Konsepsi Dibaca 6,363 kali

Metode Pil KB: Minipil, Aman Buat Ibu Menyusui

Share info ini yuk ke teman-teman
Ismawati
Metode Pil KB: Minipil, Aman Buat Ibu Menyusui

Pil KB dengan kandungan progestin saja sering disebut sebagai minipil. Setiap minipil mengandung progestin dalam jumlah yang kecil. Progestin sendiri merupakan bentuk sintetik dari hormon progesteron.

Minipil biasanya berupa kemasan berisi 28 pil. Ibu disarankan untuk meminumnya setiap hari. Tapi, cara mengonsumsinya lebih sulit dibanding pil KB kombinasi karena minipil harus diminum di jam yang sama setiap hari.

Meski begitu, minipil ini dapat menjadi pilihan yang baik untuk Ibu yang ingin menggunakan kontrasepsi oral, tapi sedang menyusui atau tidak bisa menerima hormon estrogen tambahan untuk alasan tertentu.

Cara kerja Pil KB Minipil

Pil KB minipil dapat menekan ovulasi pada setengah siklus menstruasi Ibu. Selain itu, minipil juga dapat mencegah kehamilan dengan memberikan perubahan pada lendir serviks. Lendir serviks Ibu akan menjadi lebih kental, sehingga sperma tidak akan mampu menembus tuba falopi untuk membuahi sel telur.

Selain itu, kandungan progestin di dalamnya dapat mencegah kehamilan dengan menipiskan lapisan uterus. Saat lapisan rahim tipis, sel telur tidak dapat tertanam di sana meski sudah dibuahi.

Berhubung minipil mengandung level progestin yang lebih sedikit dibanding pil kombinasi, dan efek hormon ini pada lendir serviks hanya berlangsung sekitar 24 jam, artinya Ibu harus rutin meminum pil KB minipil di waktu yang sama setiap hari.

Keefektivitasan Pil KB Minipil untuk Mencegah Kehamilan

Ibu menyusui bisa menggunakan minipil sebagai alat kontrasepsi. Tidak seperti pil KB kombinasi, minipil aman dikonsumsi oleh para ibu menyusui. Hal ini karena hanya ada sedikit jumlah progestin yang dialirkan ke ASI. Penelitian juga menunjukkan kalau tidak ada efek samping dari minipil pada berat badan, kesehatan, dan perkembangan bayi. Penelitian juga menyatakan bahwa tidak ada perubahan pada jumlah ASI yang diproduksi oleh para ibu yang menggunakan minipil, justru produksi ASI diakui jadi sedikit lebih meningkat.

Bila Ibu menyusui secara eksklusif, yang berarti bayi Anda tidak minum susu formula atau mengonsumsi makanan padat, Ibu belum menstruasi, dan menggunakan minipil sesuai anjuran, metode ini memiliki tingkat keefektivitasan hampir 100 persen efektif selama 6 bulan pertama setelah melahirkan.

Sedangkan bagi Ibu yang tidak menyusui, angka kesuksesan pik KB minipil ini sekitar 91 hingga 99 persen selama diminum secara konsisten dan tepat. Ini artinya ada sekitar 1 hingga 9 dari 100 wanita yang tetap hamil meski sudah rutin meminum minipil di pada pertama. Hal ini membuat minipil tidak terlalu diandalkan oleh para Ibu dibanding pil KB kombinasi, yang diperkirakan punya angka kesuksesan sekitar 99,7 hingga 99,9 persen efektif.

Jika Ibu tidak minum minipil seperti yang disarankan, misalnya Ibu melewatkan atau bahkan tidak meminumnya di waktu yang sama setiap hari, risiko kehamilan akan semakin tinggi, terutama jika Anda sedang tidak menyusui. Jika Anda merasa kesulitan meminum minipil setiap hari di jam yang sama, pertimbangkan untuk menggunakan metode KB lain seperti IUD atau Depo-Provera, yang keduanya efektif dan aman untuk ibu menyusui.

Kapan Bisa Hamil Lagi Setelah Minum Pil KB MInipil?

Cara untuk menghilangkan efek minipil adalah dengan berhenti menggunakannya. Anda tak perlu menuntaskan minum minipil jika berencana untuk hamil. Ibu bisa kembali subur setelah 24 jam meminum pil terakhir. Namun, beberapa dokter menyarankan penggunaan kontrasepsi tambahan seperti kondom tetap diperlukan saat berhubungan intim setelah berhenti minum minipil. Ibu juga biasanya disarankan untuk menunda hubungan intim tanpa pengaman hingga Anda mengalami beberapa siklus menstruasi secara teratur. Ini dapat membantu Ibu menentukan tanggal perkiraan kelahiran yang lebih akurat.

Namun, ada juga Dokter yang memberi Anda izin untuk berhubungan intim kapanpun demi mendapatkan kehamilan. Jika Anda hamil sebelum siklus menstruasi jadi teratur, jangan khawatir, Anda bisa melakukan tes USG dini untuk menghitung usia kehamilan.

Jangan lupa untuk meminum asam folat atau vitamin prenatal, setidaknya 1 bulan sebelum Anda memulai program hamil untuk membantu mencegah risiko cacat lahir.

Kapan Bisa Minum Pil KB Minipil Setelah Melahirkan?

Jika Ibu merasa cocok menggunakan minipil, tidak memiliki risiko kesehatan saat meminumnya, dan merasa yakin bisa mengikuti aturan meminumnnya, dokter akan menuliskan resep pil KB minipil untuk Anda. Bila Anda tidak sedang menyusui, Anda bisa mulai minum pil segera setelah melahirkan.

Jangan tunda mengonsumsi minipil karena kesuburan Ibu bisa kembali kapan saja. Pastikan untuk meminum pil KB minipil tidak lebih dari 21 hari setelah melahirkan untuk mencegah kehamilan.

Bila Anda menyusui bayi secara eksklusif, sebaiknya tunggu hingga 6 minggu setelah melahirkan sebelum mulai minum minipil. Karena pada rentang waktu tersebut, tubuh Ibu sedang membentuk persediaan ASI untuk bayi. Khawatirnya, minipil mempengaruhi proses tersebut. Lagi pula, bila Anda Ibu memberi ASI eksklusif, Ibu biasanya tidak akan mengalami ovulasi selama 6 minggu pertama setelah melahirkan. Jadi tidak ada alasan untuk mulai menggunakan minipil sebelum waktu itu.

Jika Anda sesekali menyusui dan menambah asupan untuk bayi dengan susu formula, Anda perlu minum pil KB minipil ini lebih cepat (sebelum 6 minggu pasca melahirkan). Ibu bisa mulai minum minipil kapanpun, selama Anda yakin tidak sedang hamil.

Tips Agar Pil KB Minipil Makin Efektif

Bila Ibu mengalami menstruasi dan mulai minum minipil pada hari pertama haid, Anda tidak memerlukan metode KB tambahan untuk mencegah kehamilan.

Namun, jika Ibu minum mini pil di saat Anda sedang tidak haid, Ibu butuh KB tambahan lain. Beberapa ahli menyarankan penggunaan kondom selama 48 jam setelah mulai minum minipil, taoi ada juga yang menyarankan agar Ibu dan Ayah memakai kondom saat berhubungan intim selama 7 hari setelah minum minipil.

Sebelum mulai menggunakan minipil, baca dengan seksama instruksi penggunaannya. Jika ada hal yang membingungkan, hubungi dokter dan minta pengarahan agar Ibu tahu pasti apa yang harus dilakukan. Pastikan Ibu selalu punya stok ekstra minipil di rumah. Meski sudah minum minipil, tetap sediakan kondom ya. Kondom bisa digunakan sebagai alat kontrasepsi saat Ibu telat minum minipil dari waktu yang seharusnya.

Sangat penting untuk minum pil di waktu yang sama setiap hari dan jangan pernah melewatkannya sekalipun. Minipil merupakan pil KB dengan dosis yang sangat rendah. Jika Anda terlambat minum minipil hingga 3 jam dari waktu yang ditentukan, Ibu perlu menghindari hubungan intim atau menggunakan metode KB tambahan selama 48 jam berikutnya.

Agar tidak lupa minum minipil, selalu gunakan alarm sebagai pengingat.

(Ismawati)