Tinggal Di Kos Alasan Dahlia Poland Relakan Hak Asuh Anak Pada Sang Mantan
Sejak awal perceraiannya, publik sempat heboh karena Dahlia Poland pergi dari rumah tanpa membawa ketiga anak-anaknya. Banyak yang berspekulasi bahwa, keputusan Dahlia meninggalkan rumah tersebut sangat egois.
Padahal, justru Dahlia Poland melakukan hal ini karena rasa sayangnya yang sangat besar pada anak-anaknya. Setelah putusan cerai, belakangan diketahui bahwa Dahlia Poland melakukan hal tersebut karena ia masih tinggal di kos-kosan, dan belum memiliki rumah yang layak untuk tiga buah hatinya.
Sehingga, sulit untuk membesarkan anak-anaknya hanya dalam satu kamar kos yang kecil. Dikutip dari Podcast Melaney Ricardo, Dahlia Poland pun dengan haru menceritakan keputusannya tersebut, yang semata-mata demi kebaikan tiga anaknya.
Bercerai karena perbedaan prinsip

Photo source: Instagram @dahliachr
Awal perceraian Dahlia Poland dan Fandy Christian pada 2025 lalu memang cukup mengejutkan public. Sebab, Dahlia dan Fandy dikenal sebagai pasangan yang serasi dan harmonis, dengan tiga buah hati mereka.
Namun, tak disangka sejak Mei 2025 ternyata mereka sudah memutuskan untuk pisah rumah. Kemudian pengadilan memutuskan keduanya resmi bercerai pada 27 November 2025.
Konon, alasan perceraian keduanya diakibatkan oleh perbedaan prinsip, kurangnya komunikasi antar keduanya. Selama proses perceraian berlangsung, ternyata Dahlia juga tidak membawa serta 3 buah hatinya bersama.
Sebaliknya, Dahlia memilih untuk terlebih dahulu menenangkan diri dan tinggal sendiri di kos-kosannya di Bali. Meski begitu, Dahlia dan Fandy memutuskan untuk melakukan Co Parenting untuk membesarkan ketiga buah hati mereka.
Pertimbangan untuk melindungi diri sendiri, alasan Dahlia Poland tak membawa tiga buah hatinya

Photo source: Instagram @dahliachr
Kalau dirunut, Dahlia Poland-lah yang terlebih dahulu memilih untuk meninggalkan rumah sekaligus mengajukan gugatan cerai pada Fandy Christian. Dahlia mengaku, ini merupakan langkah paling berat yang pernah ia ambil seumur hidup.
Apalagi, ia juga memutuskan untuk tidak membawa serta ketiga anaknya saat keluar dari rumah. Dalam Podcast bersama Melaney Ricardo, Dahlia mengungkapkan ini juga jadi Keputusan yang sangat berat, apalagi ia merupakan seorang Ibu.
Namun, Dahlia mengaku ada banyak pertimbangan atas alasan ia tak membawa serta anak-anaknya dari rumah. Salah satunya adalah masalah rumah tangganya dengan Fandy yang dirasa konfliknya cukup berat, membuat Dahlia perlu menenangkan diri terlebih dahulu.
Terlebih, saat ini Dahlia masih tinggal di sebuah kos-kosan di Bali. Dimana tempat tersebut dianggap kurang nyaman untuk ditinggali bersama tiga anaknya.
Sehingga, Dahlia pasrah dan menyerahkan hak asuh anak sepenuhnya pada sang mantan suami. Ia mengaku bahwa dirinya belum cukup kuat membawa tiga anaknya untuk tinggal bersama, karena masih butuh waktu untuk sembuh dari ‘luka’.
Penuh haru, Dahlia Poland ikhlaskan hak asuh anak jatuh ke tangan sang mantan

Photo source: Instagram @dahliachr
Yang orang tahu, dampak perceraian hanya menimbulkan luka di hati anak. Padahal selain anak, kita sendiri sebagai orang yang menjalankannya juga punya luka yang cukup mendalam ya, Bu.
Luka tersebut juga butuh diberi waktu untuk sembuh. Tiap orang melalui luka dengan cara yang berbeda, begitupun yang dilakukan oleh Dahlia Poland.
Ia mengaku masih butuh waktu untuk menata diri dari perihnya luka perceraian yang ia alami. Ia butuh dirinya yang utuh, agar bisa menjadi orang tua yang kuat buat anak-anaknya.
Karenanya, dengan berat hati dan penuh haru, Dahlia memutuskan untuk mengikhlaskan hak asuh ketiga anaknya pada sang mantan suami, Fandy Christian. Bukan tanpa alasan, selain mentalnya yang belum kuat, Dahlia juga mempertimbangkan tempat tinggalnya yang tak memungkinkan untuk membawa anak-anak tinggal bersamanya.
Sementara di rumah sang mantan, anak-anaknya memiliki semua fasilitas yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang yang optimal. Dahlia nggak menginginkan kehidupan anaknya harus down grade, jika dipaksa harus ikut tinggal bersamanya. Apalagi menurut Dahlia, stabilitas dan kenyamana anak-anaknya adalah hal yang paling Utama saat ini.
Butuh waktu menjelaskan perceraian pada anak-anaknya

Photo source: Instagram @dahliachr
Kepolosan anak-anak terkadang justru menyimpan luka bagi orang tuanya. Apalagi dengan segudang rasa penasaran dan pertanyaan yang mereka lontarkan.
Hal ini pun juga dirasakan oleh Dahlia Poland. Ia mengaku, butuh waktu untuk menjelaskan soal perceraian pada anak-anaknya.
Suatu saat, Dahlia pernah mengajak anak sulungnya, James mengunjungi kos-kosan. James mengatakan bahwa kos-kosan sang Ibu sangat keren.
Namun, ada hal yang menyentuh dan membuat Dahlia sedih yaitu Ketika James bingung karena Dahli harus mencari rumah lain, padahal mereka memiliki rumah dan bisa tinggal bersama. Dengan bahasa sederhana, dan penuh kelembutan, Dahlia pun menjelaskan bahwa ia dan sang mantan suami sudah tidak bisa tinggal bersama.
Karena saat ini sudah tidak menjadi suami dan istri, melainkan best friend. Walau tak lagi bisa tinggal bersama, Dahlia juga mengatakan pada James bahwa rasa cintanya tidak akan pernah luntur, James dan adik-adiknya bisa mengunjungi Dahlia kapanpun mereka inginkan.
Menahan rindu, demi kesejahteraan ketiga buah hati

Photo source: Instagram @dahliachr
Tak ada seorangpun yang bisa menahan rindu, apalagi rindu pada anak-anaknya. Hal ini jugalah yang dirasakan oleh Dahlia Poland.
Terlebih ia merupakan sosok Ibu yang benar-benar mengurus tiga buah hatinya full 24 jam tanpa pengasuh. Rasa berat dan rindu tiap malam terus menyelimuti.
Tiap malam, ia juga kerap mengenang momen ketiga anaknya tiap sebelum tidur yang selalu ia ciptakan bersama anak-anaknya. Bagi Dahlia, tiap hari malam terasa lebih panjang karena harus menahan rindu pada anak-anaknya.
Namun, ia sadar inilah keputusan yang harus ia hadapi. Merelakan pengasuhan, adalah bukti cinta yang lain bentuknya. Dengan pertimbangan matang, dan kontroversi yang beredar, Dahlia yakin suatu saat nanti ia dan tiga buah hatinya bisa tinggal bersama lagi.