Kelahiran Dibaca 5,214 kali

8 Tips untuk Membeli Baju Bayi

Share info ini yuk ke teman-teman
Ismawati

Terakhir diperbaharui 28 Agustus, 2019 13:08

8 Tips untuk Membeli Baju Bayi

Berbelanja keperluan bayi yang akan segera lahir memang menyenangkan ya, Bu? Mulai dari memilih warna baju bayi, corak baju bayi, sampai pernak-pernik lucu tambahan bisa menjadi aktivitas seru setiap kali berkunjung ke pusat perbelanjaan.

Saking banyaknya yang ingin dibeli, terkadang tanpa disadari Ibu belanja berlebihan dan menghabiskan banyak uang untuk keperluan bayi. Padahal, sering kali barang-barang tersebut berakhir sia-sia karena si kecil tidak sempat memakainya. Nah, daripada mubazir, yuk cari tahu apa saja sih barang yang wajib dibeli dan sebaiknya tidak dibeli saat Ibu berbelanja!

 
  1. Jangan membeli baju bayi terlalu banyak!

    Bayi tumbuh luar biasa cepat di minggu-minggu pertamanya setelah lahir. Terkadang malah mereka hanya muat di baju ukuran bayi (newborn size) untuk jangka waktu singkat. Bahkan ada bayi yang lahir dengan ukuran terlalu besar untuk newborn size. Hmm, lalu bagaimana kalau si kecil menerima banyak kado pakaian ukuran bayi?

    Kalau bisa, cobalah menukar hadiah kawan tersebut dengan ukuran yang lebih besar. Atau, Ibu bisa memberikan baju tersebut pada kawan yang juga menantikan kehadiran sang buah hati dalam waktu dekat. Selain itu, saat berbelanja atau menerima hadiah berupa apapun, jangan langsung membuang semua labelnya. Pada label tersebut tertera nomor ukuran yang pastinya kelak Ibu perlukan.

  2. Pastikan agar pakaian anak mudah dikenakan dan dilepaskan

    Karena bayi gemar bergerak ke sana sini, tentunya jauh lebih mudah bagi Ibu untuk memakaikan ia baju dengan bukaan resleting atau kancing di bagian depan dan pantat anak. Kasihan si kecil kalau setiap buang air saja ia harus telanjang. Apalagi kalau baju tersebut harus dilepas melalui kepala. Namun, kalau Ibu hanya memiliki kaos tanpa kancing atau resleting, maka pastikan bahwa bagian leher pakaian berbahan dasar halus dan tidak ketat.

  3. Pilih pakaian yang mudah dicuci

    Sebelum membeli baju, coba cek labelnya dan lihat prosedur pencucian. Beberapa pakaian memiliki bahan dasar yang tidak boleh dimasukkan ke dalam mesin cuci. Jangan salah, ada banyak sekali pakaian bayi di pasaran yang menyarankan prosedur 'hand-wash-only' atau 'dry-clean-only'.

    Nah, daripada Ibu harus repot-repot mencuci baju anak dengan tangan, sebaiknya periksalah lebih dulu jenis bahan dasar pakaian yang hendak Ibu beli. Bukannya malas mencuci dengan tangan, tapi tugas Anda sebagai Ibu sudah cukup berat di rumah, jadi sebaiknya pilahlah pekerjaan rumah dengan baik dan sesederhana mungkin.

  4. Kenyamanan bayi adalah prioritas utama

    Kancing, resleting, karet elastis, dan bukaan baju lainnya dapat menjadi sumber rasa tidak nyaman bagi bayi apabila letaknya salah atau terlalu ketat di kulit. Carilah pakaian yang memiliki pelapis antara kulit si kecil dan resleting. Pastikan pula agar apakah ada sudut tajam di ujung kancing yang bisa membuat kulit sang buah hati lecet.

  5. Memakai pakaian berlapis-lapis, bolehkah?

    Saat udara lagi dingin-dinginnya, bayi membutuhkan lebih dari satu lapis pakaian yang biasa dipakai orang dewasa. Jadi kalau Ibu pakai dua lapis baju di cuaca dingin, maka si kecil butuh tiga lapis. Oleh karena itu, pilihlah pakaian yang mudah dipasang serta mudah dilepas agar anak merasa nyaman.

    Apabila Ibu tinggal di tempat yang dingin, maka pakaikan si kecil baju khusus cuaca dingin (misalnya fleece snowsuit) daripada membeli baju yang tebal dan berat. Ingat ya Bu, baju yang terlalu berat juga akan membuat anak merasa tidak nyaman dan ujung-ujungnya ia malah menjadi rewel.

  6. Kaos kaki dan sepatu untuk si kecil

    Kaos kaki adalah salah satu barang yang wajib Anda punya, terlebih jika si kecil tinggal di kota yang bersuhu dingin. Jangan sampai ukuran kaos kakinya terlalu kebesaran apalagi kekecilan ya, Bu! Selain itu, karena kaos kaki termasuk salah satu barang yang mudah lepas karena bayi suka menggerak-gerakkan kakinya, maka sediakanlah beberapa pasang kaos kaki tambahan apabila keluar rumah sebagai cadangan. Lalu, bagaimana dengan sepatu? Keputusan memakaikan sepatu atau tidak, tergantung keputusan Anda.

    Bayi yang baru lahir dan belum bisa berjalan sebenarnya tidak terlalu membutuhkan sepatu. Namun, para orang tua biasanya tetap memakaikan sepatu sebagai bagian dari aksesoris atau untuk menjaga agar kaos kakinya tidak jatuh.

    Kalau Ibu senang memadu padankan aksesori si kecil dari ujung rambut sampai ujung kaki, pastinya sepatu termasuk barang yang sering dilirik ketika berbelanja. Boleh-boleh saja sih Bu, asal ingat ya agar sepatu bayi tersebut berbahan dasar lembut dan memiliki bukaan yang cukup lebar sehingga Anda tak perlu berjuang keras memasukkan kaki si kecil ke dalam sepatu.

    Jangan lupa juga bahwa bayi kadang-kadang suka memasukkan kaki mereka ke mulut, jadi selalu pastikan bahwa sepatu anak dalam keadaan bersih.

  7. Hati-hatilah dengan kandungan kimia berbahaya pada pakaian anak!

    Pabrik yang memproduksi pakaian bayi  biasanya sangat teliti terhadap barang produksi mereka. Itulah mengapa barang-barang dari pabrik yang sudah memiliki nama seringkali dibanderol dengan harga mahal. Kalau Ibu membeli keperluan bayi di pasar atau di toko-toko dengan harga miring, maka biasanya kualitas produk tidak begitu bagus.

    Mulai dari kancing dan resleting yang ujungnya agak runcing, sampai zat pewarna atau aksesoris pada baju yang berbahaya apabila masuk ke dalam tubuh si kecil.

    Membeli barang murah memang sah-sah saja, Ibu hanya harus teliti dengan produk yang dibeli. Jangan membeli baju hanya karena desainnya lucu, warnanya terang menarik, dan ada aksesori berupa manik-manik, glitter, dan apapun yang memanjakan mata Anda. Selalu ingat bahwa anak-anak gemar memasukkan sesuatu ke dalam mulut, tak terkecuali manik-manik atau kancing pada baju mereka.

  8. Panduan ukuran baju bayi

    Di bawah ini adalah panduan umum tentang ukuran baju bayi. Namun, setiap bayi tentunya memiliki ukuran dan bentuk tubuh yang berbeda-beda jadi panduan di bawah ini hanya sebagai landasan perkiraan Ibu saat hendak berbelanja: 

     

    Ukuran Baju

    Usia Si Kecil

    Berat Badan Anak

    Size 00000

    Small atau bayi prematur

    2kg

    Size 0000

    Newborns (Bayi baru lahir)

    3kg

    Size 000

    0-3 bulan

    6kg

    Size 00

    3-6 bulan

    8kg

    Size 0

    6-9 bulan

    10kg

    Size 1

    9-12 bulan

    12kg

Pilih Ini Saat Membeli Baju bayi

 
  1. Kaos katun

    Singlet atau dalaman kaos adalah pakaian yang wajib dimiliki anak. Saat cuaca dingin, singlet dapat menjadi dalaman yang menghangatkan dada. Ketika cuaca panas, singlet juga bisa menjadi satu-satunya pakaian yang anak perlukan agar tidak gerah.

  2. Growsuits/onesies

    Ini adalah pakaian paling praktis untuk bayi. Selain mudah dipakai juga mudah dilepas saat si kecil harus ganti popok. Onesies (belilah yang tanpa sambungan ke kaki) juga tersedia dalam berbagai warna dan corak yang lucu.

Kesimpulannya, inilah barang-barang primer yang harus Ibu beli ketika berbelanja:

  • 5 buah singlets
  • Satu baju (bodysuits) lengan pendek
  • Satu atau dua onesies lengan panjang
  • Tiga pasang kaos kaki

Selain barang-barang di atas, tahanlah diri Anda untuk tidak berlebihan saat belanja. Jauhkan diri dari membeli produk-produk bayi yang sebenarnya tidak diperlukan anak. Misalnya, baju bayi rancangan desainer ternama dengan harga mahal atau aksesori yang sebenarnya diperuntukkan bagi orang dewasa.

Memang sih lucu saat melihat si kecil memakai celana jeans, sepatu berhak, t-shirt, atau topi yang sedang ngetren. Tetapi, bagaimanapun juga keamanan dan kenyamanan anak dalam berpakaian harus tetap menjadi prioritas utama ya, Bu!

 

Dos dan don’ts saat membeli baju bayi

Ketika membeli baju bayi, sangat penting untuk memilih baju yang aman sekaligus fashionable. Bayi sangat menggemaskan dan mereka terlihat cantik di baju yang stylish, tapi Anda perlu tahu kalau bayi punya kulit yang sangat sensitif dibanding kulit orang dewasa.

Ini berarti bayi membutuhkan perawatan khusus dan pakaian yang lembut yang tidak mengiritasi kulit. Bila Anda bingung yang mana yang harus dipilih ketika membeli baju bayi, tak perlu merasa malu. Banyak kok Bu, orangtua baru yang juga tidak tahu baju mana yang perlu dibeli untuk bayi mereka.

Sering kali orangtua merasa bingung ketika membeli baju bayi. Memang ada banyak sekali jenis baju bayi yang bisa Anda beli dengan harga terjangkau. Berikut ini dos dan don’ts yang akan membantu Anda membeli baju bayi yang tepat untuk buah hati.

 

Daftar dos ketika memilih baju bayi:

 
  1. Periksa bahan baju dengan teliti

    Ada banyak jenis baju bayi di pasaran. Baju bayi biasanya terbuat dari berbagai material kain. Anda perlu pertimbangkan kulit bayi yang sensitif ketika membeli baju bayi. Ada baiknya memilih baju yang terbuat dari bahan katun. Ini karena katun adalah material yang lembut dan aman untuk kulit bayi. Memilih material yang kasar bisa menyebabkan alergi dan ruam pada kulit bayi.

  2. Baju yang nyaman

    Ketika membeli baju bayi, satu hal penting yang perlu Anda perhatikan adalah kenyamanannya. Bayi harus merasa nyaman di pakaian yang Anda pakaikan. Pakaian yang tidak nyaman akan membuat bayi selalu menangis.

    Anda perlu hindari baju berkerah. Ini karena kerah meski terlihat lucu tapi tidak nyaman untuk bayi. Pakaian yang Anda kenakan ke bayi harus memudahkan mereka berjalan dan bermain dengan nyaman.

  3. Perhatikan cuaca

    Tiap musim punya cuaca berbeda. Ketika membeli baju bayi, selalu pilih pakaian yang tepat dengan cuaca. Anda tidak bisa pakaikan baju untuk musim panas di musim hujan. Di musim hujan, pakaikan baju yang hangat agar melindungi bayi dari ruam karena cuaca. Di musim panas pakaikan baju terbuka di bagian leher dan celana pendek karena cuaca panas.

  4. Perhatikan harga

    Ketika membeli baju bayi, perhatikan harganya. Baju bayi sangat bervariasi harganya. Karena bayi tumbuh besar dengan cepat, Anda tidak perlu habiskan banyak uang untuk baju yang akan kekecilan. Tapi, belilah baju yang tidak kebesaran tapi tidak sempit. Ini jadi cara untuk memastikan bayi akan memakai pakaian ini di waktu yang cukup lama.

  5. Beli baju bayi berdasarkan berat badan bayi, bukan usianya

    Usia tidak terlalu berarti ketika membeli baju bayi. Ukuran tiap merk kadang berbeda dan berat badan bisa lebih baik memastikan baju yang tepat. Kadang ukuran baju tertera bersama usia bayi.

 

Daftar don’ts dalam membeli baju bayi:

 
  1. Jangan beli baju yang berisiko membuat bayi tersedak

    Ketika membeli baju bayi, Anda perlu hindari pakaian dengan kancing. Memakaikan baju dengan kancing berisiko karena bisa tertelan.

  2. Jangan membeli baju bayi yang mahal

    Membeli baju bayi yang mahal akan membuang-buang uang. Ini karena bayi tidak akan bisa memakainya untuk waktu lama. Ingat Bu, bayi tumbuh sangat cepat dan baju bisa kekecilan dalam waktu singkat. Selain itu, baju paling mahal tidak berarti cukup nyaman.

  3. Jangan beli baju bayi yang ketat

    Ketika membeli baju bayi, hindari baju yang ketat. Baju bayi yang ketat sangat tidak nyaman dan bisa mengganggu tubuh bayi.

Jenis baju bayi untuk buah hati

Apakah Anda orangtua baru? Memilih baju bayi yang tepat sangat penting. Sekarang ada begitu banyak jenis pakaian bayi. Orangtua  kadang menghabiskan banyak uang untuk membeli baju bayi yang fashionable.

Sebagai orangtua Anda perlu tahu kalau ada banyak informasi online tentang pakaian bayi. Dengan begitu banyak online store, sangat mungkin menemukan baju yang bagus dengan harga yang sesuai. Bila Anda tidak punya ide baju apa yang Anda perlu beli untuk buah hati,  Berikut ini baju bayi yang bisa Anda beli:

 
  1. Baju bayi bekas

    Banyak orangtua menggunakan baju bayi bekas atau preloved. Baju bayi bekas memang murah dan kalau pintar memilih, Anda akan mendapatkan baju yang stylish. Bila Anda punya budget terbatas tapi membutuhkan baju bayi berkualitas tinggi, ada baiknya pertimbangkan baju bayi bekas. Ketika membeli baju bayi bekas, ada perlu gunakan disinfektan sebelum memakaikannya pada bayi. Anda bisa membeli baju bekas atau preloved secara online.

  2. Baju untuk acara khusus

    Ketika mencari baju untuk bayi, Anda perlu mengingat acara apa saja yang membutuhkan baju khusus, misalnya baju yang formal untuk membawa si kecil ke acara pernikahan.

  3. Baju bayi yang simpel

    Siapa bilang baju bayi yang simpel tidak fashionable? Anda perlu tahu kalau baju bayi yang simpel adalah baju yang paling fashionable. Baju bayi yang simpel tidak berarti polos dan membosankan. Baju bayi yang simpel juga cukup stylish dan mudah dikenakan.

  4. Baju bayi vintage

    Baju bayi vintage terbukti masih banyak digandrungi. Baju bayi vintage memberi kesan klasik dan membuat bayi tampil sempurna.

    Sebagai orangtua Anda tidak perlu pakaikan baju vintage dari ujung kepala hingga kaki. Anda bisa padu padankan beberapa pakaian vintage dengan style terbaru dan membuatnya jadi lebih stylish.

     

  5. Baju bayi modern

    Fashion anak telah banyak berubah. Bila Anda mencari baju untuk bayi, Anda bisa pertimbangkan baju bayi modern.

    Dengan memakaikan baju bayi modern, Anda bisa membuat buah hati menarik perhatian. Baju bayi moderen juga mudah ditemukan karena ada di banyak toko perlengkapan bayi. Dengan mencari di internet, Anda bisa temukan trend fashion terbaru untuk baju anak.

 

Mencuci baju bayi

Anda bisa  cuci baju bayi bersama pakaian lain, tapi sebaiknya hindari deterjen kuat dan pelembut pakaian. Ini bisa mengiritasi kulit bayi.

Rendam pakaian yang terkena kotoran bayi dengan pembersih sebelum mencuci. Sanitiser juga bisa digunakan ketika bayi mulai makan makanan padat. Meski menggunakan alas dada, pakaian bayi tetap akan terkena makanan dan minuman.

(Ismawati)