Kehamilan Dibaca 491 kali

9 Tips Agar Ibu Hamil Bahagia

Share info ini yuk ke teman-teman
Stephanie
9 Tips Agar Ibu Hamil Bahagia

Kehamilan adalah salah satu momen yang paling membahagiakan dalam hidup seorang wanita. Namun, sebagai dampak dari perubahan hormon, ibu hamil juga berisiko tinggi merasakan hal-hal negatif bahkan depresi.

Perasaan negatif dan stres selama kehamilan tersebut bisa memberi dampak pada emosional, fisik dan mental bagi si ibu serta janinnya. Yuk, kita buang jauh-jauh perasaan negatif tersebut dan fokus pada kehamilan.

Apa yang Bisa Dilakukan Agar Ibu Hamil Bahagia?

  1. Pegang Kendali Atas Diri Ibu

    Setuju nggak, sih, kalau setelah kita dinyatakan hamil, tiba-tiba kita jadi rajin menerima ‘ceramah’ dari orang-orang di sekitar kita? Seakan-akan orang lain akan sibuk memberikan saran dan kritik sesuai dengan pengalamannya dan seperti yang dokternya terapkan.  

    Tentu saja, nggak semua hal atau mitos seputar kehamilan yang kita dengar, menyenangkan untuk diterima. Agar Ibu hamil bahagia, Anda mesti pintar-pintar menyaring saran dan kritik tersebut.

    Pastinya, ada hal baik yang bisa menjadikan masukkan bagi kita. Selebihnya, kita juga mesti menyadari, bahwa nggak semua pengalaman yang dialami oleh orang lain, sesuai dengan kebutuhan kita. Berbeda orang, maka berbeda juga kondisi kehamilan dan kesehatannya.

    Jadi, Ibu nggak perlu ambil pusing, dan nggak perlu mengikuti semua nasihat orang. Berbeda orang, berbeda pula kebutuhan dan kondisi keuangannya, maka cukup sesuaikan dengan kemampuan Ibu.

  2. Pentingnya Menjalani Kehamilan dengan Percaya Diri

    Penting untuk kita menjalani apa yang kita yakini dan kita rasakan. Ingat, ya, kita yang mengetahui kondisi dan kebutuhan kita. Kita punya dokter kandungan yang mengetahui perkembangan kehamilan kita, dan kita bisa banyak mencari informasi lewat situs-situs kesehatan. Yuk, percaya diri menjalani keputusan yang diambil selama hamil agar kita bisa menjadi ibu hamil bahagia. 

  3. Menerima Perubahan pada Tubuh Saat Hamil

    Menurut Healthline, ada beberapa perubahan fisik yang mungkin terjadi saat kehamilan, di antaranya:

    • Berat badan bertambah. Perubahan tubuh yang utama pada saat hamil, pastinya adalah bertambahnya berat dan ukuran badan.

    • PUPPP rash atau pruritic urticarial papules and plaques of pregnancy. Kondisi ini adalah bintik atau ruam gatal yang umumnya muncul di sekitar perut dan di area stretch marks. Ruam juga bisa muncul pada bagian bokong, paha, kaki dan tangan.

    • Hiperpigmentasi. Ini disebabkan oleh perubahan hormon yang memicu timbulnya bintik-bintik pada kulit (freckles). 

    • Stretch marks atau striae gravidarum. Ini adalah hal yang paling umum terjadi pada saat kehamilan. Stretch marks ini disebabkan oleh kombinasi dari perut (kulit) yang meregang seiring membesarnya janin, dan perubahan elastisitas kulit sebagai dampak dari perubahan hormon.

      Guratan pada kulit ini biasanya mulai terjadi di sekitar trimester terakhir. Untuk meminimalisasi dampaknya, maka segera gunakan krim anti stretch marks sejak awal kehamilan, ya.

    • Penggelapan warna kulit. Beberapa bagian tubuh Anda mungkin akan mengalami penggelapan warna kulit, misalnya di sekitar areola, pada linea alba (garis hitam di bawah pusar), di sekitar kelamin, dst.

      Selain itu, diperkirakan sekitar 70 persen ibu hamil mengalami melasma atau yang disebut juga dengan ‘mask of pregnancy’. Gejalanya adalah penggelapan pada kulit wajah. Penggelapan warna kulit ini juga bisa diperparah dengan paparan sinar matahari. Nggak perlu khawatir, biasanya warna kulit bakal berangsur pulih setelah melahirkan.

    • Perubahan rambut dan kuku. Perubahan fisik lainnya mungkin mengenai rambut dan kuku ibu hamil. Banyak ibu hamil yang mengalami masalah pada kuku, misalnya menjadi rapuh. Masalah rambut rontok juga banyak dialami, terlebih lagi pada ibu yang punya keturunan mengalami gangguan alopecia.

      Di sisi lain, nggak jarang juga terjadi hal yang sebaliknya, yaitu kuku menjadi tumbuh dengan cepat. Hal ini diduga karena peningkatan kualitas asupan selama Anda hamil. Lainnya adalah tumbuhnya bulu-bulu halus, misalnya di sekitar punggung, kaki, lengan, perut, bahkan di wajah.

    Banyaknya perubahan fisik yang mungkin terjadi pada Ibu, mungkin bikin Anda merasa nggak nyaman dan nggak percaya diri. Yuk, agar hamil bahagia, kita mesti bisa menerima perubahan tersebut dengan baik. Kan, setelah melahirkan nanti, kita bisa bebenah diri.

  4. Nikmati Waktu dengan Orang-Orang Tersayang

    Mari menikmati dan memaksimalkan waktu dengan orang-orang yang kita sayangi agar kita bisa hamil bahagia. Contoh, menikmati waktu berdua saja dengan pasangan, karena setelah ini, akan ada anggota keluarga baru untuk kita rawat. Contoh lain adalah menikmati waktu dengan anak, sebelum nantinya ia akan punya adik, yang artinya, perhatian Ibu bakal terbagi, antara si sulung dan adiknya. 

    Hal lain yang nggak kalah penting, seperti yang kita ketahui, orang bilang, ‘melahirkan ibarat perjuangan antara hidup dan mati’. Nah, kita nggak akan pernah tahu seperti apa kondisi kita ketika waktunya melahirkan nanti. Yuk, kita nikmati waktu bersama keluarga dan orang-orang terdekat lainnya. Misalnya, makan malam bersama, mengobrol atau membuat sesi foto.

  5. Terima Limpahan Kasih Sayang dari Orang Sekitar

    Hamil adalah saat yang tepat untuk memanjakan diri dan dimanja dengan orang-orang di sekitar kita. Selama kehamilan, kebahagiaan turut ‘menyelimuti’ orang-orang di sekitar kita, maka biasanya mereka bakal lebih memanjakan dan ekstra dalam menjaga kita.

    Ibu pasti senang, dong, ketika suami membuatkan susu hangat di pagi hari, suami memijat punggung Anda yang pegal, atau dimasakkan makanan favorit oleh Ibu Anda. Limpahan kasih sayang ini dijamin bikin ibu hamil bahagia, deh.

  6. Berbelanja Kebutuhan Bayi

    Setiap perempuan pasti senang berbelanja, apalagi berbelanja kebutuhan bayi baru lahir. Wah, happy-nya pasti berlipat, deh. Nggak cuma bikin bahagia, menyicil kebutuhan bayi juga bisa meringankan, loh. Pertama, buat dulu daftar kebutuhan kehamilan, melahirkan dan untuk si bayi. 

    Contoh, utamakan kebutuhan saat Anda hamil, misalnya pakaian baru untuk menyesuaikan tubuh. Kemudian, perlu juga menyiapkan kebutuhan melahirkan, misalnya barang-barang yang akan dibawa ke rumah sakit. Terakhir, tentu saja kebutuhan bayi. Mulailah dari menyicil membeli kebutuhan newborn. Berbelanja kebutuhan bayi juga bisa menjadi salah satu kegiatan menyenangkan untuk menikmati waktu bersama orang-orang terdekat.

  7. Nikmati Makanan Favorit

    Mungkin, biasanya Ibu menahan diri untuk mengonsumsi makanan favorit. Misalnya untuk menjaga berat badan dan bentuk tubuh. Nah, manfaatkan kehamilan Ibu untuk menikmati makanan favorit. Tapi, kehamilan bukan juga berarti Ibu boleh makan seenaknya dan sebanyaknya, ya.

  8. Membuat Jurnal Kehamilan

    Jadikan kehamilan sebagai salah satu kenangan yang paling indah di dalam hidup. Membuat jurnal kehamilan atau scrapbook misalnya, bisa membantu Ibu agar kenangan tersebut nggak hilang. Scrapbook tersebut, bisa diisi dengan tulisan tentang pengalaman yang Ibu alami selama kehamilan. Agar makin seru, coba, deh, Ibu membuat foto dari awal kehamilan dan dibarengi dengan foto janin yang didapat di setiap kunjungan ke dokter. Makanya, nih, setiap selesai USG, segera rapikan hasil cetaknya, ya, supaya nggak rusak. 

  9. Pikirkan Indahnya Menjadi Seorang Ibu

    Kehamilan memang nggak semudah itu. Berat tubuh yang bertambah, pegal-pegal, muntah, dan lainnya yang Ibu rasakan, pastinya bikin kehamilan semakin menjadi tantangan. Tapi dibalik hal-hal tersebut, segera bakal ada hal indah yang menanti Ibu. Bayangkan, deh, betapa bahagianya setelah akhirnya Ibu bisa menggendong si Kecil nanti. Hal ini juga bisa membantu Ibu merasa positif dan bahagia.

Itulah tips yang bisa Ibu coba agar dapat hamil bahagia. Bagaimana dengan Ibu, apa nih hal yang bisa bikin bahagia saat hamil?

(Stephanie)