Kehamilan Dibaca 1,485 kali

8 Manfaat Air Kelapa untuk Ibu Hamil

Share info ini yuk ke teman-teman
Menur
8 Manfaat Air Kelapa untuk Ibu Hamil

Dari sekian banyak makanan dan minuman yang disarankan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil, air kelapa adalah salah satunya. Secara ilmiah, air kelapa terkenal akan kandungan elektrolit alaminya. Sementara itu, secara budaya, mitos yang diwariskan dari generasi ke generasi adalah khasiat air kelapa untuk ibu hamil agar janin yang dikandungnya kelak memiliki kulit yang putih bersih. 

Untuk mengetahui benar tidaknya hal tersebut, inilah mineral yang terkandung dalam 100 gram air kelapa muda seperti yang tercantum dalam situs MomJunction: air (94,99%), gula (2,61 gram), kalsium (24 mg), magnesium (25 mg), fosfor (20 mg), potasium (250 mg), sodium (105 mg) dengan kalori sebanyak 19 kkal. Dengan kandungan sejumlah mineral tersebut, ternyata air kelapa dapat bermanfaat bagi kehamilan. Berikut manfaat air kelapa untuk ibu hamil:

  1. Menghidrasi ibu hamil yang sering muntah

    Kehamilan trimester pertama kerap menyebabkan ibu hamil mengalami mual dan muntah. Bagi ibu hamil yang mengalami hiperemesis gravidarum, frekuensi muntah cukup tinggi sehingga dapat menyebabkan dehidrasi. Air kelapa untuk ibu hamil yang sering muntah dapat menghidrasi tubuh dengan kandungan elektrolitnya (potasium, sodium, magnesium) sehingga cairan yang hilang lekas tergantikan. 

  2. Membuang racun tubuh

    Kandungan potassium dan magnesium pada air kelapa membuat ibu hamil menjadi sering buang air kecil. Hal ini wajar, mengingat potassium dan magnesium bersifat diuretik atau mendorong terjadinya buang air kecil. Proses pembuangan urin ini merupakan cara alami membuang racun tubuh dan membersihkan saluran kemih, termasuk mencegah terbentuknya batu ginjal. 

  3. Mencegah terjadinya ISK

    Infeksi Saluran Kemih (ISK) rentan dialami ibu hamil saat kehamilan makin membesar. Secara tidak sengaja, janin menekan kandung kemih yang tepat berada di bawahnya sehingga bakteri pun terjebak dan berkembang biak di dalamnya. Kandungan gula dalam urine serta perubahan hormonal juga memicu terjadinya ISK. Konsumsi air kelapa untuk ibu hamil mampu mencegah terjadinya ISK karena air kelapa bersifat diuretik sehingga bakteri terbuang bersama air kencing. Risiko terkena batu ginjal dan terjadi kelahiran prematur pun berkurang. Asal, jangan suka menahan kencing ya, Bu! 

  4. Mencegah konstipasi

    Perubahan hormonal saat kehamilan dapat menyebabkan konstipasi. Kandungan magnesium pada air kelapa dapat membuat otot organ-organ pencernaan lebih rileks, sehingga lebih lancar mendorong feses melewati usus. Kadar seratnya pun tinggi. Karena itu, konsumsi air kelapa untuk ibu hamil bagus untuk upaya mencegah sembelit asalkan tidak diandalkan sebagai satu-satunya cara melancarkan buang air besar. Tetap konsumsi makanan berserat.

  5. Meredakan heartburn

    Heartburn adalah sensasi seperti terbakar di belakang tulang dada, namun juga dikenal dengan sebutan nyeri ulu hati. Heartburn akan terasa semakin nyeri dalam kondisi setelah makan, berbaring, atau membungkuk. Penyebab heartburn adalah adanya asam lambung yang naik kembali ke kerongkongan akibat melemahnya sphincter (cincin otot) di kerongkongan. Kondisi ini disebut juga GERD (gastroesophageal reflux disease). Pada ibu hamil, GERD bisa dipicu oleh rileksnya cincin otot tersebut akibat hormon progesteron

    Menurut situs kesehatan Healthline, air kelapa untuk ibu hamil ternyata bisa membantu meredakan GERD. Kandungan potssium di dalam air kelapa berfungsi sebagai elektrolit yang mengembalikan keseimbangan kadar pH atau keasaman dalam tubuh, yang penting untuk mengendalikan naiknya asam lambung. Tapi, konsumsi air kelapa alami tanpa tambahan gula ya!

  6. Melawan infeksi

    Manfaat lain dari air kelapa untuk ibu hamil adalah mampu membantu meningkatkan imunitas sehingga ibu hamil bisa terhindar dari infeksi. Selain sejumlah mineral penting yang sudah disebutkan sebelumnya, air kelapa juga mengandung vitamin dan antioksidan yang mampu meningkatkan imunitas. Dalam air kelapa juga terkandung asam laurat, yaitu asam lemak jenuh berantai sedang yang memproduksi komponen antimikroba bernama monolaurin.

  7. Menjaga tekanan darah

    Kandungan elektrolit pada air kelapa untuk ibu hamil ternyata juga dapat menjaga tekanan darah. Hipertensi dipengaruhi oleh kurangnya elektrolit dalam tubuh sehingga konsumsi air kelapa yang kaya akan potasium, magnesium, dan asam laurat dapat mengendalikan tekanan darah. Hal ini telah dibuktikan lewat penelitian yang dimuat di PubMed, bagian dari pusat informasi bioteknologi pemerintah AS. Segelas air kelapa untuk ibu hamil di hari-hari akhir kehamilan mampu menurunkan tekanan darah yang disebabkan oleh ketegangan menjelang persalinan. Namun, biasanya dokter akan menyarankan ibu hamil untuk berhenti mengonsumsi air kelapa dua minggu sebelum operasi caesar karena mengganggu stabilitas tekanan darah sebelum dan sesudah operasi.

  8. Menjaga kesehatan jantung

    Air kelapa terbukti mampu menurunkan kadar kolesterol trigliserida dan LDL (low-density lipoprotein / kolesterol jahat) dalam darah sehingga mampu mencegah timbulnya plak atau sumbatan pada pembuluh darah, terutama pembuluh darah di jantung. 

Bagaimana dengan mitos seputar air kelapa untuk ibu hamil? 

Setidaknya, ada dua mitos yang populer tentang air kelapa untuk ibu hamil: mengenai pengaruh air kelapa dalam mencerahkan kulit calon bayi dan kemampuannya menyebabkan keguguran.

Warna kulit bayi ditentukan oleh jumlah melanin atau pigmen pada kulit di mana gen orang tua berperan dalam memengaruhi produksi melanin. Jika ada yang berpendapat bahwa air kelapa untuk ibu hamil dapat mencerahkan kulit bayi mungkin dipengaruhi oleh fakta adanya kandungan vitamin C dalam air kelapa dari kelapa berkualitas baik. Vitamin C berperan dalam pembentukan kolagen sehingga dapat membuat kulit lebih kenyal, namun tidak mengubah warna kulit. 

Sementara itu, keguguran tidak dapat disebabkan oleh konsumsi segelas (sekitar 240 ml) air kelapa setiap hari, meskipun kandungan elektrolit pada air kelapa memang bisa menyebabkan kontraksi

Jadi, bolehkah ibu hamil minum air kelapa?

Dari penjelasan di atas, nampaknya air kelapa banyak manfaatnya untuk ibu hamil sehingga tidak ada risiko meminumnya. Kuncinya hanya satu, yaitu tidak berlebihan agar tidak terjadi kalemia akibat overdosis potasium. Satu gelas per hari sudah cukup, selain tetap minum air 8 gelas per hari. Meskipun mengandung mineral penting, air putih tetap menjadi cairan utama yang harus lebih banyak diminum ibu hamil. Untuk mencegah dehidrasi pun, air kelapa tidak jauh berbeda khasiatnya dengan air putih.

Hal lain yang perlu diperhatikan terkait konsumsi air kelapa untuk ibu hamil adalah cara memilih kelapa. Pastikan air kelapa murni dikonsumsi langsung setelah kelapa dibelah. Pilih kelapa muda berwarna hijau. Goyang-goyangkan jika ingin memperkirakan banyak sedikitnya air di dalamnya  Hindari kelapa yang sudah tua meskipun  masih memiliki air karena dapat menyebabkan konstipasi serta meningkatkan kadar lemak dalam tubuh. Kelapa tua dicirikan oleh warna coklat,  berkulit  keras, dan jika dibelah terlihat bahwa sabutnya telah menipis.

Air kelapa dalam kemasan, amankah?

Air kelapa dalam kemasan memang lebih praktis, mudah didapat, dan rasanya enak. Namun, ibu hamil sebaiknya memilih air kelapa yang diambil langsung dari buahnya karena lebih alami dan tanpa tambahan gula. Konsumsi gula tambahan berlebih pada ibu hamil dapat menyebabkan naiknya kadar gula dalam darah yang berbahaya bagi mereka yang mengalami diabetes gestasional. 

Jadi, konsumsi air kelapa untuk ibu hamil memiliki banyak manfaat, asal tidak lebih dari segelas per hari dan diutamakan yang belum ditambahkan pemanis.

(Menur)