Kesehatan

Segudang Manfaat Kacang Panjang dan Resep Lezat Menu Harian

Luciana
Segudang Manfaat Kacang Panjang dan Resep Lezat Menu Harian

Kacang panjang merupakan salah satu sayuran yang mudah ditemukan di kawasan Asia terutama di Indonesia. Kacang panjang juga dapat diolah menjadi beragam masakan yang lezat dan nikmat. Kacang panjang memiliki kandungan nutrisi yang sangat banyak seperti vitamin A, thiamin, riboflavin, zat besi, fosfor, kalium, vitamin C, asam folat, magnesium, dan mangan.

Selain itu, dalam 100 gram kacang panjang mengandung 47 kalori, 8 gram karbohidrat, 3,6 gram serat, 50 gram lemak, dan 200 gram protein. Sudah jelas penuh gizi dan nutrisi ya kacang panjang ini. Mengolahnya pun tak susah karena selain dimasak, kacang panjang dapat dimakan mentah sebagai lalapan, tapi jangan lupa untuk mencuci bersih kacang panjang terlebih dahulu ya, Bu.

Manfaat Kacang Panjang untuk Ibu Hamil

Saat hamil biasanya Ibu disarankan untuk mengkonsumsi berbagai macam makanan yang bergizi tinggi dan mengandung vitamin baik supaya janin dalam kandungan tumbuh dengan baik. Kacang panjang adalah salah satu sayuran yang baik dikonsumsi saat hamil. Berikut ini manfaat baik kacang panjang untuk ibu hamil, dikutip dari laman Seruni:

  1. Mengurangi Risiko Cacat Lahir

    Sebenarnya banyak faktor yang dapat menyebabkan bayi cacat lahir, salah satunya asupan makanan yang belum memenuhi gizi tepat saat hamil. Cacat lahir dapat ditandai dengan kurang sempurnanya kinerja jantung maupun adanya kekurangan pada anggota tubuh bayi atau bisa juga ditandai dengan cacat pada tabung syaraf seperti anencephaly dan spina bifida.

    Hal ini diakibatkan karena kurangnya asupan asam folat pada ibu hamil. Asam folat juga memiliki peran penting untuk pertumbuhan sel janin dan juga DNA. Kacang panjang merupakan salah satu sayuran dengan kandungan asam folat yang cukup untuk kebutuhan ibu hamil. Mengkonsumsi kacang panjang akan mengurangi kemungkinan cacat tabung syaraf sebesar 26%.

  2. Membantu Mencegah Anemia

    Saat hamil biasanya Ibu rentan terhadap anemia atau kekurangan zat besi sebagai bahan utama pembentukan sel darah merah. Biasanya Ibu yang mengalami anemia akan mudah merasa lemas, lelah yang berlebihan, bahkan hingga pingsan. Kacang panjang punya kandungan zat besi dan bisa membantu mengurangi anemia pada ibu hamil.

  3. Membuat Pencernaan Menjadi Lebih Lancar

    Salah satu keluhan saat hamil adalah kurang lancarnya pencernaan atau sembelit sehingga sering membuat perut merasa tidak nyaman. Selain rajin mengkonsumsi buah yang kaya serat, Ibu juga bisa mengkonsumsi sayur dengan kandungan serat yang tinggi seperti kacang panjang. Kacang panjang memiliki kandungan serat sekitar 3,6 gram pada setiap 100 gram kacang panjang yang disajikan.

  4. Membantu Menangkal Radikal Bebas

    Radikal bebas memiliki berbagai macam bentuk, bisa berasal dari bahan-bahan kimia, asap rokok, polusi udara, radiasi UV dari sinar matahari, hingga obat-obatan tertentu. Kacang panjang memiliki kandungan vitamin C yang baik untuk menangkal radikal bebas. Vitamin C di sini bekerja sebagai antioksidan yang dapat mencegah kerusakan akibat penumpukan radikal bebas yang dapat menyebabkan penyakit jantung, kanker, atau pun radang sendi. Sebaiknya Ibu mengkonsumsi kacang panjang yang kayak akan vitamin C saat hamil supaya terhindar dari bahaya radikal bebas.

  5. Mencegah Insomnia Pada Ibu Hamil

    Sebagian besar Ibu hamil akan merasa tidak nyaman saat tidur malam, terutama bila kehamilan sudah menginjak trimester terakhir. Mengkonsumsi kacang panjang mampu membantu Ibu hamil tidur lebih nyenyak dan terhindar dari insomnia. Hal ini dikarenakan kacang panjang mengandung magnesium yang penting untuk memenuhi kecukupan gizi pada ibu hamil. Fungsi magnesium sendiri adalah untuk menangkan otak dan membuatnya lebih santai.

  6. Sebagai Penguat Imun 

    Imunitas tubuh yang kuat sangat diperlukan saat hamil guna menunjang aktifitas fisik ibu hamil sehari-hari. Menurunnya imun akan membuat Ibu merasa lebih lelah dan rentan terserang penyakit. Kacang panjang mengandung thiamin dan juga vitamin C yang dapat membantu menguatkan sistem imun Ibu hamil.

  7. Membantu Janin Tumbuh Lebih Sehat

    Kacang panjang selain mengandung folat juga mengandung protein dan kalsium yang tinggi. Protein akan membantu perkembangan otak janin menjadi lebih baik. Selain itu, ibu juga membutuhkan kalsium yang lebih banyak saat hamil dan kandungan kalsium pada kacang panjang dapat membantu memenuhi kebutuhan ibu hamil supaya tulang janin tumbuh dengan baik. Tak hanya itu saja, magnesium juga ada pada kacang panjang dan berfungsi menjaga fungsi syaraf, otot, dan enzim selama kehamilan.

Tips Mengolah Kacang Panjang untuk Ibu Hamil

Jika biasanya kacang panjang dapat dimakan mentah dan dijadikan lalapan saat makan, namun beda kondisinya untuk ibu hamil karena biasanya ibu hamil tidak disarankan mengkonsumsi sayuran mentah. Dilansir melalui laman hellosehat, berdasarkan badan pengawas obat dan makanan di Amerika Serikat mengungkapkan bahwa sayuran yang tidak dimasak (mentah), kemungkinan masih terdapat bakteri tertentu bahkan bakteri tersebut belum tentu hilang meski sudah dicuci.

Sementara itu, sebuah studi tahun 2014 juga mengungkapkan adanya laporan janin yang terkontaminasi bakteri memiliki risiko yang fatal seperti infeksi hingga menyebabkan kematian. Oleh karena hal ini, ada baiknya Ibu mengkonsumsi sayuran yang sudah matang saja ya, Bu.

Ide Kreasi Masakan Kacang Panjang

Ada banyak ide kreasi untuk mengolah kacang panjang menjadi masakan yang lezat dan penuh gizi. Berikut ini beberapa resep kacang panjang yang menggugah selera:

  1. Gulai Tahu Kacang Panjang

    Sudah bosan dengan tumis-tumisan kacang panjang? Ibu bisa mencoba resep gulai tahu kacang panjang buatan Ibu Febi Anindya berikut ini:

    Bahan:

    • 2 buah tahu putih ukuran besar, potong dadu;
    • 1 ikat kacang panjang, potong sesuai selera;
    • 1 buah wortel besar, potong dadu;
    • 200 ml santan cair;
    • Air secukupnya;
    • 2 lembar daun salam;
    • 2 lembar daun jeruk; dan
    • 1 batang serai, memarkan.

    Bumbu halus:

    • 5 siung bawang putih;
    • 7 siung bawang merah;
    • 3 buah cabai merah;
    • 5 buah cabai rawit;
    • 2 ruas kunyit;
    • 1 sdt ketumbar;
    • 1 sdt jinten; dan
    • Merica, garam, gula, dan minyak secukupnya.

    Cara membuat:

    • Tahu digoreng hingga matang kecoklatan kemudian sisihkan.
    • Tumis hingga wangi bumbu halus beserta daun salam, daun jeruk, dan serai yang sudah dimemarkan. Tunggu hingga matang.
    • Tuangkan 200ml santan dan air secukupnya ke dalam bumbu halus yang sudah matang, kemudian masak hingga mendidih.
    • Terakhir, masukkan tahu dan kacang panjang kemudian tambahkan gula serta garam secukupnya. Masak hingga matang. Tes rasa kemudian sajikan hangat bersama dengan nasi putih.
  2. Tumis Kacang Panjang Cabai Garam Pedas Gurih

    Buat yang suka tumis-tumisan, kacang panjang bisa dikreasikan pada menu masakan seperti ini lho. Berikut selengkapnya resep dari Ibu Mimi:

    Bahan:

    • 1 ikat kacang panjang, potong sesuai selera;
    • 5 buah cabai keriting, cincang kasar;
    • 1 ruas lengkuas yang dimemarkan; dan
    • Minyak goreng secukupnya.

    Bumbu Halus:

    • 6 siung bawang merah;
    • 3 siung bawang putih;
    • 10 buah cabai rawit;
    • 1/2 sdt garam;
    • Gula secukupnya; dan
    • Kaldu bubuk secukupnya.

    Cara Membuat:

    • Cuci bersih semua bahan kemudian potong sesuai selera dan sisihkan.
    • Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga wangi kemudiah tambahkan cabai keriting dan lengkuas ke dalam tumisan bumbu.
    • Setelah bumbu matang, masukkan kacang panjang dan aduk merata diatas api besar.
    • Kemudian tambahkan air sedikit saja supaya kacang panjang lebih empuk, masak kembali dengan api besar.
    • Koreksi rasa, kemudian sajikan hangat.
  3. Sayur Lodeh Nangka Muda

    Suka makanan yang berkuah? Selain sayur asam, kacang panjang dapat juga diolah menjadi lodeh dan dicampur nangka seperti resep dari Ibu Endah ini. Berikut selengkapnya: 

    Bahan:

    • 200 gram nangka muda (gori) yang sudah direbus, kemudian potong-potong;
    • Kacang panjang secukupnya, potong sesuai selera;
    • 50 ml santan kental;
    • 600 ml santan cair;
    • 1 sdt garam;
    • 2 sdm gula pasir;
    • 1/4 sdt merica bubuk;
    • 1 sdt kaldu jamur;
    • 1 ruas lengkuas yang sudah dimemarkan;
    • 2 lembar daun salam; dan
    • 3 buah cabai rawit utuh.

    Bumbu Halus:

    • 4 butir bawang merah;
    • 3 siung bawang putih;
    • 2 buah cabai keriting;
    • 7 buah cabai rawit; dan
    • 1 ruas kunyit.

    Cara membuat:

    • Tumis bumbu halus, daun salam, dan lengkuas hingga harum kemudian masukkan santan cair, aduk rata dan masak hingga mendidih.
    • Masukkan nangka muda dan kacang panjang yang sudah dicuci bersih dan dipotong-potong, lalu tambahkan garam, gula, dan kaldu jamur sesuai selera. Masak hingga matang.
    • Setelah itu, masukkan santan kental dan cabai rawit utuh. Aduk rata dan masak hingga bumbu meresap. Angkat dan sajikan hangat.

Fakta Lain Tentang Kacang Panjang

Tahu kah Bu, selain bermanfaat untuk ibu hamil dan mudah untuk diolah, faktanya kacang panjang juga memiliki manfaat lain untuk kesehatan. Melansir melalui laman hellosehat, berikut ulasannya:

  • Dapat membuat kulit lebih sehat bercahaya

    Kacang panjang dengan kandungan vitamin C mampu membuat kulit Ibu lebih bernutrisi dan tampak sehat bercahaya. Selain itu, vitamin C juga dapat mengurangi keriput, memperlambat proses penuaan, menyembuhkan kulit kering hingga kemerahan. Vitamin C yang ada pada kacang panjang juga dapat membantu mencegah berkembangnya sel kanker kulit.

  • Membesarkan Payudara

    Penelitian yang dilakukan oleh Fakultas Farmasi UGM Yogyakarta menemukan sebuah fakta bahwa kacang panjang bermanfaat untuk membesarkan payudara. Kacang panjang diduga mengandung senyawa estrogen alami yang ada pada tanaman yaitu fitoestrogen, flavonoid dan isoflavon. Kehadiran senyawa tersebut kabarnya mampu memicu pertumbuhan sel epitel dalam payudara sehingga memicu perkembangan ukuran payudara. 

  • Dapat Meringankan Nyeri saat Menstruasi

    Nyeri saat menstruasi memang sering kali dirasakan wanita dan ini sangat mengganggu aktifitas. Wanita yang mengkonsumsi zat mangan dengan dosis tinggi (salah satu zat yang ada pada kacang panjang), cenderung akan merasa lebih baik saat sedang menstruasi. Ini dapat dilihat dari berkurangnya kram perut dan suasana mood yang lebih baik saat sedang mengalami menstruasi.

  • Kacang Panjang Baik untuk Jantung

    Sayuran hijau berukuran panjang ini ternyata mampu membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL) karena mengandung serat. Kacang panjang juga telah terbukti dapat mengurangi peradangan serta tensi darah yang baik untuk kesehatan organ jantung.

  • Membantu Mencegah Kanker

    Kandungan kacang panjang berupa asam folat, antioksidan, flavonoid, dan riboflavin dapat mengurangi pertumbuhan sel kanker. Setiap makanan yang memiliki kandungan asam folat yang cukup dapat membantu mencegah kanker. Selain itu, sebuah laporan mengungkapkan bahwa 900 mcg asam folat yang dikonsumsi setiap hari dapat menurunkan risiko kanker usus sebanyak 30%.

Penulis: Luciana
Editor: Dwi Ratih