Konsepsi Dibaca 3,274 kali

Metode KB: Cincin KB

Share info ini yuk ke teman-teman
Atalya

Terakhir diperbaharui 06 Oktober, 2017 14:10

Metode KB: Cincin KB
Cincin vagina merupakan alat kontrasepsi hormonal yang bentuknya berupa cincin transparan dan fleksibel, dengan ukuran diameter sekitar 2 inci, tebal kurang dari ¼ inci, dan tidak memiliki kandungan lateks. Cara menggunakannya cukup dengan memasukkan cincin ke dalam vagina dan membiarkannya selama 3 minggu.
Ketika berada di dalam vagina, cincin melepaskan estrogen dan progestin dalam dosis yang rendah. Kedua hormon ini juga bisa Anda peroleh ketika menggunakan pil KB kombinasi. Setelah 3 minggu, cincin harus dikeluarkan dan tunggu selama 1 minggu, selama Anda mengalami menstruasi. Gunakan cincin baru setelah genap 28 hari (21 hari berturut-turut menggunakan cincin ditambah 7 hari tanpa cincin).
Cincin akan terus-menerus melepaskan estrogen dan progestin, yang kemudian masuk ke sistem tubuh dan diserap melalui dinding vagina. Seperti halnya pada pil KB kombinasi, kedua hormon ini mencegah indung telur melepaskan sel telur. Progestin juga memberi efek lain dengan membuat perubahan pada lendir serviks. Lendir menjadi lebih kental, sperma tidak akan mampu menembus tuba falopi untuk membuahi sel telur. Selain itu, progestin dapat mencegah kehamilan dengan menipiskan lapisan uterus, membuat tidak mungkin sel tular tertanam di sana meski sudah dibuahi.
Ibu menyusui bisa menggunakan cincin vagina jika proses menyusui berlangsung lancar setelah 6 minggu pasca melahirkan. Jika Anda tidak menghasilkan cukup ASI, atau bila bayi mengalami kesulitan menyusu, ini artinya cincin ini bukan pilihan alat kontrasepsi yang tepat bagi Anda, karena penggunaannya bisa mengurangi jumlah ASI yang Anda produksi.
Ketika digunakan dengan tepat dan konsisten, cincin vagina bisa 99 persen efektif. Ini artinya hanya 1 dari 100 wanita yang menggunakan cincin dengan benar menjadi hamil pada tahun pertama. Jika Anda tidak menggunakan cincin seperti yang disarankan, misalnya Anda tidak memakainya secara terus-menerus selama 3 minggu atau menunggu terlalu lama untuk memakai cincin yang baru tanpa menggunakan alat kontrasepsi tambahan, risiko terjadi kehamilan menjadi semakin tinggi. Meski menjadi alat kontrasepsi yang baik, cincin vagina tidak memberi perlindungan terhadap penyakit yang menular melalui hubungan seks.
Yang perlu Anda lakukan untuk menghilangkan efek cincin adalah dengan berhenti menggunakannya. Anda tidak perlu menggunakannya lagi bila tidak menginginkannya. Anda kemungkinan akan mengalami menstruasi beberapa hari setelah Anda melepas cincin. Pada sebagian besar wanita, kesuburan akan kembali segera setelah berhenti menggunakan cincin, biasanya dalam 2 hingga 4 minggu.
Beberapa dokter ada yang menyarankan penggunaan metode kontrasepsi tambahan seperti kondom setelah berhenti menggunakan cincin dan menunggu hingga Anda beberapa kali mengalami menstruasi normal sebelum berusaha untuk hamil. Langkah ini bisa membantu Anda menentukan tanggal prediksi kelahiran yang lebih akurat. Tapi ada juga dokter yang memberi Anda izin untuk mulai berusaha hamil segera setelah Anda menginginkannya.
Jangan khawatir bila Anda hamil sebelum menstruasi berlangsung teratur, Anda bisa melakukan sonogram dini untuk menghitung usia kehamilan. Pastikan Anda mengkonsumsi 400 mg asam folat dalam sehari selama setidaknya 1 bulan sebelum Anda berusaha hamil. Ada baiknya Anda juga melakukan pemeriksaan prekonsepsi beberapa bulan sebelum berusaha hamil.
Anda bisa mulai menggunakan cincin vagina 6 minggu setelah melahirkan. Dibutuhkan rentang waktu 6 minggu dari proses persalinan karena wanita yang baru melahirkan memiliki resiko pembekuan darah yang tinggi selama minggu-minggu awal pasca melahirkan, dan kandungan estrogen pada cincin membuat resiko ini semakin tinggi. Bila Anda tidak menyusui secara eksklusif, ovulasi bisa terjadi dalam satu bulan setelah melahirkan, karenanya Anda perlu menghindari seks atau menggunakan metode kontrasepsi lain selama waktu ini, misalnya minipil atau kondom.
Anda perlu memastikan tidak dalam kondisi hamil ketika mulai menggunakan cincin. Satu cara untuk mengetahui hal ini dengan pasti adalah dengan mulai memakai cincin ketika Anda mengalami menstruasi, yang biasanya berlangsung dalam 8 minggu setelah melahirkan jika Anda tidak menyusui. Anda tidak perlu menunggu hingga mendapat menstruasi jika Anda menghindari hubungan seks atau secara konsisten menggunakan bentuk kontrasepsi lain sejak melahirkan. Tapi Anda tetap perlu menghindari seks atau menggunakan kontrasepsi tambahan pada 7 hari pertama penggunaan cincin.
Bila Anda sudah kembali mengalami menstruasi, Anda bisa memastikan tidak dalam kondisi hamil jika Anda memasukkan cincin pertama pada 5 hari setelah menstruasi dimulai. Jika Anda mulai menggunakan cincin untuk pertama kali dan memasukkannya pada hari pertama siklus, yakni di hari Anda mengalami menstruasi, Anda akan segera terlindungi dan tidak perlu menggunakan kontrasepsi tambahan. Jika Anda memasukkan cincin vagina pada hari ke-2 hingga hari ke-5 siklus, Anda perlu menghindari seks atau menggunakan kondom pada 7 hari pertama siklus untuk memastikan Anda tdak hamil.
Bila Anda yakin tidak dalam kondisi hamil, yakni Anda tidak aktif secara seksual sejak menstruasi terakhir atau Anda menggunakan metode KB lain secara konsisten, dokter bisa mengizinkan untuk menggunakan cincin kapapun pada siklus menstruasi Anda. Pada kondisi ini, Anda perlu menghindari seks atau menggunakan kondom selama setidaknya 7 hari pertama karena cincin tidak bisa segera bekerja efektif.
Jika Anda ingin beralih dari penggunaan alat kontrasepsi berupa pil atau koyo, Anda bisa menggantinya kapanpun. Jika sudah tiba masa akhir dari siklus penggunaan pil atau koyo, pastikan Anda memasukkan cincin tidak lebih dari hari Anda akan mulai menggunakan kemasan pil baru atau koyo yang baru. Anda tidak membutuhkan metode KB tambahan jika telah menggunakan metode ini dengan baik seperti yang diresepkan tanpa melewatkan waktu minum pil atau mengganti koyo dan memasukkan cincin tepat waktu. Bila Anda menggunakan minipil, Anda bisa menggantinya dengan cincin vagina kapanpun, tapi Anda harus menggunakan metode tambahan seperti kondom selama 7 hari setelah Anda memasukkan cincin.
Meski jarang terjadi, posisi cincin bisa bergeser dari vagina ketika Anda mengejan saat buang air besar, periksa kembali untuk memastikan posisinya tidak berubah. Bila cincin keluar dari vagina Anda, bilas dengan air suam-suam kuku dan segera masukkan kembali. Anda akan kembali terlindungi dari kehamilan jika Anda memasukkan cincin dalam waktu 3 jam.
Bila cincin keluar dari vagina lebih dari 3 jam berturut-turut selama penggunaan pada minggu pertama atau ke-2, Anda harus membilasnya dan memasukkannya kembali, tapi Anda perlu mengunakan metode tambahan untuk 7 hari berikutnya. Buang cincin vagina Anda jika benda ini keluar dari vagina lebih dari 3 jam selama penggunaan di minggu ke-3. Anda bisa segera menggunakan cincin yang baru dan memulai siklus 28 hari atau menunggu selama 7 hari agar Anda mendapat menstruasi sebelum memasukkan cincin baru. Bila memilih untuk menunggu selama 1 minggu, Anda memerlukan kontrasepsi tambahan hingga cincin baru dimasukkan selama setidaknya 7 hari.
Bila cincin tiba-tiba keluar dan hilang, masukkan kembali cincin yang baru dan mulai siklus yang baru. Jika cincin yang baru tidak dimasukkan dalam 3 jam, pastikan Anda menggunakan alat kontrasepsi tambahan selama 7 hari berikutnya. Hubungi dokter jika cincin selalu keluar dari vagina Anda. Mungkin Anda perlu menggantinya dengan metode KB yang lain.
(Ismawati)