Dari Yura Yunita hingga Gholy, Ini Peran Ibu di Balik Kesuksesan Mereka

Dari Yura Yunita hingga Gholy, Ini Peran Ibu di Balik Kesuksesan Mereka
Dari Yura Yunita hingga Gholy, Ini Peran Ibu di Balik Kesuksesan Mereka

Siapa sangka, Yura Yunita yang kini dikenal sebagai penyanyi dengan penampilan penuh percaya diri ternyata pernah menjadi anak yang sangat pemalu? Sejak kecil, Yura sudah bercita-cita menjadi penyanyi, tetapi sering merasa ragu menunjukkan kemampuannya di depan orang lain.

Beruntung, sang ibu, Bunda Yani, selalu memberikan dukungan dan perlahan membantunya membangun rasa percaya diri.

Cerita berbeda datang dari M. Zahaby Gholy, pesepak bola Tim Nasional U-20. Di balik perjalanannya menjadi atlet, Gholy punya kenangan sederhana tentang sang ibu yang selalu menyiapkan susu sebelum dirinya berangkat latihan sepak bola.

Bagi keduanya, perhatian dan dukungan ibu sejak kecil menjadi bagian yang berharga dalam perjalanan meraih cita-cita.

Kisah Yura dan Gholy turut menjadi inspirasi dalam kampanye “Bunda Lebih Maju” yang dihadirkan SGM Eksplor di Bogor pada 14 Oktober 2026. Mengangkat pesan “Di Balik Anak Generasi Maju, Ada Bunda Lebih Maju”, kampanye ini mengapresiasi berbagai usaha ibu dalam mendukung tumbuh kembang anak, termasuk hal-hal sederhana yang dilakukan setiap hari.

Peran Bunda Yani dalam Mendukung Bakat Musik Yura Yunita Sejak Kecil

Bagi Yura Yunita, Bunda Yani merupakan sosok yang paling berpengaruh dalam perjalanan karier musiknya. Sejak kecil, Yura sudah memiliki ketertarikan pada dunia tarik suara. Sayangnya, rasa malu membuatnya kurang berani tampil di depan orang lain.

Bunda Yani kemudian membantu Yura membangun keberanian secara bertahap. Salah satunya dengan membiasakan Yura bernyanyi di hadapan anggota keluarga setiap kali berkumpul, termasuk saat Lebaran.

Mulanya, Yura diminta bernyanyi di depan orang tua. Setelah mulai terbiasa, ia didorong tampil di hadapan keluarga yang lebih besar. “Mama aku orang nomor satu yang percaya sama mimpi-mimpiku, yang selalu ada di samping aku, selalu jadi pendengar terbaik sampai saat ini,” ungkap Yura.

Dukungan tersebut juga diberikan ketika Yura mulai tertarik menulis lagu. Sang ibu selalu bersedia mendengarkan karya-karyanya, memberikan semangat, hingga mendukung Yura mengikuti kegiatan yang dapat mengembangkan bakat musiknya.

Selain membantu mengembangkan kemampuan dan rasa percaya diri, Bunda Yani juga memperhatikan pemenuhan nutrisi Yura sejak kecil. Yura mengenang kebiasaannya menikmati susu SGM, bahkan ketika sedang bermain bersama teman-temannya. Baginya, perhatian tersebut menjadi bagian dari kenangan masa kecil bersama sang ibu.

Kini, setelah berhasil menjadi musisi dan menghasilkan tiga album, Yura semakin memahami besarnya peran sang ibu dalam mendukung perjalanan kariernya.

Pengalaman pribadinya juga memiliki hubungan erat dengan lagu “Merakit”, yang ditulis Yura ketika sedang menghadapi masa sulit. Sosok Bunda Yani menjadi salah satu sumber kekuatan yang membantunya kembali bangkit.

Melalui kolaborasi “Merakit x SGM”, lagu tersebut dihadirkan dengan lirik yang disesuaikan untuk menggambarkan usaha para ibu dalam mendampingi anak. Kolaborasi ini juga diwujudkan melalui penampilan spesial Yura di KRL, sebagai bagian dari kampanye Bunda Lebih Maju.

Kisah M. Zahaby Gholy dan Dukungan Sang Ibu dalam Karier Sepak Bola

Dukungan orang tua terhadap cita-cita anak juga terlihat dalam perjalanan M. Zahaby Gholy, pesepak bola Tim Nasional U-20. Menjalani aktivitas sebagai atlet sejak usia muda tentu membutuhkan komitmen dan latihan yang konsisten. Di tengah rutinitas tersebut, Gholy mengenang bagaimana sang ibu selalu berusaha memenuhi kebutuhannya, termasuk menyiapkan asupan nutrisi sebelum latihan sepak bola.

“Dari kecil, Ibu selalu menyiapkan susu SGM buat aku, bahkan sebelum aku berangkat latihan bola. Dulu aku menganggap itu hal biasa, tapi sekarang aku sadar itu salah satu cara Ibu menjaga dan mendukung aku,” ungkap Gholy melalui pernyataan yang dibagikan SGM.

Menurut Gholy, perhatian ibunya merupakan salah satu bentuk dukungan yang selalu menyertai perjalanan dirinya dalam mengejar cita-cita. Rutinitas yang dahulu dianggap biasa kini menjadi kenangan berharga karena menunjukkan kepedulian sang ibu terhadap kebutuhan sehari-harinya.

Jika Bunda Yani membantu Yura membangun keberanian untuk tampil dan berkarya, ibu Gholy memberikan dukungan melalui perhatian terhadap kebutuhan anak selama menjalani latihan. Keduanya menggambarkan bagaimana cara orang tua mendukung anak bisa berbeda, menyesuaikan minat, kebutuhan, serta potensi yang ingin dikembangkan.

Pentingnya Peran Ibu dan Nutrisi dalam Tumbuh Kembang Anak

Dukungan keluarga memiliki peran penting dalam membantu anak mengembangkan potensinya. Selain memberikan rasa aman dan kesempatan belajar, orang tua juga perlu memperhatikan pemenuhan nutrisi sesuai kebutuhan anak.

Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH, Medical & Scientific Director Danone Indonesia, menjelaskan bahwa dalam ilmu tumbuh kembang dikenal konsep nurturing care framework. Konsep ini menekankan pentingnya pengasuhan yang memperhatikan berbagai kebutuhan anak untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangannya.

“Bunda atau ibu itu adalah key agent, jadi agen utama untuk tumbuh kembang anak dan kemajuan keluarga, bukan cuma anak,” terang dr. Ray. Menurutnya, salah satu bentuk perhatian yang dapat diberikan orang tua adalah memastikan anak memperoleh asupan nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan dan tahapan pertumbuhannya.

Dr. Ray sendiri memiliki kenangan mengenai perhatian ibunya dalam memenuhi kebutuhan nutrisi keluarga. Sejak berusia di atas satu tahun hingga memasuki masa sekolah, ia terbiasa mendapatkan susu SGM dari sang ibu. Ia bahkan mengenang bagaimana ibunya sesekali menyisihkan susu untuk diberikan kepada tetangga yang belum mampu membelinya. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari cerita masa kecil yang masih diingatnya hingga sekarang.

Tentu saja, tumbuh kembang dan pencapaian setiap anak tidak ditentukan oleh satu jenis asupan atau satu bentuk dukungan saja. Pemenuhan nutrisi, stimulasi, kesempatan belajar, interaksi, serta dukungan emosional dari keluarga saling melengkapi dalam membantu anak tumbuh dan mengembangkan kemampuannya.

Kampanye Bunda Lebih Maju dari SGM Mengapresiasi Beragam Peran Ibu

Perjalanan Yura, Gholy, dan dr. Ray menunjukkan bahwa setiap keluarga memiliki cerita dan cara tersendiri dalam mendampingi anak. Terlebih, peran ibu saat ini juga semakin beragam. Selain mengurus kebutuhan keluarga, banyak ibu yang turut menjalankan tanggung jawab profesional maupun aktivitas lainnya.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikutip dalam keterangan kampanye menunjukkan bahwa Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) perempuan Indonesia mencapai 56,63% pada 2025, dengan sekitar 58,47 juta perempuan tercatat bekerja. Di tengah tanggung jawab yang beragam, setiap ibu tentu memiliki tantangan serta cara berbeda dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

Beril Yagci, Marketing Director Danone Specialized Nutrition Indonesia, menjelaskan bahwa kampanye Bunda Lebih Maju berangkat dari keinginan untuk mengapresiasi setiap pilihan dan usaha ibu dalam memberikan yang terbaik bagi keluarga. “Maju bukan hanya tentang seberapa jauh Bunda melangkah, tetapi juga tentang setiap pilihan dan usaha yang dilakukan untuk memberikan yang terbaik bagi anak,” ujar Beril.

Hal senada disampaikan Anissa Ardiellaputri, Head of Brand SGM. Menurutnya, tidak ada satu definisi yang bisa digunakan untuk menentukan seperti apa seorang ibu seharusnya berkembang atau menjadi lebih maju.

Setiap ibu menjalani peran yang berbeda, mulai dari mendampingi anak belajar, mengatur kebutuhan rumah tangga, hingga mencari informasi untuk mengambil keputusan terkait tumbuh kembang anak. “Kami juga ingin mengapresiasi para Bunda tanpa harus mendefinisikan seperti apa seorang Bunda harus maju, tetapi mengakui dan merayakan setiap langkah yang mereka lakukan,” ujar Anissa.

Karena itu, melalui Bunda Lebih Maju, SGM ingin memberikan apresiasi terhadap berbagai usaha ibu tanpa membandingkan pencapaian maupun cara mereka menjalani peran masing-masing.

SGM Hadirkan Nutrisi dan Program Pemberdayaan untuk Para Bunda

Selain memberikan apresiasi terhadap peran ibu, SGM Eksplor juga berupaya melanjutkan dukungannya melalui penyediaan nutrisi dan program pemberdayaan. SGM menyebut telah hadir selama lebih dari 70 tahun dan menutrisi lebih dari 75 juta anak Indonesia.

Dalam pengembangan produknya, SGM menekankan pentingnya inovasi nutrisi yang disesuaikan dengan tahapan pertumbuhan serta kebutuhan anak. Salah satunya melalui SGM Eksplor dengan formulasi Nutrisi Lebih yang menurut perusahaan mengandung 3x zat besi, 100% DHA, dan minyak ikan tuna.

Selain mengembangkan produk nutrisi, SGM juga merencanakan sejumlah program pemberdayaan dan kelas untuk para ibu. Anissa menjelaskan bahwa program tersebut menjadi bagian dari upaya SGM memberikan dukungan yang lebih luas, termasuk membantu ibu terus belajar serta mengembangkan kemampuan mereka.

Melalui kampanye Bunda Lebih Maju, SGM ingin terus mendampingi para ibu dalam memberikan dukungan terbaik bagi tumbuh kembang anak sesuai dengan kebutuhan keluarga masing-masing.

Follow Ibupedia Instagram