Kelahiran Dibaca 72 kali

Menciptakan Hubungan yang Baik dengan Bayi Anda

Share info ini yuk ke teman-teman
Atalya

Terakhir diperbaharui 07 Desember, 2018 23:12

Menciptakan Hubungan yang Baik dengan Bayi Anda

Bonding berarti kedekatan yang terjalin antara Anda dan buah hati. Kadang butuh waktu untuk bisa dekat dengan bayi. Selama Anda merawat si kecil dan memenuhi semua kebutuhannya, Anda bisa merasakan kedekatan yang kuat dengannya.

 

Berikut ini beberapa langkah yang bisa Bunda coba untuk menjalin ikatan yang erat dengan si kecil:

 

  1. Menyusui

    Menyusui bukan sekedar menyediakan nutrisi. Ketika si kecil berada di dekapan Anda, ia mendengar detak jantung Anda, mencium bau badan Anda, dan merasa lebih tenang ketika kontak kulit terjadi.


  2. Ciptakan gaya pengasuhan yang konsisten dan responsif

    Keterikatan dibangun dari setiap interaksi yang Bunda ciptakan dengan si kecil. Meski tak ada orangtua yang bisa berinteraksi dengan anaknya setiap saat, interaksi yang konsisten tetaplah perlu dilakukan. Dengan berinteraksi, Bunda dapat mengetahui apa yang dirasakan oleh si kecil, misalnya Anda akan segera tahu bahwa bayi sedang tidak nyaman ketika ia menangis. Responlah kebutuhan si kecil dengan tanggap. Walaupun bayi tidak memahami kata-kata Anda, ia bisa merasakan maksud Anda.


  3. Tatap mata si kecil saat ia minum dari botol

    Menjaga kontak mata akan membantu bayi mengingat Anda dan menyadari betapa Anda berarti untuknya.


  4. Lepaskan handphone dari tangan Anda

    Saat ini, keluarga, teman, dan rekan kerja bisa memahami bila butuh waktu lama bagi Anda untuk merespon pesan yang mereka kirim. Anda bisa memanfaatkan waktu yang Anda punya bersama si kecil.


  5. Pahami gaya komunikasi dan petunjuk yang diberikan bayi Anda

    Setiap bayi memiliki cara yang berbeda-beda untuk mengekspresikan dirinya, tapi ada beberapa petunjuk yang sifatnya universal. Contoh ketika bayi menghisap jempolnya, kita bisa langsung mengetahui bahwa bayi tersebut ingin menyusu, makan, atau hanya ingin sekedar menenangkan diri. Contoh lain seperti punggung yang ditekuk bisa menandakan bahwa bayi merasa bosan atau tidak nyaman. Nah, kalau Bunda melihat bayi mengerutkan dahinya, bisa berarti cahaya di sekitarnya terlalu terang atau ia sedang merasa khawatir.


    Menangis juga merupakan salah satu petunjuk yang diberikan bayi dan tangisan bisa berarti banyak hal. Saat si kecil menangis sangat kuat bisa berarti ia merasa sangat frustrasi. Bila ini terjadi, tetaplah tenang ya Bun. Dengan begitu, Anda bisa lebih mudah mencari tahu apa yang si kecil ingin beritahukan pada Anda lewat tangisannya.


  6. Ciptakan rasa aman dan kepercayaan pada bayi Anda

    Seiring Anda belajar membaca dan cepat merespon petunjuk dari si kecil, ia akan mulai percaya bahwa kebutuhan dasarnya pasti akan dipenuhi dan merasa lingkungan sekitarnya aman. Bunda bisa membantu anak menemukan cara beradaptasi pada perubahan lingkungan melalui proses penenangan diri. Perilaku ini mulai berkembang di dalam rahim dan terbukti jelas efeknya, khususnya pada bulan pertama setelah lahir.


    Ikatan antara Bunda dan si kecil sangat penting. Bentuk komunikasi bisa mempengaruhi cara anak Anda berkembang secara mental, fisik, intelektual, emosi, dan sosial. Keterikatan Anda secara alami terjadi ketika Anda merawat si kecil. Ikatan rasa aman membuat anak Anda merasa aman, dimengerti, dan cukup tenang untuk menerima pengalaman perkembangan yang optimal. Rasa aman menghasilkan keinginan untuk belajar, kepercayaan, dan empati.


    Untuk bisa menciptakan keterikatan antara Anda dan si bayi bukan berarti Anda harus menjadi orangtua yang sempurna. Yang terpenting adalah kualitas proses komunikasi non verbal yang terjadi antara Anda dan si kecil.


  7. Berhubungan dengan anak Anda melalui sentuhan, kenyamanan fisik, tawa, dan permainan

    Beberapa orangtua ada yang merasa takut dianggap terlalu memanjakan bayi bila mereka sering menggendong bayi mereka. Buang pikiran itu jauh-jauh, Bun, karena otak bayi dan sistem tubuhnya sangat belum matang saat lahir. Bayi baru lahir juga tidak memiliki kemampuan untuk bisa mandiri dan sangat memerlukan sentuhan cinta serta dukungan Anda.


    Penelitian yang dilakukan beberapa dekade terakhir menunjukkan ada manfaat jangka panjang pada kesehatan fisik, mental, sosial, dan emosional anak yang menerima perhatian yang konsisten, hangat, dan positif sesuai dengan fase perkembangan mereka.

    Bersenang-senang, bermain, dan berbagi kebahagiaan bersama bayi bukan hal yang bisa disepelekan. Interaksi, senyum, tawa, dan sentuhan penting bagi perkembangan bayi seperti pentingnya makan atau tidur. Bahasa tubuh, nada suara, dan sentuhan cinta Bunda merupakan cara komunikasi yang penting bagi si kecil.


    Ketika Anda melihat tanda si kecil ingin bermain, cobalah untuk rileks dan balaslah senyum si kecil, berikan ekspresi muka lucu untuknya, dan rasakan kebahagiaan bersamanya. Mainan, buku, dan musik bisa memberi kontribusi dalam bermain, tapi kadang yang bayi Bunda butuhkan hanyalah permainan sederhana seperti “cilukba” atau suara-suara yang aneh untuk mengundang interaksi bayi Anda.


    Bayi dengan sistem saraf yang belum berkembang bisa sangat cepat lelah, jadi perhatikan tanda ketika bayi Anda perlu berhenti bermain karena ia bisa over stimulated. Jika Anda merasa tidak nyaman atau tidak yakin tentang bagaimana bermain dengan si kecil, teruslah mencoba. Semua rasa tidak nyaman akan hilang ketika Anda mengalami keceriaan berinterakasi dengan anak Anda.


  8. Melihat cermin

    Si kecil belum mengerti konsep pantulan, tapi ini tak jadi masalah. Bayi suka melihat wajah manusia dan ini jadi cara bagus untuk membuatnya lebih mengenal dirinya.


  9. Dengar detak jantung si kecil

    Bunda ingat betapa Anda sangat bahagia ketika mendengar detak jantungnya saat USG? Sekarang detak jantungnya menjadi musik yang bisa Anda dengar kapan saja.


  10. Tidur ketika ia tidur

    Tak perlu merasa bersalah ketika Anda memutuskan untuk tidur di jam 7 malam. Ibu yang istirahat cukup berarti ibu yang bahagia, dan bayi akan banyak mendapat manfaatnya.


  11. Lakukan hal manis untuk pasangan

    Anda menyadarinya atau tidak, bayi bisa merasakan ikatan antara Anda dan pasangan. Anda bisa siapkan makan malam istimewa atau meluangkan waktu untuk menonton TV bersama, seperti ketika si kecil belum hadir di tengah-tengah Anda berdua.


  12. Jangan stres dengan tumbuh kembang bayi

    Kadang Anda tak bisa menolak dorongan untuk mencari informasi di internet tentang tumbuh kembang tertentu yang akan terjadi, tapi semua bayi berbeda. Bila Anda terus melihat ke masa depan, Anda akan kehilangan momen yang saat ini sedang terjadi.


  13. Kontak kulit

    Anda mengandung si kecil selama 9 bulan dan kemungkinan Anda berdua kehilangan koneksi fisik yang sangat konstan ini. Kangaroo care menjadi aktivitas yang praktis untuk dekat dengan bayi selain membantu pernafasan dan detak jantung bayi.


  14. Merespon tangisan bayi

    Terutama di usia 3 bulan pertama, bayi perlu tahu kalau Anda selalu ada di sisinya. Merespon tangisannya akan membangun rasa percaya si kecil. Jangan khawatir, ini tidak berarti Anda memanjakannya.


  15. Bawa serta bau si bayi

    Anda bisa cium bau bayi dari pakaian yang pernah ia kenakan. Anda akan merasa bau si kecil sangat menggoda dibanding bau lainnya.


  16. Menggendong dan mengayun

    Si kecil baru saja tertidur dan Anda merasa percaya diri meletakkannya di tempat tidur tanpa membuatnya terbangun. Sebelum meletakkannya, ayun tubuhnya di dekapan Anda ke depan dan belakang di ruang yang tenang dan gelap. Ini akan jadi momen yang Anda rindukan, jadi lakukan selagi bisa.


  17. Memakaikan baju aneka model

    Akui saja, hati Anda pasti meleleh tiap kali melihat si kecil mengenakan baju baru kan? Tak akan ada orang yang menyalahkan Anda bila Anda memakaikan baju aneka model untuk si kecil.


  18. Buat jurnal

    Jangan sampai momen di tahun pertama usia bayi terlupakan, jadi catat semua hal manis yang Anda alami bersama. Nantinya Anda bisa membaca kembali catatan ini saat ia beranjak remaja bahkan ketika ia memutuskan untuk menikahi pasangannya.


  19. Tetap tenang saat bayi menangis

    Semua bayi pasti menangis tapi bila Anda menjadi tegang dan frustasi, si bayi akan semakin bertambah rewel.


  20. Hang out bersama bayi

    Ingin melakukan petualangan kecil? Anda bisa mengajak bayi ke kebun binatang. Atau Anda bisa datang ke kafe terdekat untuk menikmati secangkir kopi ditemani si kecil. Pergi keluar rumah bersama bayi membuat Anda sadar kalau dunia di luar sana masih tetap berputar.


  21. Nama panggilan lucu untuk bayi

    Anda adalah ibunya, jadi Anda bisa memanggilnya dengan sebutan apa saja. Selain itu, nama panggilan ini akan menjadi rahasia kecil yang hanya Anda dan si bayi yang  tahu.


  22. Lihat foto Anda semasa bayi

    Mungkin matanya, senyumnya, atau dagunya mirip dengan Anda. Apapun kemiripan yang  Anda temukan akan membuat Anda semakin dekat dengan bayi.


  23. Nikmati waktu makan

    Ketika tiba waktunya untuk memberikan makanan padat di usia sekitar 6 bulan, jangan khawatir dengan berantakannya. Tapi fokuslah pada si kecil yang menikmati dan bereksplorasi dengan rasa, tekstur, dan bau makanan yang ia cicipi.


  24. Bermain muka lucu

    Julurkan lidah Anda dan tarik alis ke atas sehingga wajah Anda terlihat aneh, dan bersiaplah mendengar ekspresi lucu ketika ia tersenyum melihatnya.


  25. Jangan pikirkan rumah yang berantakan

    Tiap hari Anda harus memilih, merapikan rumah atau mendekap bayi di atas sofa. Mendekap bayi di atas sofa jauh lebih penting dibanding membersihkan rumah, karena akan membuat Anda semakin dekat dengan bayi.


  26. Mengajaknya bicara

    Anda merasa stres? Ajak bicara si kecil. Hari-hari pertama menjadi ibu bisa membuat Anda terisolasi, Anda bisa bebas mengajaknya bicara seperti seorang teman dekat. Ia akan merasa senang mendengar suara Anda dan Anda merasa lega setelah bercerita tentang banyak hal padanya.


  27. Menikmati waktu mengganti popok

    Mengganti popok mungkin bukan hal menyenangkan tapi Anda bisa membuatnya menarik dengan menyanyikan lagu gembira ketika membersihkan kotoran si kecil, mengagumi bokongnya, dan memberi istilah lucu untuk pup-nya yang berbeda-beda.


  28. Mencium bayi

    Dalam beberapa tahun ke depan ia akan mengelap ciuman Anda dan memberi tatapan aneh. Tapi saat ini ia tidak bisa menolak ciuman Anda kan, Bun.


  29. Memijat bayi

    Pijat bayi jadi cara lama yang dapat membuat Anda dekat dengan bayi serta membuat ototnya rileks, meningkatkan sirkulasi, dan menurunkan stres bayi maupun ibunya. Selain itu, pijat selma 15 menit menjelang waktu tidur akan membantu bayi tidur lebih cepat dan berisitrahat lebih baik.


  30. Jangan stres bila semua cara tidak berhasil

    Bila si kecil terlihat tidak merespon usaha Anda untuk dekat dengannya, Anda perlu lebih kreatif:

    • Berbaringlah di sisinya di lantai dan ajak ia bicara, bernyanyi, atau membacakan buku untuknya
    • Manfaatkan setiap kesempatan seperti saat mengganti popok atau waktu menjelang tidur untuk menyentuh dan bermain bersamanya
    • Menari bersama bayi
    • Membedong bayi.

     

  31. Peduli pada diri dan keadaan emosi Anda sendiri

    Ketika hari-hari Bunda dipenuhi dengan kegiatan merawat si kecil, memperhatikan kebutuhan diri sendiri bisa menjadi hal paling terakhir yang Anda perhatikan. Padahal kebutuhan diri Anda juga tidak kalah penting. Sebagai ibu baru, ada banyak perubahan besar terjadi pada diri Anda, jadi sangatlah penting untuk merawat diri Anda sendiri. Bila ada waktu lowong, makanlah dengan baik dan beristirahat sebisa mungkin.


    Bagi orangtua baru, stres, rasa lelah, emosi, dan keinginan untuk menarik diri adalah hal yang biasa terjadi. Depresi pasca melahirkan, rasa cemas, dan perubahan mood lainnya juga sangat wajar dialami. Semua perubahan ini bisa memberi dampak signifikan pada kemampuan bayi Anda untuk mengembangkan ikatan hubungan yang sehat.


    Tidak hanya bayi yang bisa berkomunikasi dengan efektif ketika mereka dalam keadaan tenang, Bunda pun juga demikian. Meski sulit, sangatlah penting untuk merawat diri agar bisa membangun ikatan rasa aman dengan si kecil. Usahakan Bunda mendapat waktu tidur yang cukup karena kekurangan tidur bisa membuat Anda cepat marah dan tidak bersemangat.


    Coba selingi tugas Anda di malam hari, misalnya, dua malam Anda begadang lalu dua malam berikutnya Anda tidur. Atau setidaknya satu minggu sekali Anda bisa bangun tidur lebih siang dari biasanya. Selain itu Anda juga bisa melakukan:


    • Luangkan waktu untuk diri sendiri. Banyak tuntutan saat merawat bayi kecil, jadi meluangkan waktu untuk diri sendiri bisa membuat Anda lebih efektif ketika merawat anak. Menghabiskan satu jam di kafe, berjalan-jalan, mengikuti kelas yoga, atau melakukan sesuatu yang Anda inginkan bisa memperbaharui energi Anda.
    •  
    • Meminta bantuan dari orang-orang di rumah. Terutama di masa awal kelahiran, dapatkan sebanyak bantuan yang Anda bisa dari pasangan, keluarga, atau teman.

    Bayi memang belum bisa berkomunikasi secara verbal, tapi mereka bisa menunjukkan tanda cemas atau stres. Bayi perlu bantuan dari luar dirinya untuk bisa tenang. Tapi ibu yang cemas bisa menambah stres pada bayi dan membuat ia sulit untuk tenang.


    Bila memungkinkan, ketika Anda merasa stres, coba cari cara untuk menenangkan diri sebelum berinteraksi dengan bayi Anda, seperti:

     
    • Ambil nafas dalam. Ini bisa berarti membiarkan bayi Anda menangis selama beberapa menit agar Anda bisa menarik nafas dalam sebelum menggendong dan menenangkannya.
    •  
    • Bekerjasama. Jangan berpikir Anda harus melakukan semua sendirian. Cobalah minta bantuan pasangan, keluarga, teman, atau pengasuh bayi untuk menggendong bayi Anda saat ia rewel.
    •  
    • Berjalan-jalan. Udara segar dan perubahan suasana bisa melakukan keajaiban bagi Anda dan si kecil. Di masa stres, coba ubahlah suasana dan lihat apakah itu dapat membuat Anda dan buah hati menjadi lebih tenang.

Bila Anda merasa belum dekat dengan bayi, jangan terlalu cemas. Beberapa ibu mengatakan mereka belum merasa jatuh cinta pada bayi mereka hingga si bayi mulai menatap mata ibu, yang belum terjadi hingga usianya sekitar 2 bulan.

(Ismawati)