Kehamilan

15 Cara Mempercepat Pembukaan Jelang Persalinan

Yusrina
15 Cara Mempercepat Pembukaan Jelang Persalinan

Memasuki masa kehamilan antara 38 hingga 40 minggu, biasanya Ibu sudah deg-degan menyambut Hari Perkiraan Lahir (HPL) dari sang buah hati yang telah lama dinanti. Bagi para Ibu yang memutuskan ingin lahir secara normal mungkin bertanya-tanya, bagaimana ya caranya supaya pembukaan bisa berlangsung dengan cepat? 

Pasalnya, rata-rata ibu melahirkan normal akan mengalami pembukaan 1 hingga 10 dengan rentang waktu antara 12-14 jam, dan paling cepat 6-8 jam. Hal ini berlaku khususnya bagi ibu yang mengalami kehamilan pertama. Sementara pada kehamilan kedua dan seterusnya, rentang waktunya akan semakin pendek. 

Pembukaan itu sendiri bisa diartikan sebagai kondisi mulut rahim yang terbuka untuk jalan lahir. Pembukaan satu yaitu pembukaan sebesar 1 cm, dan seterusnya, sampai tiba di pembukaan 10 di mana mulut rahim sudah terbuka secara sempurna, dan biasanya sudah boleh mengejan untuk memulai proses bersalin.

Penting sekali bagi para Ibu untuk mengetahui cara mempercepat pembukaan, supaya energi tidak terkuras habis pada waktu persalinan. Tentunya, melahirkan normal dengan cepat jadi dambaan setiap Ibu. Lalu, apa saja sih cara yang bisa dilakukan untuk mempercepat persalinan? 

Ada 15 cara yang bisa Ibu coba untuk mempercepat pembukaan jelang waktu persalinan, yang sudah Ibupedia rangkum dari berbagai sumber. Eits, jangan lupa ya Ibu, pastikan sudah berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter kandungan dan bidan yang Ibu percaya. Yuk, kita simak bersama!

Contek 15 Cara Mempercepat Pembukaan Jelang Persalinan!

Dilansir dari What To Expect,  ada beberapa cara alami yang bisa dilakukan dengan menstimulus tubuh agar pembukaan bisa berlangsung lebih cepat, di antaranya: 

  1. Berhubungan Seksual

    Wow, siapa sangka berhubungan seksual bisa mempercepat pembukaan? Faktanya, penelitian menunjukkan bahwa ibu yang berhubungan seksual menjelang akhir kehamilan bisa memancing terjadinya kontraksi. Hal ini terjadi karena sperma mengandung prostaglandin, yaitu hormon yang dapat membantu mengencerkan dan melebarkan mulut rahim, sehingga akan lebih matang dan mempercepat pembukaan jelang persalinan. Berhubungan seksual yang disertai orgasme pun dapat mengeluarkan oksitosin, yang bisa mempercepat terjadinya pembukaan.

    Cara ini memang terdengar menyenangkan ya. Dengan catatan, dilakukan dengan posisi yang aman, dan sudah dikonsultasikan terlebih dahulu ya, baik ke dokter atau bidan berpengalaman yang sudah Ibu percaya. Kalau tidak, berhubungan seksual juga bisa berisiko membuat air ketuban pecah sebelum waktunya. Ini harus dihindari karena bisa menimbulkan infeksi. 

  2. Berjalan Kaki

    Menggerakkan tubuh secara aktif akan memperlancar metabolisme, khususnya ketika sedang mengandung. Berjalan kaki jadi salah satu cara paling efektif menggerakkan badan secara ringan. Selain melancarkan peredaran darah, berjalan kaki juga bisa membantu memposisikan bayi mendekati panggul, karena efek gerakan pinggul hingga kaki saat berjalan, dan juga dibantu oleh gaya gravitasi. Dengan begitu, pembukaan rahim akan lebih mudah dan cepat.

    Tapi, nggak perlu jauh-jauh ya, Ibu. Cukup berjalan kaki keliling lingkungan perumahan, atau berjalan kaki indoor di tempat yang nyaman. Perhatikan perubahan pada tubuh Ibu, jangan sampai kecapekan. Berjalan kaki juga bisa melatih fisik Ibu agar lebih siap saat proses bersalin nanti, anggap aja semacam pemanasan untuk mempercepat pembukaan. 

  3. Mencoba Minyak Jarak

    Cara lain yang bisa ditempuh untuk mempercepat pembukaan, adalah mencoba minyak jarak. Meski tidak lazim, minyak jarak dikenal sejak dulu sebagai obat pencahar alami. Kandungannya bisa menstimulasi usus dan melancarkan buang air besar. Beberapa penelitian menunjukkan, meminum minyak jarak juga bisa merangsang rahim untuk kontraksi dan mempercepat pembukaan. Minum sedikit minyak jarak, sekitar 30-50 ml dapat merangsang prostaglandin yang dapat membantu mematangkan serviks dan memulai persalinan. Tapi, efek sampingnya bisa menyebabkan diare, karena itu tetap harus dikonsultasikan ke dokter atau bidan langganan Ibu. 

  4. Mengonsumsi Minyak Evening Primrose

    Evening primrose adalah sejenis bunga yang tumbuh di kawasan Amerika Utara. Minyak dari biji bunga ini terbukti khasiatnya untuk mengatasi berbagai penyakit, mulai dari mengobati luka, meredakan gangguan pencernaan hingga wasir. Bunga evening primrose memiliki kandungan gamma-linolenic acid yang bermanfaat bagi kesehatan dan pemulihan luka. 

    Banyak praktisi di dunia kebidanan yang menyarankan penggunaan minyak evening primrose ini. Kandungannya dipercaya membantu melebarkan mulut rahim sehingga mempercepat pembukaan. Cara menggunakannya adalah dengan mengonsumsi kapsul minyak evening primrose beberapa minggu menjelang kelahiran. 

    Namun, perlu ditanyakan ke dokter ya, karena wanita dengan penyakit kelainan plasenta previa tidak boleh mengonsumsinya. 

  5. Mengonsumsi Makanan Pedas!

    Buat para Ibu yang suka makanan pedas, ini dia cara paling menyenangkan untuk mempercepat pembukaan. Saat hamil, biasanya ada-ada saja makanan yang bikin Ibu ngidam, terlebih kalau doyan makanan pedas. Sensasi lidah terbakar ketika memakan ayam geprek atau mie goreng pedas Korea yang lagi hits sambil nonton drama korea kesukaan pasti bikin betah, dan ternyata bisa bikin pembukaan terjadi lebih cepat. Meski cara ini belum terbukti secara ilmiah, sebagian Ibu merasa terbantu dengan memakan makanan pedas. Hmm, mungkin, bisa membantu memenuhi keinginan ngidam makan pedas ya. 

  6. Akupunktur

    Salah satu metode pengobatan dari negeri bambu ini kerap digunakan untuk mengusir penyakit ringan hingga ganas, tak terkecuali digunakan juga sebagai perangsang mempercepat pembukaan. Akupunktur bekerja dengan cara memasukkan jarum tipis ke titik-titik tekanan tertentu di tubuh, yang akan merangsang aktivitas rahim dan mendorong bayi untuk mulai aktif bergerak. Selain sebagai induksi alami yang mempercepat pembukaan, akupunktur juga membantu meredakan stres dan membuat saraf-saraf yang menegang lebih rileks, terutama menjelang waktu persalinan. 

    Akupunktur memiliki berbagai manfaat, yang utamanya untuk meningkatkan pematangan serviks sehingga mempercepat terbukanya jalan lahir. Selain merangsang perubahan hormon dan sistem saraf, akupunktur juga turut membantu menyeimbangkan chi atau energi vital di dalam tubuh. Catatan penting bagi Ibu yang ingin mencoba akupunktur: harus dilakukan oleh ahli akupunktur yang telah memiliki lisensi, dan pastikan sudah mendapat izin dari dokter kandungan. 

  7. Akupresur

    Senada dengan akupunktur, praktik pengobatan satu ini bekerja dengan memberi tekanan pada titik-titik tertentu di tubuh Ibu dengan menggunakan ujung jari. Fungsinya, tentu saja untuk merangsang aktivitas rahim, dan mempercepat pembukaan. Manfaat lain dari akupresur adalah mengurangi rasa sakit dan ketidaknyamanan selama proses persalinan.

    Dua titik tekanan akupresur dapat menyebabkan persalinan secara alami, yakni jaringan antara ibu jari dan jari telunjuk, dan bagian dalam kaki sekitar selebar empat jari di atas tulang pergelangan kaki. Beberapa ahli percaya bahwa akupresur dapat membantu memulai persalinan. Sebelum menerapkan akupresur pada diri sendiri, pastikan Ibu mendapatkan instruksi yang tepat dari ahli akupresur terlatih.

  8. Stimulasi Payudara

    Merangsang payudara khususnya bagian puting diyakini bisa mempercepat pembukaan. Pasalnya, rangsangan pada puting bisa melepaskan hormon oksitosin, yang dapat menyebabkan kontraksi. Caranya dengan memijat atau memelintir payudara (jangan sampai merasa sakit, tentu saja) selama beberapa jam sehari – bisa dengan tangan sendiri atau bantuan tangan suami. 

    Selain itu, Ibu juga bisa menggunakan pompa ASI, hitung-hitung latihan sebelum mulai mengASIhi. Beberapa Ibu yang sedang hamil pun mendapati tekanan pada shower atau aliran air saat mandi bisa menstimulasi dan mendorong hormon oksitosin. Bicarakan dengan dokter atau bidan terlebih dahulu ya, untuk menghindari efek samping yang mungkin ada. 

  9. Pijat 

    Pijatan-pijatan yang dilakukan di tubuh Ibu bisa membantu supaya rileks, mengurangi rasa sakit, dan meningkatkan kadar oksitosin untuk mempercepat pembukaan. Beberapa terapis fokus pada titik-titik tekanan tertentu untuk menggerakkan persalinan agar lebih cepat. Selain pijat, meditasi dan memeluk pasangan dapat memompa hormon oksitosin. Selain itu, bisa meredakan stres juga lho. Jika Ibu memutuskan untuk mencoba pijat prenatal, jangan lupa berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu.

  10. Mengubah Posisi

    Dikutip dari Very Well Family, untuk mempercepat proses pembukaan agar persalinan semakin lancar. Hal ini terutama harus dilakukan jika posisi bayi belum sempurna menuju jalur lahir. Mengubah posisi Ibu dapat membuatnya lebih mudah untuk mendapatkan posisi terbaik untuk bergerak melalui panggul saat persalinan berlangsung.

    Cobalah duduk di kursi goyang atau birth ball. Jenis terapi olahraga yang disebut peanut ball juga dapat digunakan untuk meringankan persalinan dan membantu mempercepat proses pembukaan, terutama jika posisi bayi menghambat. 

  11. Mencoba Suasana Baru

    Melahirkan merupakan sebuah proses penuh perjuangan. Karenanya, stres dan tekanan bisa menghambat pembukaan jadi lambat. Untuk mempercepat pembukaan, Ibu bisa mencoba beberapa cara yang dapat menurunkan stres. Misalnya, melemaskan otot dan berjalan kaki ke area rumah sakit yang mendapat akses udara segar. Atau menghampiri area nursery dan melihat bayi-bayi yang ada di sana. Mengganti suasana dan melihat pemandangan baru bisa membuat otot rileks dan mempercepat pembukaan. Jika Ibu berada di rumah, cobalah teknik relaksasi yang menggunakan air dan pindah ke ruangan lain. 

  12. Intervensi Medis

    Cara ini sebaiknya dilakukan atas rekomendasi dokter dan ahli obgyn, karena harus menyesuaikan dengan kondisi Ibu dan janin. Intervensi medis ini biasanya dilakukan dengan cara augmentasi amniotomi, memecah ketuban, memberikan obat nyeri dan epidural, serta cara-cara lain yang dibutuhkan. Ibu bisa mendiskusikannya dengan dokter untuk menentukan intervensi mana yang diprioritaskan, dengan mempertimbangkan beberapa faktor seperti titik persalinan dan seberapa besar pembukaan. 

  13. Olahraga

    Olah fisik alias olahraga sangat penting untuk dilakukan secara rutin terutama menjelang HPL agar mempercepat pembukaan. Ibu bisa melakukan olahraga ringan seperti yoga prenatal, jogging, menggunakan treadmill, meditasi, atau home workout dengan low impact. Tidak perlu terlalu keras, yang penting tubuh bergerak minimal 30 menit sehari. Selain itu, melakukan aktivitas domestik sehari-hari juga bagus untuk olahraga ringan, seperti membersihkan rumah.

  14. Mengonsumsi Kurma

    Dilansir dari Healthline, kurma baik untuk dikonsumsi Ibu di minggu-minggu terakhir kehamilan agar pembukaan bisa berjalan dengan lancar. Kurma dapat memperlebar jalan lahir dan mempercepat pembukaan, serta mengurangi penggunaan Pitocin selama proses persalinan. 

  15. Minum Teh Daun Raspberi Merah

    Mengonsumsi teh daun raspberi merah biasanya direkomendasikan oleh bidan karena diyakini bisa mempercepat pembukaan. Teh ini berfungsi memperkuat rahim, selain itu bisa membuat Ibu tetap terhidrasi.

Bagaimana, Bu, sudah siap menuju hari kelahiran buah hati tercinta? Cara mana yang tertarik untuk dicoba? Apa pun cara yang Ibu pilih untuk mempercepat pembukaan saat persalinan, jangan lupa dibicarakan dengan dokter dan bidan ya. Persiapkan mental, tenangkan diri dan tetap aktif sampai waktu melahirkan tiba. You got this!

Penulis: Yusrina
Editor: Dwi Ratih