Balita Dibaca 24,800 kali

Kenali 10 Tanda Cinta si Kecil pada Bunda

Share info ini yuk ke teman-teman
Yusrina
Kenali 10 Tanda Cinta si Kecil pada Bunda

Pernahkah Bunda- saat sedang menyusui si kecil, mengganti popoknya, menepuk punggungnya lembut, atau sekedar memainkan tangan mungilnya- membayangkan apa gerangan yang sedang dipikirkan sang buah hati? Pahamkah dia arti kata-kata yang Bunda ucapkan saat sedang menggendongnya? Atau apakah makhluk cantik itu tahu perjuangan Bunda terbangun setiap malam karena tangisnya?

Hmm, terkadang saat Anda merasa sangat letih mengurusi si kecil, terbersit harap akan keluar kata "Bertahanlah, Bunda" dari mulutnya. Jika itu terjadi, uuh pasti semua jerih payah Anda akan terbayar sudah. Namun, tentunya hal tersebut belum waktunya terjadi di usia bayi yang hanya bisa mengeluarkan ceracau tanpa arti. Well, sebenarnya ada lho cara-cara untuk mengenali apa yang dipikirkan bayi terhadap Bunda. Yup, si kecil punya metode sendiri untuk mengatakan "I Love You, Bun".

Berikut ini 10 cara bayi mengungkapkan cinta:

1. Takut Berpisah

Hmm, memang sih hal ini kadang tidak terlalu menyenangkan. Saat berusia antara 9 bulan sampai satu tahun, kebanyakan bayi akan menangis saat ditinggalkan di bawah asuhan baby sitter atau pengawasan day care. Bahkan, jika Bunda meninggalkan bayi bersama neneknya sekalipun, tetap saja ia akan rewel tak mau jauh dengan Anda!

Meski terkadang merepotkan, tapi separation anxiety tersebut menunjukkan besarnya rasa sayang bayi pada Bunda. Terlebih jika sang buah hati memahami betapa Anda menyayanginya, maka ia akan semakin takut untuk Bunda tinggal karea kuatir mungkin saja Anda tidak akan kembali. Anggap saja kerewelan si kecil itu sebagai suatu bentuk penghargaan pada Bunda, ya.

2. Tersenyum

Coba deh Bunda perhatikan, saat usia bayi menginjak antara 6 minggu dan 3 bulan, maka dia akan memperlihatkan senyum malaikatnya yang akan membuat hati semua Bunda meleleh! Para dokter menyebut senyuman ini sebagai ‘social smile’. Para bayi menggunakan cara ini "baik untuk menunjukkan reaksi atau untuk memancing reaksi Anda" ujar Stavinoha.

Apapun alasannya, si kecil sedang mencoba berinteraksi dengan Bunda! Nah, kalau sudah begitu, Bunda harus memasang senyum lebar-lebar saat bibir kecilya melengkung.

3. Mencondongkan Tubuh ke Arah Bunda

Tahukah Anda bahwa bayi dapat mendengarkan suara sejak 20 minggu masa kehamilan? Atau bahwa detak jantung bayi yang baru lahir cenderung melambat saat mendengar Bundanya berbicara? Yup, bahkan sebelum dilahirkan pun, suara seorang Ibu terdengar lembut dan menenangkan bagi si kecil. Bagi bayi, tak ada suara yang lebih indah daripada suara Bunda.

Itulah mengapa bahkan sejak awal, bayi cenderung akan menoleh ke asal suara yang menurutnya familiar. Meski si kecil berada di gendongan neneknya misalnya, tetap saja kepalanya akan mencari-cari Anda yang sedang berbicara. Baginya, hanya Bunda yang dapat membuat ia merasa aman dan nyaman. Hmm, manis sekali ya, Bun?

4. Selalu Mengecek Keberadaan Bunda

Bayi yang mulai belajar merangkak sangat suka untuk mengeksplorasi sekitarnya. Ia akan merangkak kesana-kemari tanpa kenal lelah hingga membuat Bunda kebingungan. Namun, apakah Anda sadar betapa seringnya si kecil merangkak kembali agar dapat dekat dengan Ibunya? Atau bahkan ia merangkak untuk mencari keberadaan Anda saat berada di situasi yang kurang familiar?

Nah, insekuritas itulah tanda bahwa antara Bunda dan anak memiliki keterikatan khusus. "Kebiasaan mengecek lokasi Ibu adalah perilaku bayi yang normal dan sehat." ujar Stavinoha. "Bayi akan mulai asik menjelajah dan menemukan independensinya, namun Ibu dan Ayah tetaplah yang menjamin keselamatan dan keamanannya." lanjutnya.

5. Hanyut dalam Dekapan Anda

Setiap Ibu memiliki kemampuan tersendiri dalam menenangkan bayinya. Walau Bunda tidak bisa menebak apa yang dipikirkan, dilihat, dan didengar sang bayi, namun Anda pasti dapat mengerti bagaimana rileksnya si kecil saat berada dalam dekapan tangan Bunda. Take that as the ultimate compliment!

Meski begitu, tak semua bayi gampang terbuai saat digendong, tergantung dari personaliti bayi masing-masing. Jika bayi Anda tidak langsung calm down saat didekap, bukan berarti ia membenci Anda lho! Hal tersebut bisa jadi suatu tanda kalau Bunda belum mengerti apa yang diinginkan oleh sang buat hati. Memang proses memahami bayi membutuhkan banyak trial dan error, jadi bersabarlah dan terus mencoba. Perlahan, rasa cinta Bunda akan tersampaikan juga.

6. Saat Anda mendekat, wajahnya berubah cerah

Saat bayi menginjak usia 6 bulan, maka ia sudah bisa membedakan siapa orang tuanya dan siapa orang asing yang sedang menggendongnya. Walau bayi bersikap manis dan tenang dengan orang lain, namun ia akan tersenyum bahagia saat mendengar Bundanya mendekat.
Stavinoha menjelaskan, "Sebenarnya yang terjadi adalah bayi bersikap diskriminatif terhadap orang-orang yang dekat dengannya  dan orang-orang yang bersikap baik namun tak cukup dekat." Itulah bukti lain bahwa si kecil benar-benar mencintai Anda!

7. Membuka Mulut

Bayi mengenal bau tubuh sang Ibu dan sangat menyukainya walaupun Bunda belum mandi! Ya, banyak penelitian menyebutkan bahwa bayi memang memiliki kemampuan mengidentifikasi Ibunya hanya dari baunya saja. Salah satu hasil studi membuat uji coba dimana bayi disodorkan sebuah bantalan payudara yang mengandung air susu Ibunya sendiri dan hidung bayi tersebut berusaha membaui bantalan payudara itu. Hal ini membuktikan bahwa bau tubuh Anda itu spesial dan somehow membuat si kecil merasa damai.

8. Berceracau

Sesaat setelah 'social smile' pertamanya, sekitar usia 2 bulan, sang buah hati akan mencoba untuk berkomunikasi dengan Anda. Tentunya bukan tipikal percakapan antara manusia dewasa, namun berkomunikasi dengan bayi akan membuat Bunda luar biasa bahagia! Ajak ia berbicara dan tanggapi semua ceracauannya dengan positif, seakan-akan Bunda tahu apa yang berusaha ia ucapkan. Semakin sering berkomunikasi, bayi akan semakin mudah menyerap kemampuan berbicara Anda.

9. Tatapan Mata

Saat si kecil menatap mata Bunda lekat-lekat untuk waktu yang sangat lama, itu berarti dia sedang tertarik dan mencoba 'membaca' Anda. Menurut Pete Stavinoha, PhD seorang pakar neuropsikologis dari Pusat Kesehatan Anak di Dallas, bayi yang baru lahir belum memiliki penglihatan yang baik. "Penglihatan bayi berorientasi pada wajah dan ketika Anda memeluknya, maka mereka akan menebak-nebak bentuk muka Anda. Para bayi dapat mengenali fitur terbesar pada wajah Anda, yakni hidung dan mulut" ujar Pete lebih lanjut.

Bahkan, bayi akan mencoba meniru ekspresi muka Bunda, lho. Jika Anda bertatapan mata dengan si kecil, cobalah untuk mejulurkan lidah. Besar kemungkinan dia akan menirunya dan keseluruhan proses imitasi ini akan membantu bayi merasa lebih dekat dengan Bundanya.

10. Tertawa

Setujukah Bunda bahwa tak ada suara yang lebih indah dan menggemaskan selain suara bayi yang sedang tertawa? Cekikikannya yang lucu saat Anda mengatakan sesuatu yang memancing tawanya akan membuat hati Anda meleleh. Tentu orang lain juga mampu membuatnya tertawa dengan mimik komikal, namun hanya Bunda satu-satunya yang tahu persis dimana bagian tubuh bayi yang mudah geli saat digelitik.

Tak perlu waktu lama bagi bayi untuk mengetahui bahwa Anda spesial, karena cuma Bunda yang memahami hal-hal remeh tentang si kecil. Nah, kalau saat Anda menggelembungkan pipi seperti bersiap ingin meniup wajahnya saja si kecil sudah tergelak, itu jelas tanda bahwa ia sangat menyukai Bunda.

 

Itulah 10 cara bayi menunjukkan rasa sayangnya pada Bunda. Ketika ia beranjak besar dan mampu berbicara, sang anak akan mengembangkan cara-cara lain untuk memberitahu Anda apa yang ia rasakan. Terkadang, kita sebagai orang tua harus cermat menebak isi hati anak melalui ekspresi dan gerak tubuhnya alih-alih hanya memercayai apa yang mereka katakan. Misalnya, saat si kecil membuat ulah dan berteriak-teriak penuh emosi, jangan keburu merasa sakit hati atau dibenci olehnya.

Pahami baik-baik bahwa rasa marah tersebut adalah bentuk afeksi tersendiri. Marah, berarti ia percaya pada Bundanya yang akan menerima semua keluhannya dengan sabar. Pun, ketika si kecil terluka saat terjatuh dan ia berlari menghambur ke pelukan Bundanya, itu adalah sinyal positif bahwa ia sangat mencintai Anda. Hmm, manis sekali ya cara sang buah hati mengutarakan rasa sayang. Kalau sudah begini, rasanya ingin memeluk mereka erat-erat ya, Bun?

(Yusrina)