Last update on .

8 Hal Yang Harus Anda Lakukan Sebelum Hamil

Bunda dan suami sudah siap untuk menjadi orangtua? Jangan langsung programkan untuk hamil. Tunggu dulu hingga satu atau dua bulan. Kenapa? Dua bulan ini adalah waktu yang tepat bagi Anda untuk bisa memperoleh kehamilan dan bayi yang sehat. Nah, dalam dua bulan tersebut, ada 8 hal yang harus Anda lakukan sebelum hamil. Simak yuk listnya!

1. Minum Asam Folat

Asam folat sangat penting untuk kehamilan. Anda dapat mengurangi kemungkinan melahirkan bayi dengan cacat pada saraf seperti spina bifida sebanyak 50 hingga 70 persen dengan meminum 0,4mg asam folat per hari. Dosis ini digunakan setidaknya sebulan sebelum Anda mengandung dan selama trimester pertama. Konsumsi asam folat juga membantu mencegah beberapa jenis kelahiran cacat lainnya.

Anda dapat membeli suplemen asam folat di apotek atau minum vitamin prenatal. Periksa label pada kemasan multivitamin untuk memastikan kandungan 0,4mg asam folat yang Anda butuhkan. Pastikan juga multivitamin Anda tidak mengandung lebih dari dosis vitamin A saat hamil yang diperbolehkan yaitu 0,77mg. Takaran ini tidak berlaku pada vitamin dalam bentuk beta karoten. Terlalu banyak vitamin A dapat menyebabkan kelahiran cacat. Bila Anda ragu tentang vitamin yang harus diminum, minta dokter untuk merekomendasikan suplemen untuk Anda.

2. Kontrol Berat Badan

Anda akan lebih mudah hamil bila berada pada berat badan yang sehat. Indeks berat badan yang rendah atau tinggi membuat sebagian wanita kesulitan untuk hamil. Pada sebuah penelitian, indeks berat badan di bawah 20 atau lebih dari 24 memberi pengaruh negatif terhadap kesuburan. Jadi hitung dulu indeks berat badan Anda. 

Bila Anda tidak berada pada rentang yang sehat, kurangi atau tambah berat badan Anda sesuai dengan kebutuhan menjelang kehamilan. Memiliki berat badan yang lebih sehat akan membantu Anda memiliki peluang yang lebih besar untuk hamil. Bicarakan pada dokter berapa kg yang harus Anda peroleh atau kurangi kalau mau hamil.

3. Waspadai Infeksi

Bebas infeksi sangatlah penting saat Anda berusaha untuk hamil, terutama infeksi yang dapat membahayakan calon bayi Anda. Anda perlu menjauhi beberapa jenis makanan seperti keju tanpa proses pasteurisasi dan produk turunan susu lainnya, serta ikan dan daging yang mentah atau tidak matang. Makanan-makanan  ini dapat mengandung bakteri berbahaya yang menyebabkan listeriosis, yaitu penyakit yang disebabkan makanan yang mengakibatkan keguguran atau kelahiran mati. Anda juga harus menghindari sari buah tanpa proses pasteurisasi karena mengandung bakteri salmonella atau E.coli.

Pastikan Anda mencuci tangan saat menyiapkan makanan. Nyalakan lemari pendingin pada suhu 2 hingga 4 derajat Celsius. Untuk mencegah makanan berubah bentuk dan kandungan gizi, gunakan freezer di suhu -18 derajat Celsius. Ada baiknya Anda menggunakan sarung tangan jika harus menggali tanah di taman. Minta orang lain untuk mengganti kantong sampah agar Anda terhindar dari toxoplasma, infeksi yang berbahaya untuk perkembangan bayi. Yang terakhir dan tidak kalah penting adalah mendapat vaksin flu saat hamil. Suntikan ini untuk menghindari flu saat hamil. Mengalami flu saat hamil mengakibatkan komplikasi serius seperti pneumonia dan persalinan prematur.

4. Konsumsi Ikan Bebas Merkuri

Jika Anda penggemar ikan, mulailah perhatikan asupan lauk jenis ini. Ikan merupakan sumber omega-3 yang sangat baik. Omega-3 sangat penting untuk perkembangan otak dan mata bayi. Ia juga sebagai sumber protein, vitamin D, dan nutrisi lainnya. Tapi ikan juga mengandung merkuri yang dapat membahayakan.

Para ahli setuju bahwa ibu hamil harus makan ikan. Cara terbaik adalah menghindari ikan dengan kandungan merkuri tinggi dan batasi konsumsi semua jenis ikan. Disarankan bagi ibu hamil untuk tidak makan hiu, todak, dan tenggiri. Jangan konsumsi lebih dari  170 gram ikan tuna putih kalengan dalam 1 kali saji pada tiap minggu.

Para ahli lain menyarankan lebih banyak jenis ikan yang perlu dihindari. Jangan konsumsi ikan yang ditangkap di perairan lokal kecuali bila Anda yakin ikan itu tidak tercemar. Disarankan wanita hamil makan hingga 340 gram ikan yang tidak bermerkuri tinggi setiap minggunya. Salmon dan sarden dapat menjadi pilihan ikan yang baik untuk Anda.

5. Lakukan Olahraga Teratur

Mulailah rutin berolahraga agar Anda mendapat tubuh yang sehat untuk hamil. Selain itu, mengeluarkan keringat adalah cara yang baik untuk menghilangkan stres yang dapat Anda derita saat berusaha hamil. Lakukan latihan kesehatan setiap hari selama 30 menit atau lebih dengan aktifitas berjalan, bersepeda, atau latihan beban. Cobalah yoga untuk meningkatkan fleksibilitas.  

Bahkan sebaiknya Anda terus berolahraga saat hamil.. Kecuali bila Anda mengalami komplikasi kehamilan dan disarankan untuk tidak melakukannya oleh dokter. Jika olahraga belum menjadi prioritas Anda saat ini, coba lakukan latihan yang rutin. Mulailah dari yang ringan, seperti berjalan 10 hingga 20 menit sehari. Tambahkan aktifitas olahraga pada kegiatan harian Anda dengan memilih menaiki tangga daripada menggunakan lift, atau parkir mobil beberapa blok dari kantor Anda.

6. Jaga Kesehatan Gigi

Saat bersiap untuk hamil, jangan lupa kesehatan bagian mulut Anda. Pergantian hormonal selama kehamilan dapat membuat Anda rentan terhadap penyakit gusi saat hamil. Peningkatan progesteron dan estrogen dapat menyebabkan gusi bereaksi secara berbeda pada bakteri di plak. Anda akan mengalami gusi yang bengkak, kemerahan, serta berdarah saat digosok.

Berita baik bagi wanita yang rajin merawat kesehatan mulut. Mereka yang merawat kesehatan gigi sebelum hamil berpeluang kecil mengalami komplikasi gusi di masa kehamilan. Temui dokter gigi Anda untuk melakukan pemeriksaan sekarang juga, apalagi jika Anda belum melakukannya selama enam bulan terakhir.

7. Hindari Depresi

Wanita yang menderita depresi dua kali lebih beresiko memiliki masalah kesuburan. Alice Domar, direktur pada  Domar Center for Mind/Body Health mengungkapkan jika seorang  wanita mengalami depresi, ia tidak mampu mengurus dirinya. Sehingga kemungkinan kecil ia dapat merawat si bayi. Cukup masuk akal bila depresi menyebabkan Anda sulit untuk bisa hamil.

Domar menyarankan semua wanita, khususnya mereka yang memiliki riwayat depresi pada keluarga, melakukan pemeriksaan kesehatan mental sebelum hamil. Mintalah rujukan dari  dokter jika Anda mendapati beberapa gejala depresi. Tanda-tanda depresi mencakup kehilangan minat dan kesenangan pada hal-hal yang dulunya Anda nikmati, perubahan selera makan, perubahan pola tidur, kehilangan energi, merasa tidak punya harapan dan tidak berguna.

Dua jenis perawatan yang paling efektif untuk menangani depresi adalah terapi perilaku kognitif dan pengobatan. Banyak pasien berhasil pulih dengan melakukan kombinasi dua perawatan tersebut. Jika diperlukan pengobatan, ahli kejiwaan dapat membantu Anda menemukan anti depresi yang aman diminum saat Anda berusaha untuk hamil dan selama kehamilan. Anda juga mungkin perlu mencoba teknik manajemen stres, seperti yoga dan meditasi.  

8. Ciptakan Lingkungan Kondusif

Anda tidak akan mampu sepenuhnya menjauhi lingkungan yang berbahaya bagi kehamilan. Tapi Anda dapat melakukan yang terbaik untuk menghindarinya sebisa mungkin. Beberapa pekerjaan bisa berbahaya bagi Anda dan calon bayi. Jika terus-menerus terpapar radiasi kimia, Anda perlu segera menghentikannya sebelum hamil.

Hal yang juga penting, perhatikan beberapa produk kebersihan, pestisida, dan kandungan timah pada air minum yang bisa berbahaya bagi perkembangan bayi. Bicarakan pada dokter atau bidan tentang kegiatan rutin Anda. Lalu lihat apakah Anda bisa menemukan cara untuk menghindari atau mengurangi bahaya kehamilan di rumah dan tempat Anda bekerja.

(Ismawati)