Balita

14 Cara Mengatasi Anak Susah Makan di Restoran

Terakhir diperbaharui

14 Cara Mengatasi Anak Susah Makan di Restoran

Banyak orang tua yang malas makan di luar karena anak susah akan di restoran. Sesi makan yang harusnya menyenangkan justru jadi momen yang melelahkan karena kita harus menjaga mood anak agar tetap baik. Tapi nggak selamanya makan di restoran bersama anak selalu jadi mimpi buruk. Hal ini bisa berjalan dengan baik dengan beberapa tips berikut ini:

 

  1. Siapkan anak dan diri Anda

    Ya, batita punya kemampuan bahasa yang terbatas, tapi ini tidak berarti Anda tidak bisa bicara pada mereka tentang apa yang akan terjadi. Saat di rumah, kita bisa beri tahu ke mana ia akan pergi dan perilaku apa yang Anda harapkan dari mereka. Ingatkan kembali hal ini selama di jalan. Juga sebelum Anda masuk restoran, dan ketika Anda duduk.

     

    Jangan ajak anak makan di restoran di jam tidur siangnya atau ketika mereka menunjukkan tanda kelelahan. Waktu-waktu yang harusnya Anda gunakan untuk bersenang-senang akan hancur seketika saat si kecil lelah. Kejadian anak susah makan pun tidak bisa terelakkan.

     

    Anda perlu bawa serta mainan yang tidak bisa bergerak jauh. Jika tidak, Anda akan sibuk bolak-balik mengambil truk mainan di bawah meja sepanjang waktu makan. Pertimbangkan membawa buku atau mainan yang tidak berisik. Bila ada mainan yang memenuhi kriteria ini yang anak belum lihat sebelumnya, akan lebih baik lagi. Ini bisa dilakukan untuk mengatasi kebiasaan anak susah makan di restoran.

     

  2. Jangan pernah mengajak anak yang lelah makan di restoran

    Ketika melakukan reservasi, rencanakan tidak bersamaan dengan jadwal tidur anak. Bila ia biasanya tidur siang jam 1, makan malam awal lebih baik dibanding makan di siang hari. Ingat, ini tentang kebutuhan anak, bukan kebutuhan Anda.

     

  3. Waktu yang pendek

    Dua puluh menit duduk di high chair jadi batas waktu batita bisa duduk tenang. Anak yang lebih aktif mungkin tidak bisa bertahan lebih lama. Jika kita mendudukkannya di high chair lebih dari 20 menit, kita harus siap menghadapi sikap anak susah makan di restoran.Setelah itu, Anda atau pasangan harus membawa anak jalan-jalan sebelum ia bisa duduk dengan tenang lagi. Tubuh kecilnya perlu bergerak.

     

    Yang juga perlu diingat, saat berkunjung ke restoran bukanlah waktu untuk memesansemua menu yang ada di restoran. Bayi tidak punya kesabaran cukup banyak, jadi pastikan acara makan di restoran tidak lebih dari satu jam. Kalau tidak, kita pasti akan bingung menghadapi anak susah makan di restoran. Ketika bayi bertambah besar, ia bisa tenang berada di tempat di waktu yang lebih lama.

     

  4. Hargai pengunjung lain

    Meski bila Anda ada di restoran yang murah meriah, pelanggan lain punya hak untuk menikmati hidangan dengan tenang. Bila anak tidak bisa diam, ajak keluar untuk ditenangkan. Bila anak susah makan, masih berisik dan rusuh di meja makan, minta maaf ke pengunjung lain ketika Anda berjalan keluar. Jangan lupa berikan tip bila Anda meninggalkan banyak sisa makanan yang berantakan.

     

  5. Bersiap pergi

    Bahkan rencana makan yang sudah disiapkan bisa berubah jadi bencana ketika melibatkan batita yang tidak bisa diprediksi. Bila semua terlihat tidak sesuai rencana, misalnya anak susah makan, mendadak tantrum, rewel, dan tidak bisa ditenangkan, hanya ada satu pilihan, minta pesanan dibungkus, bawa anak keluar, dan nikmati makanan di rumah.

     

  6. Makan di restoran ketika tidak ramai

    Kalau pergi makan jam 8 malam, kemungkinan akan ada banyak orang yang juga ingin makan. Yang paling baik, makanlah di restoran ketika tidak sedang ramai. Suasana tidak akan terlalu bising untuk anak, dan tidak akan ada banyak orang yang melihat. Anda juga bisa dapat duduk lebih cepat dan dilayani lebih cepat. Bila bisa, telepon lebih dulu untuk tahu waktu terbaik melakukan reservasi.

     

  7. Anak makan lebih dulu

    Bila bayi masih menyusu, pastikan ia menyusu sebelum meninggalkan rumah. Siapa tahu ia akan tertidur di mobil dan selama Anda makan. Bila ia sudah mulai makan MPASI, pesan makanan untuknya segera setelah Anda duduk dan minta disajikan dengan cepat. Tentu kita tidak mau kan kalau anak susah makan, rewel dan lapar di meja makan?

     

  8. Siapkan diaper bag

    Jangan lupa menyiapkan diaper bag sebelum meninggalkan rumah. Apakah di dalamnya sudah ada cukup popok dan tissu basah? Apakah perlu membawa dot dan bib? Dan bila si kecil masih menggunakan sippy cup atau dot, pastikan membawanya juga.

     

  9. Pilih meja di pojok

    Sebisa mungkin pilih meja yang jauh dari para pengunjung lain. Anda tidak akan terlalu merasa bersalah bila bayi mulai rewel dan posisi ini memberi Anda privasi bila Anda perlu menyusui.

     

  10. Bawa banyak mainan

    Mainan, buku, dot, bawa apapun yang Anda butuhkan untuk membuat anak senang ketika ia mulai rewel. Hindari barang yang terlalu berisik seperti mainan musik, agar tidak mengganggu pengunjung lain.

     

  11. Ajak jalan-jalan

    Sebelum tiba di restoran, Anda bisa ajak bayi jalan-jalan dengan stroller. Ini biasanya membuat anak tenang dan bahkan bisa membuat mereka tidur. Bila ia tidak tidur, Anda bisa biarkan ia tetap di stroller saat hidangan Anda disajikan, dengan begitu Anda bisa rileks dan makan tanpa gangguan.  

     

  12. Bawa cemilan

    Kadang jeda waktu saat memesan makanan sampai makanan dihidangkan akan terasa sangat lama ketika anak juga menunggunya. Salah satu cara untuk mengantisipasi hal ini adalah dengan membawa cemilan. Buku dan mainan bisa berhasil mengalihkan perhatian, tapi biasanya tidak cukup lama. Sedangkan satu kantong kecil cemilan bisa mengatasi sikap anak susah makan.

     

  13. Apa yang harus diawasi

    Bayi sangat mungkin tertarik dengan semua pemandangan dan suara yang ada di restoran. Bayi yang aktif pasti ingin mengeksplorasi sekitarnya. Tapi ini berarti Anda perlu waspada untuk memastikan semua hal yang berpotensi pecah, bisa berantakan, atau berbahaya berada jauh dari jangkauan bayi.

     

    Kalau keluar sama kerabat dan teman, mereka pasti tak akan keberatan bermain dan menghibur bayi. Manfaatkan keinginan mereka untuk bisa dekat dengan si kecil ketika Anda makan. Tapi Anda perlu selalu mengawasi si kecil untuk memastikan agar ia tidak terlalu kelelahan. Ini harus dilakukan agar kita terhindar dari kejadian anak susah makan.

     

    Biasanya kerabat atau teman tidak menyadari tanda awal kelelahan bayi sampai bayi akhirnya rewel. Saat bayi rewel, mereka pasti akan mencoba membantu menenangkannya, tapi kadang caranya salah, yaitu dengan terus menstimulasi bayi dengan main kunci, menawarkan mainan, atau hal lainnya.

     

    Lebih baik, responlah bayi yang menunjukkan tanda kelelahan dengan menurunkan stimulasi. Minta kerabat atau teman untuk menggendong si kecil mendekat ke Anda dan menghadap ke tubuh Anda. Lakukan gerakan atau suara berulang hingga bayi terlihat siap untuk bermain kembali atau untuk ditidurkan.

     

  14. Rileks

    Bila anak susah makan, dan mulai gelisah di restoran, cobalah untuk menenangkannya. Bila rewel berubah jadi rusuh, Anda atau pasangan bisa membawa bayi keluar restoran atau masuk ke dalam mobil. Kadang perubahan suasana bisa membuatnya tenang kembali.

     

Hal paling penting yang perlu diingat ketika Anda ke tempat umum bersama bayi adalah Anda tidak bisa mengontrol atau memprediksi apa yang akan bayi lakukan dan siapa yang akan ada di restoran ketika Anda tiba di sana.

 

Anak susah makan bisa tiba-tiba terjadi saat lagi di restoran. Ia juga mungkin saja rewel atau Anda bisa saja disapa dengan ekspresi jengkel dari pelayan bahkan sebelum Anda duduk. Bayi bisa buang air di saat pesanan tiba. Hal-hal seperti ini memang terjadi dan merupakan bumbu-bumbu saat kita menjalani peran sebagai orangtua. Suatu hari nanti Anda akan mengingat pengalaman ini dan tertawa karenanya.

 

Bila hal tak diinginkan terjadi, Anda bisa membuat kesepakatan dengan pasangan. Contoh kesepakatannya bisa seperti ini: siapapun yang telah makan lebih banyak harus rela meninggalkan meja untuk mengganti popok atau mengatasi anak susah makan di restoran. Agar suasana tetap senang, jangan terpancing emosi, dan jalani ini semua dengan santai.

 

Manfaat membawa anak susah makan di restoran?

Makan di restoran bersama anak punya banyak manfaat, lho. Hal ini akan membantu anak membangun sistem kekebalan tubuhnya. Tapi Anda tetap harus menghindari tempat makan dengan banyak debu dan asap rokok. Pastikan bayi disusui selama berada di restoran dan Anda membawa banyak mainan untuk menghiburnya. Untuk anak susah makan, Anda bisa membawakan makanan kesukaannya dari rumah.

 

Selain hal tersebut, berikut ini beberapa manfaat yang akan dirasakan anak saat ia makan di restoran:

 

  1. Makan di luar mendorong fleksibilitas

    Banyak anak tidak suka mencoba hal baru, terutama soal makanan baru. Tapi anak harus mencoba semua yang tidak pernah dicobanya agar wawasannya menjadi lebih luas. Bila anak tidak mau memesan makanan apapun untuk dirinya, coba tawarkan apakah ia mau mencicipi makanan yang Anda pesan. Ini membantunya belajar kalau ia perlu punya pikiran terbuka. Anda juga bisa lakukan ini di rumah dengan memberikannya menu baru yang tidak pernah ia cicipi sebelumnya.

     

  2. Makan di luar jadi family time tanpa gangguan

    Siapa yang sesi makan malam bersama keluarga di rumah sering terganggu oleh TV, bunyi telpon, tamu yang datang, atau hewan peliharaan yang suka cari perhatian? Nah, makan di restoran bisa menjadi family time tanpa gangguan. Selain itu, makan di luar bisa jadi tradisi keluarga yang bisa dilakukan setiap weekend atau saat merayakan ulang tahun anggota keluarga.

     

  3. Makan di luar bisa jadi hadiah kecil atau perayaan besar

    Makan di luar bisa jadi perayaan momen khusus, seperti ulang tahun, kelulusan, atau liburan. Selain itu bisa juga sebagai reward untuk perilaku baik yang anak lakukan atau cara untuk menghargai usaha anak. Anda tidak perlu makan di tempat mahal. Pergi ke kios es krim saja sudah cukup untuk menunjukkan Anda menghargai kerja keras anak di sekolah, di kelas, atau saat dia berprestasi di bidang tertentu.

     

  4. Makan di luar membangun social skill dan sopan santun

    Untuk anak yang bermasalah dalam mengontrol diri dan tidak memiliki social skill yang baik, makan di luar bisa jadi hal bagus. Ini memberikan si kecil banyak kesempatan untuk mengatasi kelemahannya, mulai dari berinteraksi dengan pelayan hingga menunggu dengan sabar makanan datang. Berada di tempat umum, tidak hanya di restoran, bisa membantu anak meningkatkan social skillnya.

     

  5. Makan di luar meningkatkan skill komunikasi anak

    Hidangan yang Anda makan di restoran biasanya bertahan lebih lama dibanding yang Anda sajikan di rumah. Jadi percakapan bisa berlangsung lebih lama juga. Ini bisa memberi anak kesempatan untuk mengasah kemampuan percakapan dan belajar kosa-kata baru. Bahkan menurut penelitian, percakapan saat makan malam bisa membantu anak membangun kosa-kata.

     

Tips memilih restoran yang ramah anak susah makan

Salah satu yang harus dipikirkan saat mau makan di restoran adalah seberapa ramah restoran tersebut pada anak kecil? Apakah ada mainannya? Apakah ada menu makanan khusus anak? Ini harus dipikirkan agar anak susah makan tetap happy selama menyantap makanan di sana.

 

  1. Apakah restoran menawarkan pilihan menu yang ramah anak?

    Banyak restoran menawarkan menu anak. Tapi kadang pilihannya sangat terbatas dan tidak membuat anak yang picky eater senang. Sebaiknya telepon lebih dulu dan tanyakan apakah ada menu untuk anak. Juga tanyakan apa Anda bisa memilih menu standar dengan porsi yang lebih kecil. Bila ya, coba pilih apa yang anak susah makan inginkan agar ia tetap senang.

     

  2. Apakah tersedia tempat duduk yang ramah anak?

    Bagaimana anak akan makan bila mereka tidak bisa menjangkau makanannya? Atau bila ia harus duduk dipangkuan Anda, apakah Anda siap saat ia menumpahkan semua makanan ke baju Anda? Cari tahu lebih dulu apakah ada high chair atau booster seat untuk anak di restoran yang Anda pilih. Bila anak susah makan karena tidak merasa nyaman, kemungkinan Anda juga tak akan bisa menikmati hidangan.

     

  3. Apakah mudah masuk dan keluar restoran?

    Kalau kita membawa stroller atau anak kecil, sebaiknya jangan pilih restoran dengan banyak anak tangga, sudut, atau memiliki posisi kamar kecil yang sulit dijangkau. Restoran dengan akses yang landai jadi pilihan ideal bila Anda ingin membawa stroller anak ke restoran. Idealnya Anda perlu pilih restoran dengan floor plan terbuka dan spacenya cukup lebar buat berlari-larian.

     

  4. Apakah staf restoran cukup ramah?

    Tidak ada yang  lebih buruk dari pelayanan restoran yang buruk. Tanyakan atau bacalah review apakah restoran yang akan Anda kunjungi punya staf yang ramah atau tidak. Cari tahu apakah mereka bisa menjelaskan menu yang tersedia dengan baik atau apakah mereka tahu berapa lama Anda harus menunggu pesanan. Bila pelayan bisa memberitahu kapan makanan akan tiba, Anda bisa beritahu anak saat mereka mulai rewel.

     

  5. Apakah ada aktivitas yang ramah anak?

    Hal yang juga perlu Anda perlu pikirkan adalah cara untuk menghibur anak susah makan. Ketahui jenis aktivitas yang ditawarkan restoran, seperti adakah buku mewarnai, krayon, atau kertas putih agar anak bisa menggambar.

     

    Beberapa restoran menyediakan acara anak di TV, ada juga yang menggunakan balon, gelas suvenir, atau buku aktivitas untuk dibawa pulang. Semakin banyak aktivitas yang ditawarkan restoran, semakin tinggi kemungkinan anak menikmati acara makan.

     

Tidak butuh usaha besar untuk memastikan Anda dan keluarga punya pengalaman makan di restoran yang bebas dari rewel anak susah makan. Pastikan untuk mencari tahu tentang hal-hal di atas agar anak bisa makan di restoran lagi dan lagi dengan sikap yang anteng.

(Ismawati)