Obat Anti Nyamuk Amankah Digunakan Tiap Hari Pada Anak-Anak?

Obat Anti Nyamuk Amankah Digunakan Tiap Hari Pada Anak-Anak?
Obat Anti Nyamuk Amankah Digunakan Tiap Hari Pada Anak-Anak?

Buibu, ada yang samaan sama Ibumin nggak nih? Musim hujan seperti sekarang, bikin populasi nyamuk di rumah jadi lebih banyak. Kehadiran nyamuk bikin kita khawatir si kecil digigit oleh makhluk kecil ini.

Apalagi, walau bentuknya kecil nyamuk menjadi salah satu hewan yang dapat menularkan penyakit termasuk deman berdarah dengue (DBD). Untuk mencegah gigitan nyamuk pada si kecil, Ibumin biasa menggunakan obat anti nyamuk.

Namun, obat anti nyamuk yang di jual di pasaran ada beragam jenis. Ada yang jenis mulai dari, obat anti nyamuk semprot aerosol, obat anti nyamuk bakar, obat anti nyamuk lotion, obat anti nyamuk patch/stiker, dan obat anti nyamuk elektrik.

Dari semua jenis obat nyamuk yang Ibumin sebutkan, manakah obat anti nyamuk yang aman untuk bayi. Terutama jika digunakan setiap hari?

Amankah penggunaan obat anti nyamuk jika digunakan setiap hari?

Yes! Secara keseluruhan menurut U.S Environmental Protection Agency (EPA) menggunakan obat anti nyamuk untuk bayi sebenarnya aman digunakan. Asalkan orang tua tetap harus memperhatikan jenis obat anti nyamuk yang digunakan, agar tidak membahayakan kesehatan si kecil.

Para ahli juga mengatakan, pentingnya untuk selalu membaca dan mengikuti petunjuk pada label saat menggunakan produk obat anti nyamuk jenis apa pun. Karena anak-anak sering memasukkan tangan mereka ke mata dan mulut, EPA merekomendasikan agar semua produk obat anti nyamuk memiliki pernyataan pencegahan, terutama yang berkaitan dengan anak-anak di tiap labelnya, seperti:

  1. Jangan biarkan anak-anak di bawah 5 tahun memegang produk, dan jangan oleskan lotion obat anti nyamuk ke tangan anak-anak secara langsung
  2. Saat hendak coba digunakan pada anak-anak, oleskan ke tangan kita sendiri terlebih dahulu, jika tak ada reaksi alergi baru boleh oleskan ke anak
  3. Penting diperhatikan, beberapa produk minyak lemon eucaliptus tidak boleh digunakan pada anak-anak di bawah usia 3 tahun, meskipun tidak ada batasan penggunaan meski digunakan setiap hari.

Memilih jenis obat anti nyamuk untuk bayi yang aman serta bahan dasarnya

Karena punya banyak jenis, obat anti nyamuk untuk anak 2 tahun nggak boleh sembarangan. Ibu harus memilih jenis obat anti nyamuk mana yang kira-kira aman untuk bayi. Terutama jika digunakan setiap hari.

Apalagi, balita dan bayi cenderung memiliki jenis kulit yang sangat sensitif. Jadi, orang tua perlu lebih hati-hati menggunakan produk obat anti nyamuk yang aman buat si kecil.

Dikutip dari Baby Center American Academy of Pediatrics (AAP) tidak menyarankan penggunaan obat anti nyamuk jenis apapun untuk bayi di bawah usia 2 bulan. AAP juga menyatakan produk terdaftar melalui EPA yang mengandung DEET (N, N-dietil-meta-toluamida) 30% atau kurang aman digunakan pada anak-anak yang berusia 2 bulan atau lebih.

Para ahli juga lebih merekomendasikan minyak lemon eukaliptus (OLE atau para-menthane-diol, PMD) yang lebih aman, tetapi bahan ini tidak untuk anak-anak di bawah usia 3 tahun. Lantas, obat anti nyamuk paling ampuh mana yang bisa dipilih?

Bicara soal yang paling ampuh, dalam hal ini membaca label produk dengan cermat sangatlah penting. Sebab, fungsi perlindungan sangat bervariasi dari satu produk ke produk lainnya.

Misalnya, produk yang mengandung 10% DEET akan efektif selama sekitar 2 jam untuk menghalau gigitan nyamuk. Sedangkan produk yang mengandung 24% DEET lebih ampuh mengusir nyamuk selama sekitar 5 jam.

Cara aman menggunakan obat anti nyamuk meski digunakan tiap hari

Musim hujan seperti sekarang, kita wajib memproteksi kulit si kecil dari gigitan nyamuk. Tapi, jangan lupa supaya obat anti nyamuk ini aman digunakan para ahli dari Kids Health menyarankan agar orang tua perlu memerhatikan hal-hal berikut:

  1. Oleskan obat anti nyamuk secukupnya pada kulit anak yang terpapar, bukan pada kulit di bawah pakaiannya. Gunakan produk obat anti nyamuk secukupnya untuk melindungi kulit. Penggunaan yang berlebihan tidak memberikan perlindungan yang lebih baik atau lebih tahan lama.
  2. Hindari memilih produk yang sekaligus berfungsi sebagai tabir surya dan penolak serangga, karena tabir surya harus dioleskan kembali secara teratur. Supaya lebih aman, oleskan tabir surya terlebih dahulu, diikuti dengan obat anti nyamuk
  3. Jangan oleskan obat anti nyamuk di dekat mata atau mulut anak, dan hindari penggunaanya di atas luka dan iritasi kulit
  4. Hindari dan simpan produk obat anti nyamuk jauh dari jangkauan anak-anak
  5. Jika menggunakan obat anti nyamuk semprotan aerosol, penting untuk mengosongkan ruangan terlebih dahulu. Setelahnya, tutup ruangan selama 15-30 menit dan pastikan ventilasi di ruangan cukup sebelum ruangan digunakan kembali
  6. Hindari menyemprotkan obat anti nyamuk di area tertutup atau di dekat makanan. Hindari pula menghirup semprotan
  7. Simpan obat anti nyamuk di tempat yang tidak dapat dijangkau anak

Jika si kecil mengalami ruam saat menggunakan obat anti nyamuk, segera bilas kulitnya dan hubungi dokter anak dan hentikan pemakaian produk untuk sementara waktu. Mencegah gigitan nyamuk di musim hujan seperti sekarang, jadi hal yang wajib diterapkan setiap hari. Supaya si kecil dan keluarga kita terbebas dari penyakit yang diakibatkan oleh gigitan nyamuk tersebut.

Follow Ibupedia Instagram