Konsepsi Dibaca 4,086 kali

Fakta tentang Kondom Pria yang Wajib Anda Tahu!

Share info ini yuk ke teman-teman
Atalya

Terakhir diperbaharui 01 Oktober, 2018 18:10

Fakta tentang Kondom Pria yang Wajib Anda Tahu!
Alat kontrasepsi semakin banyak digunakan oleh pria dan wanita modern yang sadar akan pentingnya mencegah kehamilan sebelum waktu yang diinginkan. Ada banyak kegunaan yang dimiliki alat kontrasepsi, seperti memproteksi diri dari bahaya penyakit seksual menular.. Nah, kondom adalah salah satu alat kontrasepsi yang tak hanya dapat mencegah kehamilan namun juga mencegah penyebaran penyakit menular seksual.

 

Ada dua tipe kondom, yang tersedia di pasaran, yakni kondom khusus lelaki dan kondom untuk perempuan. Kali ini, Ibupedia akan membahas secara detail apa itu kondom khusus pria dan bagaimana cara menggunakannya. Play it safe, people!

 

Apa itu kondom khusus pria?

Kondom pria terbuat dari bahan lateks, plastik, atau membran binatang tipis dan dipakai untuk membungkus penis yang sedang ereksi. Kondom tersebut dapat mencegah cairan sperma memasuki liang vagina ketika sedang berhubungan intim. Ketika sperma tidak dapat masuk vagina untuk bertemu sel telur, maka otomatis kehamilan bisa dicegah.

 

Terbuat dari apakah kondom pria itu?

Kebanyakan kondom terbuat dari karet yang disebut latex. Kondom latex itu sendiri paling efektif untuk mencegah penularan penyakit seksual menular. Namun baru-baru ini telah beredar di pasaran produk kondom berbahan dasar plastik yang disebut polyurethane. Harga kondom plastik tersebut jauh lebih mahal dari kondom latex tetapi nampaknya lebih mudah rusak. Anda dapat menggunakan produk kondom ini apabila pasangan Anda mengidap alergi terhadap latex. Ada juga kondom "alami" yang terbuat dari mebran binatang seperi kulit domba. Meskipun harganya mahal serta terbukti efektif mencegah kehamilan, namun kondom tersebut tidak serta merta mengurangi risiko terjadinya penularan penyakit seksual.

 

Nah, dari keterangan di atas, maka jelas bahwa kondom latex tetap menjadi pilihan nomor satu kaum adam. Meski begitu, kenalilah dulu apakah Bunda dan pasangan memiliki alergi terhadap latex agar tidak terjadi hal yang diinginkan. Sebaiknya juga Anda dan pasangan memeriksakan diri ke dokter tentang kesehatan organ seksual masing-masing.

 

Apa saja tipe kondom latex?

Kondom terdiri dari berbagai bentuk, ukuran, serta bahan material. Berikut adalah beberapa karakteristik yang dapat Anda jadikan pertimbangan sebelum membeli kondom:

 

  • Ukuran. Ukuran kondom standar biasanya sesuai dengan kebanyakan penis lelaki. Tapi kalau penis pria tersebut panjang, maka ada juga kondom berukuran XL (extra large) yang juga dijual bebas di pasaran. Selain itu, jangan khawatir apabila penis Anda ternyata lebih kecil dari ukuran standar, karena kondom latex juga tersedia dalam ukuran kecil (small) yang tentunya lebih pas dan ketat saat dipakai. Mengetahui ukuran penis ini penting sekali karena apabila kondom terlalu longgar maka bisa-bisa cairan sperma bisa bocor keluar. Jadi, lain kali saat hendak membeli kondom, jangan terburu-buru menyambar apapun kemasan yang ada di depan mata. Lihat dulu keterangan produk tersebut ya, Yah.
  •  
  • Bentuk. Beberapa kondom memiliki sesuatu seperti 'puting' di bagian ujungnya untuk menahan cairan sperma ketika pria berejakulasi. Namun, ada juga kondom yang ujungnya bulat.
  •  
  • Ketebalan. Kalau Anda benar-benar tipe yang berhati-hati soal potensi kehamilan, maka belilah kondom ekstra-kuat yang memiliki tingkat ketebalan tinggi. Kondom tipe ini lebih kuat dan sangat berguna khususnya bagi para pria yang sering bermasalah dengan bocornya kondom atau suka melakukan seks anal. Ada pula kondom yang sangat tipis, tapi hati-hati robek saat memakainya ya.
  •  
  • Lubrikasi/Pelumas. Kebanyakan kondom yang ada di pasaran telah diberi pelumas sebelumnya. Pelumasan ini banyak manfaatnya karena mengandung zat yang dapat membunuh sperma (spermicide) serta beragam kuman penyebab penyakit. Pelumasan juga dapat memberikan beberapa perlindungan ekstra untuk mencegah kehamilan, terutama jika terjadi insiden kondom yang robek atau bocor saat ejakulasi. Namun, kondom yang telah dilumasi ini rasanya tidak enak, jadi jangan paksa pasangan  Anda untuk melakukan seks oral.
  •  
  • Rasa. Loh, kondom kok diberi perasa? Ya, bagi para pria penikmat seks oral, tersedia kondom dengan beragam rasa (umumnya mint) yang dapat menarik minat pasangan untuk mengulum penis lebih lama. Kondom dengan tambahan rasa juga biasanya tidak diberi pelumas agar rasanya tetap enak. Sebelum membeli kondom dengan rasa, tanyakan terlebih dahulu pada pasangan Anda apakah ia bersedia melakukan seks oral. Beberapa wanita merasa jijik atau risih saat harus melakukan hal tersebut, jadi memang sebaiknya ada pembicaraan khusus sebelum melaksanakan seks oral.
  •  
  • Warna. Sama halnya dengan balon, kondom juga tersedia dalam berbagai warna. Kreatif sekali memang para produsen kondom ini, ada saja caranya agar para pembeli tertarik memakai alat kontrasepsi ini. Jangan kuatir, apapun warna kondom yang Anda pilih, tetap tidak akan mempengaruhi efektifitas kondom itu sendiri.

 

Kapan sebaiknya pria menggunakan kondom?

Seorang pria sebaiknya menggunakan kondom tiap kali penisnya memasuki organ seksual orang lain, meskipun pasangan seks tidak menunjukkan tanda-tanda memiliki penyakit seksual menular. Pasalnya, kini semakin banyak lelaki yang terinfeksi penyakit seksual meski hanya menerima seks oral. Kondom yang sudah dipakai harus segera dibuang pasa ejakulasi. Namun, kalau Anda sedang mengusahakan kehamilan, maka penggunaan kondom tidak diperlukan.

 

Apa yang menyebabkan kondom robek?

Ada beberapa alasan mengapa kondom pria bisa robek:

 

  • Sudah kadaluwarsa. Itulah mengapa penting sekali melihat kemasan produk kondom sebelum membelinya, karena kondom modern memiliki masa kadaluwarsa tertentu.
  •  
  • Cara penyimpanan yang salah. Temperatur yang terlalu panas dapat merusak kondom latex, jadi jangan sekali-kali meletakkannya di tempat yang panas seperti dompet atau laci mobil. Apalagi kalau dompet yang Anda gunakan selalu diletakkan di pantat dan kemudian diduduki dalam waktu lama, maka kemungkinan besar kondom Anda mudah robek.
  •  
  • Tidak cukup pelumas. Pelumas tambahan sangat penting apabila Anda penikmat beragam posisi seks di luar misionaris, seperti seks anal. Seks melalui vagina yang terlalu 'heboh' juga kadang memerlukan pelumas tambahan berbahan dasar air seperti K-Y Jelly. Jangan gunakan pelumas berbahan dasar minyak seperti vaseline, body lotion, atau minyak untuk pemijatan karena akan menyebabkan kondom mudah bocor karena sifatnya yang melemahkan karet.
  •  
  • Ukuran kondom terlalu kecil.
  •  
  • Liang vagina pasangan Anda terlalu sempit. Gunakanlah kondom ekstra-kuat dengan ketebalan tinggi serta lebih banyak pelumas!

 

Apa yang dapat menyebabkan kondom terlepas saat berhubungan intim?

Bisa jadi karena Anda memakai ukuran kondom yang terlalu besar sehingga mudah terlepas karena longgar. Atau, Anda tidak dapat ereksi. Saat penis tak lagi tegang, maka segera pindahkan penis dari organ seksual pasangan dan pegang ujung kondom tersebut agar tidak sampai terlepas.

 

Di mana saya dapat membeli kondom?

Kondom dapat dibeli di apotek atau swalayan terdekat. Bahkan di beberapa negara, ada mesin otomatis yang menjual kondom lho.

 

Seberapa efektif kondom pria mampu mencegah kehamilan?

Tingkat efektivitas kondom dalam mencegah terjadinya kehamilan mencapai 85%. Dengan penggunaan yang benar dan hati-hati, maka kondom adalah solusi terbaik bagi pelaku seks yang tidak ingin hamil sebelum waktu yang diinginkan. Meski begitu, menghindari seks bebas tetap adalah pilihan paling bijak jika ingin mencegah hamil di luar nikah.

 

(Yusrina)