Balita Dibaca 899 kali

7 Cara Cepat Menidurkan Bayi

Share info ini yuk ke teman-teman
Stephanie

Terakhir diperbaharui 27 November, 2019 16:11

7 Cara Cepat Menidurkan Bayi

Merawat bayi, terutama yang baru lahir, sungguh bukan sesuatu yang mudah. Karena bayi belum bisa berkomunikasi dengan sempurna, sulit mengetahui apa yang sebetulnya diinginkan bayi. Rasa cemas dan banyaknya tenaga yang dikeluarkan selagi merawat bayi, diperkeruh dengan kurangnya waktu untuk beristirahat. Jam tidur bayi, adalah waktu yang kita harapkan tersedia waktu luang untuk kita ikut beristirahat atau mengerjakan hal lain, namun ternyata, bayi pun sulit tidur.

Kenapa, sih, bayi menjadi sulit untuk tidur, terutama di malam hari? Bukankah tidur adalah hal utama yang dilakukan bayi? Sebelum kita membahas cara cepat menidurkan bayi, pertama, kita mesti mengetahui dulu apa saja yang sekiranya bikin bayi jadi susah tidur.

Penyebab Bayi Susah Tidur Berdasarkan Usianya

A. Bayi baru lahir - 1 bulan

Di masa-masa awal usianya ini, bayi baru saja mulai belajar mengenali pola tidur yang seharusnya. Bayi baru lahir atau newborn, biasanya tidur selama sembilan jam di malam hari, tujuh hingga sembilan jam di siang hari dan beberapa kali tidur singkat atau nap. Di usia ini, mungkin Ibu mendapati bayi tidak terlihat nyaman saat diletakkan di tempat tidurnya. Ia menjadi rewel, karena sebetulnya bayi merasa nyaman jika tidur dalam posisi tengkurap dibanding telentang, tapi hal ini dilarang, ya, Bu, karena memiliki risiko bahaya. Untuk mengatasinya, buat bayi nyaman dengan trik lainnya, misalnya membedong.

Membedong membuat bayi tenang karena ia merasa seperti sedang dipeluk atau terasa seperti kembali ke dalam kandungan Ibu. Membedong mesti dihentikan ketika bayi sudah belajar berbalik. Membedong yang baik adalah merekatkan kain dari bagian tangan kiri, dan diakhiri dengan ‘mengunci’ ujung kain di sisi tangan kanannya. Jangan ada bagian kain yang terlalu longgar atau tidak terlipat, karena bisa secara tidak sengaja menutupi wajah bayi. Seharusnya kain tidak boleh terlalu ketat dan pinggul bayi masih bisa bergerak. Kaki bayi tidak boleh dibalut sampai menempel satu sama lain.

Masalah lain pada usia ini adalah bayi tidur nyenyak sepanjang siang dan sulit tidur di malam hari. Ini bisa saja disebabkan karena bayi belum bisa beradaptasi dengan baik untuk bisa membedakan antara siang dan malam hari. Jika bayi mengalami hal ini, Ibu bisa mengurangi jumlah nap-nya di siang hari.

B. Bayi usia 2 - 3 bulan

Sekarang, pola tidur bayi sudah mulai terlihat. Bayi umumnya sudah bisa tidur lebih lama di malam hari dan biasanya hanya melakukan nap tidur sebanyak dua sampai tiga kali di siang hari. 

Bayi pada usia ini, biasanya tidur selama sembilan sampai sepuluh jam di malam hari. 

Ada dua penyebab yang bayi susah tidur di usia ini. Pertama, ketika usianya memasuki tiga bulan, kemampuan bayi mulai bertambah. Contoh, sekarang penglihatannya sudah jauh lebih baik, jadi kemungkinannya ia sedang amat tertarik dengan hal-hal yang ia lihat di sekitarnya. 

Untuk cara cepat menidurkan bayi, Ibu bisa mulai melakukan bedtime routine atau rutinitas sebelum tidur. Misalnya, memandikan bayi dengan air hangat, diikuti dengan membacakan cerita kemudian baru bersiap tidur. Perlu Ibu perhatikan juga, jika mandi justru membuat anak menjadi aktif, maka Ibu mesti mencari trik lain. Pastikan juga, ia cukup tidur di siang hari. Penurunan pola tidur seperti ini sifatnya hanya sementara dan adalah hal biasa terjadi dalam masa tumbuh kembang bayi. 

Kedua, bayi masih butuh menyusu di malam hari satu atau dua kali. Untuk mengatasi kendala ini, Ibu bisa secara perlahan mengurangi jumlah asupannya di malam hari dan memperpanjang jarak antara jam menyusunya.

C. Usia 4 - 5 bulan

Bayi butuh tidur selama empat belas jam sehari di usianya yang sekarang, di antaranya adalah tidur selama sepuluh hingga sebelas jam di malam hari. Semakin bertambah usianya, durasi nap yang dilakukannya akan semakin berkurang. Jika bayi tidak rewel di malam hari, maka Ibu bisa meneruskan training pola tidur, tapi jika bayi masih rewel dan susah tidur di malam hari, maka artinya nap time nya perlu dibenahi.

D. Usia 6 bulan

Bayi susah tidur lagi setelah bangun? Mungkin Ibu harus memperbaiki rutinitas sebelum tidurnya, tuh. Misalnya, banyak bayi yang terbiasa menyusu sampai ia tertidur, makanya, begitu kebiasaannya ini dihentikan, ia bakal rewel dan, nggak, mau tidur. Coba ubah rutinitasnya ini, misalnya dengan memajukan jadwal menyusunya setengah jam sebelum ia bersiap tidur, dan segera letakkan bayi di kasurnya setelah ia mengantuk. Kalau ia masih juga rewel atau menangis, coba biarkan sejenak, karena bayi mesti belajar menenangkan diri misalnya dengan mengemut jari atau Ibu bisa memberikan empeng.

3 Penyebab lain bayi sulit tidur

  • Sedang menikmati sesuatu yang baru.
    Pada anak yang lebih besar misalnya, ketika ia baru menemukan games yang dirasanya sangat seru, ia bakal lupa dan malas makan. Nah, sama halnya dengan bayi. Contohnya, bayi baru melihat sesuatu di tv yang dirasanya menarik atau baru mulai mengerti diajak bermain, maka bayi akan enggan tidur. Selain itu, hal-hal tersebut bikin juga bisa membuat bayi terlalu capek. 

  • Menyerap yang Ibu rasakan.
    Maksudnya, kalau Ibu bersiap akan menempatkan bayi ke tempat tidurnya, Ibu juga harus ikut merasa tenang. 

  • Bayi merasa terganggu.
    Sebagian bayi sangat sensitif dengan sesuatu di sekitarnya. Contoh, bayi bisa merasa terganggu dengan suara dering ponsel atau volume tv, bahkan karena rasa gatal yang disebabkan oleh label pada pakaiannya

Setelah mengetahui dan meminimalisir apa yang menjadi penyebab bayi susah tidur, pastikan bayi sudah siap untuk melakukan sleep training. Antara lain, bayi dalam keadaan sehat, termasuk berat badan yang proporsional dan sedang tidak dalam tahap perkembangan tertentu.

Cara Cepat Menidurkan Bayi dengan Mengajari Kebiasaan Tidur yang Baik

Cara Cepat Menidurkan Bayi #1: Pengaturan Cahaya Sebagai Strategi

Suasana atau ruangan yang gelap, memicu otak untuk melepaskan melatonin, yaitu hormon yang terkait dengan tidur. Dengan membuat suasana menjadi gelap atau terang, bayi dengan perlahan akan mempelajari kapan seharusnya waktu tidur.

Lebih detilnya, ajari bayi dengan cara ini. Di siang hari, bukalah tirai dan jendela agar cahaya matahari masuk sehingga ruangan menjadi terang dan segar. Hal ini untuk mengajari bayi, di hari yang terang adalah waktunya untuk bangun. Di malam hari, matikan lampu biasa dan hidupkan dimmer atau lampu redup. Kemudian, atur tingkatannya menjadi semakin redup, sampai waktu tidurnya tiba.

Cara Cepat Menidurkan Bayi #2: Belajar Tidur Sendiri

Selalu letakkan bayi di tempat tidurnya jika ia sudah sangat mengantuk atau hampir tertidur, bukan setelah ia tertidur. Contoh, saat Ibu sedang menyusui bayi, dan Ibu melihat ia sudah mengantuk, maka segera hentikan menyusui, dan alihkan perhatiannya dengan membacakan buku atau bernyanyi. Setelah ia semakin mengantuk, maka segera letakkan bayi di tempat tidurnya. Hal ini akan membantu bayi belajar bagaimana menenangkan dirinya sendiri sebelum ia tidur. Trik ini juga mengurangi kebiasaan terbangun dan harus menyusu untuk bisa tidur lagi.

Cara Cepat Menidurkan Bayi #3: Melatih bayi tidur kembali

Kebanyakan ibu, langsung datang dan menggendong bayinya, segera setelah ia mendengar bayinya merengek atau menangis ketika tidur. Padahal, ini bukan kebiasaan yang baik, ya, Bu. Betul, kita harus selalu aware dan mengawasi bayi, tapi ada kalanya bayi harus diajari untuk kembali tidur tanpa bantuan Ibu. 

Ke depannya, jika Ibu mendengarnya merengek atau menangis, cukup cek bayi dari pintu kamar, dan tunggu selama beberapa menit sampai ia tenang. Jika bayi sulit tenang, Ibu bisa menepuk-nepuk sambil menenangkan, tanpa menggendong. Masih sulit tidur juga? Mungkin bayi lapar atau popoknya perlu diganti.

Cara Cepat Menidurkan Bayi #4: Dream feeding

Jika bayi sulit tidur lagi setelah terbangun di malam hari, coba atasi dengan bisa memberinya dream feeding atau menyusu sambil tidur. Caranya, sebelum Ibu tidur di malam hari, misalnya di sekitar jam sepuluh, susui bayi tanpa membangunkannya. Perut yang kenyang, akan membuat bayi tidur dengan tenang, tidak mudah terbangun dan lebih lama.

Cara Cepat Menidurkan Bayi #5: Mengurangi stimulasi

Selain cahaya (termasuk dari tv), stimulan yang mesti dihilangkan untuk tidur yang baik adalah suara. Ketika anak akan mulai tidur, kecilkan volume tv dan mengubah nada ponsel menjadi. Cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan ‘calming ritual’, atau ritual yang menenangkan bayi seperti menyanyikan lagu tidur dengan lembut, yang intinya adalah mendengarkan suara Ibu. 

Contoh calming ritual adalah memberikan pijatan. Pijat bayi mulai dari bagian tengah dada ke luar, buat gerakan melingkari bagian pusarnya. Lanjutkan ke bagian tangan, kaki dan telapak kakinya. Lainnya adalah white noise, atau menyuarakan ‘ssshh’.

Cara Cepat Menidurkan Bayi #6: Mematuhi jadwal

Di usia sekitar dua bulan, hormon melatonin pada bayi semakin berkembang. Artinya, kemungkinan besar bayi siap untuk belajar tidur dengan pola yang lebih baik. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, ajari bayi untuk memahami antara siang dan malam, kapan waktunya untuk tidur dan bangun. Kunci melakukan sleep training adalah konsisten dan mematuhi jadwal. Jika jam tidurnya terus mundur atau tidak diterapkan secara teratur, maka bayi akan lebih sulit untuk diajarkan tidur sendiri.

Cara Cepat Menidurkan Bayi #7: Take a nap

Terkadang, kita sering bilang, ‘tidur nyenyak karena kita sedang capek atau kurang tidur’. Sebetulnya, tidur justru bakal lebih berkualitas dan lebih nyenyak, jika badan kita jika tidak terlalu capek. 

Untuk bayi dan anak-anak, rutin melakukan tidur sejenak bisa membuat tidurnya di malam hari menjadi lebih maksimal. Nap, adalah tidur sejenak, yang biasanya dilakukan di siang hari (atau pagi dan menjelang sore). Jika bayi melewatkan jam tidur siangnya, tubuh bayi akan merasa capek atau overtired. Ketika tubuhnya menjadi overtired, maka hormon stressnya meningkat. Akibatnya, bayi akan sulit tidur, dan gampang terbangun.

Tips menenangkan bayi agar cepat tidur

1. Front pack carrier 

Menggendong bayi dengan gendongan depan. Dengan cara ini, bayi merasa dekat dan didekap oleh Ibu. Bayi juga semakin tenang dengan ayunan yang Ibu lakukan. Cara cepat menidurkan bayi seperti ini, bisa dilakukan sambil jalan-jalan di teras, ataupun sambil mengerjakan sesuatu. Pastikan jenis gendongan yang digunakan sudah tepat dengan usianya, misalnya, yang ada penyangga kepala untuk bayi yang lehernya belum kuat.

2. Rocking chair

Juga bisa dimanfaatkan ketika Ibu mesti menjaga bayi sambil bekerja. Kursi ini juga bermanfaat ketika Ibu sedang kelelahan. Sekarang ini, sudah banyak jasa yang menyewakan kursi ini, jadi Ibu bisa memilikinya dengan biaya yang lebih hemat.

3. Menghibur bayi

Bayi juga bisa merasa bosan, jadi Ibu bisa menghibur bayi, misalnya dengan mengajaknya bercanda sejenak. Mengajaknya ke teras, melihat tumbuhan dan merasakan udara sejuk juga bisa memperbaiki mood bayi.

Selagi menerapkan sleep training bagi bayi, ingatlah bayi harus selalu tidur dalam pengawasan, terutama di malam hari. American Academic of Pediatric menyarankan bayi tetap tidur dalam satu ruangan dengan orangtua selama enam sampai usia satu tahun, tapi tidak di kasur yang sama. 

Setelah menerapkan training dan mengetahui cara cepat menidurkan bayi, diharapkan Ibu memiliki waktu istirahat yang lebih berkualitas.

(Stephanie / Dok. Freepik)