Rekomendasi

Untuk Tumbuh Kembang Anak, Mana yang lebih Baik Susu UHT atau Susu Pertumbuhan?

Untuk Tumbuh Kembang Anak, Mana yang lebih Baik Susu UHT atau Susu Pertumbuhan?

Makanan bergizi lengkap, sangat penting perannya untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Terutama saat anak ada di masa Golden Age yaitu pada masa-masa awal hidup anak hingga usianya 5 tahun. Menurut Kemenkes RI, masa ini merupakan masa penting untuk mengoptimalkan perkembangan terbaik untuk fisik dan kecerdasan anak.¹

Dilansir dari Mayo Clinic, untuk pertumbuhannya, anak membutuhkan makanan kaya nutrisi, seperti makanan yang mengandung protein misalnya daging, telur, atau kacang-kacangan.² Anak juga perlu buah-buahan, sayuran, hingga biji-bijian. Tidak hanya itu, salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan oleh si Kecil adalah susu. ²

Untuk melengkapi gizi anak, susu memang penting. Sayangnya, tidak mudah untuk menentukan pilihan susu yang terbaik bagi anak. Tidak jarang Bunda mengalami kebingungan. Susu UHT atau susu pertumbuhan menjadi susu yang paling banyak dipilih oleh orang tua untuk bantu penuhi nutrisi si Kecil.  Tapi, tahukah Bunda? Walau sama-sama bernutrisi, nggak semua susu pertumbuhan atau susu UHT memiliki nutrisi lengkap yang dibutuhkan oleh tubuh si Kecil, lho! 

Agar bisa jadi pedoman buat Bunda, sebenarnya dalam memilih susu pertumbuhan, maupun susu UHT ada beberapa kandungan yang wajib ada. Hal ini berguna, agar dapat bermanfaat secara maksimal untuk dukung tumbuh kembang anak. Apa sajakah kandungan itu? Yuk, simak! 

Kandungan yang Wajib Ada Dalam Susu Pertumbuhan untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak

Jika mengutip dari WebMD pada umumnya, susu formula untuk dukung pertumbuhan anak, biasanya terbuat dari susu sapi.³ Dimana nantinya, susu sapi ini kemudian akan melalui proses fortifikasi agar formulanya mirip dengan kandungan dalam ASI yang sudah kompleks, agar dapat memberikan semua nutrisi yang dibutuhkan bayi untuk dukung tumbuh kembangnya.³

Para ahli mengatakan, kandungan nutrisi dalam susu untuk dukung pertumbuhan anak diantaranya:

  • Mengandung DHA, Omega 3&6, serta minyak ikan tuna berkualitas untuk dukung perkembangan daya pikir.
  • Mengandung zat besi dan vitamin C, untuk penyerapan zat besi yang maksimal.
  • Susu formula untuk dukung pertumbuhan anak, juga harus tinggi protein, mengandung vitamin D, dan kalsium untuk dukung pertumbuhan fisik.
  • Mengandung sumber serat pangan, untuk dukung kesehatan saluran cerna.
  • Tinggi Zinc dan vitamin C, untuk dukung daya tahan tubuh.

Secara keseluruhan, saat memilih susu pertumbuhan untuk anak, kandungan nutrisi-nutrisi di atas nggak boleh sampai terlewat ya, Bunda. Pastikan susu pertumbuhan si Kecil sudah difortifikasi dengan banyak nutrisi penting, untuk lengkapi kebutuhan nutrisinya agar tumbuh kembangnya optimal. 

Susu UHT vs Susu Formula Pertumbuhan, Manakah yang Nutrisinya Lebih Lengkap? 

Susu UHT vs susu pertumbuhan sebenarnya sama-sama memiliki manfaat yang penting untuk tumbuh kembang anak. Akan tetapi, mengutip dari Very Well Family, kalau bicara soal kelengkapan nutrisi, secara keseluruhan susu pertumbuhan mungkin lebih unggul.⁴

Susu pertumbuhan dibuat khusus, dan sudah mengandung beragam nutrisi tambahan yang dibutuhkan anak mencakup lemak, protein, dan vitamin untuk mendukung pertumbuhan si Kecil. 

Sementara susu UHT (Ultra High Temperature) merupakan susu sapi murni. Susu jenis ini termasuk dalam golongan susu pasteurisasi segar yang mengandung protein tertentu, dengan konsentrasi mineral lebih tinggi.

Mengutip dari Raising Children, berbeda dengan susu pertumbuhan yang biasanya mengandung tambahan vitamin, mineral, dan lemak yang dibutuhkan si Kecil, nutrisi tambahan ini tidak dapat diperoleh dari susu sapi biasa.⁵

Nah, kalau dijabarkan perbedaan susu pertumbuhan dengan susu UHT adalah sebagai berikut:

Susu Pertumbuhan

  • Diproses dengan suhu 75-85 C dan melalui proses pengeringan, untuk menjaga kandungan protein dan nutrisi lain agar stabil dan tidak rusak.⁶
  • Difortifikasi nutrisi penting seperti Zat Besi, Vitamin C, DHA, Omega 3&6, dan Minyak Ikan sesuai kebutuhan nutrisi si Kecil.

Susu UHT

  • Diproses dengan suhu dengan suhu 135-145 C, menghilangkan vitamin yang larut dalam air seperti Vitamin C.⁷
  • Tidak mengandung nutrisi yang lengkap bagi pertumbuhan anak.

Susu Formula Pertumbuhan vs Susu UHT, Melalui Proses Sterilisasi yang Berbeda

Yup! Sesuai yang Ibumin jabarkan di atas, terlihat sekali bahwa susu formula pertumbuhan dengan susu UHT memiliki proses sterilisasi yang berbeda. Walau sama-sama melakukan proses sterilisasi, namun susu formula pertumbuhan cenderung melakukan proses pemanasan yang lebih rendah.

Proses suhu rendah ini, akan membuat susu formula menjadi kering. Sekaligus membantu untuk menjaga kandungan protein dan nutrisi lain dalam susu formula pertumbuhan, agar tetap stabil dan tidak rusak. 

Sementara, susu UHT melakukan proses sterilisasi dengan suhu yang relatif lebih tinggi. Hal ini memungkinkan susu UHT memiliki masa kadaluarsa hanya 6 bulan – 1 tahun pasca produksi.

Nah, kalau bicara mengenai kandungan nutrisi, susu UHT cenderung memiliki kadar zat besi serta vitamin C dan D yang rendah. Berbeda dengan susu formula pertumbuhan, yang sudah difortifikasi dengan banyak nutrisi penting untuk lengkapi kebutuhan nutrisi anak. 

Sehingga dapat disimpulkan, untuk dapat membantu melengkapi kebutuhan nutrisi anak, Bunda bisa memilih susu pertumbuhan dengan kandungan nutrisi yang sesuai dengan usia anak. 

Susu Pertumbuhan Seperti Apa yang Cocok untuk Anak? 

Dalam memilih susu formula pertumbuhan, memang harus sangat teliti ya, Bunda. Pastikan juga Bunda selalu memperhatikan komposisi nutrisinya, tak lupa juga untuk membaca label gizi yang ada pada kemasan produk susu sebelum membelinya. 

Tujuannya tak lain adalah, agar susu yang dikonsumsi si Kecil tepat dan dapat memenuhi nutrisi dalam mendukung tumbuh kembangnya yang optimal sesuai usia. Bunda bisa memberikan susu pertumbuhan SGM Eksplor 1+, susu pertumbuhan yang sudah dipercaya jutaan Bunda di Indonesia, karena satu-satunya yang mengandung IronC, yaitu kombinasi unik Zat Besi & Vitamin C yang mendukung penyerapan zat besi hingga 2x lipat. 

SGM Eksplor 1+ juga diperkaya nutrisi penting seperti DHA, 100% berkualitas dari Minyak Ikan Tuna, Omega 3&6 untuk dukung perkembangan daya pikir. Tahukah Bunda? Minyak Ikan Tuna lebih tinggi TFAnya dibandingkan Cod dan Sarden loh!

Selain dukung daya pikir, SGM Eksplor juga mengandung Tinggi Protein, Vitamin D, Kalsium untuk dukung pertumbuhan fisik, Sumber Serat Pangan untuk dukung kesehatan saluran cerna, juga Tinggi Vitamin C dan Zinc untuk dukung daya tahan tubuh si Kecil.

Banyak Bunda yang memilih SGM Eksplor dengan alasan praktis dibuatnya, 9 dari 10 ibu setuju SGM Eksplor mudah larut dan tidak menggumpal saat dibuat. Dan yang nggak kalah penting Bunda, 99% anak suka lezatnya SGM Eksplor yang creamy dan milky, dijamin si Kecil akan suka juga!

SGM Eksplor dilengkapi banyak nutrisi penting hanya Rp 1600-an/100 ml sementara susu kotak cair Rp 3000-an/100 ml. Jadi, pilih yang isinya lebih penting, gak usah bayar lebih ya, Bun.

Yuk pilih SGM Eksplor sekarang!


*satu-satunya dengan IronC: Berdasarkan perbandingan Informasi Nilai Gizi yang tercantum pada SGM Eksplor 1+ dan rata-rata produk susu cair anak** pada bulan Februari 2024

**Berdasarkan harga per kemasan SGM Eksplor 1+ dan rata-rata produk susu cair anak pada bulan Februari 2024

***Produk susu cair anak yang paling banyak dijual mencakup 80% kategori susu cair anak di Indonesia (Market Research Data, FY 2023)

****Harga yang direkomendasikan, dapat berbeda tergantung kebijakan outlet masing-masing

 

Referensi:

1. Kemenkes RI. "Optimalkan Golden Age Anak untuk Generasi Bebas Stunting". Available from: https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/2713/optimalkan-golden-age-anak-untuk-generasi-bebas-stunting. Accessed on March 2024. 

2. Mayo Clinic. "Nutrition for kids: Guidelines for a healthy diet". Available from: https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/childrens-health/in-depth/nutrition-for-kids/art-20049335#:~:text=Choose%20seafood%2C%20lean%20meat%20and,packed%20in%20its%20own%20juice. Accessed on March 2024. 

3. WebMD. "Infant Nutrition: The First 6 Months".  Available from: https://www.webmd.com/parenting/baby/nutrition. Accessed on March 2024. 

4. Very Well Family. "Transitioning From Formula to Whole Milk" Available from: https://www.verywellfamily.com/switching-to-whole-milk-2634478#:~:text=Formula%20contains%20just%20the%20right,12%20months%20old%20to%20digest. Accessed on March 2024. 

5. Raising Children. "Infant Formula and Bottle-feeding". Available from: https://raisingchildren.net.au/newborns/breastfeeding-bottle-feeding/bottle-feeding/infant-formula#:~:text=All%20baby%20formula%20has%20added,is%20too%20high%20for%20babies. Accessed on March 2024. 

6. M. A. Haque. 2015. "Drying and Denaturation of Proteins in Spray Drying Process". Available form: https://www.researchgate.net/publication/275100415_Drying_and_Denaturation_of_Proteins_in_Spray_Drying_Process. Accessed on April 2024. 

7. Thiago H.N, et al. "Influence of Ultra-Heat Treatment on Properties of Milk Proteins". Polymers (Basel). 2021; 13(18): 3164. Available form: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC8468757/. Accessed on April 2024.

 

Editor: Dorothea Ayu