Kesehatan Dibaca 291 kali

8 Cara Membersihkan Kompor yang Mudah dan Efektif

Share info ini yuk ke teman-teman
Menur

Terakhir diperbaharui 05 November, 2019 05:11

8 Cara Membersihkan Kompor yang Mudah dan Efektif

Masih ingatkah Ibu, barang apa yang saat awal menikah dulu menjadi kebutuhan pokok? Selain kasur dan lemari, tentunya kompor menjadi barang yang wajib dimiliki. Meskipun rumah masih mengontrak, dapur menjadi satu dengan ruang utama, penggunaannya sebatas untuk merebus air atau membuat mie instan, kompor wajib ada.

Nah, pernah tidak menghitung usia kompor yang Ibu miliki? Ada yang masih awet menggunakan kompor pertama yang dimiliki sejak menikah, lho! Tentu saja, harga bukan faktor utama awet tidaknya kompor, namun lebih di cara penggunaan dan perawatan. Rutin membersihkan kompor adalah salah satunya.

Sayangnya, tidak banyak orang tahu bagaimana cara membersihkan kompor yang benar. Dan, tidak banyak pula yang rajin membersihkan kompor seusai digunakan. Akibatnya, beberapa permasalahan ini kerap muncul setelah 1-2 tahun memiliki kompor, seperti:

  1. Api tidak bisa menyala meskipun gas belum habis

    Awal membeli kompor gas, biasanya api langsung menyala begitu knob diputar. Setelah beberapa waktu, Ibu membutuhkan beberapa kali putar agar api dapat menyala. Lama kelamaan, api tidak menyala meskipun knob kompor sudah beberapa kali diputar. Akhirnya, Ibu memilih untuk menyalakan knob dan menyalakan api menggunakan korek api dan lilin.

  2. Api kompor menjadi kecil

    Masalah lain yang timbul seiring dengan usia kompor adalah api yang makin lama makin kecil, meskipun Ibu sudah mencoba memutar knob lebih jauh ke arah kiri. Penyebabnya bisa berasal dari corong api atau burner yang tersumbat kerak.

  3. Api merah yang menyebabkan panci menjadi hitam

    Pernah melihat pantat panci atau penggorengan mendadak hitam? Terkadang, warna hitam tersebut cukup tebal sehingga rontok dalam bentuk serpihan arang. Rontokan tersebut tidak banyak, tetapi susah dibersihkan meski menggunakan air dan sabun. Ternyata, setelah diamati, warna hitam berasal dari salah satu sisi tungku yang mengeluarkan api merah.

Semua masalah tersebut umumnya disebabkan oleh komponen kompor gas yang kotor, meskipun ada juga yang disebabkan oleh hal teknis lain. Untuk mencegah terjadinya masalah-masalah pada kompor tersebut, lakukan cara membersihkan kompor dengan benar. Kebanyakan orang tidak menggunakan cara membersihkan kompor yang spesifik. Rata-rata, yang dibersihkan hanya bagian permukaan kompor tanpa menyentuh komponen lain seperti burner dan tungku. Itupun hanya dilap saja.

Padahal, semakin rutin dibersihkan, semakin detail bagian yang dibersihkan, semakin awet pula kompor. Memang, sekarang tersedia jasa servis kompor. Namun, ada kalanya kompor yang sudah diservis kembali bermasalah pada bagian yang sama. Akhirnya, Ibu menyerah dan membeli kompor baru. Sayang, kan?

Nah, agar kompor lebih awet, ikuti cara-cara membersihkan kompor yang tepat berikut ini.

1. Cara Membersihkan Kompor di Bagian Permukaan

Bagian permukaan adalah bagian yang paling mudah terlihat jika kotor. Karenanya, bagian inilah yang paling mudah dan paling sering dibersihkan. Cara membersihkan kompor di bagian ini tidak susah, yaitu bisa menggunakan lap kering atau basah. Kotoran yang biasanya muncul adalah cipratan minyak, tetesan air atau makanan cair, ceceran makanan, atau bahan masakan yang masih mentah. Jika dengan lap kering noda sudah menghilang, maka Ibu tidak perlu repot-repot menggunakan lap basah. Hanya saja, terdapat kotoran-kotoran yang bersembunyi di bagian sudut tungku atau bagian bawahnya. Nah, agar permukaan kompor bersih sempurna, ikuti cara membersihkan kompor dari CNET berikut ini:

  1. Pastikan kompor sudah dingin.

  2. Lepas semua komponen kompor gas yang menutupi permukaan kompor, yaitu tungku dan burner. Jika tidak sulit, lepas knob kompor. Gunanya, agar Ibu bisa membersihkan sampai ke bagian tepi lubang kompor.

  3. Gunakan tisu atau lap kering untuk membersihkan kotoran hingga bersih.

  4. Tuang cairan pembersih ke dalam baskom berisi air panas hingga berbusa. 

  5. Gunakan sarung tangan karet tebal yang bisa menahan panas, celupkan spons yang memiliki permukaan kasar dan gunakan untuk membersihkan permukaan kompor. Untuk tepi lubang kompor atau knob, Ibu bisa menggunakan sikat gigi bekas.

  6. Semprotkan air bersih dan lap sisa busa dengan lap kering. Lakukan hal yang sama pada sisi samping dan bawah kompor.

Penggunaan cairan pembersih dapur menjadi salah satu cara membersihkan kompor secara maksimal, karena biasanya mengandung bahan peluntur lemak. Kekurangan dari cairan seperti ini adalah terdapatnya jejak pembersih di atas kompor jika Ibu kurang bersih menyekanya atau malah terlalu banyak menggunakannya. 

Sepintas, hal tersebut tidak membahayakan. Apalagi, jejak pembersih bisa hilang dengan menyeka kompor menggunakan lap kering yang ditetesi sedikit air. Namun, Ibu perlu mewaspadai bahwa cairan pembersih kompor mengandung sejumlah bahan kimia yang pada kadar tertentu berbahaya bagi tubuh. American Lung Association menyebutkan bahwa cairan pembersih rumah tangga pada umumnya berpotensi menyebabkan iritasi pada mata dan tenggorokan, masalah pernafasan, reaksi alergi, sakit kepala, dan yang paling berbahaya adalah dapat menyebabkan kanker.  

Karena itu, Ibu bisa menggunakan bahan pembersih alami yang tidak hanya ramah lingkungan namun juga aman bagi tubuh. Beberapa pilihannya adalah cuka, baking soda, lemon, atau abu gosok. Jika menggunakan cairan pembersih kimiawi, pastikan sirkulasi udara di dapur cukup baik agar zat beracun yang dilepaskan oleh pembersih tidak terhirup.

2. Cara Membersihkan Kompor di Bagian Tungku 

Tungku adalah bagian yang menyangga peralatan memasak di atas kompor. Umumnya, tungku berkaki empat, meskipun ada pula yang berkaki enam. Tungku kompor merupakan bagian yang paling cepat kotor karena bersinggungan langsung dengan api. Biasanya, kondisi tungku semakin lama semakin menghitam, lengket, dan berminyak. Hati-hati, bila hal ini dibiarkan terus menerus, tungku berpotensi menjadi “bahan bakar” alias bisa mengobarkan api. Untuk mencegah terjadinya hal tersebut, segera bersihkan tungku kompor. 

Untuk kondisi tungku yang sudah berlapis minyak tebal, Ibu harus tahu cara membersihkan kompor bagian tungku secara efektif. Coba cara berikut ini jika air dan sabun tidak berhasil:

  1. Siapkan baskom yang cukup besar untuk merendam seluruh bagian tungku.

  2. Tambahkan satu sendok makan baking soda dan satu sendok makan bubuk deterjen. Aduk hingga tercampur sempurna.

  3. Diamkan selama satu jam, kemudian gosok dengan sabut aluminium. 

Salah satu cara membersihkan kompor yang efektif adalah dengan menyikatnya hingga ke sudut yang sulit dijangkau dan melakukannya berulang-ulang hingga bersih. Noda membandel mungkin akan membuat tangan Ibu bekerja ekstra keras. Begitu juga dengan bagian tungku. Umumnya, bagian inilah yang paling menghabiskan tenaga untuk membersihkannya. Jadi, setelah bersih, jadwalkan untuk membersihkan kompor secara rutin ya Bu, agar Ibu lebih mudah melakukan perawatan di minggu-minggu berikutnya dan menghabiskan lebih sedikit waktu.

3. Cara Membersihkan Kompor di Bagian Burner

Burner adalah lingkaran yang dikelilingi lubang kecil-kecil yang berada di tengah-tengah tungku. Saat api menyala, burner adalah bagian yang mengeluarkan api. Burner ini bisa dilepas untuk dibersihkan dan dipasang kembali saat sudah kering sempurna. Biasanya, burner berwarna kuning logam. Namun, penggunaan kompor secara rutin dapat menyebabkan burner berwarna hitam. Hal tersebut wajar memang, namun membiarkan burner terpakai terus tanpa membersihkannya dapat menyebabkan burner rusak.

Beberapa gangguan yang muncul karena burner jarang (atau tidak pernah) dibersihkan adalah munculnya api merah yang menyebabkan panci menjadi hitam, tersumbatnya burner sehingga api kompor mengecil atau malah tidak keluar sama sekali. Sebagai pencegahan dan perawatan, ikuti cara membersihkan kompor bagian burner berikut ini, seperti yang dikutip dari laman Maids:

  1. Copot burner setelah kompor dingin.

  2. Cuci semua burner dengan air hangat dan sedikit sabun/deterjen untuk menghilangkan lapisan kotoran terluar.

  3. Buat krim dari baking soda yang dicampur dengan air. Pastikan teksturnya menyerupai krim/pasta, dengan cara menggunakan sedikit air saja.

  4. Lapisi semua bagian burner dengan krim di atas, biarkan sekitar 20 menit.

  5. Sikat burner hingga noda hitam hilang. Menggunakan sikat yang kecil seperti sikat gigi bekas dapat digunakan untuk mencegah tertinggalnya noda di lubang dan bagian cekungan.

Noda mungkin tidak akan hilang sempurna, apalagi jika burner belum pernah dibersihkan sama sekali selama bertahun tahun. Namun, jika Ibu menginginkan hasil yang lebih sempurna, coba cara alternatif membersihkan burner berikut ini:

  1. Letakkan burner ke dalam baskom, tuang cuka sintetis hingga semua bagian burner terendam.

  2. Tambahkan dua sendok makan baking soda dan perasan dua iris jeruk lemon. Biarkan semalaman.

  3. Sikat burner dengan sikat kawat atau sabut aluminium hingga warnanya kembali seperti semula. 

  4. Keringkan dengan sempurna sebelum dipasang kembali ke kompor.

Untuk lebih mudahnya, Ibu bisa tonton video tutorial cara membersihkan kompor berikut ini.

4. Cara Membersihkan Kompor di Bagian Knob

Knob merupakan bagian yang sering terlupa, apalagi jika Ibu menggunakan kompor gas portable dan freestanding di mana knob berada menghadap depan. Pada kompor tanam, knob menghadap atas sehingga mudah terlihat jika kotor. 

Cara membersihkan knob tidaklah jauh berbeda dengan bagian lainnya. Hanya saja, knob tidak perlu direndam. Cara pertama adalah dengan mengoleskan krim yang berupa baking soda dengan campuran sedikit air. Oleskan pada knob menggunakan sikat gigi sambil disikat, lalu seka dengan spons cuci piring hingga bersih.

Cara kedua adalah dengan melepas knob, khusus bagi kompor dengan knob yang dapat dilepas pasang. Setelah knob dilepas, semprot dengan air yang sudah dicampur cairan pembersih, kemudian sikat perlahan dengan sikat gigi hingga ke bagian yang sulit dijangkau. Setelah bersih, bilas dengan air bersih atau lap kering. Lalu keringkan hingga sempurna sebelum dipasang kembali. 

5. Cara Membersihkan Kompor di Bagian Selang

Kebocoran gas kerap berasal dari selang gas yang sudah rapuh dan tidak terawat. Untuk mencegahnya, Ibu bisa membersihkan selang gas juga lho! Caranya, lepas bagian regulator gas terlebih dahulu.  Kemudian, bersihkan bagian selang dengan spons yang telah diberi air sabun. Jika ada kebocoran, maka pada bagian tersebut akan muncul gelembung. Jika ini terjadi, segera ganti selang gas. Penyebabnya bisa jadi posisi selang yang tertekuk atau dekat dengan sumber api. Setelah selesai membersihkan selang dengan spons, jangan lupa bersihkan dengan lap yang telah dibasahi air bersih, lalu keringkan. 

6. Cara Membersihkan Kompor Induksi

Meskipun belum banyak digunakan di Indonesia, kompor induksi mulai banyak mencuri perhatian karena ringan, lebih aman, lebih hemat energi dan tidak panas karena hanya menginduksi peralatan masak, serta tidak membutuhkan tabung gas. Cara membersihkan kompor induksi pun cukup mudah karena burner biasanya tertutup oleh lapisan kaca.

Pertama, semprotkan cairan pembersih yang terbuat dari sabun cuci piring cair dicampur air. Ibu juga bisa menggunakan spons yang dicelupkan ke cairan pencuci piring lalu gunakan untuk membersihkan permukaan kompor. Setelah itu, basahi kain lembut dengan air hangat, lalu lap permukaan kompor hingga bersih dari sabun. Jangan lupa untuk membersihkan sisi-sisinya, ya!

7. Cara Membersihkan Kompor Freestanding

Kompor freestanding adalah kompor yang biasanya dilengkapi oven di bagian bawahnya, serta memiliki tempat untuk meletakkan tabung gas. Biasanya, kompor freestanding memiliki empat tungku. Untuk pembersihan bagian atas kompor, Ibu bisa melihat cara membersihkan kompor per bagian yang sudah dibahas di poin sebelumnya. 

Nah, untuk membersihkan bagian oven, ikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Keluarkan rak pemanggang dari oven, lalu cuci dengan spons dan cairan pencuci piring.

  2. Siapkan wadah semprot berisi dua sendok makan baking soda dan segelas air. Aduk rata.

  3. Semprotkan ke seluruh bagian dalam oven termasuk bagian dalam pintu oven. Biarkan selama satu jam hingga kerak melunak.

  4. Bersihkan dengan lap yang sudah dibasahi air hangat.

Untuk bagian dalam tempat penyimpanan gas, bersihkan menggunakan sapu kecil atau sikat dalam keadaan kering. Untuk seluruh permukaan kompor, Ibu bisa menggunakan semprotan pembersih dapur atau sabun pencuci piring, lalu lap hingga kering.

8. Cara Membersihkan Kompor Secara Menyeluruh (Deep Clean)

Selain cara-cara yang sudah disebutkan di atas, ada cara membersihkan kompor secara menyeluruh atau deep clean. Metode ini bisa dilakukan sebulan sekali, atau sesuai dengan frekuensi penggunaan kompor. Menurut situs WikiHow, cara membersihkan kompor secara menyeluruh adalah sebagai berikut:

  1. Lepas semua komponen kompor, yaitu tungku, burner, dan knob. 

  2. Masukkan komponen-komponen tersebut ke dalam kantong plastik hitam khusus sampah yang tersedia di minimarket/supermarket. 

  3. Kemudian, tuangkan ammonia sekitar 237 ml ke dalam kantong lalu ikat rapat. 

  4. Singkirkan ke tempat yang terlindung dari cahaya matahari, biarkan hingga 24 jam. Uap dari ammonia akan melunturkan noda lemak membandel.

  5. Gunakan sarung tangan karet dan kacamata pelindung saat membersihkan komponen yang telah direndam larutan ammonia.

  6. Siapkan baskom berisi air panas yang telah dicampur cairan pencuci piring. 

  7. Rendam komponen sembari disikat bersih satu per satu kemudian bilas dengan air panas bersih.

  8. Jemur hingga kering dan pasang kembali ke kompor, setelah permukaan kompor dibersihkan.

  9. Buang cairan ammonia yang tersisa ke lubang pembuangan di dapur atau kamar mandi, kemudian buang plastik ke tempat sampah. Jauhkan dari jangkauan anak.

Setelah membersihkan kompor, jangan lupa jaga kebersihannya secara rutin ya, Bu. Kompor pun lebih awet dan higienis.

(Menur / Dok. Freepik)