Kehamilan Dibaca 1,887 kali

Jurus Jitu Melawan Morning Sickness Selama Kehamilan

Share info ini yuk ke teman-teman
Yusrina

Terakhir diperbaharui 16 Oktober, 2019 10:10

Jurus Jitu Melawan Morning Sickness Selama Kehamilan

Meski dinamakan morning sickness, pada kenyataannya gangguan kesehatan ini dapat terjadi kapanpun juga- tak hanya di pagi hari. Ada banyak sekali kondisi yang menyebabkan terjadinya morning sickness, namun jangan khawatir karena Ibupedia akan berbagi tips bagaimana cara mengatasi hal tersebut. Selama ini, banyak wanita mengalami gejala gangguan kesehatan yang cukup serius akibat morning sickness. Gangguan kesehatan tersebut mencakup  sering mual, muntah, hilangnya nafsu makan, serta kelelahan. Kalau dibiarkan berlarut-larut maka tentunya akan mengganggu aktivitas harian Bumil dan mengacaukan mood. Alhasil, Anda pun menjadi mudah capek dan emosional karena mood yang tidak stabil.

Kebanyakan gejala-gejala tersebut akan hilang dengan sendirinya setelah beberapa minggu. Namun, terkadang ada wanita yang membutuhkan waktu lebih lama untuk bisa sembuh. Kalau Ibu terus-terusan muntah selama lebih dari sejam, maka segera minta pasangan untuk mengantarkan Anda ke UGD. Sebab, jika tak segera diobati, Ibu akan mengalami dehidrasi serius dan mungkin saja memerlukan IV untuk mengganti cairan tubuh yang hilang karena terlalu banyak muntah.

Pemicu terjadinya morning sickness

  • Anda tidak tahan dengan bau-bauan atau aroma tertentu. Misalnya saja bau makanan (durian, pete), hewan peliharaan, bau tubuh seseorang, aroma parfum tertentu, deodoran, bau sampah, bensin, serta cat lukisan. Nah, terkait sensitivitas aroma ini, terkadang ditemui kasus dimana seorang istri merasa mual ketika mencium bau tubuh pasangannya sendiri. Hihi, kalau sudah begitu, tak ada cara selain menjaga jarak dengan pasangan selama beberapa waktu.

  • Kelelahan. Biasanya terjadi ketika Ibu kebanyakan muntah pada malam sebelumnya.

  • Berada di suatu ruangan yang terlalu lembab atau pengap. Misalnya, masuk ke ruang bawah tanah, loteng, gudang, atau kamar yang terlalu sempit tanpa ventilasi.

  • Tidak tahan dengan aroma makanan tertentu. Biasanya, Ibu akan mual ketika mulai mencium aroma masakan yang terlalu tajam seperti bau nasi Padang, makanan India, atau makanan dari timur tengah yang kaya akan santan.

  • Perut yang kosong. Kalau dibiarkan kosong terlalu lama, maka akan terjadi penumpukan asam di dalam perut. Akibatnya, perut pun terasa luar biasa perih. Seringkali para Ibu menolak makan ini-itu dengan alasan tidak berselera atau tidak tahan dengan aroma makanan di sekitarnya. Mereka memilih kelaparan daripada harus muntah-muntah karena terpaksa makan makanan yang mereka benci. Nah, inilah saat dimana kebaikan pasangan diuji. Kalau sang istri sudah mulai 'ngidam' atau ribet ingin makanan tertentu, maka sebaiknya dituruti saja daripada perut Ibu dibiarkan kosong.

  • Tidak tahan mendengar suara-suara bising. Teriakan yang tiba-tiba, suara musik kencang, sirene mobil, atau suara pengerjaan kontruksi bangungan adalah beberapa penyebab mengapa Ibu begitu terganggu hingga menderita morning sickness.

  • Kaget karena suatu gerakan yang terjadi secara tiba-tiba (motion sickness).

  • Cahaya yang terlalu terang hingga membuat kepala pusing.

  • Cuaca yang terlalu panas, dingin, serta kelembaban udara yang terlalu tinggi akan membuat Ibu tidak nyaman dan berujung sakit.

Cara mengobati morning sickness

  • Makanlah dalam porsi sedikit namun sering dengan menu-menu makanan yang kaya akan protein dan serat. Jauhi makanan yang terlalu berlemak, bersantan, dan pedas. Sebab, makanan berlemak butuh waktu lebih lama untuk dicerna tubuh (apalagi kalau pencernaan Anda sudah cukup lambat!). Makanan yang hambar dan tidak terlalu banyak bumbu akan lebih mudah dicerna oleh tubuh Ibu.

  • Perbanyak waktu istirahat. Usahakan untuk mencuri waktu tidur siang di sela-sela kesibukan, terutama jika Ibu mulai merasa mual.

  • Bawa serta kantong berisi aneka jajan kemanapun Anda pergi sebagai cemilan darurat di kala perut lapar. Isilah kantong jajan Ibu dengan cemilan sehat seperti buah kering, cracker, kacang-kacangan, atau granola bars agar ketika Ibu lapar tidak lantas bingung mencari makanan.

  • Mengonsumsi antasida (sesuai dosis dan rekomendasi dokter) sesaat setelah muntah atau kapan pun  Ibu merasakan mual hebat,

  • Cobalah memakai gelang akupresur (biasa juga dijual dengan sebutan motion-sickness band). Ternyata, ada suatu titik tekan di pergelangan tangan manusia yang ketika dipijat maka akan membantu mengatasi mual karena kehamilan.

  • Banyak-banyak minum air di sepanjang hari. Tapi ingat ya Bun, jangan terlalu banyak minum ketika perut sudah kenyang (masih banyak orang Indonesia yang terbiasa minum banyak sesudah makan) karena justru akan membuat Ibu makin mual. Minumlah air sedikit-sedikit saja setiap beberapa menit alih-alih menghabiskan satu botol minuman dalam sekali teguk.

  • Mengonsumsi cemilan sebelum bangun dari tempat tidur. Letakkan biskuit di samping tempat tidur Anda dan makanlah beberapa keping biskuit setidaknya 20 menit sebelum beranjak dari kasur. Cara ini akan membantu perut Ibu tetap terisi dan 'tenang' sebelum tubuh Anda mulai berguncang lagi.

  • Bangun perlahan-lahan di pagi hari. Nikmati saat-saat pertama Anda membuka mata dan menghadapi hari yang baru. Lakukan perenggangan tubuh sesederhana mungkin sambil berganti-ganti posisi tubuh dengan memutar badan ke kanan dan ke kiri di atas kasur.

  • Letakkan peralatan pencuci muka dan handuk bersih (usahakan agar barang-barang tersebut tak terlalu beraroma tajam) di dekat jangkauan mata. Jadi, setiap kali Ibu merasa mual atau muntah-muntah, maka Anda dapat dengan cepat membasuh muka agar segar kembali.

  • Perbanyaklah berolahraga. Ada banyak aktivitas olahraga yang dapat dilakukan oleh ibu hamil seperti yoga, berenang, jalan cepat, serta latihan peregangan tubuh. Hamil bukanlah alasan bagi wanita untuk bermalas-malasan di atas sofa seharian. Bangun dan berolahragalah meski hanya setengah jam setiap harinya.

  • Jangan melulu diam di kamar atau ruangan yang minim ventilasi. Sesekali keluar rumah lah dan hirup udara segar di sekitar Anda dengan penuh suka cita. Lalu, berkonsentrasilah pada setiap tarikan dan hembusan nafas Ibu hingga pikiran menjadi tenang dan kian positif.

  • Mulailah mengonsumsi jahe. Selain sebagai penghangat tubuh, jahe ternyata juga mampu mengurangi gejala morning sickness lho, Bun. Campurkan jahe segar ke dalam teh panas dan minumlah kapan pun Ibu mulai merasa mual.

  • Pintar menganalisa penyebab morning sickness dan sebisa mungkin menghindari pemicunya. Setelah membaca informasi Ibupedia di atas, tentunya Ibu sudah semakin pintar donk menentukan apa saja hal-hal yang dapat membuat Anda mual. Misalnya, bau durian atau makanan bersantan. Kalau sudah paham, maka beritahukan pada pasangan dan kerabat dekat bahwa sebaiknya mereka tidak berkunjung ke rumah Anda dengan membawa durian atau makanan yang mengandung santan. Komunikasi itu penting, jadi jangan malu untuk terlihat manja di depan suami dengan permintaan ini dan itu. You are a pregnant lady, after all.

  • Mengonsumsi suplemen seperti vitamin B6 juga dapat membantu para wanita meredakan gejala morning sickness. Tapi ingatlah agar selalu mengonsumsi suplemen dalam dosis yang benar dan sesuai dengan anjuran dokter.

(Yusrina / Dok. Freepik)