Last update on .

Cara Cepat Hamil: Hidup Sehat Hingga Hubungan Intim Terjadwal

Setelah Bunda membuat sebuah keputusan besar untuk membina rumah tangga, Anda mungkin tidak ingin menunggu lama untuk memiliki anak. Bila ini yang terjadi, mulailah lakukan perencanaan sekarang juga. Ini karena kunci untuk bisa cepat hamil tidak hanya tentang berhubungan intim di waktu yang tepat, tapi Bunda juga harus menciptakan lingkungan yang tepat.

 

Nah, buat Bunda atau calon Bunda yang ingin cepat hamil, berikut ini panduan langkah untuk bisa cepat hamil:

 

  1. Menerapkan gaya hidup sehat

    Bila Anda ingin tahu bagaimana meningkatkan kemungkinan untuk cepat hamil, merawat diri jadi salah satu caranya. Bukan rahasia lagi kalau tubuh melewati perubahan dan tantangan besar selama kehamilan dan persalinan, jadi pastikan untuk memulai kehamilan dengan menerapkan gaya hidup sehat. Berikut ini beberapa tips kesehatan sederhana untuk cepat hamil:

     

    • Temui dokter kandungan dan dokter gigi

      Dokter kandungan atau bidan bisa berbicara tentang kesehatan Anda dan memberi saran tentang perubahan gaya hidup yang dibutuhkan untuk membantu Anda cepat hamil. Anda bersama dokter juga bisa berdiskusi tentang riwayat masalah kesuburan di keluarga, karena beberapa masalah kesuburan bisa bersifat turunan. Dan jangan lupa untuk mengunjungi dokter gigi. Penyakit gusi bisa menyebabkan bayi lahir prematur dan memiliki berat lahir rendah. Tidak hanya itu, kehamilan juga bisa mempengaruhi gigi dan gusi. Dokter gigi bisa memastikan kesehatan mulut yang baik sebelum Anda hamil.

       

    • Berolahraga

      Sekarang jadi waktu yang tepat untuk memulai kebiasaan olahraga untuk mempersiapkan tubuh menghadapi kehamilan. Meski jalan kaki singkat setiap hari sudah cukup untuk membuat detak jantung naik dan membuat kesehatan jadi lebih baik. Tapi berhati-hati untuk tidak berlebihan melakukannya. Penelitian menunjukkan olahraga yang ekstrim terutama melakukan olahraga hingga kelelahan, bisa mengganggu siklus menstruasi dan memicu masalah kesuburan.

       

    • Perbaiki pola makan

      Banyak pasangan yang memperbaiki pola makan dan kemudian hamil meski telah mengalami kesulitan. Ini karena beberapa makanan yang kita konsumsi memiliki kandungan yang menyebabkan penyakit dan peradangan.

       

      Tak hanya itu, beberapa makanan yang kita makan menyebabkan hormon tidak seimbang, termasuk hormon kunci kesuburan. Dua hal yang perlu dihindari adalah gula (termasuk gula buatan yang lebih buruk dari gula biasa) dan biji-bijan. Coklat dan minuman yang mengandung gula meningkatkan insulin yang menekan hormon.

       

      Banyak makanan yang kita makan saat ini diproses dan mengandung setidaknya satu atau dua jenis gula dan biji-bijian, jadi selalu perlu diwaspadai.  Ada banyak jenis minuman yang tidak sehat dan tinggi kandungan gula seperti minuman olahraga, serta susu, jus, dan air berperisa. Air murni yang terbaik untuk tubuh dan kekurangan air bisa menyebabkan banyak masalah. Anda perlu minum elektrolit untuk membantu mengatasi dehidrasi.

       

    • Tidur yang cukup dan hindari stres

      Kurang tidur tidak hanya membuat libido Anda rendah dan tidak berenergi, tapi peneliti juga menemukan kurang tidur pada pria lebih mungkin menimbulkan masalah kesuburan dibanding mereka yang mendapat tidur dalam jumlah yang cukup.

       

      Meski kurang tidur bukan masalah kesuburan yang utama, beberapa faktor kesehatan dan gaya hidup bisa mempengaruhinya, jadi yang paling baik dengan meningkatkan hal yang bisa Anda kontrol. Peneliti mengidentifikasi tidur 7 sampai 8 jam per hari menurunkan risiko masalah kesuburan.

       

      Bunda, berdasarkan penelitian, tingkat stres yang tinggi juga bisa menurunkan kemungkinan hamil. Peneliti mengambil contoh air liur dari beberapa wanita dan mendapati wanita dengan tingkat alpha-amylase (penyebab stres) paling tinggi mengalami 29 persen kemungkinan lebih rendah untuk bisa hamil tiap bulannya bila dibandingkan dengan wanita dengan tingkat paling rendah. Karenanya, menghindari stres sebelum berusaha hamil bisa memperpendek waktu yang Anda butuhkan untuk menjadi hamil.

       

    • Mulai minum vitamin kehamilan

      Tak ada kata terlalu dini untuk mulai minum vitamin ibu hamil. Di antara nutrisi penting lainnya, vitamin ibu hamil mengandung asam folat, yang telah terbukti di banyak penelitian sangat penting untuk bayi pada tiap tahap perkembangannya. Vitamin kehamilan membantu ovulasi, mendorong fertilisasi, dan mendukung daya tahan embrio.

       

      Dokter kandungan Anda bisa meresepkan vitamin kehamilan. Makanan seperti stroberi, bayam, dan jus jeruk juga secara alami memiliki kandungan folat yang tinggi.

       

    • Jangan merokok

      Merokok bisa mempengaruhi kemungkinan Anda untuk cepat hamil. Merokok terkait dengan peningkatan risiko keguguran dan kehamilan ektopik. Merokok secara signifikan menurunkan tingkat estrogen, yang bisa menurunkan kemungkinan ovulasi dan siklus menstruasi yang berpotensi mempengaruhi kehamilan. Merokok juga jadi kebiasaan yang perlu suami Anda hentikan. Ini karena merokok menurunkan kualitas dan kuantitas sperma.

       

    • Awasi konsumsi kafein

      Anda tidak perlu sepenuhnya berhenti mengonsumsi kafein, tapi batasi hingga satu atau dua gelas per hari. Terlalu banyak kafein bisa memicu masalah kesuburan.

       

  2. Berhenti gunakan alat kontrasepsi

    Sudah pasti kalau Anda perlu berhenti menggunakan alat kontrasepsi KB untuk bisa hamil. Yang tidak begitu jelas adalah kesuburan tidak langsung kembali, bergantung bentuk KB yang Anda gunakan. Dengan metode penghalang seperti kondom, untuk meningkatkan kemungkinan hamil cukup dengan berhenti menggunakannya. Bila IUD Anda telah diangkat, tubuh akan segera siap untuk hamil. Tapi untuk wanita yang menggunakan alat kontrasepsi KB bentuk hormonal, bisa butuh waktu untuk tubuh kembali normal.

     

    Terutama ketika wanita menggunakan alat KB untuk waktu sangat lama, siklus kesuburan tidak bisa segera terjadi. Menstruasi bisa sangat tidak teratur selama beberapa bulan. Biasanya pada penggunaan pil KB, setelah sekitar 6 hingga 8 minggu, Anda bisa mulai mengalami siklus bulanan. Bila setelah 8 sampai 10 minggu  Anda masih tidak mengalami menstruasi, ada baiknya berkonsultasi dengan dokter untuk mencari tahu apa yang terjadi.

     

  3. Mengetahui waktu ovulasi

    Mengetahui kapan Anda akan berovulasi berarti mengetahui kapan Anda paling subur. Ini menjadi kunci untuk bisa cepat hamil. Menentukan waktu ovulasi tidak selalu mudah, tapi untungnya ada beberapa cara untuk mengetahui ovulasi Anda:

     

    • Ketahui kapan ovulasi terjadi

      Ada baiknya Anda memahami dasar bagaimana ovulasi bekerja agar Anda bisa memonitor tubuh dan mengetahui tanda serta gejalanya. Banyak orang menganggap ovulasi selalu terjadi pada hari ke-14 setelah menstruasi dimulai, tapi ini hanya terjadi bila siklus menstruasi Anda konsisten dan panjangnya selama 28 hari. Tiap siklus wanita berbeda. Rata-rata siklus dari 24 sampai 35 hari, dan tidak bervariasi lebih dari 3 hingga 4 hari pada tiap bulan. Bergantung pada berapa lama siklus Anda, ovulasi sebenarnya bisa terjadi antara 11 sampai 21 hari setelah hari pertama menstruasi terakhir atau bahkan lebih awal atau lambat.

       

    • Gunakan kalkulator ovulasi

      Ketika orang punya tujuan penting, mereka biasanya menandainya di kalender, jadi masuk akal ketika Anda merencanakan satu proyek terbesar dari hidup Anda, yaitu memiliki bayi. Kalkulator ovulasi atau kesuburan bisa membantu Anda mencari tahu bagaimana agar cepat hamil dengan menentukan panjang siklus Anda. Cukup catat hari pertama menstruasi, yang jadi hari pertama siklus menstruasi, selama beberapa bulan.

       

      Seiring waktu Anda akan mulai melihat pola kapan menstruasi Anda biasanya dimulai dan kapan Anda kemungkinan berovulasi. Kesuburan berada di tingkat paling tinggi selama hari pertama sebelum ovulasi dan 24 jam setelahnya.

       

    • Kenali gejala ovulasi

      Satu cara paling sederhana untuk cepat hamil adalah mendengarkan signal dari tubuh dan perhatikan munculnya gejala ovulasi. Anda mungkin hanya mengalami satu, dua, atau beberapa tanda berikut:

      • Pendarahan ringan
      • Lendir jernih serviks
      • Libido meningkat
      • Sensitif pada payudara
      • Kembung
      • Perubahan pada posisi serviks dan serviks terasa lebih lembut dan lebih terbuka
      • Peningkatan mendadak pada suhu basal tubuh.

       

    • Meningkatkan kemungkinan hamil dengan alat tes ovulasi

      Meski mengenali gejala ovulasi membantu Anda terbiasa dengan siklus bulanan, ada kemungkinan saat Anda mengetahuinya, Anda sudah melewati kesempatan untuk hamil. Jadi bila Anda mencari cara untuk cepat hamil, alat tes ovulasi bisa membantu. Alat prediksi ini bisa melacak ovulasi dengan mengukur tingkat hormon LH, hormon yang diproduksi olah kelenjar pituitari di urin.

       

      Tubuh selalu memproduksi LH, tapi lebih banyak pada 24 sampai 48 jam sebelum ovulasi. Untuk hasil terbaik, lakukan tes di waktu yang sama setiap hari selama beberapa hari dan hindari minum atau buang air kecil dua jam sebelum tes.

       

      Anda bisa tempatkan strip tes di wadah berisi urin atau langsung pipis di atasnya, lalu lihat hasilnya pada monitor digital. Warna atau tanda tertentu akan muncul untuk menandakan tingkat LH. Ketika ini terjadi, berarti Anda akan segera berovulasi dan harus merencanakan hubungan intim.

       

      Hanya saja, tes ini tidak 100 persen akurat, karena hanya mengetes satu indikator ovulasi. Kondisi kesehatan tertentu, misalnya polycystic ovarian syndrome atau Luteinized Unruptured Follicle Syndrome, bisa menyebabkan hasil positif yang keliru, dan obat tertentu seperti estrogen dan progesteron yang ada pada pil KB serta terapi penggantian hormon bisa menurunkan tingkat LH Anda.

       

    • Buat grafik suhu basal tubuh Anda

      Membuat grafik suhu basal tubuh jadi cara lain untuk mengetahui kapan Anda berovulasi. Ketika Anda tidak berovulasi, suhu normal adalah antara 35,5 sampai 37 derajat Celsius. Suhu basal tubuh berubah sepanjang siklus, dan selama ovulasi bisa setengah derajat lebih tinggi.

       

      Catat suhu basal tubuh Anda, ukur suhu tiap pagi sebelum Anda bangun dari tempat tidur menggunakan termometer suhu basal tubuh. Catat suhu basal tubuh pada grafik selama beberapa bulan dan lihat polanya. Anda bisa melihat kalau Anda berovulasi ketika memiliki suhu basal tubuh lebih tinggi selama 3 atau 4 hari. Bila Anda mengalami kesulitan melihat pola atau grafik suhu basal tubuh, Anda bisa mengambil suhu basal tubuh dari rektum atau vagina untuk hasil yang lebih akurat.

       

      Sayangnya, Anda tidak punya banyak waktu untuk bisa hamil di saat suhu basal tubuh naik, metode ini lebih untuk mengetahui pola kesuburan secara menyeluruh. Ketika Anda mengetahui pola bulanan ini, Anda bisa merencanakan untuk melakukan hubungan intim sebelum suhu basal tubuh naik.

       

  4. Jadwalkan sesi berhubungan intim dengan baik

    Ketika Anda berusaha cepat hamil, Anda bisa melakukan hubungan intimkapan saja. Tapi seperti hal lainnya, yang terlalu berlebihan bisa berakibat buruk. Para ahli mengatakan cara terbaik untuk cepat hamil adalah melakukan hubungan intim sekali sehari, tiap dua hari, selama waktu subur tepat sebelum dan setelah ovulasi. Bila Anda melakukan hubungan intim terlalu sering, jumlah sperma pasangan bisa menurun dan tidak bisa berenang dengan cepat. Anda juga perlu menghindari hal berikut ketika mencoba hamil:

     

    • Jangan gunakan pelumas

      Pelumas membuat Anda merasa lebih nyaman, tapi beberapa pelumas bisa membuat sperma lebih mungkin mati sebelum mencapai sel telur. Coba pelumas yang ramah bagi sperma atau pilih minyak kanola. Atau Anda hanya perlu lakukan foreplay untuk meningkatkan pelumas alami.

       

    • Jangan gunakan alat semprot pada vagina setelah berhubungan intim

      Ini menghambat kemungkinan untuk hamil dan membuat Anda berisiko infeksi panggul. Anda juga perlu hindari sauna, mandi air panas, atau aktivitas lain yang meningkatkan suhu tubuh tepat setelah berhubungan intim.

       

    • Jangan khawatir dengan posisi berhubungan intim tertentu untuk bisa hamil

      Percaya atau tidak, belum ada penelitian yang membuktikan posisi hubungan intim yang bisa membuat cepat hamil. Anda bisa hamil dengan posisi berhubungan intim mana saja. Posisi saat berhubungan intim tidak akan mencegah Anda hamil dan tidak akan menyebabkan masalah kesuburan.

       

      Jadi tak masalah bersenang-senang, bereksperimen, dan menemukan posisi berhubungan intim yang paling tepat untuk Anda dan pasangan. Satu hal yang perlu diingat ketika memilih posisi berhubungan intim adalah memilih yang Anda berdua merasa nyaman dan bisa menikmati penetrasi serta orgasme. Bila perlu, Anda bisa coba berbaring telentang setelah berhubungan intim, dengan menekuk lutut dan panggul di sudut 45 derajat selama 30 menit, yang bisa membantu menahan sperma.

       

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk bisa hamil?

Kebanyakan pasangan yang sehat sering berhubungan intim tanpa perlindungan dan menjadi hamil dalam jangka waktu satu tahun. Berdasarkan sebuah penelitian, sebanyak 38 persen wanita hamil setelah satu bulan, 68 persen setelah 3 bulan, 81 persen setelah 6 bulan, dan 92 persen setelah 12 bulan. Tapi kadang Anda butuh bantuan untuk cepat hamil.

 

Bila Anda berusia di awal 30-an atau lebih muda, Anda dan pasangan sama-sama sehat, tak masalah untuk secara aktif mencoba hamil selama satu tahun tanpa menggunakan alat kontrasepsi sebelum berbicara pada dokter kandungan atau spesialis kesuburan.

 

Karena kesuburan menurun seiring pertambahan usia, Anda membutuhkan bantuan pada bulan keenam setelah berusaha hamil bila Anda telah melewati usia 35 tahun. Semakin dini Anda bertemu dokter, semakin mungkin Anda hamil lebih cepat. Beberapa penyebab masalah kesuburan semakin memburuk seiring waktu. Dan dengan menunggu Anda bisa menurunkan kemungkinan keberhasilan penanganan kesuburan.

 

Kuncinya adalah tidak menyalahkan diri sendiri bila Anda tidak hamil. Masalah kesuburan adalah hal yang wajar, 1 dari 8 pasangan mengalami kesulitan hamil. Dan jangan berasumsi Anda yang bermasalah. Kesulitan hamil bisa berhubungan dengan wanita, pria, atau gabungan dari beberapa faktor. Bila mencoba hamil menimbulkan stres, bicaralah pada teman atau anggota keluarga yang Anda percayai atau bergabung dengan komunitas agar Anda bisa berbagi cerita dengan orang yang memiliki pengalaman yang sama.

(Ismawati)