Ju Ji Hoon Kepincut Perempuan Lain di Drakor The Remarried Empress
Bayangin, Bu, sudah bertahun-tahun menikah, tumbuh bersama, bahkan membangun kehidupan dari nol. Eh, suatu hari suami malah pulang membawa perempuan lain dan terang-terangan ingin menjadikannya selir. Nggak cukup sampai di situ, dia juga meminta cerai dari istrinya sendiri. Duh, kebayang nggak sih gimana sakit hatinya?
Nah, konflik rumah tangga yang bikin geregetan inilah yang menjadi cerita utama dalam drama Korea terbaru berjudul The Remarried Empress.
Diadaptasi dari NAVER WEBTOON populer yang telah meraih hampir 3 miliar penayangan, drama fantasi romantis berlatar kerajaan ini menceritakan kehidupan Permaisuri Navier (Shin Min Ah) yang harus menghadapi pengkhianatan suaminya, Kaisar Sovieshu (Ju Ji Hoon).
Padahal, keduanya sudah saling mengenal sejak kecil dan bersama-sama memimpin Kekaisaran Timur. Namun, segalanya berubah ketika Sovieshu jatuh cinta kepada Rashta (Lee Se Young), seorang perempuan yang melarikan diri dari perbudakan.
Saking jatuh cintanya, Sovieshu bahkan rela menceraikan Navier. Tapi siapa sangka, Navier justru menerima keputusan tersebut dengan satu syarat yang mengejutkan, yaitu ia ingin mendapatkan izin untuk menikah lagi dengan Putra Mahkota Heinrey (Lee Jong Suk) dari Kerajaan Barat!
Wah, kalau sudah begini, rasanya bukan cuma ingin tahu kelanjutan kisahnya, tapi juga ingin ikut membela Navier, ya, Bu! Apalagi, ada beberapa hal menarik dari The Remarried Empress yang membuat drama ini layak masuk watchlist Buibu. Yuk, kita bahas!
1. Belum Punya Anak, Apakah Jadi Alasan untuk Berpaling ke Perempuan Lain?

Salah satu persoalan dalam pernikahan Navier dan Sovieshu adalah kehadiran anak. Setelah bertahun-tahun menikah, keduanya belum juga memiliki keturunan. Bagi keluarga kerajaan, persoalan ini tentu cukup rumit. Sebab, anak bukan sekadar penerus keluarga, tetapi juga calon pewaris takhta yang akan menentukan keberlangsungan kekuasaan.
Namun, konflik tersebut menjadi semakin menyakitkan ketika Sovieshu justru jatuh cinta kepada Rashta dan mulai mengabaikan Navier. Kalau dipikir-pikir, persoalan keturunan ini sebenarnya juga cukup dekat dengan kehidupan nyata, lho, Parents.
Nggak sedikit pasangan yang menghadapi tekanan dari keluarga atau lingkungan karena belum memiliki anak. Sayangnya, perempuan sering kali menjadi pihak yang paling banyak mendapat pertanyaan, bahkan disalahkan ketika kehamilan belum juga datang.
Padahal, urusan keturunan merupakan tanggung jawab bersama dalam pernikahan. Kehadiran anak juga seharusnya nggak menjadi ukuran seberapa layak seseorang dicintai oleh pasangannya.
Melalui konflik Navier dan Sovieshu, kita diajak melihat bagaimana persoalan keturunan dapat memperumit hubungan yang sudah dibangun bertahun-tahun. Namun, apa pun masalah yang dihadapi pasangan, tentu bukan alasan untuk mengkhianati komitmen pernikahan, ya, Bu!
2. Navier Membuktikan Perempuan Berhak Menentukan Kebahagiaannya Sendiri

Kalau biasanya karakter perempuan yang diselingkuhi digambarkan menangis, memohon, atau berusaha mati-matian mempertahankan suaminya, Navier justru punya sikap yang berbeda.
Sebagai permaisuri, Navier dikenal cerdas, anggun, berwibawa, dan memiliki kemampuan memimpin kerajaan. Ia sudah mengabdikan sebagian besar hidupnya untuk menjalankan tanggung jawab tersebut.
Jadi, ketika Sovieshu meminta perceraian, Navier nggak serta-merta kehilangan arah atau memohon agar suaminya berubah pikiran. Sebaliknya, ia menerima perceraian itu dengan keputusan yang sudah dipikirkannya sendiri, yaitu menikah lagi dengan Heinrey, putra mahkota dari kerajaan rival suaminya.
Bisa dibayangkan bagaimana terkejutnya Sovieshu ketika mengetahui perempuan yang selama ini dianggap akan tetap berada di sisinya justru memilih jalan hidup yang berbeda. Karakter Navier menarik karena memperlihatkan bahwa seorang perempuan bisa mencintai dan berkomitmen dalam pernikahan, sekaligus tetap memiliki harga diri dan kehendaknya sendiri.
Tentu, dalam kehidupan nyata, setiap perempuan punya situasi dan pertimbangan berbeda ketika menghadapi masalah rumah tangga. Ada yang memilih memperbaiki hubungan, ada pula yang akhirnya memutuskan berpisah.
Namun, satu hal yang bisa dipetik dari Navier adalah mempertahankan pernikahan seharusnya menjadi usaha bersama, bukan perjuangan satu pihak yang terus-menerus harus mengalah.
3. Rashta, Perempuan yang Mengejar Kebahagiaan dengan Cara Menyakiti Perempuan Lain

Selain Navier, karakter Rashta juga nggak kalah menarik untuk dibahas. Bahkan, kehadirannya bisa menjadi salah satu sumber konflik yang paling bikin penonton geregetan!
Rashta awalnya merupakan perempuan yang melarikan diri dari kehidupan sebagai budak. Ketika bertemu Sovieshu, ia mendapatkan perhatian dan perlindungan dari sang kaisar hingga akhirnya masuk ke lingkungan istana.
Melihat latar belakangnya, sebenarnya cukup mudah memahami mengapa Rashta sangat menginginkan kehidupan yang lebih baik. Setelah menjalani hidup yang sulit, tentu ia ingin mendapatkan keamanan, kenyamanan, dan kedudukan yang selama ini nggak dimilikinya.
Masalahnya, ambisi tersebut kemudian mempertemukannya dengan Navier, perempuan yang sudah lebih dulu menjadi istri sah Sovieshu dan mendampingi sang kaisar selama bertahun-tahun.
Dari sinilah muncul pertanyaan menarik. Apakah seseorang bisa benar-benar bahagia kalau kebahagiaan yang dikejarnya justru dibangun dengan menyakiti perempuan lain?
Konflik Rashta dan Navier juga memperlihatkan bagaimana dua perempuan dengan latar belakang berbeda bisa ditempatkan dalam posisi saling bersaing demi mendapatkan cinta, pengakuan, dan kekuasaan.
Padahal, kalau dilihat lebih jauh, Sovieshu juga memiliki tanggung jawab besar atas situasi yang terjadi. Bagaimanapun, dialah yang sudah memiliki komitmen pernikahan dengan Navier. Jadi, menarik juga untuk melihat apakah penonton nantinya akan sepenuhnya membenci Rashta, atau justru bisa memahami alasan di balik keputusan-keputusan yang dibuatnya.
4. Sovieshu vs Heinrey, Cinta yang Menggebu atau yang Memberikan Rasa Aman?

Nah, bagian ini mungkin bakal jadi salah satu yang paling ditunggu pencinta drama romantis!
Sovieshu dan Heinrey hadir sebagai dua karakter laki-laki dengan pendekatan yang sangat berbeda dalam menjalin hubungan.
Sovieshu begitu terpikat kepada Rashta. Ketertarikannya yang besar membuat ia berusaha mendapatkan hati perempuan tersebut, bahkan sampai rela mempertaruhkan pernikahannya dengan Navier. Sementara itu, Heinrey justru menunjukkan sisi romantis melalui pendekatan yang lebih lembut kepada Navier.
Salah satu hal menggemaskan dari hubungan keduanya adalah komunikasi melalui surat yang dikirimkan dengan bantuan seekor burung. Lewat cara yang cukup unik ini, kedekatan mereka perlahan mulai terbangun.
Duh, kebayang nggak sih, Bu? Di tengah kehidupan istana yang penuh intrik, ternyata masih ada kisah romantis dengan surat-menyurat yang manis seperti ini!
Namun, kalau diperhatikan, perbedaan kedua karakter ini juga mengangkat pertanyaan yang cukup menarik tentang hubungan. Apakah cinta yang terasa begitu menggebu-gebu selalu menjadi tanda hubungan yang baik? Atau justru perhatian yang konsisten, rasa hormat, dan keamanan emosional yang lebih dibutuhkan dalam hubungan jangka panjang?
Dalam pernikahan, perasaan jatuh cinta tentu penting. Namun, ketika hubungan sudah berjalan bertahun-tahun, ada hal-hal lain yang juga perlu dijaga, seperti kesetiaan, komunikasi, rasa saling menghargai, dan komitmen untuk tetap hadir bagi pasangan.
Nah, melalui kisah Navier, Sovieshu, Rashta, dan Heinrey, penonton bisa melihat bagaimana cinta dan ketertarikan yang besar dapat membawa seseorang pada keputusan yang sangat berbeda.
5. Bertabur Aktor Papan Atas dengan Visual Kerajaan yang Megah!

Selain konflik percintaan dan perselingkuhannya yang bikin penasaran, The Remarried Empress juga punya daya tarik dari jajaran pemainnya.
Drama ini mempertemukan empat aktor dan aktris Korea populer, yaitu:
- Shin Min Ah sebagai Navier. Aktris yang dikenal lewat Hometown Cha-Cha-Cha dan Karma ini memerankan permaisuri yang anggun, cerdas, dan berwibawa.
- Ju Ji Hoon sebagai Sovieshu. Setelah tampil dalam The Trauma Code: Heroes on Call, Ju Ji Hoon kini memerankan kaisar yang terjebak dalam konflik cinta dan kekuasaan.
- Lee Jong Suk sebagai Heinrey. Aktor yang pernah membintangi Big Mouth ini hadir sebagai putra mahkota romantis dari Kerajaan Barat.
- Lee Se Young sebagai Rashta. Aktris yang dikenal melalui The Red Sleeve ini memerankan perempuan yang kehadirannya mengguncang rumah tangga Navier dan Sovieshu.
Keempatnya memiliki karakter dengan kepribadian dan kepentingan yang berbeda, sehingga interaksi mereka menjadi salah satu hal yang menarik untuk dinantikan.
Nggak cuma pemainnya, dari materi promosi yang sudah dirilis, visual drama ini juga terlihat mewah banget! Mulai dari gaun bangsawan yang elegan, mahkota, perhiasan, hingga dekorasi istana yang megah, semuanya berhasil menghadirkan nuansa kerajaan fantasi yang memanjakan mata.
Buat Buibu yang suka memperhatikan detail busana dalam drama kerajaan, penampilan Navier juga bisa jadi daya tarik tersendiri. Apalagi dengan berbagai gaun cantik dan aksesori khas bangsawan yang dikenakannya. Rasanya setiap adegan bisa jadi inspirasi untuk mengagumi detail wardrobe mereka, nih!
Jadwal Tayang The Remarried Empress di Disney+

Kabar baiknya, Parents nggak perlu menunggu lebih lama untuk menyaksikan kisah Navier! The Remarried Empress yang awalnya dijadwalkan tayang pada 4 November 2026, ternyata dimajukan satu hari menjadi 3 November 2026, eksklusif di Disney+.
Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh para pemain dalam konferensi pers sebagai bentuk apresiasi kepada penggemar yang sudah menantikan penayangannya.
Drama ini memiliki total 10 episode, dengan jadwal sebagai berikut:
- 3 November 2026: Episode 1–4
- 11 November 2026: Episode 5–6
- 18 November 2026: Episode 7–8
- 25 November 2026: Episode 9–10 (final)
Jadi, Buibu bisa langsung menikmati empat episode pertamanya sekaligus sebelum mengikuti kelanjutan kisah Navier setiap hari Rabu.
Bisa Rasakan Suasana Kerajaan The Remarried Empress di Jakarta, Lho!

Ada kabar menarik lainnya buat Parents yang tinggal di Jakarta! Untuk merayakan perilisan drama ini, Disney+ Indonesia menghadirkan The Remarried Empress Pop-Up Experience di Tribeca Park, Central Park Mall, Jakarta, mulai 2–15 November 2026.

Instalasi ini terinspirasi dari suasana Kerajaan Timur dalam serial The Remarried Empress. Jadi, pengunjung bisa merasakan sedikit gambaran kehidupan kerajaan yang selama ini hanya dilihat melalui layar. Ada berbagai spot foto menarik yang bisa dijelajahi, mulai dari latar kerajaan, taman kerajaan, hingga ruangan Permaisuri Navier.

Menariknya lagi, pengunjung juga bisa mencoba kostum layaknya permaisuri dan putra mahkota untuk berfoto. Ada pula aktivitas interaktif berupa menuliskan pesan untuk diri sendiri dengan sentuhan khas kerajaan.
Nggak berhenti di situ, Disney+ juga menghadirkan aktivitas peel-off sticker di Stasiun MRT Blok M mulai 4 November 2026 hingga stiker bertanda The Royal Treasure habis.
Pengunjung yang menemukan stiker bertuliskan “Selamat Kamu Berhasil Dapat Merchandise” berkesempatan mendapatkan merchandise Disney, dengan total 20 pemenang. Wah, buat Buibu pencinta drakor kerajaan, aktivitas ini bisa jadi pilihan menarik untuk mengisi waktu luang sekaligus berfoto ala bangsawan!
Jadi, siapa nih yang sudah nggak sabar melihat bagaimana Navier menghadapi pengkhianatan Sovieshu dan memulai kisah barunya bersama Heinrey?
Kalau Parents suka drama kerajaan dengan konflik rumah tangga yang bikin emosi, intrik kekuasaan, romansa manis, dan karakter perempuan yang kuat, The Remarried Empress wajib masuk watchlist November ini!