Tips Jadi Smart Shopper agar Ibu Nggak Kalap Belanja Online

Tips Jadi Smart Shopper agar Ibu Nggak Kalap Belanja Online
Tips Jadi Smart Shopper agar Ibu Nggak Kalap Belanja Online

Belanja online sudah menjadi bagian dari keseharian banyak Ibu. Mulai dari membeli kebutuhan rumah, produk perawatan diri, sampai barang yang sedang ramai dibicarakan di media sosial, semuanya bisa dicari hanya dalam beberapa kali klik.

Masalahnya, kemudahan tersebut juga bisa membuat kita lebih cepat tergoda. Baru melihat satu produk viral, langsung ingin check out. Belum lagi kalau ada tulisan diskon besar, hadiah tambahan, atau batas waktu promo yang membuat keputusan belanja terasa harus diambil saat itu juga.

Padahal, menjadi smart shopper bukan berarti Ibu harus selalu mencari harga paling murah. Kebiasaan ini lebih berkaitan dengan kemampuan memilih produk secara cermat, memastikan tempat belanja dapat dipercaya, dan mengetahui kapan waktu yang tepat untuk membeli.

Tips agar Ibu Jadi Smart Shopper saat Belanja Online

Di tengah banyaknya produk, ulasan, dan promosi, Ibu tetap bisa menikmati kemudahan belanja online tanpa harus merasa kalap setelahnya. Beberapa kebiasaan berikut dapat membantu proses belanja terasa lebih terencana.

1. Kenali kebutuhan sebelum membuka aplikasi belanja

Sebelum mulai melihat-lihat produk, coba tentukan dahulu barang apa yang memang dibutuhkan. Langkah sederhana ini bisa membantu Ibu membedakan antara kebutuhan dan keinginan yang muncul karena melihat produk viral.

Membuat daftar belanja juga dapat mengurangi kebiasaan memasukkan banyak barang ke keranjang hanya karena tampilannya menarik atau sedang ramai dibicarakan.

2. Beli produk dari toko resmi atau toko terpercaya

Harga yang lebih murah memang menggoda, tetapi keamanan dan kejelasan produk tetap perlu menjadi pertimbangan. Ibu dapat memeriksa apakah produk dijual melalui official store, membaca deskripsi dengan teliti, serta melihat informasi mengenai penjual.

Cara ini juga membantu mengurangi risiko mendapatkan produk yang tidak sesuai, terutama untuk barang perawatan tubuh dan kebutuhan keluarga.

3. Cari informasi sebelum mengikuti tren

Produk yang viral belum tentu sesuai dengan kebutuhan semua orang. Sebelum membeli, sempatkan membaca informasi produk, cara penggunaan, klaim yang disampaikan, serta ulasan dari konsumen lain.

Ulasan dari content creator juga dapat menjadi referensi, tetapi keputusan akhir tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing keluarga.

4. Jangan terburu-buru melakukan check out

Keinginan membeli sering kali muncul karena merasa produknya akan segera habis atau promonya akan berakhir. Jika barang tersebut tidak mendesak, tidak ada salahnya memberi jeda sebelum melakukan pembayaran.

Ibu bisa menyimpan produk di keranjang terlebih dahulu, lalu mengeceknya kembali beberapa jam atau satu hari kemudian. Cara ini membantu memastikan bahwa keputusan membeli tidak hanya muncul karena dorongan sesaat.

5. Manfaatkan promo pada waktu yang tepat

Smart shopper tetap boleh berburu promo. Namun, potongan harga akan terasa lebih bermanfaat ketika digunakan untuk membeli produk yang memang dibutuhkan.

Periksa juga harga akhir, jumlah produk yang didapat, serta ketentuan penawaran sebelum menyelesaikan transaksi. Jangan sampai promo justru membuat Ibu membeli lebih banyak dari yang dapat digunakan.

Kebiasaan tersebut juga diterapkan oleh Abel Cantika. Sebagai beauty influencer yang banyak berbelanja secara online, Abel mengaku tidak langsung membeli setiap produk yang sedang ramai dibicarakan.

“Aku berusaha tahu dulu mau beli di mana. Aku cek marketplace-nya, e-commerce, atau official store yang benar-benar terpercaya. Sebagai beauty content creator, produk yang aku review ke orang lain harus bisa aku pertanggungjawabkan,” ungkap Abel.

Pengalaman kurang menyenangkan saat belanja online membuat Abel semakin berhati-hati. Ia juga mempertimbangkan apakah informasi produk sesuai dengan klaimnya dan apakah produk tersebut telah memiliki sertifikasi yang diperlukan.

Bagi Abel, momentum belanja juga tidak kalah penting. Produk yang diinginkan tidak selalu harus dibeli saat pertama kali terlihat. “Biasanya kita terlalu impulsif ingin membeli produk sekarang juga, padahal ada momen tertentu ketika produk incaran sedang ada promonya. Jadi, sebagai smart shopper, kita harus tahu momentum yang pas untuk membeli,” sambungnya.

Salah satu momentum belanja yang dapat dimanfaatkan konsumen adalah Shopee Hyper Brand Day 2026. Melalui kampanye ini, Shopee Indonesia berkolaborasi dengan Unilever Indonesia untuk menghadirkan GloUtopia.

GloUtopia Hadir dalam Shopee Hyper Brand Day 2026

GloUtopia menjadi bagian dari rangkaian Shopee Hyper Brand Day yang berlangsung selama lima hari, mulai 31 Juli hingga 4 Agustus 2026. Acara offline-nya digelar di Senayan City pada 31 Juli sampai 2 Agustus 2026.

Kegiatan ini mempertemukan konsumen, brand, content creator, serta affiliator dalam satu ekosistem digital. Selain menjadi tempat untuk mengenal berbagai produk, GloUtopia juga menghadirkan booth interaktif, area pembuatan konten, live chamber, serta workshop.

Samuel Pandhega, Head of Digital & Social Commerce Unilever Indonesia, menjelaskan bahwa GloUtopia dirancang untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital melalui kolaborasi yang melibatkan berbagai pihak.

“Melalui GloUtopia, kami membuat kolaborasi bersama partner, khususnya Shopee sebagai platform e-commerce, rekan-rekan brand, content creator, dan jutaan konsumen untuk membuat ekosistem digital kreatif yang berkesinambungan,” jelas Samuel.

Kolaborasi antara Unilever Indonesia dan Shopee sudah berjalan hampir satu dekade. Samuel mengungkapkan bahwa kerja sama tersebut dimulai saat Unilever mengembangkan bisnis digital dan e-commerce pada 2017 serta membuka official store pertamanya di marketplace Shopee.

Hubungan itu terus berkembang hingga Shopee Hyper Brand Day menjadi salah satu bentuk kolaborasi yang menggabungkan pengalaman belanja, peluncuran inovasi, promosi, serta aktivitas bagi content creator.

Julian Kamil, Head of Strategic Brand Partnerships Shopee Indonesia, menyampaikan bahwa Hyper Brand Day merupakan kampanye khusus yang dibuat bersama mitra strategis Shopee. “Campaign ini bukan hanya wadah promosi, tetapi juga menjadi wadah bagi brand untuk menciptakan inovasi terbaru, membangun engagement yang kuat, dan memberikan pengalaman berbelanja di level terbaik,” paparnya.

Unilever menjadi mitra pertama ketika Shopee Hyper Brand Day diperkenalkan pada tahun sebelumnya. Kolaborasi pada 2026 ini menjadi kali kedua keduanya menjalankan kampanye tersebut bersama-sama.

Empat Inovasi Produk Unilever Diperkenalkan Secara Eksklusif

Perkembangan kebiasaan belanja online ikut memengaruhi cara brand memperkenalkan produk baru. Samuel menjelaskan bahwa pemasaran dan distribusi digital terus bertumbuh di berbagai kategori Unilever, mulai dari beauty, personal care, home care, hingga foods.

Karena itu, sejumlah produk disiapkan untuk diperkenalkan lebih dahulu melalui kanal online. Dalam Shopee Hyper Brand Day 2026, Unilever meluncurkan empat rangkaian produk secara eksklusif.

1. Sunsilk Thick and Bouncy

Sunsilk Thick and Bouncy merupakan rangkaian perawatan rambut yang terdiri dari sampo, conditioner, dan serum. Rangkaian ini ditujukan untuk membantu merawat rambut rontok, memperkuat rambut dari akar, serta membuat rambut terasa lebih tebal dan bouncy.

2. Vaseline Pro Derma Hand Cream

Vaseline Pro Derma sebelumnya hadir dalam bentuk produk perawatan tubuh dan lotion. Kali ini, rangkaiannya diperluas dengan kehadiran hand cream. Produk tersebut disebut memiliki manfaat 24 jam moisture lock untuk membantu menjaga kelembapan dan kelembutan tangan.

3. Dove Body Wash dengan Pro Ceramide Complex

Dove turut memperkenalkan body wash ukuran 500 mililiter yang dilengkapi Pro Ceramide Complex dan tersedia dalam tiga varian. Produk ini difokuskan untuk membantu menjaga kelembapan serta skin barrier agar kulit tetap terasa lembut setelah mandi.

4. Rinso Anti Stain Spray

Dari kategori perawatan rumah, Unilever menghadirkan Rinso Anti Stain dalam bentuk spray. Samuel menyampaikan bahwa produk tersebut ditujukan untuk membantu menghilangkan lebih dari 100 noda atau jenis kotoran. Penggunaannya dilakukan dengan menyemprotkan produk pada bagian pakaian yang terkena noda.

Keempat rangkaian tersebut diperkenalkan secara eksklusif melalui Shopee Hyper Brand Day 2026 bersama sejumlah penawaran selama periode kampanye. Shopee dan Unilever menghadirkan ekstra diskon hingga Rp100.000 serta potongan harga sampai 80 persen selama kampanye berlangsung.

Kita juga bisa mendapatkan box kolaborasi terbatas yang berisi hadiah dan sejumlah produk eksklusif. Program lain yang diperkenalkan meliputi Buy 1 Get 5 dan Buy 2 Get 7.

Content Creator dan Affiliator Mendapat Ruang untuk Berkembang di GloUtopia

Dalam offline event GloUtopia yang digelar di Main Atrium Senayan City, pengunjung tidak hanya bisa mengenal berbagai produk dan promo. Acara ini juga menghadirkan ruang khusus bagi content creator serta affiliator untuk mengeksplorasi produk, membuat konten, dan berinteraksi langsung dengan brand.

Sejumlah brand Unilever hadir melalui berbagai booth, antara lain Dove, Pond’s, Vaseline, TRESemmé, Sunsilk, Pepsodent, Rexona, Clear, Bango, dan Royco. Setiap area dilengkapi aktivitas yang dapat dieksplorasi oleh pengunjung maupun para creator.

Content creator juga mendapat akses ke live chamber dan area yang dapat digunakan untuk membuat konten atau melakukan siaran langsung selama acara berlangsung. “Kami memberikan panggung lebih banyak bagi rekan-rekan content creator. Mereka bisa mendapatkan akses utama, prioritas, dan khusus untuk produk Unilever yang baru maupun produk yang sudah ada,” tutur Samuel.

Setiap hari, offline event GloUtopia juga menghadirkan workshop khusus dari Academy. Sesi tersebut diharapkan dapat memberikan inspirasi, menambah wawasan, dan membantu content creator terus berkembang.

Julian menilai pertemuan antara platform, brand, konsumen, dan creator di Main Atrium Senayan City dapat menciptakan manfaat yang lebih luas bagi ekosistem digital. “Melalui festival ini, Shopee bersama Unilever ingin memastikan kolaborasi di tingkat ekosistem bisa memberikan nilai tambah, bukan hanya untuk konsumen, tetapi juga bagi pertumbuhan bisnis ekonomi digital dan content creator di Indonesia,” terangnya.

Peluang tersebut turut dirasakan oleh Yulia, salah satu affiliator yang hadir di GloUtopia. Baginya, profesi affiliator membuka kesempatan untuk mengembangkan passion sekaligus menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi keluarga. “Event GloUtopia menjadi salah satu bukti bahwa profesi seperti saya sangat diapresiasi dan diakui. Di acara ini, platform, brand, creator, dan konsumen bisa menciptakan pengalaman yang lebih seru, inspiratif, dan bermanfaat,” ungkap Yulia.

Promo Boleh Dinikmati, Belanja Tetap Perlu Dicermati

Menemukan produk baru dan mendapatkan harga menarik memang menjadi bagian yang menyenangkan dari belanja online. Namun, keputusan terbaik tetap datang dari kemampuan Ibu mengenali kebutuhan dan mencari informasi sebelum membeli.

Shopee Hyper Brand Day 2026 dapat menjadi salah satu momentum untuk melihat berbagai inovasi dan penawaran. Sebelum melakukan check out, periksa kembali produk, jumlah barang, serta ketentuan promo yang berlaku.

Dengan begitu, Ibu tetap dapat menikmati keseruan belanja online tanpa kehilangan kebiasaan untuk berbelanja secara lebih cermat dan bertanggung jawab.

Follow Ibupedia Instagram