Kesehatan

Mata Anak Iritasi? Coba Rekomendasi Obat Tetes Mata Ini!

Luciana
Mata Anak Iritasi? Coba Rekomendasi Obat Tetes Mata Ini!

Obat tetes mata dapat menjadi satu solusi untuk mata merah atau konjungtivitis. Ada banyak obat tetes mata yang dapat digunakan untuk mengatasi sakit mata bagi orang dewasa. Namun apakah obat tetes mata orang dewasa dapat digunakan untuk bayi dan anak-anak? Dirangkum melalui banyak sumber, berikut ini penjelasan selengkapnya.

Penyebab Mata Mengalami Iritasi

Sebelum memutuskan tetes mata atau obat mata apa yang dapat digunakan pada anak, ada baiknya kita mengetahui penyebab umum saat mata anak mengalami konjungtivitis. Dilansir melalui laman Rumah Sakit Mata dr. YAP, sakit mata yang kerap kali terjadi disebabkan oleh kondisi konjungtivitis di mana ini merupakan suatu peradangan atau adanya infeksi selaput transparan yang letaknya di permukaan kelopak mata dan juga berada di sekeliling bola mata bagian luar.

Umumnya memang tidak akan mengganggu penglihatan, namun tetap akan menimbulkan rasa tidak nyaman seperti gatal dan menyebabkan mata menjadi merah. Berikut ini merupakan penyebab yang sering terjadi:

  • Konjungtivitis Virus atau Bakteri

    Konjungtivitis karena virus atau bakteri biasanya dapat menyerang tak hanya satu mata, namun kedua mata orang dewasa maupun anak-anak. Kotoran mata yang dihasilkan karena virus ini biasanya berbentuk cair, dan berbentuk lebih kental dengan warna kehijauan bila dikarenakan bakteri. Kedua konjungtivitis ini biasanya terjadi saat penderita mengalami flu atau sakit tenggorokan dan sifatnya menular melalui kotoran mata yang disentuh. Kedua penyakit ini dapat terjadi pada segala usia, dan yang paling sering dialami oleh anak-anak adalah konjungtivitis karena bakteri. Namun tetap tenang ya, Bu, karena kedua jenis sakit mata ini dapat diobati dengan tetes mata yang tepat.

  • Konjungtivitis Alergi

    Kondisi ini terjadi bila penderita memiliki alergi tertentu, misalnya pada serbuk bunga. Konjungtivitis alergi sendiri dapat menyerang kedua mata sekaligus dan memiliki gejala rasa gatal pada mata, mata mengalami kondisi berair, peradangan pada mata, bersin, hingga hidung berlendir. Pada konjungtivitis alergi ini, Ibu membutuhkan obat tetes mata yang mengandung obat anti alergi.

  • Konjungtivitis Iritasi

    Iritasi pada mata umumnya diakibatkan karena adanya zat kimia atau benda asing yang masuk ke mata, seperti debu misalnya. Hal ini tak jarang membuat mata terasa gatal dan berair. Bila tidak dibersihkan dengan benar, maka timbullah konjungtivitis iritasi pada mata. Meski kondisi ini akan membaik dengan sendirinya pada kurun waktu tidak lebih dari satu hari, namun tentu saja akan meninggalkan rasa yang tak nyaman pada mata.

  • Saluran Air Mata Yang Tersumbat

    Hal ini seringkali ditemukan pada bayi baru lahir dengan kondisi mata yang mengeluarkan kotoran. Biasanya tidak butuh obat tetes mata untuk mengatasi hal ini, Ibu bisa memakai cotton bud hangat untuk membersihkan bagian mata bayi yang mengeluarkan kotoran tersebut. Cotton bud yang digunakan wajib dalam kondisi bersih dan air yang digunakan memiliki suhu hangat yang pas supaya tidak menimbulkan masalah lain pada mata anak.

  • Penggunaan Gawai yang Terlalu Sering

    Melansir dari laman Detik, sebuah fakta mengejutkan terungkap tentang kesehatan mata pada anak. Seorang peneliti dari Korea Selatan mengungkapkan bahwa 6.6% anak dengan rentang usia 7-12 tahun baru-baru ini mengalami gejala penyakit mata kering (dry-eye disease) yang disebabkan karena penggunaan gawai yang terlalu sering, yaitu sekitar 3,2 jam dalam satu hari. Menurut peneliti tersebut, bila anak terlalu lama menatap gawai, maka kebiasaan berkedipnya akan berkurang sehingga cairan pada mata akan lebih cepat menguap dan mengakibatkan bola mata rentan kering sehingga berdampak pada iritasi. Mata kering ini sangat memicu iritasi pada anak nantinya dan hal ini ditandai dengan gejala mata seolah berpasir, mata menjadi gatal, mata terasa seperti terbakar, seperti ada yang mengganjal pada kelopak mata, mata berair, hingga pandangan kabur.

Gejala-Gejala Konjungtivitis (Mata Merah)

Gejala-gejala pada mata merah seringkali terabaikan bagi orang dewasa, namun bagi anak-anak tentu saja akan merasa sangat tidak nyaman. Berikut ini beberapa gejala yang harus diwaspadai pada mata anak supaya dapat segera diobati:

  • Mata mengalami kemerahan pada satu mata atau keduanya;

  • Anak lebih sering belekan,

  • Si kecil mengucek mata berkali-kali akibat gatal;

  • Si kecil mengeluh seperti ada yang mengganjal di salah satu atau kedua matanya;

  • Muncul cairan kental berwarna kehijauan di sudut mata pada malam hari, kemudian pada pagi hari mata seperti sulit untuk dibuka; dan

  • Mata berair dan terjadi agak lama.

Rekomendasi Obat Tetes Mata Anak

Beberapa tetes mata berikut ini terbilang aman digunakan untuk dewasa dan juga anak-anak. Namun penggunaan obat tetes mata untuk bayi dan anak-anak di bawah usia 2 tahun tetap harus melalui saran dokter. Silahkan berkunjung ke dokter si kecil untuk pemeriksaan mata anak dengan lebih detail. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut rekomendasi obat tetes mata terbaik dan aman untuk anak:

  1. Lion Smile

    Lion Smile

    Obat tetes mata yang berasal dari Jepang ini memiliki teknologi yang cukup baik dalam mengatasi keluhan pada mata si kecil seperti iritasi ringan hingga mata kering. Untuk harga, Lion Smile tergolong tetes mata dengan harga premium dan saat ini pembelian dapat dilakukan di seluruh website e-commerce Indonesia dan juga di apotek terdekat. Tetes mata Lion Smile ini juga mengandung beberapa vitamin seperti vitamin A, vitamin B6, dan juga vitamin E. Satu botol Lion Smile dapat mencapai harga 288,000 rupiah ya, Bu.

  2. Matafres Eye Drops

    Matafres Eye Drops

    Melansir dari laman Honestdocs, Matafres Eye Drops keluaran PT.Kalbe Farma ini merupakan obat tetes mata yang digunakan untuk mengobati sensasi terbakar, iritasi, dan rasa tidak nyaman yang sedang dirasakan pada mata kita. Selain itu, tetes mata merk ini dapat digunakan juga untuk mempercepat proses penyembuhan luka pada permukaan mata. Matafres Eye Drops mengandung Natural Sodium Hyaluronate 0,1% yang bagus untuk membasahi mata kering dan juga mata lelah. Obat tetes mata inipun aman digunakan untuk berbagai kalangan usia (anak-anak maupun dewasa). Matafres Eye Drops sendiri dibandrol pada kisaran harga di bawah 50,000 rupiah saja.

  3. Erlamycetin Plus Eye Drops 5 ML

    Erlamycetin Plus Eye Drops 5 Ml

    Erlamycetin Plus Eye Drops 5 ml adalah obat tetes mata yang mengandung kombinasi antibiotik Chloramphenicol dan Kortikosteroid Dexamethason yang dapat melawan bakteri-bakteri penyebab mata iritasi atau infeksi. Jenis tetes mata ini termasuk dalam obat keras dan penggunaannya pun harus dengan pengawasan dokter. Jadi ada baiknya tak digunakan secara sembarangan. Harga tetes mata ini terbilang cukup terjangkau yaitu dibawah 35,000 rupiah pada umumnya.

  4. Tarivid Ophthalmic Solution 5 ML

    Tarivid Ophtalmic Solution 5 Ml

    Tarivid adalah obat tetes mata yang memiliki kandungan Ofloxacin (antibiotik) yang dapat mengobati infeksi pada mata akibat bakteri. Penggunaan obat tetes mata Tarivid harus melalui resep dokter dan tidak diperkenankan digunakan dalam jangka waktu yang lama. Harga Tarivid Ophthalmic cukup beragam, dari mulai 59,800-143,700 rupiah dan dapat dibeli di website e-commerce atau apotek terdekat.

  5. Cendo Cenfresh Eye Drops 5 ML

    Cendo Cenfresh Eye Drops 5 Ml

    Obat tetes mata merk ini dapat digunakan untuk mengatasi mata yang kering akibat kurangnya produksi air mata dan untuk mencegah iritasi terjadi lebih lanjut. Cendo Cenfresh Eye Drops dapat digunakan sesuai anjuran dokter baik untuk dewasa maupun anak-anak. kisaran harga tetes mata ini yaitu 35,000-83,000 rupiah.

Pengobatan lain yang lebih alami sebelum Ibu memutuskan pergi ke dokter mata atau sebelum menggunakan obat tetes mata tetap bisa dilakukan kok, Bu. Untuk memulainya, Ibu bisa menggunakan handuk hangat untuk kompres mata si kecil atau pada bayi dapat menggunakan cotton bud untuk membersihkan sudut mata.

Tips Memelihara Kesehatan Mata Si Kecil

Karena obat tetes mata pada anak tidak dapat dipakai sembarangan tanpa anjuran dokter, ada baiknya Ayah atau Ibu berusaha supaya mata si kecil tetap sehat dan mencegah dari iritasi. Berikut ini beberapa tips yang dapat diterapkan:

  • Mengurangi Penggunaan Gawai

    Penggunaan gawai pada anak punya aturan tertentu dan sebaiknya tidak diabaikan supaya mata anak tetap sehat. Paparan cahaya radiasi pada gawai dapat membuat mata anak mengalami kemerahan (konjungtivitis) bila penggunaannya terlalu lama. Sesuai saran dari IDAI, penggunaan gawai bagi anak-anak di atas 2 tahun adalah tidak lebih dari 2 jam setiap harinya. Coba alihkan dengan kegiatan fisik yang mengasah kemampuan sensorik dan motoriknya saja ya Bu.

  • Menjaga Kebersihan Diri, Rumah, dan Lingkungan

    Mata merah dapat disebabkan karena debu, oleh karena itu menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sangatlah perlu. Ibu bisa juga mengganti sarung bantal dan seprai tempat tidurnya supaya kebersihan tetap terjaga. Periksa juga penyejuk udara yang ada di kamar, debu bisa saja menempel pada penyejuk udara yang ada di rumah. Selain hal tersebut, saat mandi, pastikan Ibu mengusap lembut wajah si kecil dan membersihkan kedua matanya supaya terasa segar dan sehat.

  • Memberikan Gizi dan Nutrisi yang Cukup untuk Anak

    Berikan buah dan sayur untuk mencukupi gizi dan nutrisi yang dibutuhkan si kecil terutama yang memiliki kandungan vitamin untuk kesehatan mata. Beberapa buah berikut ini punya banyak manfaat untuk memelihara kesehatan mata si kecil, seperti: Blueberry, nanas, buah naga, jeruk, pepaya, Strawberry, Alpukat, Tomat, dan juga wortel. Pemberian buah dan sayuran pada anak juga bisa lebih bervariasi seperti jus, smoothies, puding, dan masih banyak lagi.

  • Rajin Mencuci Tangan dan Hindari Sering Memegang Mata

    Bakteri dan virus kerap kali masuk melalui mata setelah kita memegang mata, baik disengaja maupun tidak. Pastikan tangan si kecil bersih sebelum ia memegang wajah dan area matanya. Selain itu, rutin mengajak si kecil cuci tangan juga bagus untuk menghadapi kehidupan normal (new normal) yang baru seperti sekarang ini.

  • Hindari Penggunaan Lensa Kontak Sedini Mungkin

    Lensa kontak saat ini sudah menjadi trend di berbagai batasan usia. Sebisa mungkin untuk tidak menggunakan lensa kontak apalagi dalam jangka waktu yang terlalu lama demi kesehatan mata.

  • Hindari Penyebab Alergi yang Sering Terjadi

    Bila memiliki alergi pada suatu hal seperti serbuk bunga, ada baiknya untuk dihindari terlebih dahulu supaya konjungtivitis tidak terjadi. Atau sebisa mungkin melakukan sedikit kontak terhadap apa saja yang menyebabkan reaksi alergi.

Penulis: Luciana
Editor: Dwi Ratih