Kelahiran Dibaca 2,521 kali

9 Rekomendasi Pompa ASI Elektrik untuk Ibu Menyusui

Share info ini yuk ke teman-teman
Stephanie
9 Rekomendasi Pompa ASI Elektrik untuk Ibu Menyusui

Pompa ASI adalah jalan keluar bagi para ibu untuk menjaga produksi ASI untuk anaknya. Dengan adanya pompa ASI ini, maka ibu yang mesti beraktivitas di luar rumah, bisa memerah dan meninggalkan ASI untuk si Kecil di rumah. Pertanyaannya ialah pompa ASI seperti apa yang Anda butuhkan?

Pertimbangan Memilih Pompa ASI

Apa saja hal yang mesti dipertimbangkan dalam memilih pompa ASI?

  • Frekuensi pemakaian.

    Jika ASI Anda lancar dan sekiranya Anda hanya meninggalkan rumah sesekali, hanya di akhir pekan misalnya, maka Anda cukup memilih pompa manual.

  • Ketersediaan waktu.

    Jika Anda ingin proses memerah yang cepat, tentunya pompa ASI elektrik yang menjadi opsi bagi Anda.

  • Kemudahan menggunakan alat.

    Misalnya, pilih yang bagian-bagiannya mudah untuk dilepas dan dibersihkan, serta pilih yang ukurannya mudah untuk Anda bawa. Pertimbangan lainnya adalah alat mesti siap untuk digunakan kapan pun dan di mana pun, jadi, untuk berjaga-jaga, sebaiknya cari pompa ASI yang bisa digunakan dengan baterai yang bisa diisi ulang atau sejenisnya.

  • Ukurannya sesuai.

    Pilih yang ukuran shield-nya sesuai dengan ukuran payudara dan puting Anda.

  • Biaya.

    Pertimbangan dari segi biaya, tentunya merujuk pada beberapa pertimbangan di atas.

Setelah Anda melihat beberapa pertimbangan dalam memilih pompa ASI, ketahui pula kelebihan dan kelemahan dari pompa ASI manual dan elektrik.

Kelebihan dan Kelemahan Pompa ASI Manual

Hal yang dinomor satukan dari pemilihan pompa ASI adalah kenyamanan bagi ibu. Pompa ASI manual ini, dirasa lebih nyaman karena beberapa hal, di antaranya adalah Anda bisa mengatur sendiri kekuatan pompa untuk meminimalisir nyeri, ukuran pompa ASI lebih kecil sehingga mudah dipegang dan dibawa, bagian-bagiannya juga lebih sedikit jadi lebih praktis untuk dibersihkan. Pompa ASI manual ini penggunaannya nggak membutuhkan listrik atau pun baterai, dan karena tanpa mesin, maka nggak ada suara bising. Nggak kalah penting, pompa ASI jenis harganya murah.

Ada pun kelemahannya, karena dikerjakan secara manual, pompa ini bisa bikin tangan cepat pegal. Proses pemerahan pun lebih lambat dan sulit untuk mengikuti ritme seperti bayi menyusu.

Sebagai solusi, banyak ibu yang akhirnya lebih memilih pompa ASI elektrik. Meskipun harganya berkali lipat lebih mahal, namun pompa ASI dengan mesin ini dirasa lebih praktis dan menghemat tenaga. Pompa ASI elektrik kini telah dilengkapi dengan banyak keunggulan, misalnya level daya hisap yang bisa disesuaikan, ukurannya yang kecil, serta baterai yang bisa diisi ulang, jadi lebih mudah untuk dibawa bepergian.

Pompa ASI Sewa atau Bekas

Pompa ASI elektrik ini harganya mahal. Amankah jika kita menggunakan pompa ASI bekas atau sewaan? Untuk hal ini, ada beberapa perbedaan pendapat dan saran. Yuk, simak ulasan singkatnya.

Banyak orang tua yang merasa membutuhkan pompa ASI bekas atau sewa, terutama karena alasan biaya. Namun, perlu Anda ketahui dulu risiko dari menggunakan pompa ASI yang pernah digunakan oleh orang lain. Dalam kondisi tertentu, bahkan setelah seluruh bagian pompa disterilkan, penggunaan pompa ASI yang sudah dipakai oleh orang lain masih berpotensi menularkan penyakit. Misalnya, infeksi jamur atau bahkan virus berbahaya seperti HIV, Hepatitis, dst. Maka dari itu, FDA atau US Food and Drug Administration tidak menyarankan untuk menggunakan pompa ASI bekas atau sewaan. 

Pendapat lainnya, pompa ASI dengan Hospital Grade adalah jenis yang dikatakan bisa digunakan dari satu orang ke orang lainnya. Pompa ASI dengan grade ini menggunakan closed system. 

Intinya, menggunakan sistem penutup (penghalang) untuk menjaga agar ASI tidak memasuki area motor. Hal ini baik untuk meminimalisir pertumbuhan jamur dan mencegah risiko penyakit lainnya. Closed system ini pula, yang membantu menjaga mesin menjadi lebih awet. 

Namun, meskipun Anda bisa menggunakan mesin ini kembali, Anda tetap disarankan untuk membeli kit (tube, shield, botol, dst) yang baru, atau, Anda hanya bisa menggunakan kembali mesinnya saja.

Berikut adalah rekomendasi pompa ASI untuk Anda.

  1. Medela Swing Maxi

    Medela Swing Maxi

    Produk ini dibuat oleh perusahaan Switzerland. Medela Swing Maxi menggunakan tekonologi 2 phase expression dan double pumping, untuk meningkatkan hasil perahan hingga 18%, sehingga bisa menghemat waktu memerah hingga 2 jam per hari. Level vacuum yang tersedia bisa diatur sesuai kebutuhan, bagian-bangiannya juga mudah dipasang dan dicuci. Dengan bobot yang ringan dan ukurannya kecil, maka praktis untuk dibawa. Selain menggunakan adaptor, bisa juga pakai rechargeable battery, baterai AAA bahkan powerbank. Jadi, seandainya tiba-tiba listrik di rumah Anda padam, Anda nggak perlu khawatir. Harga Medela Swing Maxi Rp4.000.000. Informasi lengkapnya ada di akun Instagram Medela_id.

  2. Philips Avent Double Comfort

    Philips Avent Double Comfort

    Sudah tahu, kan, kalau air susu akan keluar dengan lancar, jika Ibu duduk dalam posisi yang nyaman. Untuk itu, produk Philip Avent Double Comfort ini, didesain khusus agar Ibu tetap bisa duduk nyaman tanpa harus membungkuk. Ketika mesin dihidupkan, alat pompa akan lebih dulu melakukan pijatan lembut yang berfungsi untuk membantu menstimulasi keluarnya air susu. Setelahnya, Anda bisa menyesuaikan setting tertentu untuk mulai memompa ASI. Kisaran harga Philip Avent Double Comfort yaitu Rp4.000.000, Anda bisa membelinya di pusat perbelanjaan atau di marketplace berikut

  3. Spectra 9+

    Spectra 9+

    Pompa ASI Spectra 9+ buatan Korea Selatan ini bisa dioperasikan dengan cara elektrik, maupun manual serta termasuk dalam kategori Hospital Grade. Produk ini dilengkapi dengan rechargeable battery. Spectra 9+ menggunakan close system yang fungsinya untuk menjaga agar ASI lebih higienis, menghindari penumpukkan kerak ASI pada selang dan motor. Spectra 9+ dilengkapi dengan fitur OFF, artinya mesin akan berhenti dengan sendirinya setelah 30 menit penggunaan. Produk ini cocok bagi ibu yang banyak beraktivitas di luar rumah karena mudah dibawa. Spectra 9+ punya 2 fase pemompaan, yaitu memijat dengan 5 level kekuatan dan 10 level kekuatan menghisap. Pembelian Spectra 9+ bisa dilihat di akun Instagram spectrababyidn dengan perkiraan harga di Rp1.800.000.

  4. Pigeon Breast Pump Electric Pro

    Pigeon Breast Pump Electric Pro

    Seperti pompa payudara elektrik lainnya, Pigeon Breast Pump Electric Pro juga dilengkapi dengan teknologi 2 fase, yaitu mode stimulasi dan mode pemerahan. Kecepatan dan daya hisapnya bisa disesuaikan dengan kenyamanan Anda. Estimasi harga Pigeon Breast Pump Electric Pro yaitu Rp2.500.000, Anda bisa membelinya di pusat perbelanjaan atau di marketplace berikut

  5. Unimom Forte Electric Breast Pump

    Unimom Forte Electric Breast Pump

    Ini adalah produk pompa ASI buatan Korea lainnya. Unimom Forte Electric Breast Pump menggunakan teknologi rhythmic suction atau mengikuti daya hisap seperti bayi menyusu langsung pada ibu. Bantalan pemijatnya berbahan silikon lembut yang membuat proses stimulasi keluarnya ASI terasa nyaman. Unimom Forte ini Hospital Grade dan BPA free. Mesinnya awet jadi biar dipakai dalam jangka panjang. Untuk pemesanan produk Unimom Forte ini bisa dilihat di akun Instagram unimom_id dengan perkiraan harga di Rp1.600.000.

  6. Haenim 7S Breast Pump

    Haenim 7S Breast Pump

    Pompa ASI Haenim 7S dilengkapi dengan 3 pasang corong dengan ukuran berbeda untuk menyesuaikan dengan ukuran payudara. Dengan double pump (untuk memompa 2 payudara sekaligus). Closed system pada produk ini mencegah ASI masuk ke dalam motor unit. Baterainya bisa bertahan sampai 7 jam dan waktu pengisian ulang dayanya hanya 3 jam.

    Haenim 7S adalah pompa ASI pertama yang penggunaannya bisa disambungkan ke smartphone berbasis Android atau Apple via Bluetooth. Fungsinya, untuk melihat waktu berapa lama memompa, mengatur power pumping atau massage, menyimpan data ASI serta memiliki fitur alarm, untuk memastikan Anda memompa ASI tepat waktu. Kendali motornya dengan touch sensor. Produk ini tersedia dalam dua warna yaitu merah jambu dan biru muda. Estimasi harga Haenim 7S adalah Rp2.000.000 dan cek informasi lengkapnya di akun Instagram haenim.id.

  7. Realbubee

    Realbubee

    Ini adalah pompa ASI yang cukup ‘terkenal’ di kalangan para ibu, karena harganya yang sangat terjangkau. Meskipun murah, tapi keunggulannya juga nggak kalah dengan produk lainnya. Realbubee menggungakan closed system, bobotnya ringan, mudah dibawa dan punya daya hisap yang baik. Terdapat 18 model hisapan agar bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Penggunaannya bisa dengan adaptor, powerbank, usb komputer atau charger HP, bisa digunakan untuk single atau double pumping, juga bisa digunakan dengan manual mode. Perkiraan harga pompa ASI merk Realbubee adalah Rp200.000, disarankan untuk membeli di marketplace berikut atau thrusted online store.

  8. Mutter Breast Pump

    Mutter Breast Pump

    Ada produk pompa ASI baru, nih, yaitu Mutter Breast Pump. Tersedia dengan 2 desain, ada OPAL Double Breast Pump RH358 dan juga Pearl Double Breast Pump RH388. Keunggulannya, adalah double pump, mesin tdak berisik dan ukurannya praktis untuk dibawa. Pompa ASI ini juga memiliki rechargeable battery, atau bisa juga dengan menggunakan kabel USB. Lainnya adalah penggunaan layar LED, baby sucking motion, 3 fase, 9 level penyesuaian dan memory function. Estimasi harga produk ini yaitu Rp1.100.000, bisa Anda pesan di marketplace berikut.

  9. Malish All New Mirella

    Malish All New Mirella

    Malish All New Mirella memiliki spesifikasi berikut, yaitu rechargeable, layar sentuh, layar berwarna, fitur child lock, tambahan fase 2in1 (stimulasi 10x , pemerahan 10x) dan fase Malish (bekerja bergantian pada stimulasi 3 menit lalu ke pemerahan 7 menit, berulang hingga waktu selesai), fitur pause dan play serta alarm. Daya tahan baterai hingga 3 jam (atau 4-6x pemaikaian). Perkiraan harga pompa ASI brand Malish adalah Rp2.400.000, cek informasinya di akun Instagram malishindonesia

Tips Membersihkan Pompa ASI

Berikut 4 langkah untuk membersihkan pompa ASI.

  • Mencuci tangan.

    Kebersihan selalu dimulai ketika Anda akan menggunakan pompa ASI. Pastikan Anda mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 menit.

  • Bersihkan badan pompa.

    Setelah selesai, bersihkan badan pompa dengan teliti. Misalnya pada bagian tombol.

  • Bersihkan per bagian.

    Lepas seluruh bagian selang dan lainnya. Kemudian cuci bersih. Jika Anda nggak punya mesin pencuci, Anda bisa menggunakan baskom, tapi pastikan baskom ini hanya difungsikan untuk mencuci perlengkapan si Kecil, ya. Caranya, isi baskom dengan air hangat dan sabun. Rendam dan sikat bila perlu. Kemudian bilas dengan air mengalir. Catatan, jangan meletakkan perlengkapan memompa langsung di atas bak cci piring.

  • Keringkan.

    Letakkan bagian-bagain pompa yang sudah Anda cuci di atas lap bersih.

Penting banget, ya, Bu, untuk menjaga mesin pompa ASI Anda agar tetap bersih. Hal ini untuk mencegah pertumbuhan bakteri.

(Stephanie)