Kesehatan Dibaca 8,137 kali

Nursemaid's Elbow: Sakit di Lengan Anak Bukan Akibat Jatuh Atau Terkilir

Share info ini yuk ke teman-teman
Atalya
Nursemaid's Elbow: Sakit di Lengan Anak Bukan Akibat Jatuh Atau Terkilir
Sebagai orangtua, kadang kita mudah lupa kalau anak usia batita yang aktif berlari, melompat, dan selalu bergerak tidak seperti saudara-saudaranya yang lebih tua. Anak usia ini rentan mengalami nursemaid’s elbow, yaitu pergeseran persendian pada siku.

Dinamakan nursemaid’s elbow karena pengasuh adalah orang yang biasanya menjaga anak sering kali menarik atau menghentak lengan anak saat ia berlari atau menuju ke objek yang berbahaya. Radial head subluxation adalah istilah medis yang digunakan untuk kondisi semacam ini.

Nursemaid’s elbow juga dikenal dengan istilah siku yang tertarik (pulled elbow), merupakan insiden yang wajar terjadi di masa kanak-kanak. Bahkan pulled elbow merupakan cedera siku yang paling umum dialami anak. Anak usia 1 hingga 4 tahun paling sering mengalaminya, meski bayi dan anak yang lebih besar juga bisa mengeluhkannya.

Cedera ini terjadi pada anak yang lebih kecil karena ligament (pengikat elastis yang menahan tulang tetap menyatu) ada pada posisi yang longgar dan tulang belum sepenuhnya terbentuk. Hal ini membuat tulang lebih mudah untuk bergeser dari tempatnya semula. Saat anak bertambah besar, ligament menjadi semakin ketat dan bertambah tebal, tulang juga kian melebar dan mengeras, sehingga resiko terjadinya nursemaid’s elbow menjadi berkurang.

Anak yang mengalami nursemaid’s elbow biasanya mengeluhkan rasa sakit di bagian lengan. Cedera siku ini tidak mengakibatkan kerusakan jangka panjang. Saat bertemu dokter, ia bisa menempatkan kembali tulang yang bergeser pada posisi awal, biasanya tanpa menggunakan obat apapun, setelah itu rasa sakit yang dikeluhkan si kecil akan hilang dengan cepat.

Persendian pada siku menghubungkan tulang lengan atas (humerus) dengan tulang lengan bagian bawah (annular ligament), yang kadang masih longgar pada anak yang terlalu kecil. Bila tidak cukup ketat, ligament bisa bergeser bahkan sobek. Kondisi ini menyebabkan pinggir tulang keluar dari posisinya, atau dinamakan dengan istilah subluxate.

Pada beberapa anak, subluxate bisa terjadi dengan sangat mudah, dengan hanya sedikit hentakan atau tekanan. Beberapa tindakan yang bisa meningkatkan resiko cedera, antara lain:

  • Mengayun anak dengan memegang lengannya. Semua jenis gerakan mengayun dengan memegang tangan atau pergelangan tangan bisa memberi tekanan pada persendian siku dan harus dihindari.

  • Menarik anak ke atas dengan memegang kedua tangannya. Menarik tangan atau lengan bisa memberi tekanan pada siku. Jangan mengangkat batita atau bayi dengan memegang tangan atau pergelangan tangan mereka. Memegang bagian ketiak adalah cara paling aman untuk mengangkat anak kecil.

  • Menghentak lengan anak. Menarik lengan batita saat berjalan atau terlalu cepat menarik tangannya bisa menghentak bagian lengan sehingga menyebabkan radial head bergeser. Perlu Anda ingat untuk selalu berhati-hati ketika memegang tangan anak saat berjalan.

  • Berguling dengan cara yang tidak wajar. Kadang berguling-guling di tempat tidur atau di lantai bisa menyebabkan nursemaid’s elbow pada bayi dan anak-anak kecil.

  • Menahan dengan lengan saat terjatuh. Respon natural saat terjatuh adalah mengulurkan lengan untuk melindungi diri. Siku bisa bekerja terlalu keras saat aksi ini terjadi, yang mengakibatkan pergeseran pada radial head.

Gejala nursemaid’s elbow bisa dilihat dengan munculnya tanda berikut:

  • Tidak ada bengkak atau perubahan bentuk. Anak yang mengalami nursemaid’s elbow mungkin sekilas tidak terlihat cedera karena subluxation tidak menyebabkan lengan mengalami perubahan bentuk yang jelas atau bengkak di bagian siku.

  • Anak menolak untuk menggunakan lengannya. Anak Anda tidak bisa menggunakan lengan yang cedera tanpa merasakan sakit. Karenanya, ia menempatkan lengan berada pada posisi diam dan lurus di sisi tubuhnya, atau dengan sedikit lekukan pada siku. Ketika lengan berada pada posisi diam, anak hanya mengalami rasa sakit dan tidak nyaman yang ringan saja.

Jika cedera pada lengan atau siku menyebabkan rasa sakit, ini bisa menjadi tanda terjadi patah atau luka memar pada tulang. Nursemaid’s elbow biasanya tidak menyebabkan anak terlalu merasa kesakitan. Memang ini membuat sulit bagi orangtua untuk membedakan antara nursemaid’s elbow dan patah tulang, itulah sebabnya Anda perlu membawa si kecil ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan.

Kadang, tulang akan kembali ke tempat semula dengan sendirinya, misalnya setelah anak Anda melakukan suatu aktifitas yang menyebabkan persendian bergerak, seperti saat mengenakan mantel.

Bahkan jika Anda mengira tulang telah berpindah ke posisi semula, tetap penting untuk mengunjungi dokter untuk memastikan tidak ada masalah pada lengan anak Anda. Sebaiknya hubungi dokter jika Anda mencurigai anak mengalami nursemaid’s elbow.

Bunda, jangan pernah mencoba sendiri mengembalikan posisi tulang yang bergeser ke tempatnya semula ya. Tindakan ini dapat membahayakan dan justru bisa menambah rasa sakit pada lengan anak Anda.

Dokter bisa menangani cedera nursemaid’s elbow. Ia pertama akan menentukan apakah anak Anda benar mengalami nursemaid’s elbow, berdasarkan penyebab cedera dan pemeriksaan fisik.

Lengan, tangan, dan bahu akan diraba untuk memastikan tidak ada bengkak, bagian yang lunak, atau kondisi yang tidak normal lain, yang bisa mengarah pada patah tulang. Penyinaran dengan sinar X dianggap tidak perlu untuk mendiagnosa nursemaid’s elbow dan hanya dilakukan bila diduga terjadi patah tulang.

Bila tidak ada bengkak atau cedera lain, dokter akan melakukan manuver perlahan untuk mengembalikan tulang ke posisi normalnya. Istilah medis untuk tindakan ini dinamakan reduction.

Prosedur ini berlangsung sangat cepat dan hanya membutuhkan waktu beberapa detik. Anak biasanya diminta untuk duduk di pangkuan orangtua saat dokter berusaha mengurangi subluxation pada tulang. Selama prosedur ini, lengan berada pada posisi lurus dan ditekuk ke atas dengan gerakan yang cepat. Dokter akan mendengar suara seperti letupan kecil, yang mengindikasikan tulang telah kembali ke tempat semula.

Anak kemungkinan mengalami rasa sakit selama prosedur reduction, tapi segera setelah tindakan ini dilakukan, rasa tidak nyaman yang ia alami akan hilang. Kebanyakan anak bisa menggunakan lengan mereka kembali setelah 5 hingga 10 menit. Pada beberapa kasus, bisa dibutuhkan lebih dari satu kali reduction untuk berhasil mengembalikan posisi siku.

Kadang, anak menghindari menggunakan lengan setelah prosedur reduction, tapi ini hanya terjadi dalam waktu yang singkat saja, karena ia merasa khawatir akan menimbulkan rasa sakit saat menggerakkan lengannya. Jika rasa tidak nyaman yang dialami anak Anda masih berlanjut, dokter bisa memakaikan alat bantu berupa sling pada lengannya dan merekomendasikan penggunaan acetaminophen atau ibuprofen untuk menghilangkan rasa sakit.

Hal penting yang perlu Anda ingat, Bunda, kadang nursemaid’s elbow tidak bisa dihindari. Beberapa anak lebih rentan terhadap cedera ini dibanding anak lain. Dan mereka yang pernah mengalami nursemaid’s elbow memiliki kemungkinan untuk mengalaminya kembali.

Jadi berhati-hatilah dengan resiko ini. Sebisa mungkin, kapanpun dan dimanapun, hindari menarik, mengayun, atau menghentak lengan atau tangan anak Anda, dan pastikan pengasuhnya juga melakukan hal yang sama.

(Ismawati)