Butterfly Park


    Photo source: balifuntime

    Sesuai dengan namanya, tempat wisata di Bali ini memiliki lebih dari seribu kupu-kupu yang berasal dari 15 spesies yang berada di dalam dome (kubah) seluas 1000 meter persegi. Ibu bisa mengajak Ananda belajar melepaskan kupu-kupu dengan bantuan pemandu yang ramah sekaligus metamorfosis hidup kupu-kupu. Tidak hanya itu, di Balitopia Butterfly Park juga terdapat ular, iguana, lemur, serta berbagai serangga seperti belalang dan kumbang. Jangan lupa ajak anak memberi makan rusa di Deer Park, ya!

    Karena tempat wisata ini masih satu bagian dengan Flamingo Beach Club, ada akses gratis ke sana sehingga Ananda bisa berenang setelah melihat kupu-kupu.Tersedia pula restoran dengan harga terjangkau. 

    Alamat: Jalan Pantai Saba, Kec. Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali
    Jam buka: 9.00-17.00
    Harga tiket: mulai dari Rp 67.500 - Rp 110.000

  11. Devdan Show


    Photo source: Ayodya Resort Bali

    Sedikit berbeda dengan tempat wisata di Bali pada umumnya, Devdan Show menawarkan pertunjukan seni spektakuler yang juga cocok dinikmati oleh anak-anak. Dengan cerita yang dikemas dalam bentuk tarian tradisional dan kontemporer, akrobat, serta musik, pertunjukan teater yang berjudul Treasure of The Archipelago ini bertujuan memperkenalkan budaya nusantara dari Sumatra hingga Papua. Ibu bisa sekaligus mengajarkan sejarah dan budaya pada Ananda, khususnya yang sudah memasuki usia sekolah. Kapan lagi berkenalan dengan budaya Indonesia secara langsung?

    Untuk anak usia prasekolah, pertimbangkan durasi pertunjukan yang mencapai 90 menit. Pastikan Ananda bisa tetap tenang selama pertunjukan dan sabar menunggu hingga selesai. Begitu juga dengan musik dari pertunjukan teater yang biasanya terlalu keras bagi anak kecil. Di luar itu, sayang rasanya melewatkan pertunjukan yang ditampilkan di Devdan Theater Nusa Dua Bali, dengan kapasitas 700 penonton ini.

    Lokasi: Komplek ITDC, Nusa Dua, Kuta Selatan, Benoa, Kab.Badung, Bali
    Jam pertunjukan: Senin, Rabu, Jumat dan Sabtu, jam 19.30 - 21.00
    Harga tiket: Mulai dari Rp 180.000 
    Website: www.devdanshow.com/id

  12. Bali Chocolate Factory


    Photo source: NOW Bali

    Meskipun coklat bukanlah salah satu komoditas unggulan di Bali, namun pengalaman membuat coklat di bangunan unik di tepi pantai tentu menjadi kenangan tak terlupakan bagi anak-anak. Bali Chocolate Factory didirikan oleh warga negara AS bernama Carly, yang membuat tempat wisata di Bali ini juga sering disebut sebagai Carly’s Factory. Pabrik coklatnya memiliki desain bangunan unik berbentuk segitiga dengan bambu sebagai materialnya. Ibu juga dapat merasakan serunya bermain ayunan besar di tepi Pantai Jasri, yang ditambatkan pada pohon yang sangat tinggi. Jangan lupa untuk berfoto dan mengunggahnya di media sosial karena lokasinya cukup instagrammable.

    Lokasi: Jalan Raya Pantai Jasri Kauhan, Jasri, Karangasem, Bali
    Jam buka: 09.00 - 17.00 
    Harga tiket: mulai dari Rp 10.000 untuk masuk ke lokasi

  13. Rafting di Sungai Ayung


    Photo source: befreeftour

    Jika keluarga Ibu termasuk tipe traveler yang suka aktivitas alam bebas, mengapa tidak mencoba rafting? Anak berusia minimal 7 tahun sudah dapat mencoba rafting, lho! Tentu saja, Ibu atau Ayah tetap harus mendampingi Ananda, selain seorang instruktur yang ada di setiap perahu karet. Sungai Ayung terletak di Ubud, dengan durasi rafting selama 2 jam mengikuti aliran sungai sepanjang 12 km. Anak berjiwa petualang tentu akan sangat menikmati rafting, sementara anak yang lebih gemar kegiatan indoor akan belajar bagaimana mengelola rasa takut agar dapat menaklukkan tantangan dan melatih keberanian.

    Lokasi: Jalan Raya Kedewatan No.31, Ubud, Gianyar, Bali
    Jam buka: morning trip 7.30, afternoon trip 11.45
    Harga tiket: Anak-anak 7-12 tahun maupun dewasa, mulai dari US$ 18
    Website: www.baliraftingadventure.com

  14. Perpustakaan Pondok Pekak


    Photo source: Pondok Pekak Library

    Bagi sebagian keluarga, membaca buku termasuk salah satu kegiatan rekreatif. Inilah mengapa Perpustakaan Pondok Pekak termasuk tempat wisata di Bali yang layak kunjung. Awalnya, perpustakaan ini didirikan untuk menyediakan buku bacaan bagi para ekspatriat dan keluarganya. Tak heran, Ibu bisa menjumpai buku anak berbahasa Inggris, Perancis, hingga Jerman. Tersedia pula ruang bermain untuk anak dan semua ini dapat dinikmati secara gratis.

    Perpustakaan Pondok Pekak juga terkenal akan berbagai kelas yang bisa diikuti oleh wisatawan, seperti kelas melukis di atas kanvas untuk anak-anak maupun dewasa, kelas membuat perhiasan perak, kelas memahat, bermain gamelan, kelas bahasa Indonesia, hingga kelas menari Bali dengan biaya bervariasi. Karenanya, Pondok Pekak lebih cocok dinikmati untuk wisatawan yang berlibur agak lama di Bali.

    Lokasi: Jl. Monkey Forest, sebelah Timur Lapangan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali
    Jam buka: 9.00-21.00 

  15. I AM BALI & Upside Down Zone


    Photo source: TripAdvisor

    Museum seni 3 dimensi ini cocok bagi Ibu yang suka selfie maupun mengabadikan berbagai aktivitas si kecil dalam foto. Di tempat wisata ini, terdapat lebih dari 100 lukisan/background foto 3 dimensi, 5 karya seni ilusi optikal, dan 5 ruangan dengan efek khusus. Jika Ibu bingung bagaimana agar foto tampak menarik, ada panduan di lantai yang menunjukkan titik untuk berdiri. Seru!

    Lokasi: Monumen Bajra Sandhi (Lantai Dasar), Jalan Raya Puputan, Renon, Denpasar Selatan, Bali.
    Jam buka: 9.00-20.00 weekdays, 7.00-20.00 weekend dan hari libur
    Tiket masuk: Rp 300.000 untuk dewasa (gratis untuk anak di bawah 3 tahun)

Rasanya, tiga hari pun tidak cukup ya, mengunjungi semua destinasi di atas. Ibu bisa pilih tempat wisata di Bali yang kira-kira paling cocok dengan selera anak. Jangan lupa sesuaikan dengan budget, usia anak, dan kondisi fisik anak. Travelling dengan anak memang harus siap dengan kejadian tak terduga. Maka, turunkan ekspektasi, yang penting anak happy

(Menur / Dok.Freepik)